PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2025 TENTANG PENYELENGGARAAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RISIKO (trilingual, EN-ID-CH)

Trilingual Government Regulation

COPY

PRESIDENT OF THE REPUBLIC OF INDONESIA

SALINAN

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

副本

印度尼西亚共和国总统

GOVERNMENT REGULATION OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
NUMBER 28 OF 2025
CONCERNING
THE IMPLEMENTATION OF RISK-BASED BUSINESS LICENSING

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 28 TAHUN 2025
TENTANG
PENYELENGGARAAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RISIKO

印度尼西亚共和国政府条例
2025年第28号
关于
实施基于风险的商业许可

BY THE GRACE OF GOD ALMIGHTY

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

蒙全能上帝的恩典

THE PRESIDENT OF THE REPUBLIC OF INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

印度尼西亚共和国总统,

Considering: Menimbang: 考虑:
a. that the simplification of Business Licensing through the implementation of Risk-Based Business Licensing requires continuous policy reform to realize ease in starting and conducting business to support job creation;
a. bahwa penyederhanaan Perizinan Berusaha melalui penerapan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko perlu dilakukan reformasi kebijakan secara berkelanjutan dalam mewujudkan kemudahan dalam memulai dan menjalankan usaha guna mendukung cipta kerja;
a. 为实现创业和经营的便利以支持就业创造,有必要通过实施基于风险的商业许可来简化商业许可,并进行持续的政策改革;
b. that the simplification of Business Licensing through the implementation of Risk-Based Business Licensing as regulated in Government Regulation Number 5 of 2021 concerning the Implementation of Risk-Based Business Licensing, which is an implementing regulation of Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation, needs to be refined to provide greater legal certainty to business actors, especially regarding business processes and service quality assurance;
b. bahwa penyederhanaan Perizinan Berusaha melalui penerapan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang merupakan peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja perlu disempurnakan untuk semakin memberikan kepastian hukum kepada pelaku usaha terutama mengenai proses bisnis dan jaminan kualitas layanan;
b. 作为2020年第11号《创造就业法》的实施条例,2021年第5号《关于实施基于风险的商业许可的政府条例》中规定的通过实施基于风险的商业许可来简化商业许可的规定需要完善,以便为商业行为者提供更大的法律确定性,特别是在业务流程和服务质量保证方面;
c. that with the enactment of Law Number 6 of 2023 concerning the Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 concerning Job Creation into Law, Government Regulation Number 5 of 2021 concerning the Implementation of Risk-Based Business Licensing needs to be replaced;
c. bahwa dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko perlu diganti;
c. 随着2023年第6号《关于将2022年第2号政府替代法(关于创造就业)制定为法律的法律》的颁布,2021年第5号《关于实施基于风险的商业许可的政府条例》需要被取代;
d. that based on the considerations as referred to in letters a, b, and c, it is necessary to stipulate a Government Regulation concerning Risk-Based Business Licensing;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko;
d. 基于a、b、c项所述的考虑,有必要制定一部关于基于风险的商业许可的政府条例;
Recalling: Mengingat: 鉴于:
1. Article 5 paragraph (2) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia;
1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
1. 1945年印度尼西亚共和国宪法第5条第(2)款;
2. Law Number 6 of 2023 concerning the Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 concerning Job Creation into Law (State Gazette of the Republic of Indonesia of 2023 Number 41, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 6856);
2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6856);
2. 2023年第6号法律,关于将2022年第2号政府替代法(关于创造就业)制定为法律(2023年印度尼西亚共和国国家公报第41号,印度尼西亚共和国国家公报附录第6856号);

HAS DECIDED:

MEMUTUSKAN:

决定:

To Stipulate:

Menetapkan:

兹规定:

GOVERNMENT REGULATION CONCERNING THE IMPLEMENTATION OF RISK-BASED BUSINESS LICENSING.

PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PENYELENGGARAAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RISIKO.

关于实施基于风险的商业许可的政府条例。

CHAPTER I

BAB I

第一章

GENERAL PROVISIONS

KETENTUAN UMUM

总则

Article 1 Pasal 1 第1条
In this Government Regulation, what is meant by: Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan: 在本政府条例中,所谓:
1. Risk-Based Business Licensing, hereinafter abbreviated as PBBR, is business licensing that uses a risk-based approach obtained from the results of risk analysis of each business activity.
1. Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang selanjutnya disingkat PBBR adalah perizinan berusaha yang menggunakan pendekatan berbasis risiko yang diperoleh dari hasil analisis risiko setiap kegiatan usaha.
1. 基于风险的商业许可(以下简称PBBR)是采用基于风险的方法,通过对每项商业活动的风险分析结果获得的商业许可。
2. Risk is the potential for injury or loss from a hazard or a combination of the probability and consequences of a hazard.
2. Risiko adalah potensi terjadinya cedera atau kerugian dari suatu bahaya atau kombinasi kemungkinan dan akibat bahaya.
2. 风险是指由某一危险或危险的可能性与后果的组合所造成的伤害或损失的可能性。
3. Business Licensing, hereinafter abbreviated as PB, is the legality granted to Business Actors to start and run their business and/or activities.
3. Perizinan Berusaha yang selanjutnya disingkat PB adalah legalitas yang diberikan kepada Pelaku Usaha untuk memulai dan menjalankan usaha dan/atau kegiatannya.
3. 商业许可(以下简称PB)是授予商业行为者以开始和经营其业务和/或活动的合法性。
4. Business Licensing to Support Business Activities, hereinafter abbreviated as PB UMKU, is the legality granted to Business Actors to support business activities.
4. Perizinan Berusaha Untuk Menunjang Kegiatan Usaha yang selanjutnya disingkat PB UMKU adalah legalitas yang diberikan kepada Pelaku Usaha untuk menunjang kegiatan usaha.
4. 支持商业活动的商业许可(以下简称PB UMKU)是授予商业行为者以支持商业活动的合法性。
5. Central Government is the President of the Republic of Indonesia who holds the governmental power of the state of the Republic of Indonesia assisted by the Vice President and ministers as referred to in the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia.
5. Pemerintah Pusat adalah Presiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintahan negara Republik Indonesia yang dibantu oleh Wakil Presiden dan menteri sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
5. 中央政府是指根据1945年印度尼西亚共和国宪法的规定,由副总统和部长协助,掌握印度尼西亚共和国国家政府权力的印度尼西亚共和国总统。
6. Regional Government is the regional head as an element of the regional government organizer who leads the implementation of governmental affairs that become the authority of the autonomous region.
6. Pemerintah Daerah adalah kepala daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonom.
6. 地方政府是指作为地方政府组织者的地区首长,领导实施属于自治区权限的政府事务。
7. Special Economic Zone, hereinafter abbreviated as KEK, is a Special Economic Zone as regulated in the legislation in the field of special economic zones.
7. Kawasan Ekonomi Khusus yang selanjutnya disingkat KEK adalah Kawasan Ekonomi Khusus sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang kawasan ekonomi khusus.
7. 经济特区(以下简称KEK)是根据经济特区领域法律法规规定的经济特区。
Article 2 Pasal 2 第2条
(1) The Central Government establishes the policy for the implementation of PBBR.
(1) Pemerintah Pusat menetapkan kebijakan penyelenggaraan PBBR.
(1) 中央政府制定实施PBBR的政策。
(2) The scope of the implementation of PBBR as referred to in paragraph (1) includes:
(2) Ruang lingkup penyelenggaraan PBBR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
(2) 第(1)款所述的PBBR实施范围包括:
a. basic requirements;
b. PB;
c. PB UMKU;
d. norms, standards, procedures, and criteria;
e. OSS System services;
f. Supervision;
g. evaluation and policy reform;
h. funding;
i. resolution of problems and obstacles; and
j. sanctions.
a. persyaratan dasar;
b. PB;
c. PB UMKU;
d. norma, standar, prosedur, dan kriteria;
e. layanan Sistem OSS;
f. Pengawasan;
g. evaluasi dan reformasi kebijakan;
h. pendanaan;
i. penyelesaian permasalahan dan hambatan; dan
j. sanksi.
a. 基本要求;
b. PB;
c. PB UMKU;
d. 规范、标准、程序和标准;
e. OSS系统服务;
f. 监督;
g. 评估和政策改革;
h. 资金;
i. 问题和障碍的解决; 以及
j. 制裁。
Article 3 Pasal 3 第3条
The implementation of PBBR as referred to in Article 2 aims to improve the investment ecosystem and business activities, through: Penyelenggaraan PBBR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 bertujuan untuk meningkatkan ekosistem investasi dan kegiatan usaha, melalui: 第2条所述的PBBR的实施旨在通过以下方式改善投资生态系统和商业活动:
a. more effective and simpler issuance of basic requirements, PB, and PB UMKU; and
a. pelaksanaan penerbitan persyaratan dasar, PB, dan PB UMKU secara lebih efektif dan sederhana; dan
a. 更有效、更简便地颁发基本要求、PB和PB UMKU;以及
b. transparent, structured, and accountable Supervision in accordance with the provisions of laws and regulations.
b. Pengawasan yang transparan, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
b. 根据法律法规的规定进行透明、结构化和负责任的监督。
Article 4 Pasal 4 第4条
(1) To conduct business activities, Business Actors must have a PB.
(1) Untuk melakukan kegiatan usaha, Pelaku Usaha wajib memiliki PB.
(1) 为开展商业活动,商业行为者必须持有PB。
(2) The PB as referred to in paragraph (1) is obtained after the Business Actor has first fulfilled the basic requirements, unless otherwise stipulated in this Government Regulation.
(2) PB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperoleh setelah Pelaku Usaha melakukan pemenuhan persyaratan dasar terlebih dahulu, kecuali diatur lain dalam Peraturan Pemerintah ini.
(2) 第(1)款所述的PB是在商业行为者首先满足基本要求后获得的,除非本政府条例另有规定。
(3) If the PB as referred to in paragraph (1) needs to be supplemented with business licensing to support business activities, the Business Actor must have a PB UMKU.
(3) Apabila PB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) perlu dilengkapi dengan perizinan berusaha untuk menunjang kegiatan usaha, Pelaku Usaha wajib memiliki PB UMKU.
(3) 如果第(1)款所述的PB需要辅以支持商业活动的商业许可,商业行为者必须持有PB UMKU。
(4) The basic requirements and PB as referred to in paragraph (2) as well as the PB UMKU as referred to in paragraph (3) are processed electronically through the OSS System.
(4) Persyaratan dasar dan PB sebagaimana dimaksud pada ayat (2) serta PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diproses secara elektronik melalui Sistem OSS.
(4) 第(2)款所述的基本要求和PB以及第(3)款所述的PB UMKU通过OSS系统进行电子处理。
(5) The OSS System as referred to in paragraph (4) is electronically integrated with the systems in ministries/agencies.
(5) Sistem OSS sebagaimana dimaksud pada ayat (4) terintegrasi secara elektronik dengan sistem di kementerian/lembaga.
(5) 第(4)款所述的OSS系统与各部委/机构的系统进行电子集成。
Article 5 Pasal 5 第5条
(1) The implementation of PB as referred to in Article 2 paragraph (2) letter b and/or PB UMKU as referred to in Article 2 paragraph (2) letter c includes the sectors of:
(1) Penyelenggaraan PB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf b dan/atau PB UMKU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf c meliputi sektor:
(1) 第2条第(2)款b项所述的PB和/或第2条第(2)款c项所述的PB UMKU的实施包括以下部门:
a. marine and fisheries;
b. agriculture;
c. forestry;
d. energy and mineral resources;
e. nuclear energy;
f. industry;
g. trade and legal metrology;
h. public works and public housing;
i. transportation;
j. health, medicine, and food;
k. education and culture;
l. tourism;
m. religion;
n. post, telecommunications, and broadcasting; and
o. defense and security.
a. kelautan dan perikanan;
b. pertanian;
c. kehutanan;
d. energi dan sumber daya mineral;
e. ketenaganukliran;
f. perindustrian;
g. perdagangan dan metrologi legal;
h. pekerjaan umum dan perumahan rakyat;
i. transportasi;
j. kesehatan, obat, dan makanan;
k. pendidikan dan kebudayaan;
l. pariwisata;
m. keagamaan;
n. pos, telekomunikasi, dan penyiaran; dan
o. pertahanan dan keamanan.
a. 海洋和渔业;
b. 农业;
c. 林业;
d. 能源和矿产资源;
e. 核能;
f. 工业;
g. 贸易和法定计量;
h. 公共工程和公共住房;
i. 交通;
j. 卫生、医药和食品;
k. 教育和文化;
l. 旅游;
m. 宗教;
n. 邮政、电信和广播; 以及
o. 国防和安全。
Article 6 Pasal 6 第6条
(1) Ministries/agencies, Regional Governments, KEK Administrators, and KPBPB Management Bodies are prohibited from issuing basic requirements, PB, and PB UMKU outside of what is regulated in this Government Regulation.
(1) Kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB dilarang menerbitkan persyaratan dasar, PB, dan PB UMKU di luar yang diatur dalam Peraturan Pemerintah ini.
(1) 各部委/机构、地方政府、KEK管理者和KPBPB管理机构不得颁发本政府条例规定之外的基本要求、PB和PB UMKU。
(2) The basic requirements, PB, and PB UMKU in each sector shall be fostered and supervised by the minister/head of agency, governor, regent/mayor, head of KEK Administrator, or head of KPBPB Management Body in accordance with their respective authorities.
(2) Persyaratan dasar, PB, dan PB UMKU pada masing-masing sektor dilakukan pembinaan dan Pengawasan oleh menteri/kepala lembaga, gubernur, bupati/wali kota, kepala Administrator KEK, atau kepala Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing.
(2) 各部门的基本要求、PB和PB UMKU应由部长/机构负责人、省长、县长/市长、KEK管理者负责人或KPBPB管理机构负责人根据各自的权限进行指导和监督。
Article 7 Pasal 7 第7条
To conduct business activities as referred to in Article 4 paragraph (1), it is carried out through the stages of: Untuk melakukan kegiatan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dilaksanakan melalui tahapan: 为开展第4条第(1)款所述的商业活动,应通过以下阶段进行:
a. starting a business; and
a. memulai usaha; dan
a. 创业;以及
b. running a business.
b. menjalankan usaha.
b. 经营业务。
Trilingual Government Regulation
Article 8 Pasal 8 第8条
(1) The stage of commencing a business as referred to in Article 7 letter a includes:
a. the sub-stage of fulfilling business legality;
b. the sub-stage of fulfilling basic requirements in the form of KKPR, and PL for businesses and/or activities not requiring Amdal or UKL-UPL; and
c. the sub-stage of obtaining a Business License or applying for a Business License based on the business activity.
(1) Tahapan memulai usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf a meliputi:
a. subtahapan pemenuhan legalitas usaha;
b. subtahapan pemenuhan persyaratan dasar berupa KKPR, dan PL untuk usaha dan/atau kegiatan yang tidak wajib Amdal atau UKL-UPL; dan
c. subtahapan perolehan PB atau pengajuan PB berdasarkan kegiatan usaha.
(1) 第7条a项所指的创业阶段包括:
a. 满足商业合法性的子阶段;
b. 满足基本要求的子阶段,形式为空间利用活动符合性确认(KKPR)和环境批准(PL),适用于无需环境影响分析(Amdal)或环境管理和监测工作(UKL-UPL)的商业和/或活动;以及
c. 根据商业活动获取营业执照(PB)或申请营业执照的子阶段。
(2) The sub-stage of fulfilling business legality as referred to in paragraph (1) letter a for those in the form of a business entity shall be carried out in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of business entities. (2) Subtahapan pemenuhan legalitas usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a bagi yang berbentuk badan usaha dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang badan usaha. (2) 对于商业实体形式的,第(1)款a项所指的满足商业合法性的子阶段应根据商业实体领域的法律法规规定执行。
(3) The sub-stage of fulfilling basic requirements as referred to in paragraph (1) letter b consists of:
a. KKPR in the form of KKPR on land or KKPRL for business locations at sea; and
b. PL in the form of SPPL for businesses and/or activities not requiring Amdal or UKL-UPL.
(3) Subtahapan pemenuhan persyaratan dasar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b berupa:
a. KKPR berupa KKPR di darat atau KKPRL untuk lokasi usaha yang berada di laut; dan
b. PL berupa SPPL bagi usaha dan/atau kegiatan yang tidak wajib Amdal atau UKL-UPL.
(3) 第(1)款b项所指的满足基本要求的子阶段包括:
a. 陆地上的KKPR或海上的海洋空间利用活动符合性确认(KKPRL);以及
b. 对于无需Amdal或UKL-UPL的商业和/或活动,以环境管理和监测承诺书(SPPL)形式的环境批准(PL)。
(4) After completing the sub-stage of fulfilling business legality as referred to in paragraph (2) and the sub-stage of fulfilling basic requirements as referred to in paragraph (3), the Business Actor shall submit an application for obtaining or applying for a Business License based on the business activity as referred to in paragraph (1) letter c. (4) Setelah melakukan subtahapan pemenuhan legalitas usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan subtahapan pemenuhan persyaratan dasar sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Pelaku Usaha menyampaikan permohonan perolehan atau pengajuan PB berdasarkan kegiatan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c. (4) 在完成第(2)款所指的满足商业合法性的子阶段和第(3)款所指的满足基本要求的子阶段后,商业行为人应根据第(1)款c项所指的商业活动提交获取或申请营业执照的申请。
Article 9 Pasal 9 第9条
(1) After fulfilling the stage of commencing a business as referred to in Article 7 letter a, the Business Actor shall fulfill the stage of conducting the business as referred to in Article 7 letter b. (1) Setelah memenuhi tahapan memulai usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf a, Pelaku Usaha memenuhi tahapan menjalankan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf b. (1) 在满足第7条a项所指的创业阶段后,商业行为人应满足第7条b项所指的经营阶段。
(2) The stage of conducting the business as referred to in paragraph (1) includes:
a. the preparation sub-stage; and
b. the operational and/or commercial sub-stage.
(2) Tahapan menjalankan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a. subtahapan persiapan; dan
b. subtahapan operasional dan/atau komersial.
(2) 第(1)款所指的经营阶段包括:
a. 准备子阶段;以及
b. 运营和/或商业子阶段。
Article 10 Pasal 10 第10条
(1) The preparation sub-stage as referred to in Article 9 paragraph (2) letter a consists of the activities of:
a. land acquisition;
b. fulfillment of basic requirements in the form of PL for businesses and activities requiring Amdal or UKL-UPL and PBG for Business Actors who will construct Buildings;
c. construction of Buildings;
d. procurement of equipment or facilities;
e. procurement of human resources;
f. fulfillment of business standards; and/or
g. fulfillment of Business License requirements.
(1) Subtahapan persiapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2) huruf a terdiri atas kegiatan:
a. pengadaan tanah;
b. pemenuhan persyaratan dasar berupa PL bagi usaha dan kegiatan yang wajib Amdal atau UKL-UPL dan PBG bagi Pelaku Usaha yang akan melakukan pembangunan Bangunan Gedung;
c. pembangunan Bangunan Gedung;
d. pengadaan peralatan atau sarana;
e. pengadaan sumber daya manusia;
f. pemenuhan standar usaha; dan/atau
g. pemenuhan persyaratan PB.
(1) 第9条第(2)款a项所指的准备子阶段包括以下活动:
a. 土地征用;
b. 满足基本要求,形式为需要Amdal或UKL-UPL的商业和活动的环境批准(PL),以及将要建造建筑物的商业行为人的建筑批准(PBG);
c. 建筑物建造;
d. 设备或设施采购;
e. 人力资源采购;
f. 满足商业标准;和/或
g. 满足营业执照要求。
(2) The operational and/or commercial sub-stage as referred to in Article 9 paragraph (2) letter b consists of the activities of:
a. production of goods and/or services;
b. logistics and distribution of goods and/or services;
c. marketing of goods and/or services; and/or
d. other activities for operational and/or commercial purposes.
(2) Subtahapan operasional dan/atau komersial sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2) huruf b terdiri atas kegiatan:
a. produksi barang dan/atau jasa;
b. logistik dan distribusi barang dan/atau jasa;
c. pemasaran barang dan/atau jasa; dan/atau
d. kegiatan lain dalam rangka operasional dan/atau komersial.
(2) 第9条第(2)款b项所指的运营和/或商业子阶段包括以下活动:
a. 商品和/或服务的生产;
b. 商品和/或服务的物流与分销;
c. 商品和/或服务的营销;和/或
d. 其他运营和/或商业目的的活动。
Article 11 Pasal 11 第11条
(1) The land acquisition activity as referred to in Article 10 paragraph (1) letter a includes land clearing or opening. (1) Kegiatan pengadaan tanah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (1) huruf a termasuk pembersihan atau pembukaan lahan. (1) 第10条第(1)款a项所指的土地征用活动包括土地清理或开垦。
(2) The land acquisition activity as referred to in paragraph (1) can be carried out concurrently with the fulfillment of PL for businesses and activities requiring Amdal or UKL-UPL and PBG for Business Actors who will construct Buildings. (2) Kegiatan pengadaan tanah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan bersamaan dengan pemenuhan PL bagi usaha dan kegiatan yang wajib Amdal atau UKL-UPL dan PBG bagi Pelaku Usaha yang akan melakukan pembangunan Bangunan Gedung. (2) 第(1)款所指的土地征用活动可以与需要Amdal或UKL-UPL的商业和活动的环境批准(PL)以及将要建造建筑物的商业行为人的建筑批准(PBG)的满足同时进行。
(3) If constructing a Building as referred to in Article 10 paragraph (1) letter c, the Business Actor must possess the basic requirements in the form of PL and PBG in accordance with the provisions of laws and regulations. (3) Jika akan melakukan pembangunan Bangunan Gedung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (1) huruf c, Pelaku Usaha wajib memiliki persyaratan dasar dalam bentuk PL dan PBG sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (3) 如果要建造第10条第(1)款c项所指的建筑物,商业行为人必须根据法律法规规定,拥有环境批准(PL)和建筑批准(PBG)形式的基本要求。
(4) For business activities with a low or medium-low risk level, after obtaining a Business License, the Business Actor shall conduct operational and/or commercial activities. (4) Untuk kegiatan usaha yang mempunyai tingkat Risiko rendah atau menengah rendah, setelah memperoleh PB, Pelaku Usaha melakukan kegiatan operasional dan/atau komersial. (4) 对于风险等级为低或中低水平的商业活动,在获得营业执照后,商业行为人应开展运营和/或商业活动。
(5) For business activities with a medium-high or high risk level, after the Business License is issued, the Business Actor may conduct operational and/or commercial activities. (5) Untuk kegiatan usaha yang mempunyai tingkat Risiko menengah tinggi atau tinggi, setelah diterbitkan PB, Pelaku Usaha dapat melakukan kegiatan operasional dan/atau komersial. (5) 对于风险等级为中高或高水平的商业活动,在营业执照签发后,商业行为人可以开展运营和/或商业活动。
(6) If to conduct operational and/or commercial activities as referred to in paragraph (4) and paragraph (5) a Business License to Support Business Activities (PB UMKU) is required, the Business Actor must possess a PB UMKU. (6) Jika untuk melakukan kegiatan operasional dan/atau komersial sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dan ayat (5) dipersyaratkan PB UMKU, Pelaku Usaha wajib memiliki PB UMKU. (6) 如果要开展第(4)款和第(5)款所指的运营和/或商业活动需要支持商业活动的营业执照(PB UMKU),商业行为人必须拥有PB UMKU。
Article 12 Pasal 12 第12条
(1) The basic requirements as referred to in Article 4 paragraph (2) include:
a. Suitability of Spatial Utilization Activities (KKPR);
b. Environmental Approval (PL); and
c. Building Construction Approval (PBG) and Certificate of Proper Function (SLF).
(1) Persyaratan dasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) meliputi:
a. KKPR;
b. PL; dan
c. PBG dan SLF.
(1) 第4条第(2)款所指的基本要求包括:
a. 空间利用活动符合性确认 (KKPR);
b. 环境批准 (PL); 以及
c. 建筑批准 (PBG) 和功能适用证书 (SLF)。
(2) The issuance of the basic requirements as referred to in paragraph (1) shall be carried out according to the location of the business activity. (2) Penerbitan persyaratan dasar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan lokasi kegiatan usaha. (2) 第(1)款所指的基本要求的签发应根据商业活动的地点进行。
(3) The implementation of the issuance of basic requirements as referred to in paragraph (2) shall be carried out by:
a. The OSS Institution;
b. The OSS Institution on behalf of the minister/head of the institution;
c. The head of the provincial DPMPTSP on behalf of the governor; and
d. The head of the district/city DPMPTSP on behalf of the regent/mayor,
in accordance with their respective authorities.
(3) Pelaksanaan penerbitan persyaratan dasar sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan oleh:
a. Lembaga OSS;
b. Lembaga OSS atas nama menteri/kepala lembaga;
c. kepala DPMPTSP provinsi atas nama gubernur; dan
d. kepala DPMPTSP kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota,
sesuai dengan kewenangan masing-masing.
(3) 第(2)款所指的基本要求的签发实施由以下机构负责:
a. OSS机构;
b. OSS机构代表部长/机构负责人;
c. 省级投资和一站式综合服务办公室(DPMPTSP)负责人代表省长; 以及
d. 县/市级DPMPTSP负责人代表县长/市长,
根据各自的权限。
(4) An exception to the provisions as referred to in paragraph (3) letters b, c, and d for the issuance of basic requirements:
a. in the event that the business activity is conducted within a Special Economic Zone (KEK) territory, the authority to issue basic requirements is carried out by the KEK Administrator in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of special economic zones; or
b. in the event that the business activity is conducted within a Free Trade Zone and Free Port (KPBPB) territory, the authority to issue basic requirements is carried out by the head of the KPBPB Management Agency in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of free trade zones and free ports.
(4) Dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b, huruf c, dan huruf d untuk penerbitan persyaratan dasar:
a. dalam hal kegiatan usaha dilakukan pada wilayah KEK, kewenangan penerbitan persyaratan dasar dilakukan oleh Administrator KEK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kawasan ekonomi khusus; atau
b. dalam hal kegiatan usaha dilakukan pada wilayah KPBPB, kewenangan penerbitan persyaratan dasar dilakukan oleh kepala Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.
(4) 对于基本要求的签发,第(3)款b、c和d项的规定有例外:
a. 如果商业活动在经济特区 (KEK) 区域内进行,签发基本要求的权限由经济特区管理员根据经济特区领域的法律法规规定执行;或
b. 如果商业活动在自由贸易区和自由港 (KPBPB) 区域内进行,签发基本要求的权限由自由贸易区和自由港管理机构负责人根据自由贸易区和自由港领域的法律法规规定执行。
(5) The issuance of basic requirements for national strategic projects shall be carried out in accordance with the provisions of laws and regulations in the fields of national strategic projects, spatial planning implementation, maritime affairs, coastal areas and small islands, Buildings, as well as environmental management and protection. (5) Penerbitan persyaratan dasar untuk proyek strategis nasional dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang proyek strategis nasional, penyelenggaraan penataan ruang, kelautan, wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, Bangunan Gedung, serta pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup. (5) 国家战略项目的基本要求的签发应根据国家战略项目、空间规划实施、海洋、沿海地区和小岛屿、建筑物以及环境管理和保护领域的法律法规规定执行。
Article 13 Pasal 13 第13条
In the event that a business activity is conducted in a Building or a shared trade/service complex and its manager already possesses KKPR, PL, PBG, and/or SLF, the trade/service Business Actor does not need to fulfill the basic requirements and may proceed directly to the application stage for a Business License and/or PB UMKU through the OSS System. Dalam hal kegiatan usaha dilakukan pada suatu Bangunan Gedung atau komplek perdagangan/jasa yang dipakai bersama dan pengelolanya telah memiliki KKPR, PL, PBG, dan/atau SLF, Pelaku Usaha perdagangan/jasa tidak perlu memenuhi persyaratan dasar dan dapat langsung melanjutkan ke tahap permohonan PB dan/atau PB UMKU melalui Sistem OSS. 如果商业活动在建筑物或共享的贸易/服务综合体内进行,且其管理者已拥有KKPR、PL、PBG和/或SLF,则该贸易/服务商业行为人无需满足基本要求,可直接通过OSS系统进入申请营业执照和/或PB UMKU的阶段。
Article 14 Pasal 14 第14条
The OSS System shall conduct an examination of the business location proposed by the Business Actor, consisting of:
a. land; and/or
b. sea.
Sistem OSS melaksanakan pemeriksaan lokasi usaha yang diajukan oleh Pelaku Usaha terdiri atas:
a. darat; dan/atau
b. laut.
OSS系统应对商业行为人提议的商业地点进行审查,包括:
a. 陆地;和/或
b. 海洋。
Article 15 Pasal 15 第15条
(1) The examination of a business location on land as referred to in Article 14 letter a shall be conducted through KKPR. (1) Pelaksanaan pemeriksaan lokasi usaha di darat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 huruf a dilakukan melalui KKPR. (1) 第14条a项所指的陆地商业地点的审查应通过KKPR进行。
(2) The KKPR as referred to in paragraph (1) includes:
a. KKPR confirmation; or
b. KKPR approval.
(2) KKPR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a. konfirmasi KKPR; atau
b. persetujuan KKPR.
(2) 第(1)款所指的KKPR包括:
a. KKPR确认;或
b. KKPR批准。
Article 16 Pasal 16 第16条
KKPR for business activities of a national strategic nature shall be conducted in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of spatial planning. KKPR untuk kegiatan usaha yang bersifat strategis nasional dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang tata ruang. 具有国家战略性质的商业活动的KKPR应根据空间规划领域的法律法规规定进行。
Article 17 Pasal 17 第17条
(1) KKPR confirmation as referred to in Article 15 paragraph (2) letter a is granted based on the conformity of the planned location of the spatial utilization activity with the Detailed Spatial Plan (RDTR) that has been integrated with the OSS System. (1) Konfirmasi KKPR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (2) huruf a diberikan berdasarkan kesesuaian rencana lokasi kegiatan pemanfaatan ruang dengan RDTR yang telah terintegrasi dengan Sistem OSS. (1) 第15条第(2)款a项所指的KKPR确认是根据空间利用活动的计划地点与已与OSS系统集成的详细空间规划(RDTR)的一致性授予的。
(2) Approval of the application for KKPR confirmation as referred to in paragraph (1) shall be issued automatically by the head of the OSS Institution through the OSS System. (2) Persetujuan terhadap permohonan konfirmasi KKPR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan secara otomatis oleh kepala Lembaga OSS melalui Sistem OSS. (2) 对第(1)款所指的KKPR确认申请的批准应由OSS机构负责人通过OSS系统自动签发。
(3) Rejection of the application for KKPR confirmation as referred to in paragraph (1) shall be done automatically. (3) Penolakan terhadap permohonan konfirmasi KKPR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan secara otomatis. (3) 对第(1)款所指的KKPR确认申请的拒绝应自动进行。
Article 18 Pasal 18 第18条
(1) KKPR approval as referred to in Article 15 paragraph (2) letter b is granted in the event that an RDTR is not yet available. (1) Persetujuan KKPR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (2) huruf b diberikan dalam hal RDTR belum tersedia. (1) 在尚无详细空间规划(RDTR)的情况下,授予第15条第(2)款b项所指的KKPR批准。
(2) The KKPR approval as referred to in paragraph (1) is carried out through the following stages:
a. registration;
b. examination of the proposed spatial utilization activity documents;
c. assessment of the proposed spatial utilization activity documents; and
d. issuance of the KKPR approval.
(2) Persetujuan KKPR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan tahapan:
a. pendaftaran;
b. pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang;
c. penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang; dan
d. penerbitan persetujuan KKPR.
(2) 第(1)款所指的KKPR批准通过以下阶段进行:
a. 注册;
b. 审查提议的空间利用活动文件;
c. 评估提议的空间利用活动文件;以及
d. 签发KKPR批准。
Article 19 Pasal 19 第19条
(1) Registration as referred to in Article 18 paragraph (2) letter a is submitted by the Business Actor by completing the proposed spatial utilization activity documents, which consist of:
a. location coordinates;
b. required land area for the spatial utilization activity;
c. information on land tenure;
d. information on the type of activity;
e. planned number of building floors;
f. planned building floor area; and
g. technical building plans and/or area master plans.
(1) Pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (2) huruf a diajukan oleh Pelaku Usaha dengan melengkapi dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang yang terdiri atas:
a. koordinat lokasi;
b. kebutuhan luas lahan kegiatan pemanfaatan ruang;
c. informasi penguasaan tanah;
d. informasi jenis kegiatan;
e. rencana jumlah lantai bangunan;
f. rencana luas lantai bangunan; dan
g. rencana teknis bangunan dan/atau rencana induk kawasan.
(1) 第18条第(2)款a项所指的注册由商业行为人提交,需完成提议的空间利用活动文件,包括:
a. 位置坐标;
b. 空间利用活动所需的土地面积;
c. 土地所有权信息;
d. 活动类型信息;
e. 计划的建筑楼层数;
f. 计划的建筑楼面面积;以及
g. 技术建筑计划和/或区域总体规划。
(2) After the proposed spatial utilization activity documents as referred to in paragraph (1) are received in full, the OSS System shall issue the first Non-Tax State Revenue (PNBP) payment order in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of non-tax state revenue. (2) Setelah dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterima lengkap, Sistem OSS menerbitkan surat perintah setor PNBP pertama sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penerimaan negara bukan pajak. (2) 在收到第(1)款所指的提议的空间利用活动文件完整后,OSS系统应根据非税国家收入领域的法律法规规定,签发第一份非税国家收入(PNBP)支付令。
(3) The Business Actor shall make the PNBP payment within a maximum period of 7 (seven) calendar days from the issuance of the first PNBP payment order as referred to in paragraph (2). (3) Pelaku Usaha melakukan pembayaran PNBP dalam jangka waktu paling lama 7 (tujuh) hari kalender sejak diterbitkan surat perintah setor PNBP pertama sebagaimana dimaksud pada ayat (2). (3) 商业行为人应在第(2)款所指的第一份PNBP支付令签发之日起最多7个日历日内支付PNBP。
(4) If the period as referred to in paragraph (3) is exceeded:
a. the first PNBP payment order as referred to in paragraph (2) becomes invalid; and
b. the OSS System shall issue a second PNBP payment order.
(4) Apabila jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (3) terlampaui:
a. surat perintah setor PNBP pertama sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menjadi tidak berlaku; dan
b. Sistem OSS menerbitkan surat perintah setor PNBP kedua.
(4) 如果超过第(3)款所指的期限:
a. 第(2)款所指的第一份PNBP支付令失效;并且
b. OSS系统应签发第二份PNBP支付令。
(5) The Business Actor shall make the PNBP payment within a maximum period of 7 (seven) calendar days from the issuance of the second PNBP payment order as referred to in paragraph (4) letter b. (5) Pelaku Usaha melakukan pembayaran PNBP dalam jangka waktu paling lama 7 (tujuh) hari kalender sejak diterbitkan surat perintah setor PNBP kedua sebagaimana dimaksud pada ayat (4) huruf b. (5) 商业行为人应在第(4)款b项所指的第二份PNBP支付令签发之日起最多7个日历日内支付PNBP。
(6) If the period as referred to in paragraph (5) is exceeded, the second PNBP payment order becomes invalid and the application for KKPR approval is deemed withdrawn. (6) Apabila jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (5) terlampaui, surat perintah setor PNBP kedua menjadi tidak berlaku dan permohonan persetujuan KKPR dianggap ditarik kembali. (6) 如果超过第(5)款所指的期限,第二份PNBP支付令失效,KKPR批准申请被视为撤回。
(7) In the event that the application for KKPR approval is deemed withdrawn as referred to in paragraph (6), the Business Actor may re-submit the registration application as referred to in paragraph (1). (7) Dalam hal permohonan persetujuan KKPR dianggap ditarik kembali sebagaimana dimaksud pada ayat (6), Pelaku Usaha dapat mengajukan kembali permohonan pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (7) 如果KKPR批准申请被视为如第(6)款所指的撤回,商业行为人可以重新提交第(1)款所指的注册申请。
Article 20 Pasal 20 第20条
(1) The examination of the proposed spatial utilization activity documents as referred to in Article 18 paragraph (2) letter b is conducted to verify the correctness of the proposed spatial utilization activity documents. (1) Pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (2) huruf b dilakukan untuk memeriksa kebenaran dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang. (1) 第18条第(2)款b项所指的提议的空间利用活动文件的审查是为了核实提议的空间利用活动文件的正确性。
(2) The examination as referred to in paragraph (1) shall be conducted within a maximum of 5 (five) working days from the fulfillment of the PNBP payment. (2) Pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan paling lama 5 (lima) Hari sejak pembayaran PNBP terpenuhi. (2) 第(1)款所指的审查应在PNBP支付完成后的最多5个工作日内进行。
(3) If based on the examination results as referred to in paragraph (1) the proposed spatial utilization activity documents are declared correct, the application proceeds to the assessment stage of the proposed spatial utilization activity documents as referred to in Article 18 paragraph (2) letter c. (3) Jika berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang dinyatakan benar, permohonan dilanjutkan ke tahapan penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (2) huruf c. (3) 如果根据第(1)款所指的审查结果,提议的空间利用活动文件被宣布为正确,则申请进入第18条第(2)款c项所指的提议的空间利用活动文件评估阶段。
Trilingual Legal Document (PP 28/2025)

Pasal 21 / Article 21 / 第 21 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) The assessment of the proposed spatial utilization activity document as referred to in Article 18 paragraph (2) letter c shall be conducted through a review of the proposed spatial utilization activity document using a hierarchical and complementary principle based on:
a. Regency/City Spatial Plan (RTRW);
b. Provincial Spatial Plan (RTRW);
c. National Strategic Area Spatial Plan (RTR KSN);
d. Island/Archipelago Spatial Plan (RTR Pulau/Kepulauan); and/or
e. National Spatial Plan (RTRWN).
(2) The document assessment as referred to in paragraph (1) includes technical land considerations.
(3) The assessment of the proposed spatial utilization activity document as referred to in paragraph (1) and paragraph (2) shall be conducted no later than 20 (twenty) Days from the date the proposed spatial utilization activity document is declared correct.
(1) Penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (2) huruf c dilakukan melalui kajian atas dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang dengan menggunakan asas berjenjang dan komplementer berdasarkan:
a. RTR wilayah kabupaten/kota;
b. RTR wilayah provinsi;
c. RTR kawasan strategis nasional;
d. RTR pulau/kepulauan; dan/atau
e. RTR wilayah nasional.
(2) Penilaian dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (1) termasuk pertimbangan teknis pertanahan.
(3) Penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilakukan paling lama 20 (dua puluh) Hari sejak dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang dinyatakan benar.
(1) 对第18条第(2)款c项所述的空间利用活动提案文件的评估,应通过采用分级和互补原则,基于以下文件对空间利用活动提案文件进行审查:
a. 县/市空间规划;
b. 省空间规划;
c. 国家战略区域空间规划;
d. 岛屿/群岛空间规划;和/或
e. 国家空间规划。
(2) 第(1)款所述的文件评估包括土地技术考量。
(3) 对第(1)款和第(2)款所述的空间利用活动提案文件的评估,应自空间利用活动提案文件被宣布正确之日起,最迟在20(二十)天内进行。

Pasal 22 / Article 22 / 第 22 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) If the assessment results and the proposed spatial utilization activity document comply with the provisions of Article 21 paragraph (1) and paragraph (2), the KKPR approval shall be issued and notified to the Business Actor through the OSS System.
(2) If the assessment results of the proposed spatial utilization activity document do not comply with the provisions of Article 21 paragraph (1) and paragraph (2), the application for KKPR approval shall be rejected with the reasons for rejection and notified to the Business Actor through the OSS System.
(3) If the technical land considerations as referred to in Article 21 paragraph (2) are not included in the assessment results within the period as referred to in Article 21 paragraph (3), the KKPR approval shall be issued without technical land considerations.
(1) Jika hasil penilaian serta dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sesuai dengan ketentuan Pasal 21 ayat (1) dan ayat (2), persetujuan KKPR diterbitkan dan diberitahukan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.
(2) Jika hasil penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang tidak sesuai dengan ketentuan Pasal 21 ayat (1) dan ayat (2), permohonan persetujuan KKPR ditolak disertai dengan alasan penolakan dan diberitahukan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.
(3) Apabila pertimbangan teknis pertanahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) tidak tercakup dalam hasil penilaian dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (3), persetujuan KKPR diterbitkan tanpa pertimbangan teknis pertanahan.
(1) 如果评估结果和空间利用活动提案文件符合第21条第(1)款和第(2)款的规定,则应签发空间利用活动符合性批准书(KKPR),并通过在线单一提交系统(OSS系统)通知业务行为人。
(2) 如果空间利用活动提案文件的评估结果不符合第21条第(1)款和第(2)款的规定,则应拒绝空间利用活动符合性批准书(KKPR)的申请,并附上拒绝理由,通过在线单一提交系统(OSS系统)通知业务行为人。
(3) 如果第21条第(2)款所述的土地技术考量未在第21条第(3)款所述的期限内包含在评估结果中,则应在没有土地技术考量的情况下签发空间利用活动符合性批准书(KKPR)。

Pasal 23 / Article 23 / 第 23 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) If based on the examination results as referred to in Article 18 paragraph (2) letter b the proposed spatial utilization activity document is declared incorrect, the proposed spatial utilization activity document shall be returned to the Business Actor accompanied by correction notes and notified through the OSS System.
(2) The Business Actor shall submit the corrected proposed document no later than 5 (five) Days from the return of the document as referred to in paragraph (1) through the OSS System.
(3) Based on the submission of the corrected proposed document as referred to in paragraph (2), a re-examination of the proposed spatial utilization activity document shall be conducted no later than 3 (three) Days from the receipt of the corrected proposed document.
(4) If based on the re-examination results as referred to in paragraph (3) the proposed spatial utilization activity document is declared incorrect, the proposed spatial utilization activity document shall be returned to the Business Actor accompanied by correction notes and notified through the OSS System.
(5) The Business Actor shall submit the second corrected proposed document no later than 5 (five) Days from the return of the document as referred to in paragraph (4) through the OSS System.
(6) Based on the submission of the second corrected proposed document as referred to in paragraph (5), a second re-examination of the proposed spatial utilization activity document shall be conducted no later than 2 (two) Days from the receipt of the corrected proposed document.
(7) If the Business Actor does not submit the correction within the specified period as referred to in paragraph (2) or paragraph (5) or based on the examination results of the proposed spatial utilization activity document as referred to in paragraph (6) the proposed document is declared incorrect, the application for KKPR approval shall be rejected with the reasons for rejection and notified to the Business Actor through the OSS System.
(8) Based on the examination results as referred to in paragraph (3) or paragraph (6) the proposed spatial utilization activity document is declared correct, the application shall proceed to the assessment stage of the proposed spatial utilization activity document.
(1) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (2) huruf b dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang dinyatakan tidak benar, dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang dikembalikan kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan dan diberitahukan melalui Sistem OSS.
(2) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen usulan paling lama 5 (lima) Hari sejak pengembalian dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melalui Sistem OSS.
(3) Berdasarkan penyampaian perbaikan dokumen usulan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dilakukan pemeriksaan ulang atas dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang paling lama 3 (tiga) Hari sejak perbaikan dokumen usulan diterima.
(4) Jika berdasarkan hasil pemeriksaan ulang sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang dinyatakan tidak benar, dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang dikembalikan kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan dan diberitahukan melalui Sistem OSS.
(5) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan kedua dokumen usulan paling lama 5 (lima) Hari sejak pengembalian dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (4) melalui Sistem OSS.
(6) Berdasarkan penyampaian perbaikan kedua dokumen usulan sebagaimana dimaksud pada ayat (5), dilakukan pemeriksaan ulang kedua atas dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang paling lama 2 (dua) Hari sejak perbaikan dokumen usulan diterima.
(7) Apabila Pelaku Usaha tidak menyampaikan perbaikan dalam jangka waktu yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) atau ayat (5) atau berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud pada ayat (6) dokumen usulan dinyatakan tidak benar, permohonan persetujuan KKPR ditolak disertai dengan alasan penolakan dan diberitahukan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.
(8) Berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) atau ayat (6) dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang dinyatakan benar, permohonan dilanjutkan ke tahapan penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang.
(1) 如果根据第18条第(2)款b项所述的审查结果,空间利用活动提案文件被宣布不正确,则应将空间利用活动提案文件退还给业务行为人,并附上更正说明,通过在线单一提交系统(OSS系统)通知。
(2) 业务行为人应自第(1)款所述文件退还之日起,最迟在5(五)天内通过在线单一提交系统(OSS系统)提交更正后的提案文件。
(3) 根据第(2)款所述的更正提案文件的提交,应自收到更正提案文件之日起,最迟在3(三)天内对空间利用活动提案文件进行重新审查。
(4) 如果根据第(3)款所述的重新审查结果,空间利用活动提案文件被宣布不正确,则应将空间利用活动提案文件退还给业务行为人,并附上更正说明,通过在线单一提交系统(OSS系统)通知。
(5) 业务行为人应自第(4)款所述文件退还之日起,最迟在5(五)天内通过在线单一提交系统(OSS系统)提交第二次更正的提案文件。
(6) 根据第(5)款所述的第二次更正提案文件的提交,应自收到更正提案文件之日起,最迟在2(二)天内对空间利用活动提案文件进行第二次重新审查。
(7) 如果业务行为人未在第(2)款或第(5)款所述的规定期限内提交更正,或根据第(6)款所述的空间利用活动提案文件的审查结果,提案文件被宣布不正确,则应拒绝空间利用活动符合性批准书(KKPR)的申请,并附上拒绝理由,通过在线单一提交系统(OSS系统)通知业务行为人。
(8) 根据第(3)款或第(6)款所述的审查结果,空间利用活动提案文件被宣布正确,申请应进入空间利用活动提案文件的评估阶段。

Pasal 24 / Article 24 / 第 24 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
The provisions concerning:
a. document assessment as referred to in Article 21; and
b. issuance of KKPR approval as referred to in Article 22,
shall apply mutatis mutandis to the assessment of documents and issuance of KKPR approval for the corrected proposed spatial utilization activity document.
Ketentuan mengenai:
a. penilaian dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21; dan
b. penerbitan persetujuan KKPR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22,
berlaku secara mutatis mutandis terhadap penilaian dokumen dan penerbitan persetujuan KKPR hasil perbaikan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang.
关于以下事项的规定:
a. 第21条所述的文件评估;以及
b. 第22条所述的空间利用活动符合性批准书(KKPR)的签发,
经必要修正后,适用于对经更正的空间利用活动提案文件的文件评估和空间利用活动符合性批准书(KKPR)的签发。

Pasal 25 / Article 25 / 第 25 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) In the event that the entire business location is within the delineation of a Detailed Spatial Plan (RDTR) that has not been integrated with the OSS system, the issuance of the KKPR approval shall be conducted through a review based on the Spatial Plan (RTR) as referred to in Article 21 paragraph (1).
(2) The document assessment for the KKPR approval as referred to in paragraph (1) shall be conducted by considering the RDTR.
(3) The issuance of the KKPR approval as referred to in paragraph (1) shall be conducted without technical land considerations.
(4) The KKPR approval as referred to in paragraph (1) shall be conducted through the following stages:
a. registration;
b. examination of the proposed spatial utilization activity document;
c. assessment of the proposed spatial utilization activity document; and
d. issuance of the KKPR approval.
(5) The provisions concerning:
a. registration for KKPR approval as referred to in Article 19; and
b. examination of the proposed spatial utilization activity document as referred to in Article 20 and Article 23,
shall apply mutatis mutandis to the registration as referred to in paragraph (4) letter a and the examination of the proposed spatial utilization activity document as referred to in paragraph (4) letter b.
(6) The assessment of the proposed spatial utilization activity document as referred to in paragraph (4) letter c shall be conducted no later than 20 (twenty) Days.
(7) If based on the assessment results as referred to in paragraph (6) the proposed spatial utilization activity document is in accordance with the RTR as referred to in paragraph (1), the KKPR approval shall be issued and notified to the Business Actor through the OSS System.
(8) If based on the assessment results as referred to in paragraph (6) the proposed spatial utilization activity document is not in accordance with the RTR as referred to in paragraph (1), the KKPR approval shall be declared rejected with the reasons for rejection and notified to the Business Actor through the OSS System.
(1) Dalam hal kegiatan usaha yang seluruh lokasi usahanya berada di dalam delineasi RDTR yang belum terintegrasi dengan sistem OSS, penerbitan persetujuan KKPR dilakukan melalui kajian berdasarkan RTR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1).
(2) Penilaian dokumen untuk persetujuan KKPR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan mempertimbangkan RDTR.
(3) Penerbitan persetujuan KKPR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan tanpa melalui pertimbangan teknis pertanahan.
(4) Persetujuan KKPR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
a. pendaftaran;
b. pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang;
c. penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang; dan
d. penerbitan persetujuan KKPR.
(5) Ketentuan mengenai:
a. pendaftaran persetujuan KKPR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19; dan
b. pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 dan Pasal 23,
berlaku secara mutatis mutandis terhadap pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (4) huruf a dan pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud pada ayat (4) huruf b.
(6) Penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud pada ayat (4) huruf c dilakukan paling lama 20 (dua puluh) Hari.
(7) Jika berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (6) dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang telah sesuai dengan RTR sebagaimana dimaksud pada ayat (1), persetujuan KKPR diterbitkan dan diberitahukan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.
(8) Jika berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (6) dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang tidak sesuai dengan RTR sebagaimana dimaksud pada ayat (1), persetujuan KKPR dinyatakan ditolak disertai dengan alasan penolakan dan diberitahukan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.
(1) 如果整个营业地点位于尚未与在线单一提交系统(OSS系统)集成的详细空间规划(RDTR)的划定范围内,则应根据第21条第(1)款所述的空间规划(RTR)进行审查后签发空间利用活动符合性批准书(KKPR)。
(2) 对第(1)款所述的空间利用活动符合性批准书(KKPR)的文件评估应考虑详细空间规划(RDTR)。
(3) 第(1)款所述的空间利用活动符合性批准书(KKPR)的签发应无需土地技术考量。
(4) 第(1)款所述的空间利用活动符合性批准书(KKPR)应通过以下阶段进行:
a. 注册;
b. 审查空间利用活动提案文件;
c. 评估空间利用活动提案文件;以及
d. 签发空间利用活动符合性批准书(KKPR)。
(5) 关于以下事项的规定:
a. 第19条所述的空间利用活动符合性批准书(KKPR)的注册;以及
b. 第20条和第23条所述的空间利用活动提案文件的审查,
经必要修正后,适用于第(4)款a项所述的注册和第(4)款b项所述的空间利用活动提案文件的审查。
(6) 对第(4)款c项所述的空间利用活动提案文件的评估应最迟在20(二十)天内进行。
(7) 如果根据第(6)款所述的评估结果,空间利用活动提案文件符合第(1)款所述的空间规划(RTR),则应签发空间利用活动符合性批准书(KKPR),并通过在线单一提交系统(OSS系统)通知业务行为人。
(8) 如果根据第(6)款所述的评估结果,空间利用活动提案文件不符合第(1)款所述的空间规划(RTR),则应宣布拒绝空间利用活动符合性批准书(KKPR),并附上拒绝理由,通过在线单一提交系统(OSS系统)通知业务行为人。

Pasal 26 / Article 26 / 第 26 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
The Minister/Head of the Agency responsible for government affairs in the field of agrarian and spatial planning and government duties in the field of land, the governor, and the regent/mayor, according to their respective authorities, shall examine the proposed spatial utilization activity document as referred to in Article 20 and Article 23 paragraph (3) or paragraph (6) and Article 25 paragraph (5) letter b, assess the proposed spatial utilization activity document as referred to in Article 21 and Article 24 letter a and Article 25 paragraph (6), and provide technical land considerations as referred to in Article 21 paragraph (2). Menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agraria dan tata ruang serta tugas pemerintahan di bidang pertanahan, gubernur, dan bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melakukan pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 dan Pasal 23 ayat (3) atau ayat (6) serta Pasal 25 ayat (5) huruf b, penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 dan Pasal 24 huruf a serta Pasal 25 ayat (6), dan pertimbangan teknis pertanahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2). 负责土地和空间规划领域政府事务以及土地领域政府职责的部长/机构负责人、省长和县长/市长,根据各自的权限,应审查第20条和第23条第(3)款或第(6)款以及第25条第(5)款b项所述的空间利用活动提案文件,评估第21条和第24条a项以及第25条第(6)款所述的空间利用活动提案文件,并提供第21条第(2)款所述的土地技术考量。

Pasal 27 / Article 27 / 第 27 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) The KKPR approval as referred to in Article 15 paragraph (2) letter b may be issued without an assessment of the proposed spatial utilization activity document for certain conditions.
(2) The certain conditions as referred to in paragraph (1) include:
a. the business and/or activity location is in a Special Economic Zone (KEK) or industrial estate whose coordinate polygon is registered in the OSS System and there is evidence that the Business Actor can conduct business activities in the KEK or industrial estate;
b. the business and/or activity location is in an area managed by an authority or a development agency of an area whose coordinate polygon is registered in the OSS System and there is evidence that the Business Actor can conduct business activities in that area;
c. the business and/or activity location is on land already controlled by another Business Actor who has obtained a KKPR and it is transferred to a new Business Actor with the same KBLI and type of business activity, and the same area;
d. the business and/or activity location is on land entirely controlled by another Business Actor who has obtained a KKPR and it is leased or loaned to a Business Actor with the same KBLI and type of business activity, and the same area;
e. the business and/or activity location is related to upstream oil and gas which has been determined by the government;
f. the business and/or activity location is required for the expansion of an existing and integrated business, with an area smaller than the existing area, the land is adjacent to the existing business location, and is in the same spatial pattern; and/or
g. the business and/or activity location is required for the construction of housing for low-income communities with an area not exceeding 5 (five) hectares and is in accordance with the RTR.
(3) The KKPR approval for certain conditions as referred to in paragraph (2) shall be conducted through the following stages:
a. registration;
b. examination of the proposed spatial utilization activity document; and
c. issuance of the KKPR approval.
(4) The OSS System shall forward the application for KKPR approval for certain conditions as referred to in paragraph (1) to the minister/head of the agency responsible for government affairs in the field of agrarian and spatial planning and government duties in the field of land, the governor, regent, or mayor according to their respective authorities.
(1) Persetujuan KKPR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (2) huruf b dapat diterbitkan tanpa dilakukan penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang untuk kondisi tertentu.
(2) Kondisi tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a. lokasi usaha dan/atau kegiatan terletak di lokasi KEK atau kawasan industri yang poligon koordinat lokasinya telah terdaftar dalam Sistem OSS dan terdapat bukti bahwa Pelaku Usaha dapat melakukan kegiatan usaha di KEK atau kawasan industri;
b. lokasi usaha dan/atau kegiatan terletak di kawasan yang dikelola oleh otorita atau badan penyelenggara pengembangan suatu kawasan yang poligon koordinat lokasinya telah terdaftar dalam Sistem OSS dan terdapat bukti bahwa Pelaku Usaha dapat melakukan kegiatan usaha di kawasan tersebut;
c. lokasi usaha dan/atau kegiatan berada pada tanah yang sudah dikuasai oleh Pelaku Usaha lain yang telah mendapatkan KKPR dan dialihkan kepada Pelaku Usaha yang baru dengan KBLI dan jenis kegiatan usaha yang sama, serta luasan yang sama;
d. lokasi usaha dan/atau kegiatan berada pada tanah yang sudah dikuasai seluruhnya oleh Pelaku Usaha lain yang telah mendapatkan KKPR dan disewakan atau pinjam pakai kepada Pelaku Usaha dengan KBLI dan jenis kegiatan usaha yang sama, serta luasan yang sama;
e. lokasi usaha dan/atau kegiatan terkait hulu minyak dan gas bumi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah;
f. lokasi usaha dan/atau kegiatan diperlukan untuk perluasan usaha yang sudah berjalan dan terintegrasi, dengan luasan yang lebih kecil dari luasan eksisting, letak tanahnya berbatasan dengan lokasi usaha eksisting, dan pada pola ruang yang sama; dan/atau
g. lokasi usaha dan/atau kegiatan diperlukan untuk pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan luasan tidak lebih dari 5 (lima) hektare dan sesuai dengan RTR.
(3) Persetujuan KKPR untuk kondisi tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
a. pendaftaran;
b. pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang; dan
c. penerbitan persetujuan KKPR.
(4) Sistem OSS mengalirkan permohonan persetujuan KKPR untuk kondisi tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) kepada menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agraria dan tata ruang serta tugas pemerintahan di bidang pertanahan, gubernur, bupati, atau wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing.
(1) 对于某些特定情况,第15条第(2)款b项所述的空间利用活动符合性批准书(KKPR)可以在不评估空间利用活动提案文件的情况下签发。
(2) 第(1)款所述的特定情况包括:
a. 业务和/或活动地点位于经济特区(KEK)或工业区,其坐标多边形已在在线单一提交系统(OSS系统)中注册,并且有证据表明业务行为人可以在该经济特区或工业区开展业务活动;
b. 业务和/或活动地点位于由某个区域的管理机构或开发机构管理的区域内,其坐标多边形已在在线单一提交系统(OSS系统)中注册,并且有证据表明业务行为人可以在该区域开展业务活动;
c. 业务和/或活动地点位于已由另一位已获得空间利用活动符合性批准书(KKPR)的业务行为人控制的土地上,并转让给具有相同印尼标准行业分类(KBLI)和业务活动类型以及相同面积的新业务行为人;
d. 业务和/或活动地点位于已完全由另一位已获得空间利用活动符合性批准书(KKPR)的业务行为人控制的土地上,并出租或出借给具有相同印尼标准行业分类(KBLI)和业务活动类型以及相同面积的业务行为人;
e. 业务和/或活动地点与政府已确定的上游石油和天然气有关;
f. 业务和/或活动地点是现有和综合业务扩展所必需的,面积小于现有面积,土地与现有业务地点相邻,并且处于相同的空间格局中;和/或
g. 业务和/或活动地点是为低收入社区建造住房所必需的,面积不超过5(五)公顷,并符合空间规划(RTR)。
(3) 对于第(2)款所述的特定情况,空间利用活动符合性批准书(KKPR)应通过以下阶段进行:
a. 注册;
b. 审查空间利用活动提案文件;以及
c. 签发空间利用活动符合性批准书(KKPR)。
(4) 在线单一提交系统(OSS系统)应将第(1)款所述的特定情况的空间利用活动符合性批准书(KKPR)申请转发给负责土地和空间规划领域政府事务以及土地领域政府职责的部长/机构负责人、省长、县长或市长,根据各自的权限。

Pasal 28 / Article 28 / 第 28 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) The provisions for registration of KKPR approval as referred to in Article 19 paragraph (1) shall apply mutatis mutandis to the registration as referred to in Article 27 paragraph (3) letter a.
(2) In addition to the registration documents as referred to in Article 19 paragraph (1), other supporting documents for the proposed spatial utilization activity for certain conditions as referred to in Article 27 paragraph (2) are also required.
(1) Ketentuan pendaftaran persetujuan KKPR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) berlaku secara mutatis mutandis terhadap pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) huruf a.
(2) Selain dokumen pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) diperlukan juga kelengkapan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang lainnya untuk kondisi tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (2).
(1) 第19条第(1)款所述的空间利用活动符合性批准书(KKPR)的注册规定,经必要修正后,适用于第27条第(3)款a项所述的注册。
(2) 除了第19条第(1)款所述的注册文件外,还需要第27条第(2)款所述的特定情况下的空间利用活动提案的其他支持文件。

Pasal 29 / Article 29 / 第 29 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) The examination of the proposed spatial utilization activity document as referred to in Article 27 paragraph (3) letter b shall be conducted to verify the correctness of the proposed spatial utilization activity document.
(2) The examination of the proposed spatial utilization activity document as referred to in paragraph (1) shall be conducted no later than 5 (five) Days from the receipt of the registration as referred to in Article 28 paragraph (1).
(3) Based on the examination results as referred to in paragraph (2), if the proposed spatial utilization activity document is declared correct, the application shall proceed to the issuance stage of the KKPR approval as referred to in Article 27 paragraph (3) letter c.
(4) If based on the examination results as referred to in paragraph (1) the proposed spatial utilization activity document is declared incorrect, the application for KKPR approval shall be declared rejected with the reasons for rejection and notified to the Business Actor through the OSS System.
(5) The examination as referred to in paragraph (1) shall be conducted by the Head of the OSS Institution.
(1) Pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) huruf b dilakukan untuk memeriksa kebenaran dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang.
(2) Pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan paling lama 5 (lima) Hari sejak diterimanya pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1).
(3) Berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang dinyatakan benar, permohonan dilanjutkan ke tahapan penerbitan persetujuan KKPR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) huruf c.
(4) Jika berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang dinyatakan tidak benar, permohonan persetujuan KKPR dinyatakan ditolak disertai dengan alasan penolakan dan diberitahukan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.
(5) Pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh kepala Lembaga OSS.
(1) 对第27条第(3)款b项所述的空间利用活动提案文件的审查,旨在核实空间利用活动提案文件的正确性。
(2) 对第(1)款所述的空间利用活动提案文件的审查,应自收到第28条第(1)款所述的注册之日起,最迟在5(五)天内进行。
(3) 根据第(2)款所述的审查结果,如果空间利用活动提案文件被宣布正确,申请应进入第27条第(3)款c项所述的空间利用活动符合性批准书(KKPR)的签发阶段。
(4) 如果根据第(1)款所述的审查结果,空间利用活动提案文件被宣布不正确,则应宣布拒绝空间利用活动符合性批准书(KKPR)的申请,并附上拒绝理由,通过在线单一提交系统(OSS系统)通知业务行为人。
(5) 第(1)款所述的审查应由在线单一提交系统(OSS)机构负责人进行。

Pasal 30 / Article 30 / 第 30 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) If the business and/or activity location is in an area as referred to in Article 27 paragraph (2) letter a and has been designated by the Central Government and Regional Government according to their respective authorities, the area manager shall submit the area master plan to the Head of the OSS Institution.
(2) The Head of the OSS Institution shall input the area master plan as referred to in paragraph (1) into the OSS System as the basis for issuing the KKPR as referred to in Article 27 paragraph (1).
(1) Apabila lokasi usaha dan/atau kegiatan berada di kawasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (2) huruf a dan telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing, pengelola kawasan menyampaikan rencana induk kawasan kepada kepala Lembaga OSS.
(2) Kepala Lembaga OSS memasukkan rencana induk kawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ke dalam Sistem OSS sebagai dasar penerbitan KKPR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1).
(1) 如果业务和/或活动地点位于第27条第(2)款a项所述的区域内,并已由中央政府和地方政府根据各自的权限指定,则区域管理者应向在线单一提交系统(OSS)机构负责人提交区域总体规划。
(2) 在线单一提交系统(OSS)机构负责人应将第(1)款所述的区域总体规划输入在线单一提交系统(OSS系统),作为签发第27条第(1)款所述的空间利用活动符合性批准书(KKPR)的依据。

Pasal 31 / Article 31 / 第 31 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
The issuance of the KKPR approval as referred to in Article 27 paragraph (3) letter c shall be conducted by the Head of the OSS Institution through the OSS System. Penerbitan persetujuan KKPR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) huruf c dilakukan oleh kepala Lembaga OSS melalui Sistem OSS. 第27条第(3)款c项所述的空间利用活动符合性批准书(KKPR)的签发,应由在线单一提交系统(OSS)机构负责人通过在线单一提交系统(OSS系统)进行。

Pasal 32 / Article 32 / 第 32 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
If the Business Actor is a micro-enterprise and the business risk is low, the KKPR for the business location shall be issued through the OSS System in the form of a self-declaration from the Business Actor. Jika Pelaku Usaha merupakan usaha mikro dan Risiko usaha rendah, KKPR atas lokasi usaha diterbitkan melalui Sistem OSS berupa pernyataan mandiri dari Pelaku Usaha. 如果业务行为人是微型企业且业务风险低,则营业地点的空间利用活动符合性批准书(KKPR)应通过在线单一提交系统(OSS系统)以业务行为人自我声明的形式签发。

Pasal 33 / Article 33 / 第 33 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) In the event that the self-declaration from the Business Actor as referred to in Article 32 has been issued, the OSS System shall forward the self-declaration data to the minister/head of the agency responsible for government affairs in the field of agrarian and spatial planning and government duties in the field of land, the governor, regent, or mayor according to the location of the KKPR issuance.
(2) The minister/head of the agency responsible for government affairs in the field of agrarian and spatial planning and government duties in the field of land, the governor, regent, or mayor according to their respective authorities, shall assess the conformity of the spatial utilization with the business and/or activity as stated in the self-declaration with the RTR within a period of no later than 10 (ten) Days.
(3) In the event that based on the assessment results as referred to in paragraph (2) a non-conformity is found between the business and/or activity and the RTR, the minister/head of the agency responsible for government affairs in the field of agrarian and spatial planning and government duties in the field of land, the governor, regent, or mayor shall:
a. submit a statement of non-conformity with the RTR through the OSS System; and
b. provide guidance to the Business Actor.
(1) Dalam hal pernyataan mandiri dari Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 telah diterbitkan, Sistem OSS mengalirkan data pernyataan mandiri kepada menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agraria dan tata ruang serta tugas pemerintahan di bidang pertanahan, gubernur, bupati, atau wali kota sesuai dengan lokasi penerbitan KKPR.
(2) Menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agraria dan tata ruang serta tugas pemerintahan di bidang pertanahan, gubernur, bupati, atau wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melakukan penilaian kesesuaian pemanfaatan ruang dengan usaha dan/atau kegiatan sebagaimana termuat dalam pernyataan mandiri dengan RTR dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) Hari.
(3) Dalam hal berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditemukan ketidaksesuaian antara usaha dan/atau kegiatan dengan RTR, menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agraria dan tata ruang serta tugas pemerintahan di bidang pertanahan, gubernur, bupati, atau wali kota:
a. menyampaikan surat keterangan ketidaksesuaian RTR melalui Sistem OSS; dan
b. melakukan pembinaan kepada Pelaku Usaha.
(1) 如果第32条所述的业务行为人的自我声明已经签发,在线单一提交系统(OSS系统)应将自我声明数据转发给负责土地和空间规划领域政府事务以及土地领域政府职责的部长/机构负责人、省长、县长或市长,根据空间利用活动符合性批准书(KKPR)的签发地点。
(2) 负责土地和空间规划领域政府事务以及土地领域政府职责的部长/机构负责人、省长、县长或市长,根据各自的权限,应在最迟10(十)天内评估自我声明中所述的空间利用与业务和/或活动是否符合空间规划(RTR)。
(3) 如果根据第(2)款所述的评估结果,发现业务和/或活动与空间规划(RTR)不符,负责土地和空间规划领域政府事务以及土地领域政府职责的部长/机构负责人、省长、县长或市长应:
a. 通过在线单一提交系统(OSS系统)提交一份与空间规划(RTR)不符的声明;以及
b. 向业务行为人提供指导。

Pasal 34 / Article 34 / 第 34 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) If a Detailed Spatial Plan (RDTR) that has been integrated with the OSS System is available, the provisions as referred to in Article 17 shall apply mutatis mutandis to the issuance of KKPR confirmation on small islands with an area below 100 km² (one hundred square kilometers).
(2) If a Spatial Plan (RTR) other than an RDTR is available and contains zoning regulations related to spatial utilization on small islands with an area below 100 km² (one hundred square kilometers), the provisions as referred to in Article 18 to Article 25 shall apply mutatis mutandis to the issuance of KKPR approval on small islands with an area below 100 km² (one hundred square kilometers).
(3) The RTR that contains zoning regulations related to spatial utilization as referred to in paragraph (2) must meet the technical standards for spatial utilization established by the minister responsible for government affairs in the field of marine affairs and fisheries.
(4) The provisions as referred to in paragraph (1), paragraph (2), and paragraph (3) shall apply mutatis mutandis to spatial utilization on small islands with an area of 0 (zero) to 2,000 km² (two thousand square kilometers) by Foreign Investment in the form of a limited liability company.
(1) Apabila telah tersedia RDTR yang telah terintegrasi dengan Sistem OSS, ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 berlaku secara mutatis mutandis untuk penerbitan konfirmasi KKPR di pulau-pulau kecil dengan luas di bawah 100 km² (seratus kilometer persegi).
(2) Apabila RTR selain RDTR telah tersedia dan telah memuat pengaturan zonasi terkait pemanfaatan ruang di pulau-pulau kecil dengan luas di bawah 100 km² (seratus kilometer persegi), ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 sampai dengan Pasal 25 berlaku secara mutatis mutandis untuk penerbitan persetujuan KKPR di pulau-pulau kecil dengan luas di bawah 100 km² (seratus kilometer persegi).
(3) RTR yang telah memuat pengaturan zonasi terkait pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus memenuhi standar teknis pemanfaatan ruang yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan.
(4) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) berlaku secara mutatis mutandis terhadap pemanfaatan ruang di pulau-pulau kecil dengan luas 0 (nol) sampai dengan 2.000 km² (dua ribu kilometer persegi) oleh Penanaman Modal Asing dalam bentuk perseroan terbatas.
(1) 如果已与在线单一提交系统(OSS系统)集成的详细空间规划(RDTR)可用,则第17条所述的规定经必要修正后,适用于在面积小于100平方公里(一百平方公里)的小岛上签发空间利用活动符合性批准书(KKPR)确认。
(2) 如果除详细空间规划(RDTR)外的空间规划(RTR)可用,并包含与面积小于100平方公里(一百平方公里)的小岛上的空间利用相关的分区规定,则第18条至第25条所述的规定经必要修正后,适用于在面积小于100平方公里(一百平方公里)的小岛上签发空间利用活动符合性批准书(KKPR)。
(3) 第(2)款所述的包含与空间利用相关的分区规定的空间规划(RTR)必须符合负责海洋和渔业领域政府事务的部长制定的空间利用技术标准。
(4) 第(1)款、第(2)款和第(3)款所述的规定经必要修正后,适用于外国投资以有限责任公司形式在面积为0(零)至2,000平方公里(二千平方公里)的小岛上的空间利用。

Pasal 35 / Article 35 / 第 35 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) If:
a. a Detailed Spatial Plan (RDTR) is not yet available;
b. an RDTR is available but not yet integrated with the OSS System;
c. the Spatial Plan (RTR) does not yet contain zoning regulations related to spatial utilization on small islands with an area below 100 km² (one hundred square kilometers); or
d. it does not fall under the certain conditions as referred to in Article 27,
the issuance of KKPR approval on small islands with an area below 100 km² (one hundred square kilometers) must first obtain a recommendation for the utilization of small islands with an area below 100 km² (one hundred square kilometers) from the minister responsible for government affairs in the field of marine affairs and fisheries.
(2) The recommendation for the utilization of small islands with an area below 100 km² (one hundred square kilometers) as referred to in paragraph (1) shall be given based on an administrative and technical assessment no later than 14 (fourteen) Days from the complete receipt of the proposed spatial utilization activity document as referred to in Article 19 paragraph (1).
(3) If based on the administrative and technical assessment as referred to in paragraph (2) the application submitted by the Business Actor does not meet the requirements, the recommendation application shall be declared rejected with the reasons for rejection.
(4) If the recommendation application is declared rejected as referred to in paragraph (3), the application for KKPR approval on small islands with an area below 100 km² (one hundred square kilometers) shall be declared rejected with the reasons for rejection.
(5) If based on the administrative and technical assessment as referred to in paragraph (2) the application submitted by the Business Actor meets the requirements, the recommendation shall be issued.
(6) If the recommendation is issued as referred to in paragraph (5), the OSS System shall issue:
a. an automatic payment order for Non-Tax State Revenue (PNBP) for the recommendation issuance service; and
b. an automatic payment order for PNBP for the KKPR approval application service,
in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of non-tax state revenue.
(7) The Business Actor shall make the PNBP payment as referred to in paragraph (6) no later than 7 (seven) calendar days from the issuance of the PNBP payment order.
(8) If the period as referred to in paragraph (7) is exceeded, the PNBP payment order shall become invalid and:
a. the recommendation shall be declared invalid; and
b. the application for KKPR approval shall be deemed withdrawn.
(9) The examination and assessment of the proposed spatial utilization activity document for the issuance of the KKPR shall be conducted after the Business Actor has made the PNBP payment.
(10) The provisions concerning the examination and assessment of the proposed spatial utilization activity document and the issuance of KKPR approval as referred to in Article 20 to Article 25 shall apply mutatis mutandis to the issuance of KKPR approval on small islands with an area below 100 km² (one hundred square kilometers).
(1) Apabila:
a. belum tersedia RDTR;
b. telah tersedia RDTR namun belum terintegrasi dengan Sistem OSS;
c. RTR belum memuat pengaturan zonasi terkait pemanfaatan ruang di pulau-pulau kecil dengan luas di bawah 100 km² (seratus kilometer persegi); atau
d. tidak termasuk dalam kondisi tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27,
penerbitan persetujuan KKPR di pulau-pulau kecil dengan luas di bawah 100 km² (seratus kilometer persegi) wajib terlebih dahulu memperoleh rekomendasi pemanfaatan pulau-pulau kecil dengan luas di bawah 100 km² (seratus kilometer persegi) dari menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan.
(2) Rekomendasi pemanfaatan pulau-pulau kecil dengan luas di bawah 100 km² (seratus kilometer persegi) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan berdasarkan penilaian secara administrasi dan teknis paling lama 14 (empat belas) Hari sejak dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) diterima secara lengkap.
(3) Apabila berdasarkan penilaian administrasi dan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (2) permohonan yang diajukan oleh Pelaku Usaha tidak memenuhi persyaratan maka permohonan rekomendasi dinyatakan ditolak disertai dengan alasan penolakan.
(4) Apabila permohonan rekomendasi dinyatakan ditolak sebagaimana dimaksud pada ayat (3), permohonan persetujuan KKPR di pulau-pulau kecil dengan luas di bawah 100 km² (seratus kilometer persegi) dinyatakan ditolak disertai dengan alasan penolakan.
(5) Apabila berdasarkan penilaian administrasi dan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (2) permohonan yang diajukan oleh Pelaku Usaha memenuhi persyaratan maka rekomendasi diterbitkan.
(6) Apabila rekomendasi diterbitkan sebagaimana dimaksud pada ayat (5), Sistem OSS menerbitkan:
a. surat perintah setor PNBP secara otomatis untuk pembayaran pelayanan penerbitan rekomendasi; dan
b. surat perintah setor PNBP secara otomatis untuk pembayaran pelayanan permohonan persetujuan KKPR,
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penerimaan negara bukan pajak.
(7) Pelaku Usaha melakukan pembayaran PNBP sebagaimana dimaksud pada ayat (6) dalam jangka waktu paling lama 7 (tujuh) hari kalender sejak diterbitkan surat perintah setor PNBP.
(8) Apabila jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (7) terlampaui, surat perintah setor PNBP menjadi tidak berlaku serta:
a. rekomendasi dinyatakan tidak berlaku; dan
b. permohonan persetujuan KKPR dinyatakan ditarik kembali.
(9) Pemeriksaan dan penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang dalam rangka penerbitan KKPR dilakukan setelah Pelaku Usaha melakukan pembayaran PNBP.
(10) Ketentuan pemeriksaan dan penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang serta penerbitan persetujuan KKPR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 sampai dengan Pasal 25 berlaku secara mutatis mutandis untuk penerbitan persetujuan KKPR di pulau-pulau kecil dengan luas di bawah 100 km² (seratus kilometer persegi).
(1) 如果:
a. 尚未提供详细空间规划(RDTR);
b. 已提供详细空间规划(RDTR),但尚未与在线单一提交系统(OSS系统)集成;
c. 空间规划(RTR)尚未包含与面积小于100平方公里(一百平方公里)的小岛上的空间利用相关的分区规定;或
d. 不属于第27条所述的特定情况,
在面积小于100平方公里(一百平方公里)的小岛上签发空间利用活动符合性批准书(KKPR)必须首先获得负责海洋和渔业领域政府事务的部长的关于利用面积小于100平方公里(一百平方公里)的小岛的建议。
(2) 第(1)款所述的关于利用面积小于100平方公里(一百平方公里)的小岛的建议,应在完全收到第19条第(1)款所述的空间利用活动提案文件后,最迟在14(十四)天内根据行政和技术评估给出。
(3) 如果根据第(2)款所述的行政和技术评估,业务行为人提交的申请不符合要求,则应宣布拒绝建议申请,并附上拒绝理由。
(4) 如果建议申请如第(3)款所述被宣布拒绝,则在面积小于100平方公里(一百平方公里)的小岛上申请空间利用活动符合性批准书(KKPR)应被宣布拒绝,并附上拒绝理由。
(5) 如果根据第(2)款所述的行政和技术评估,业务行为人提交的申请符合要求,则应签发建议。
(6) 如果建议如第(5)款所述签发,在线单一提交系统(OSS系统)应签发:
a. 建议签发服务的非税国家收入(PNBP)的自动付款单;以及
b. 空间利用活动符合性批准书(KKPR)申请服务的非税国家收入(PNBP)的自动付款单,
符合非税国家收入领域的法律法规规定。
(7) 业务行为人应自签发非税国家收入(PNBP)付款单之日起,最迟在7(七)个日历日内支付第(6)款所述的非税国家收入(PNBP)。
(8) 如果超过第(7)款所述的期限,非税国家收入(PNBP)付款单将失效,并且:
a. 建议应被宣布无效;以及
b. 空间利用活动符合性批准书(KKPR)的申请应被视为撤回。
(9) 在业务行为人支付非税国家收入(PNBP)后,应进行签发空间利用活动符合性批准书(KKPR)的空间利用活动提案文件的审查和评估。
(10) 关于审查和评估空间利用活动提案文件以及签发空间利用活动符合性批准书(KKPR)的规定,如第20条至第25条所述,经必要修正后,适用于在面积小于100平方公里(一百平方公里)的小岛上签发空间利用活动符合性批准书(KKPR)。

Pasal 36 / Article 36 / 第 36 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) If the recommendation is not issued within the period as referred to in Article 35 paragraph (2), the KKPR approval process shall proceed without the recommendation for the utilization of small islands with an area below 100 km² (one hundred square kilometers).
(2) The provisions concerning KKPR approval as referred to in paragraph (1) shall apply mutatis mutandis to the utilization of space on small islands with an area of 0 (zero) to 2,000 km² (two thousand square kilometers) by Foreign Investment in the form of a limited liability company.
(1) Apabila rekomendasi tidak diterbitkan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ayat (2), proses persetujuan KKPR dilanjutkan tanpa rekomendasi pemanfaatan pulau-pulau kecil dengan luas di bawah 100 km² (seratus kilometer persegi).
(2) Ketentuan mengenai persetujuan KKPR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku secara mutatis mutandis terhadap pemanfaatan ruang di pulau-pulau kecil dengan luas 0 (nol) sampai dengan 2.000 km² (dua ribu kilometer persegi) oleh Penanaman Modal Asing dalam bentuk perseroan terbatas.
(1) 如果未在第35条第(2)款所述的期限内签发建议,则空间利用活动符合性批准书(KKPR)的审批程序应在没有利用面积小于100平方公里(一百平方公里)的小岛的建议的情况下继续进行。
(2) 第(1)款所述的关于空间利用活动符合性批准书(KKPR)的规定,经必要修正后,适用于外国投资以有限责任公司形式在面积为0(零)至2,000平方公里(二千平方公里)的小岛上的空间利用。

Pasal 37 / Article 37 / 第 37 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) In the event that a business activity is located in a forest area, the examination of the business location in the forest area shall be conducted through:
a. approval for the use of the forest area;
b. approval of the commitment to forest utilization;
c. in-principle approval for the utilization of environmental services in nature reserves, nature conservation areas, and hunting parks; and
d. approval for the release of the forest area.
(2) The authority to issue the approval as referred to in paragraph (1) shall be exercised by the minister responsible for government affairs in the field of forestry.
(3) In the event that the business activity is conducted in the KPBPB area, the authority to issue the approval as referred to in paragraph (1) shall be exercised by the head of the KPBPB Management Agency in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of free trade zones and free ports.
(1) Dalam hal kegiatan usaha yang berlokasi di kawasan hutan, pelaksanaan pemeriksaan lokasi usaha di kawasan hutan dilakukan melalui:
a. persetujuan penggunaan kawasan hutan;
b. persetujuan komitmen pemanfaatan hutan;
c. persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru; dan
d. persetujuan pelepasan kawasan hutan.
(2) Kewenangan penerbitan persetujuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan.
(3) Dalam hal kegiatan usaha dilakukan di wilayah KPBPB, kewenangan penerbitan persetujuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh kepala Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.
(1) 如果商业活动位于森林区域,则对森林区域内的商业地点的审查应通过以下方式进行:
a. 批准使用森林区域;
b. 批准森林利用承诺;
c. 原则上批准在自然保护区、自然保护区和狩猎公园利用环境服务;以及
d. 批准释放森林区域。
(2) 签发第(1)款所述批准的权力应由负责林业领域政府事务的部长行使。
(3) 如果商业活动在自由贸易区和自由港(KPBPB)区域内进行,则签发第(1)款所述批准的权力应由自由贸易区和自由港(KPBPB)管理机构负责人根据自由贸易区和自由港领域的法律法规规定行使。

Pasal 38 / Article 38 / 第 38 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) Approval for the use of a forest area as referred to in Article 37 paragraph (1) letter a shall be granted for business activities that:
a. are carried out in the context of business activities outside the forestry sector; and
b. are located within production forest areas or protected forest areas.
(2) The approval for the use of a forest area as referred to in paragraph (1) shall be carried out through the following stages:
a. registration;
b. review of the conformity of documents and requirements; and
c. review and issuance of the approval for the use of the forest area.
(1) Persetujuan penggunaan kawasan hutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 ayat (1) huruf a diberikan untuk kegiatan usaha yang:
a. dilaksanakan dalam rangka kegiatan usaha di luar sektor kehutanan; dan
b. berada di dalam kawasan hutan produksi atau kawasan hutan lindung.
(2) Persetujuan penggunaan kawasan hutan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan tahapan:
a. pendaftaran;
b. penelaahan kesesuaian dokumen dan persyaratan; dan
c. penelaahan dan penerbitan persetujuan penggunaan kawasan hutan.
(1) 第37条第(1)款a项所述的批准使用森林区域应授予以下商业活动:
a. 在林业部门以外的商业活动范围内进行;以及
b. 位于生产林区或保护林区内。
(2) 第(1)款所述的批准使用森林区域应通过以下阶段进行:
a. 注册;
b. 审查文件和要求的符合性;以及
c. 审查和签发批准使用森林区域。

Pasal 39 / Article 39 / 第 39 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
Registration as referred to in Article 38 paragraph (2) letter a shall be submitted by the Business Actor through the OSS System by completing the following requirements:
a. administrative; and
b. technical.
Pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 ayat (2) huruf a diajukan oleh Pelaku Usaha melalui Sistem OSS dengan melengkapi persyaratan:
a. administrasi; dan
b. teknis.
第38条第(2)款a项所述的注册应由业务行为人通过在线单一提交系统(OSS系统)提交,并完成以下要求:
a. 行政;以及
b. 技术。

Pasal 40 / Article 40 / 第 40 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) If the registration requirements as referred to in Article 39 are complete, the minister responsible for government affairs in the field of forestry shall review the conformity of the documents and requirements no later than 5 (five) Days from the receipt of the application for approval of the use of the forest area.
(2) In the event that based on the review of the conformity of the documents and requirements as referred to in paragraph (1) the application document for approval of the use of the forest area still needs to be corrected, the application for approval of the use of the forest area shall be returned to the Business Actor accompanied by correction notes through the OSS System.
(3) The Business Actor shall correct the application for approval of the use of the forest area within a period of no later than 5 (five) Days from the receipt of the correction notes as referred to in paragraph (2).
(4) The minister responsible for government affairs in the field of forestry shall conduct a re-review of the conformity of the documents and requirements no later than 3 (three) Days from the receipt of the corrected approval for the use of the forest area as referred to in paragraph (3).
(5) If based on the results of the re-review of the conformity of the documents and requirements as referred to in paragraph (4) the application document for approval of the use of the forest area is declared to still need correction, the application document for approval of the use of the forest area shall be returned to the Business Actor accompanied by correction notes and notified through the OSS System.
(6) The Business Actor shall re-correct the application document for approval of the use of the forest area within a period of no later than 3 (three) Days from the receipt of the correction notes as referred to in paragraph (5).
(7) The minister responsible for government affairs in the field of forestry shall conduct a second re-review of the conformity of the documents and requirements no later than 2 (two) Days from the receipt of the re-corrected approval for the use of the forest area as referred to in paragraph (6).
(8) In the event that based on the review of the conformity of the documents and requirements as referred to in paragraph (1), or the re-review of the documents and requirements as referred to in paragraph (4) or paragraph (7), the application document for approval of the use of the forest area is declared to have met the conformity of the documents and requirements, the application shall proceed to the review and issuance stage of the approval for the use of the forest area as referred to in Article 38 paragraph (2) letter c.
(9) In the event that based on the review of the conformity of the documents and requirements as referred to in paragraph (7) the application document for approval of the use of the forest area is declared not to meet the conformity of the documents and requirements, the application shall be rejected with the reasons for rejection through the OSS System and notified to the Business Actor through the OSS System.
(1) Jika persyaratan pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39 telah lengkap, menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan melakukan penelaahan kesesuaian dokumen dan persyaratan paling lama 5 (lima) Hari sejak diterimanya permohonan persetujuan penggunaan kawasan hutan.
(2) Dalam hal berdasarkan penelaahan kesesuaian dokumen dan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dokumen permohonan persetujuan penggunaan kawasan hutan masih perlu diperbaiki, permohonan persetujuan penggunaan kawasan hutan disampaikan kembali kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan melalui Sistem OSS.
(3) Pelaku Usaha melakukan perbaikan permohonan persetujuan penggunaan kawasan hutan dalam jangka waktu paling lama 5 (lima) Hari sejak diterimanya catatan perbaikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2).
(4) Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan melakukan penelaahan ulang kesesuaian dokumen dan persyaratan paling lama 3 (tiga) Hari sejak diterimanya perbaikan persetujuan penggunaan kawasan hutan sebagaimana dimaksud pada ayat (3).
(5) Apabila berdasarkan hasil penelaahan ulang kesesuaian dokumen dan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dokumen permohonan persetujuan penggunaan kawasan hutan dinyatakan masih perlu diperbaiki, dokumen permohonan persetujuan penggunaan kawasan hutan dikembalikan kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan dan diberitahukan melalui Sistem OSS.
(6) Pelaku Usaha melakukan perbaikan kembali dokumen permohonan persetujuan penggunaan kawasan hutan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) Hari sejak diterimanya catatan perbaikan sebagaimana dimaksud pada ayat (5).
(7) Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan melakukan penelaahan ulang kesesuaian dokumen dan persyaratan paling lama 2 (dua) Hari sejak diterimanya perbaikan kembali persetujuan penggunaan kawasan hutan sebagaimana dimaksud pada ayat (6).
(8) Dalam hal berdasarkan penelaahan kesesuaian dokumen dan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), atau penelaahan ulang dokumen dan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) atau ayat (7), dokumen permohonan persetujuan penggunaan kawasan hutan dinyatakan telah memenuhi kesesuaian dokumen dan persyaratan, permohonan dilanjutkan ke tahapan penelaahan dan penerbitan persetujuan penggunaan kawasan hutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 ayat (2) huruf c.
(9) Dalam hal berdasarkan penelaahan kesesuaian dokumen dan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (7) dokumen permohonan persetujuan penggunaan kawasan hutan dinyatakan tidak memenuhi kesesuaian dokumen dan persyaratan, permohonan ditolak disertai dengan alasan penolakan melalui Sistem OSS dan diberitahukan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.
(1) 如果第39条所述的注册要求完整,负责林业领域政府事务的部长应在收到批准使用森林区域的申请后,最迟在5(五)天内审查文件和要求的符合性。
(2) 如果根据第(1)款所述的文件和要求符合性审查,批准使用森林区域的申请文件仍需更正,则应将批准使用森林区域的申请退还给业务行为人,并附上通过在线单一提交系统(OSS系统)的更正说明。
(3) 业务行为人应在收到第(2)款所述的更正说明后,最迟在5(五)天内更正批准使用森林区域的申请。
(4) 负责林业领域政府事务的部长应在收到第(3)款所述的更正后的批准使用森林区域后,最迟在3(三)天内对文件和要求的符合性进行重新审查。
(5) 如果根据第(4)款所述的文件和要求符合性重新审查结果,批准使用森林区域的申请文件被宣布仍需更正,则应将批准使用森林区域的申请文件退还给业务行为人,并附上更正说明,通过在线单一提交系统(OSS系统)通知。
(6) 业务行为人应在收到第(5)款所述的更正说明后,最迟在3(三)天内重新更正批准使用森林区域的申请文件。
(7) 负责林业领域政府事务的部长应在收到第(6)款所述的重新更正后的批准使用森林区域后,最迟在2(二)天内对文件和要求的符合性进行第二次重新审查。
(8) 如果根据第(1)款所述的文件和要求符合性审查,或第(4)款或第(7)款所述的文件和要求重新审查,批准使用森林区域的申请文件被宣布已符合文件和要求的符合性,则申请应进入第38条第(2)款c项所述的审查和签发批准使用森林区域的阶段。
(9) 如果根据第(7)款所述的文件和要求符合性审查,批准使用森林区域的申请文件被宣布不符合文件和要求的符合性,则应通过在线单一提交系统(OSS系统)拒绝申请,并附上拒绝理由,并通过在线单一提交系统(OSS系统)通知业务行为人。

Pasal 41 / Article 41 / 第 41 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) The review and issuance of the approval for the use of the forest area as referred to in Article 38 paragraph (2) letter c shall be conducted no later than 47 (forty-seven) Days from the date the application document for approval of the use of the forest area is declared to have met the conformity of the documents and requirements as referred to in Article 40 paragraph (8) by the ministry responsible for government affairs in the field of forestry.
(2) In the event that based on the review as referred to in paragraph (1) the application does not meet the provisions of laws and regulations in the field of forestry, the minister responsible for government affairs in the field of forestry shall submit a notification of rejection of the application for approval of the use of the forest area with the reasons for rejection to the OSS System.
(3) In the event that based on the review as referred to in paragraph (1) the application meets the provisions of laws and regulations in the field of forestry, the minister responsible for government affairs in the field of forestry shall submit a notification in the form of a decision on the approval of the use of the forest area and an attached map to the OSS System.
(1) Penelaahan dan penerbitan persetujuan penggunaan kawasan hutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 ayat (2) huruf c dilakukan paling lama 47 (empat puluh tujuh) Hari sejak dokumen permohonan persetujuan penggunaan kawasan hutan dinyatakan telah memenuhi kesesuaian dokumen dan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 40 ayat (8) oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan.
(2) Dalam hal berdasarkan penelaahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) permohonan tidak memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kehutanan, menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan menyampaikan notifikasi penolakan permohonan persetujuan penggunaan kawasan hutan disertai alasan penolakan ke Sistem OSS.
(3) Dalam hal berdasarkan penelaahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) permohonan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kehutanan, menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan menyampaikan notifikasi berupa keputusan persetujuan penggunaan kawasan hutan dan peta lampiran ke Sistem OSS.
(1) 第38条第(2)款c项所述的审查和签发批准使用森林区域的程序,应自负责林业领域政府事务的部委宣布批准使用森林区域的申请文件已符合第40条第(8)款所述的文件和要求符合性之日起,最迟在47(四十七)天内进行。
(2) 如果根据第(1)款所述的审查,申请不符合林业领域的法律法规规定,负责林业领域政府事务的部长应向在线单一提交系统(OSS系统)提交拒绝批准使用森林区域的申请的通知,并附上拒绝理由。
(3) 如果根据第(1)款所述的审查,申请符合林业领域的法律法规规定,负责林业领域政府事务的部长应向在线单一提交系统(OSS系统)提交一份通知,形式为批准使用森林区域的决定和附图。

Pasal 42 / Article 42 / 第 42 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
Further provisions concerning the procedure for approving the use of forest areas shall be regulated in laws and regulations in the field of forestry. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara persetujuan penggunaan kawasan hutan diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang kehutanan. 关于批准使用森林区域的程序的进一步规定,应在林业领域的法律法规中加以规定。

Pasal 43 / Article 43 / 第 43 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) The approval of the commitment to forest utilization as referred to in Article 37 paragraph (1) letter b is granted for forest utilization business activities in protected forest and production forest areas.
(2) The approval of the commitment to forest utilization is granted for areas of protected forest and production forest that have not been used by other Business Actors, referring to the forest utilization direction map established by the minister responsible for government affairs in the field of forestry.
(3) The approval of the commitment to forest utilization as referred to in paragraph (1) is carried out through the following stages:
a. registration;
b. administrative verification;
c. technical review; and
d. issuance of the approval of the commitment to forest utilization.
(1) Persetujuan komitmen pemanfaatan hutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 ayat (1) huruf b diberikan untuk kegiatan usaha pemanfaatan hutan pada kawasan hutan lindung dan hutan produksi.
(2) Persetujuan komitmen pemanfaatan hutan diberikan pada areal kawasan hutan lindung dan hutan produksi yang belum digunakan oleh Pelaku Usaha lain mengacu pada peta arahan pemanfaatan hutan yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan.
(3) Persetujuan komitmen pemanfaatan hutan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan tahapan:
a. pendaftaran;
b. verifikasi administrasi;
c. telaahan teknis; dan
d. penerbitan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan.
(1) 第37条第(1)款b项所述的批准森林利用承诺,授予在保护林和生产林区的森林利用商业活动。
(2) 批准森林利用承诺,授予尚未被其他业务行为人使用的保护林和生产林区,参考负责林业领域政府事务的部长制定的森林利用方向图。
(3) 第(1)款所述的批准森林利用承诺,通过以下阶段进行:
a. 注册;
b. 行政核查;
c. 技术审查;以及
d. 签发批准森林利用承诺。

Pasal 44 / Article 44 / 第 44 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) The registration of an application for approval of a forest utilization commitment as referred to in Article 43 paragraph (3) letter a is submitted through the OSS System, accompanied by the required application documents, which include:
a. a statement of commitment; and
b. technical requirements.
(2) The statement of commitment as referred to in paragraph (1) letter a includes:
a. the creation of minutes of the results of creating the geographical coordinates of the boundaries of the requested area;
b. the preparation of environmental documents; and
c. the settlement of forest utilization business license fees.
(3) The technical requirements as referred to in paragraph (1) letter b include:
a. an application letter;
b. an application map accompanied by a digital file in shapefile (shp) format;
c. a technical proposal;
d. an integrity pact; and
e. technical considerations or technical recommendations and a map of technical considerations from the governor to the minister responsible for government affairs in the field of forestry.
(4) In the event that the technical considerations or technical recommendations from the governor as referred to in paragraph (3) letter e are not issued within a period of at most 10 (ten) Days from the receipt of the application, the OSS Institution shall process the application for approval of the forest utilization commitment.
(5) Further provisions regarding the registration of applications for approval of forest utilization commitments, statements of commitment, and technical requirements as referred to in paragraphs (1) to (3) shall be regulated in a regulation of the minister responsible for government affairs in the field of forestry.
(1) Pendaftaran permohonan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 43 ayat (3) huruf a diajukan melalui Sistem OSS yang dilengkapi dengan dokumen persyaratan permohonan yang meliputi:
a. pernyataan komitmen; dan
b. persyaratan teknis.
(2) Pernyataan komitmen sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a meliputi:
a. pembuatan berita acara hasil pembuatan koordinat geografis batas areal yang dimohon;
b. penyusunan dokumen lingkungan; dan
c. pelunasan iuran PB pemanfaatan hutan.
(3) Persyaratan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b meliputi:
a. surat permohonan;
b. peta permohonan dan disertai dengan berkas digital dalam format shape file (shp);
c. proposal teknis;
d. pakta integritas; dan
e. pertimbangan teknis atau rekomendasi teknis dan peta pertimbangan teknis dari gubernur kepada menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan.
(4) Dalam hal pertimbangan teknis atau rekomendasi teknis dari gubernur sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf e tidak diterbitkan dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) Hari sejak diterima permohonan, Lembaga OSS memproses permohonan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan.
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai pendaftaran permohonan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan, pernyataan komitmen, dan persyaratan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sampai dengan ayat (3) diatur dalam peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan.
(1) 第43条第(3)款a项所述的申请批准森林利用承诺的注册,通过在线单一提交系统(OSS系统)提交,并附上所需的申请文件,其中包括:
a. 承诺声明;以及
b. 技术要求。
(2) 第(1)款a项所述的承诺声明包括:
a. 制作关于创建所申请区域边界地理坐标结果的会议记录;
b. 准备环境文件;以及
c. 结清森林利用营业执照费用。
(3) 第(1)款b项所述的技术要求包括:
a. 申请信;
b. 附有shapefile(shp)格式数字文件的申请地图;
c. 技术提案;
d. 廉正协议;以及
e. 从省长到负责林业领域政府事务的部长的技术考虑或技术建议以及技术考虑地图。
(4) 如果第(3)款e项所述的省长的技术考虑或技术建议未在收到申请后最多10(十)天内签发,在线单一提交系统(OSS)机构应处理批准森林利用承诺的申请。
(5) 关于申请批准森林利用承诺的注册、承诺声明和第(1)至(3)款所述的技术要求的进一步规定,应在负责林业领域政府事务的部长的规定中加以规定。

Pasal 45 / Article 45 / 第 45 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) The minister responsible for government affairs in the field of forestry shall conduct administrative verification as referred to in Article 43 paragraph (3) letter b no later than 7 (seven) Days from the receipt of the application for approval of the forest utilization commitment through the OSS System.
(2) The results of the administrative verification as referred to in paragraph (1) are:
a. the application does not meet the completeness of requirements in accordance with the provisions of laws and regulations; or
b. the application has met the completeness of requirements in accordance with the provisions of laws and regulations.
(1) Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan melakukan verifikasi administrasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 43 ayat (3) huruf b paling lama 7 (tujuh) Hari sejak diterimanya permohonan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan melalui Sistem OSS.
(2) Hasil verifikasi administrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa:
a. permohonan tidak memenuhi kelengkapan persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; atau
b. permohonan telah memenuhi kelengkapan persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(1) 负责林业领域政府事务的部长应在通过在线单一提交系统(OSS系统)收到批准森林利用承诺的申请后,最迟在7(七)天内进行第43条第(3)款b项所述的行政核查。
(2) 第(1)款所述的行政核查结果为:
a. 申请不符合法律法规规定的完整性要求;或
b. 申请已符合法律法规规定的完整性要求。

Pasal 46 / Article 46 / 第 46 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) If the application does not meet the completeness of requirements in accordance with the provisions of laws and regulations as referred to in Article 45 paragraph (2) letter a, the application for approval of the forest utilization commitment shall be declared rejected with the reasons for rejection.
(2) If the application is declared to have met the completeness of requirements as referred to in Article 45 paragraph (2) letter b, the minister responsible for government affairs in the field of forestry shall conduct a technical review as referred to in Article 43 paragraph (3) letter c no later than 25 (twenty-five) Days.
(3) Based on the results of the technical review as referred to in paragraph (2), if the document is declared to have met the requirements, the application for approval of the forest utilization commitment shall proceed to the issuance stage of the approval of the forest utilization commitment as referred to in Article 43 paragraph (3) letter d.
(1) Apabila permohonan tidak memenuhi kelengkapan persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (2) huruf a, permohonan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan dinyatakan ditolak disertai dengan alasan penolakan.
(2) Apabila permohonan dinyatakan telah memenuhi kelengkapan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (2) huruf b, menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan melakukan telaahan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 43 ayat (3) huruf c paling lama 25 (dua puluh lima) Hari.
(3) Berdasarkan hasil telaahan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dokumen dinyatakan telah memenuhi persyaratan, permohonan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan dilanjutkan ke tahapan penerbitan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 43 ayat (3) huruf d.
(1) 如果申请不符合第45条第(2)款a项所述的法律法规规定的完整性要求,则应宣布拒绝批准森林利用承诺的申请,并附上拒绝理由。
(2) 如果申请被宣布已符合第45条第(2)款b项所述的完整性要求,负责林业领域政府事务的部长应在最迟25(二十五)天内进行第43条第(3)款c项所述的技术审查。
(3) 根据第(2)款所述的技术审查结果,如果文件被宣布已符合要求,则批准森林利用承诺的申请应进入第43条第(3)款d项所述的签发批准森林利用承诺的阶段。

Pasal 47 / Article 47 / 第 47 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) If based on the technical review as referred to in Article 46 paragraph (2) the application document for approval of the forest utilization commitment still needs to be corrected, the application for approval of the forest utilization commitment shall be returned to the Business Actor accompanied by correction notes through the OSS System.
(2) The correction as referred to in paragraph (1) shall be given at most 2 (two) consecutive times with a period of at most 10 (ten) Days each from the return of the application to the Business Actor.
(3) If the Business Actor does not submit the correction within the period as referred to in paragraph (2) or based on the results of the technical review as referred to in Article 46 paragraph (2) the application is declared not to meet the requirements, the application for approval of the forest utilization commitment shall be rejected with the reasons for rejection through the OSS System.
(4) The rejection of the approval of the forest utilization commitment shall be notified by the minister responsible for government affairs in the field of forestry no later than 5 (five) Days from the date the Business Actor fails to submit the correction or the document is declared not to meet the requirements as referred to in paragraph (3).
(1) Apabila berdasarkan telaahan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46 ayat (2) dokumen permohonan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan masih perlu diperbaiki, permohonan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan disampaikan kembali kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan melalui Sistem OSS.
(2) Perbaikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan paling banyak 2 (dua) kali secara berturut-turut dengan jangka waktu masing-masing paling lama 10 (sepuluh) Hari sejak permohonan disampaikan kembali kepada Pelaku Usaha.
(3) Apabila Pelaku Usaha tidak menyampaikan perbaikan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2) atau berdasarkan hasil telaahan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46 ayat (2) permohonan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan, permohonan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan ditolak disertai dengan alasan penolakan melalui Sistem OSS.
(4) Penolakan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan diberitahukan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan paling lama 5 (lima) Hari sejak Pelaku Usaha tidak menyampaikan perbaikan atau dokumen dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (3).
(1) 如果根据第46条第(2)款所述的技术审查,批准森林利用承诺的申请文件仍需更正,则应将批准森林利用承诺的申请退还给业务行为人,并附上通过在线单一提交系统(OSS系统)的更正说明。
(2) 第(1)款所述的更正应连续进行最多2(二)次,每次期限自申请退还给业务行为人之日起最多10(十)天。
(3) 如果业务行为人未在第(2)款所述的期限内提交更正,或根据第46条第(2)款所述的技术审查结果,申请被宣布不符合要求,则应通过在线单一提交系统(OSS系统)拒绝批准森林利用承诺的申请,并附上拒绝理由。
(4) 拒绝批准森林利用承诺的通知,应由负责林业领域政府事务的部长在业务行为人未提交更正或文件被宣布不符合第(3)款所述要求之日起,最迟在5(五)天内发出。

Pasal 48 / Article 48 / 第 48 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
The issuance of the approval of the commitment to forest utilization shall be carried out by the minister responsible for government affairs in the field of forestry no later than 5 (five) Days from the date the document is declared to have met the requirements as referred to in Article 46 paragraph (2). Penerbitan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan dilakukan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan paling lama 5 (lima) Hari sejak dokumen dinyatakan telah memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46 ayat (2). 批准森林利用承诺的签发,应由负责林业领域政府事务的部长在文件被宣布已符合第46条第(2)款所述要求之日起,最迟在5(五)天内进行。

Pasal 49 / Article 49 / 第 49 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
Further provisions concerning the procedures for registration, administrative verification, and issuance of the approval of the commitment to forest utilization shall be regulated in laws and regulations in the field of forestry. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pendaftaran, verifikasi administrasi, dan penerbitan persetujuan komitmen pemanfaatan hutan diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang kehutanan. 关于注册、行政核查和签发批准森林利用承诺的程序的进一步规定,应在林业领域的法律法规中加以规定。

Pasal 50 / Article 50 / 第 50 条

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)
(1) The in-principle approval for the utilization of environmental services in nature reserves, nature conservation areas, and hunting parks as referred to in Article 37 paragraph (1) letter c is granted for environmental service utilization activities in nature reserves, nature conservation areas, and hunting parks in accordance with the provisions of laws and regulations.
(2) The in-principle approval for the utilization of environmental services in nature reserves, nature conservation areas, and hunting parks as referred to in paragraph (1) is carried out through the following stages:
a. registration;
b. verification; and
c. issuance of the in-principle approval for the utilization of environmental services in nature reserves, nature conservation areas, and hunting parks.
(1) Persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 ayat (1) huruf c diberikan untuk kegiatan pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(2) Persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan tahapan:
a. pendaftaran;
b. verifikasi; dan
c. penerbitan persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru.
(1) 第37条第(1)款c项所述的在自然保护区、自然保护区和狩猎公园利用环境服务的原则性批准,授予在自然保护区、自然保护区和狩猎公园内符合法律法规规定的环境服务利用活动。
(2) 第(1)款所述的在自然保护区、自然保护区和狩猎公园利用环境服务的原则性批准,通过以下阶段进行:
a. 注册;
b. 核查;以及
c. 签发在自然保护区、自然保护区和狩猎公园利用环境服务的原则性批准。
Trilingual Government Regulation
English Indonesia Chinese (中文)
Article 51

(1) The registration of an application for the principle approval for the utilization of environmental services in a nature reserve area, nature conservation area, and hunting park as referred to in Article 50 paragraph (2) letter a shall be submitted through the OSS System and shall be accompanied by the required application documents which include:
a. a business activity plan;
b. technical considerations from the minister who administers government affairs in the forestry sector, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities;
c. a map of the proposed business area; and
d. an integrity pact.

(2) In addition to the requirements as referred to in paragraph (1), the Business Actor's application shall be supplemented with:
a. technical considerations from the head of the provincial agency or the head of the district/city agency in charge of water resources, in the event that the requested Business License is a Business License for the utilization of water environmental services;
b. technical considerations from the head of the provincial agency or the head of the district/city agency in charge of electricity, in the event that the requested Business License is a Business License for the utilization of water energy environmental services;
c. technical considerations from the head of the provincial agency or the head of the district/city agency in charge of tourism, in the event that the requested Business License is a Business License for the operation of nature tourism environmental service facilities and a Business License for the operation of a hunting park; and/or
d. a certificate of expertise/having attended nature tour guide training for applicants for a Business License for the provision of nature tourism services as a nature tour guide.

(3) For a Business License for the provision of nature tourism services, the application requirement documents as referred to in paragraph (1) letter c shall not be a requirement.
Pasal 51

(1) Pendaftaran permohonan persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (2) huruf a diajukan melalui Sistem OSS yang dilengkapi dengan dokumen persyaratan permohonan yang meliputi:
a. rencana kegiatan usaha;
b. pertimbangan teknis dari menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing;
c. peta usulan areal usaha; dan
d. pakta integritas.

(2) Selain persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) permohonan Pelaku Usaha dilengkapi dengan:
a. pertimbangan teknis dari kepala dinas provinsi atau kepala dinas kabupaten/kota sesuai dengan kewenangan yang membidangi sumber daya air, dalam hal PB yang dimohonkan merupakan PB pemanfaatan jasa lingkungan air;
b. pertimbangan teknis dari kepala dinas provinsi atau kepala dinas kabupaten/kota sesuai dengan kewenangan yang membidangi ketenagalistrikan, dalam hal PB yang dimohonkan merupakan PB pemanfaatan jasa lingkungan energi air;
c. pertimbangan teknis dari kepala dinas provinsi atau kepala dinas kabupaten/kota sesuai dengan kewenangan yang membidangi kepariwisataan, dalam hal PB yang dimohonkan merupakan PB pengusahaan sarana jasa lingkungan wisata alam dan PB pengusahaan taman buru; dan/atau
d. surat keterangan keahlian/pernah mengikuti pelatihan pemandu wisata alam bagi pemohon PB penyediaan jasa wisata alam pemandu wisata alam.

(3) Untuk PB penyediaan jasa wisata alam, dokumen persyaratan permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c tidak menjadi persyaratan.
第51条

(1) 申请利用自然保护区、自然保育区和狩猎公园环境服务的原则批准,如第50条第(2)款a项所述,应通过OSS系统提交,并附上包括以下内容的申请所需文件:
a. 商业活动计划;
b. 林业部长、省长或县/市长根据各自权限出具的技术考虑;
c. 拟议商业区地图;以及
d. 廉政公约。

(2) 除第(1)款规定的要求外,商业行为者的申请还应补充:
a. 如果申请的营业执照是利用水环境服务的营业执照,则需提供负责水资源的省级机构负责人或区/市级机构负责人出具的技术考虑;
b. 如果申请的营业执照是利用水电环境服务的营业执照,则需提供负责电力的省级机构负责人或区/市级机构负责人出具的技术考虑;
c. 如果申请的营业执照是经营自然旅游环境服务设施的营业执照和经营狩猎公园的营业执照,则需提供负责旅游的省级机构负责人或区/市级机构负责人出具的技术考虑;和/或
d. 申请提供自然旅游服务的营业执照的申请人,需提供专业知识证书/曾参加过自然导游培训的证明。

(3) 对于提供自然旅游服务的营业执照,第(1)款c项所述的申请要求文件不作为要求。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 52

(1) The minister who administers government affairs in the forestry sector shall verify the application for the principle approval for the utilization of environmental services in a nature reserve area, nature conservation area, and hunting park as referred to in Article 50 paragraph (2) letter b no later than 15 (fifteen) days from the receipt of the application for the principle approval for the utilization of environmental services in a nature reserve area, nature conservation area, and hunting park in the OSS System.

(2) The verification as referred to in paragraph (1) shall result in:
a. rejection;
b. revision; and
c. approval.

(3) The verification criteria as referred to in paragraph (2) shall consist of:
a. completeness of the requirements as referred to in Article 51 paragraph (1); and
b. fulfillment of technical provisions.

(4) Rejection as referred to in paragraph (2) letter a, in the event that:
a. the application does not meet the completeness of the requirements as referred to in Article 51 paragraph (1) and does not meet the technical provisions as referred to in paragraph (3) letter b; or
b. the application meets the completeness of the requirements as referred to in Article 51 paragraph (1) and does not meet the technical provisions as referred to in paragraph (3) letter b.

(5) Approval as referred to in paragraph (2) letter c, in the event that:
a. the application meets the completeness of the requirements as referred to in Article 51 paragraph (1); and
b. the application meets the technical provisions as referred to in paragraph (3) letter b.

(6) In the event that:
a. the application does not meet the completeness of the requirements as referred to in Article 51 paragraph (1); and
b. the application meets the technical provisions as referred to in paragraph (3) letter b,
the application shall be returned to the Business Actor for revision.
Pasal 52

(1) Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan melakukan verifikasi terhadap permohonan persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (2) huruf b paling lama 15 (lima belas) Hari sejak diterimanya permohonan persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru di Sistem OSS.

(2) Verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan hasil berupa:
a. penolakan;
b. perbaikan; dan
c. persetujuan.

(3) Kriteria verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terdiri atas:
a. kelengkapan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 ayat (1); dan
b. pemenuhan ketentuan teknis.

(4) Penolakan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a, dalam hal:
a. permohonan tidak memenuhi kelengkapan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 ayat (1) dan tidak memenuhi ketentuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b; atau
b. permohonan memenuhi kelengkapan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 ayat (1) dan tidak memenuhi ketentuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b.

(5) Persetujuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c, dalam hal:
a. permohonan memenuhi kelengkapan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 ayat (1); dan
b. permohonan memenuhi ketentuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b.

(6) Dalam hal:
a. permohonan tidak memenuhi kelengkapan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 ayat (1); dan
b. permohonan memenuhi ketentuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b,
permohonan dikembalikan kepada Pelaku Usaha untuk diperbaiki.
第52条

(1) 林业部长应在OSS系统中收到在自然保护区、自然保育区和狩猎公园利用环境服务的原则批准申请之日起15天内,对第50条第(2)款b项所述的申请进行核实。

(2) 第(1)款所述的核实结果为:
a. 拒绝;
b. 修改;以及
c. 批准。

(3) 第(2)款所述的核实标准包括:
a. 第51条第(1)款所述要求的完整性;以及
b. 技术规定的履行情况。

(4) 第(2)款a项所述的拒绝,在以下情况下:
a. 申请不符合第51条第(1)款所述要求的完整性,且不符合第(3)款b项所述的技术规定;或
b. 申请符合第51条第(1)款所述要求的完整性,但不符合第(3)款b项所述的技术规定。

(5) 第(2)款c项所述的批准,在以下情况下:
a. 申请符合第51条第(1)款所述要求的完整性;以及
b. 申请符合第(3)款b项所述的技术规定。

(6) 在以下情况下:
a. 申请不符合第51条第(1)款所述要求的完整性;以及
b. 申请符合第(3)款b项所述的技术规定,
申请应退还给商业行为者进行修改。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 53

(1) In the event that based on the verification results as referred to in Article 52 the application is declared not in accordance with the provisions of the laws and regulations, the application for the principle approval for the utilization of environmental services in a nature reserve area, nature conservation area, and hunting park shall be declared rejected along with the reasons for rejection.

(2) The notification of the rejection of the principle approval for the utilization of environmental services in a nature reserve area, nature conservation area, and hunting park as referred to in paragraph (1) shall be made by the minister who administers government affairs in the forestry sector no later than 2 (two) days from the date the application for the principle approval for the utilization of environmental services in a nature reserve area, nature conservation area, and hunting park is declared rejected through the OSS System.
Pasal 53

(1) Dalam hal berdasarkan hasil verifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 permohonan dinyatakan tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, permohonan persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru dinyatakan ditolak disertai dengan alasan penolakan.

(2) Penyampaian notifikasi penolakan persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan paling lama 2 (dua) Hari sejak permohonan persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru dinyatakan ditolak melalui Sistem OSS.
第53条

(1) 如果根据第52条所述的核实结果,申请被宣布不符合法律法规的规定,则在自然保护区、自然保育区和狩猎公园利用环境服务的原则批准申请应被宣布拒绝,并附上拒绝理由。

(2) 第(1)款所述的拒绝在自然保护区、自然保育区和狩猎公园利用环境服务的原则批准的通知,应由林业部长在通过OSS系统宣布拒绝申请之日起2天内作出。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 54

(1) In the event that based on the verification results as referred to in Article 52 the application is declared in accordance with the provisions of the laws and regulations, the application shall be approved and followed by the issuance of the principle approval for the utilization of environmental services in a nature reserve area, nature conservation area, and hunting park as referred to in Article 50 paragraph (2) letter c.

(2) The issuance of the principle approval for the utilization of environmental services in a nature reserve area, nature conservation area, and hunting park as referred to in paragraph (1) shall be carried out by the minister who administers government affairs in the forestry sector no later than 2 (two) days from the date the application for the principle approval for the utilization of environmental services in a nature reserve area, nature conservation area, and hunting park is declared approved through the OSS System.
Pasal 54

(1) Dalam hal berdasarkan hasil verifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 permohonan dinyatakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, permohonan disetujui dan dilanjutkan dengan penerbitan persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (2) huruf c.

(2) Penerbitan persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan paling lama 2 (dua) Hari sejak permohonan persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru dinyatakan disetujui melalui Sistem OSS.
第54条

(1) 如果根据第52条所述的核实结果,申请被宣布符合法律法规的规定,则该申请应被批准,并随后颁发第50条第(2)款c项所述的在自然保护区、自然保育区和狩猎公园利用环境服务的原则批准。

(2) 第(1)款所述的在自然保护区、自然保育区和狩猎公园利用环境服务的原则批准的颁发,应由林业部长在通过OSS系统宣布批准申请之日起2天内进行。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 55

(1) If requested to make revisions, the Business Actor shall submit the revised application within a period of no later than 10 (ten) days from the date the revision documents are returned to the Business Actor as referred to in Article 52 paragraph (6).

(2) The revision of the application as referred to in paragraph (1) shall be made a maximum of 2 (two) times.

(3) The minister who administers government affairs in the forestry sector shall conduct verification no later than 8 (eight) days from the submission of the revised documents as referred to in paragraph (1) and paragraph (2).

(4) The provisions regarding the verification procedure as referred to in Article 53 and Article 54 shall apply mutatis mutandis to the provisions for the verification of revised documents as referred to in paragraph (1) and paragraph (2).

(5) The provisions regarding verification as referred to in Article 52 to Article 54 shall apply mutatis mutandis to the provisions for the issuance of the principle approval for the utilization of environmental services in a nature reserve area, nature conservation area, and hunting park.
Pasal 55

(1) Apabila diminta melakukan perbaikan, Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan permohonan dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) Hari sejak dokumen perbaikan dikembalikan kepada Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 ayat (6).

(2) Perbaikan permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan paling banyak 2 (dua) kali perbaikan.

(3) Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan melakukan verifikasi paling lama 8 (delapan) Hari sejak penyampaian dokumen perbaikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2).

(4) Ketentuan mengenai tata cara verifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 dan Pasal 54 berlaku secara mutatis mutandis terhadap ketentuan verifikasi dokumen perbaikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2).

(5) Ketentuan mengenai verifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 sampai dengan Pasal 54 berlaku secara mutatis mutandis terhadap ketentuan penerbitan persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru.
第55条

(1) 如被要求进行修改,商业行为者应在第52条第(6)款所述的修改文件退还给商业行为者之日起10天内提交修改后的申请。

(2) 第(1)款所述的申请修改最多进行2次。

(3) 林业部长应在第(1)款和第(2)款所述的修改文件提交之日起8天内进行核实。

(4) 第53条和第54条所述的核实程序规定比照适用于第(1)款和第(2)款所述的修改文件核实规定。

(5) 第52条至第54条所述的核实规定比照适用于在自然保护区、自然保育区和狩猎公园利用环境服务的原则批准的颁发规定。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 56

Further provisions regarding the procedures for registration, verification, and issuance of the principle approval for the utilization of environmental services in a nature reserve area, nature conservation area, and hunting park shall be regulated by a regulation of the minister who administers government affairs in the forestry sector.
Pasal 56

Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pendaftaran, verifikasi, dan penerbitan persetujuan prinsip pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru diatur dengan peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan.
第56条

有关在自然保护区、自然保育区和狩猎公园利用环境服务的原则批准的登记、核实和颁发程序的进一步规定,由林业部长条例规定。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 57

(1) The approval for the release of a forest area as referred to in Article 37 paragraph (1) letter d shall be granted for business activities that:
a. are carried out in the context of development interests outside of forestry activities; and
b. are located within a production forest area that can be converted.

(2) The approval for the release of a forest area as referred to in paragraph (1) shall be carried out through the following stages:
a. registration;
b. verification of the statement of commitment and administrative and technical requirements;
c. formation of an integrated team;
d. consideration of the research results report and recommendations of the integrated team; and
e. issuance of the approval for the release of the forest area.
Pasal 57

(1) Persetujuan pelepasan kawasan hutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 ayat (1) huruf d diberikan untuk kegiatan usaha yang:
a. dilaksanakan dalam rangka kepentingan pembangunan di luar kegiatan kehutanan; dan
b. berada di dalam kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi.

(2) Persetujuan pelepasan kawasan hutan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan tahapan:
a. pendaftaran;
b. verifikasi pernyataan komitmen dan persyaratan administrasi dan teknis;
c. pembentukan tim terpadu;
d. pertimbangan laporan hasil penelitian dan rekomendasi tim terpadu; dan
e. penerbitan persetujuan pelepasan kawasan hutan.
第57条

(1) 第37条第(1)款d项所述的林区释放批准,授予以下商业活动:
a. 为林业活动以外的发展利益而进行;以及
b. 位于可转换的生产林区内。

(2) 第(1)款所述的林区释放批准应通过以下阶段进行:
a. 登记;
b. 核实承诺声明以及行政和技术要求;
c. 组建综合小组;
d. 审议研究结果报告和综合小组的建议;以及
e. 颁发林区释放批准。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 58

(1) In the event that the application for the approval of the release of a forest area is a national strategic project in a forest area, the Business Actor shall submit it to the minister who administers government affairs in the forestry sector through the OSS System.

(2) The minister who administers government affairs in the forestry sector shall follow up on the application as referred to in paragraph (1) in accordance with the provisions of the laws and regulations in the fields of forestry administration and national strategic projects.

(3) The minister who administers government affairs in the forestry sector shall convey the issuance of the approval for the release of the forest area to the Business Actor through the OSS System.
Pasal 58

(1) Dalam hal permohonan persetujuan pelepasan kawasan hutan berupa proyek strategis nasional di kawasan hutan, Pelaku Usaha mengajukan kepada menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan melalui Sistem OSS.

(2) Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan menindaklanjuti permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penyelenggaraan kehutanan dan proyek strategis nasional.

(3) Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan menyampaikan penerbitan persetujuan pelepasan kawasan hutan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.
第58条

(1) 如果林区释放批准申请是林区内的国家战略项目,商业行为者应通过OSS系统向林业部长提交。

(2) 林业部长应根据林业管理和国家战略项目领域的法律法规规定,跟进第(1)款所述的申请。

(3) 林业部长应通过OSS系统向商业行为者传达林区释放批准的颁发。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 59

The registration for the approval of the release of a forest area as referred to in Article 57 paragraph (2) letter a shall be submitted through the OSS System and shall be accompanied by the following documents:
a. a statement of commitment; and
b. administrative and technical requirements.
Pasal 59

Pendaftaran persetujuan pelepasan kawasan hutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (2) huruf a diajukan melalui Sistem OSS yang dilengkapi dengan dokumen:
a. pernyataan komitmen; dan
b. persyaratan administrasi dan teknis.
第59条

第57条第(2)款a项所述的林区释放批准登记应通过OSS系统提交,并附上以下文件:
a. 承诺声明;以及
b. 行政和技术要求。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 60

(1) If the registration documents as referred to in Article 59 are complete, the minister who administers government affairs in the forestry sector shall verify the statement of commitment and the administrative and technical requirements as referred to in Article 57 paragraph (2) letter b.

(2) The verification of the statement of commitment and the administrative and technical requirements as referred to in paragraph (1) shall be carried out to identify and sort the data on the completeness of the application requirements and to conduct a technical review.

(3) The verification of the statement of commitment and the administrative and technical requirements as referred to in paragraph (2) shall be carried out no later than 39 (thirty-nine) days.

(4) In the event that based on the verification results of the statement of commitment and the administrative and technical requirements as referred to in paragraph (3) the application for the approval of the release of the forest area does not meet the requirements, the application for the approval of the release of the forest area shall be declared rejected.

(5) In the event that based on the verification results of the statement of commitment and the administrative and technical requirements as referred to in paragraph (3) the application for the approval of the release of the forest area meets the requirements, it shall proceed to the stage of forming an integrated team as referred to in Article 57 paragraph (2) letter c.
Pasal 60

(1) Jika dokumen pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 telah lengkap, menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan melakukan verifikasi pernyataan komitmen dan persyaratan administrasi dan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (2) huruf b.

(2) Verifikasi pernyataan komitmen dan persyaratan administrasi dan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan untuk melakukan identifikasi dan pemilahan data kelengkapan persyaratan permohonan dan melakukan penelaahan teknis.

(3) Verifikasi pernyataan komitmen dan persyaratan administrasi dan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan paling lama 39 (tiga puluh sembilan) Hari.

(4) Dalam hal berdasarkan hasil verifikasi pernyataan komitmen dan persyaratan administrasi dan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3) permohonan persetujuan pelepasan kawasan hutan tidak memenuhi persyaratan, permohonan persetujuan pelepasan kawasan hutan dinyatakan ditolak.

(5) Dalam hal berdasarkan hasil verifikasi pernyataan komitmen dan persyaratan administrasi dan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3) permohonan persetujuan pelepasan kawasan hutan memenuhi persyaratan, dilanjutkan ke tahapan pembentukan tim terpadu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (2) huruf c.
第60条

(1) 如果第59条所述的登记文件齐全,林业部长应核实第57条第(2)款b项所述的承诺声明以及行政和技术要求。

(2) 第(1)款所述的承诺声明以及行政和技术要求的核实,应旨在识别和分类申请要求的完整性数据,并进行技术审查。

(3) 第(2)款所述的承诺声明以及行政和技术要求的核实,应在39天内进行。

(4) 如果根据第(3)款所述的承诺声明以及行政和技术要求的核实结果,林区释放批准申请不符合要求,则该申请应被宣布拒绝。

(5) 如果根据第(3)款所述的承诺声明以及行政和技术要求的核实结果,林区释放批准申请符合要求,则应进入第57条第(2)款c项所述的组建综合小组阶段。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 61

(1) The formation of the integrated team as referred to in Article 57 paragraph (2) letter c shall be carried out by the minister who administers government affairs in the forestry sector no later than 15 (fifteen) days from the date the application meets the requirements as referred to in Article 60 paragraph (5).

(2) The integrated team shall conduct research and submit a research results report and recommendations to the minister who administers government affairs in the forestry sector no later than 60 (sixty) days from the date of the issuance of the task order from the high-ranking official responsible for forestry planning and environmental management.
Pasal 61

(1) Pembentukan tim terpadu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (2) huruf c dilakukan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan paling lama 15 (lima belas) Hari sejak permohonan memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60 ayat (5).

(2) Tim terpadu melaksanakan penelitian dan menyampaikan laporan hasil penelitian dan rekomendasi kepada menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan paling lambat 60 (enam puluh) Hari sejak ditetapkannya surat perintah tugas dari pejabat pimpinan tinggi madya yang bertanggung jawab di bidang planologi kehutanan dan tata lingkungan.
第61条

(1) 第57条第(2)款c项所述的综合小组的组建,应由林业部长在申请符合第60条第(5)款所述要求之日起15天内进行。

(2) 综合小组应在负责林业规划和环境管理的高级官员签发任务令之日起60天内,进行研究并向林业部长提交研究结果报告和建议。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 62

(1) The research results report and recommendations of the integrated team as referred to in Article 61 paragraph (2) shall serve as consideration for the minister who administers government affairs in the forestry sector to issue a decision on the approval of the release of the forest area within a period of no later than 7 (seven) days from the receipt of the research results report and recommendations of the integrated team.

(2) The decision on the approval of the release of the forest area as referred to in paragraph (1) shall be in the form of:
a. rejection of the application for the approval of the release of the forest area; and/or
b. approval of the release of the forest area in part or in whole.

(3) In the event that the decision is in the form of a rejection of the application for the approval of the release of the forest area as referred to in paragraph (2) letter a, the application for the approval of the release of the forest area shall be declared rejected along with the reasons for rejection and shall be conveyed to the Business Actor through the OSS System.

(4) In the event that the decision is in the form of an approval of the release of the forest area in part or in whole as referred to in paragraph (2) letter b, the application for the approval of the release of the forest area shall proceed to the stage of issuing the approval for the release of the forest area as referred to in Article 57 paragraph (2) letter e.
Pasal 62

(1) Laporan hasil penelitian dan rekomendasi tim terpadu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 61 ayat (2) sebagai bahan pertimbangan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan untuk menerbitkan keputusan persetujuan pelepasan kawasan hutan dalam jangka waktu paling lama 7 (tujuh) Hari sejak diterimanya laporan hasil penelitian dan rekomendasi tim terpadu.

(2) Keputusan persetujuan pelepasan kawasan hutan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa:
a. penolakan permohonan persetujuan pelepasan kawasan hutan; dan/atau
b. persetujuan pelepasan kawasan hutan sebagian atau seluruhnya.

(3) Dalam hal keputusan berupa penolakan permohonan persetujuan pelepasan kawasan hutan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a, permohonan persetujuan pelepasan kawasan hutan dinyatakan ditolak disertai dengan alasan penolakan dan disampaikan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.

(4) Dalam hal keputusan berupa persetujuan pelepasan kawasan hutan sebagian atau seluruhnya sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, permohonan persetujuan pelepasan kawasan hutan dilanjutkan ke tahapan penerbitan persetujuan pelepasan kawasan hutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (2) huruf e.
第62条

(1) 第61条第(2)款所述的综合小组的研究结果报告和建议,应作为林业部长在收到综合小组的研究结果报告和建议之日起7天内,颁发林区释放批准决定的考虑因素。

(2) 第(1)款所述的林区释放批准决定应采用以下形式:
a. 拒绝林区释放批准申请;和/或
b. 部分或全部批准林区释放。

(3) 如果决定是第(2)款a项所述的拒绝林区释放批准申请,则该申请应被宣布拒绝,并附上拒绝理由,并通过OSS系统传达给商业行为者。

(4) 如果决定是第(2)款b项所述的部分或全部批准林区释放,则林区释放批准申请应进入第57条第(2)款e项所述的颁发林区释放批准阶段。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 63

The issuance of the approval for the release of a forest area as referred to in Article 57 paragraph (2) letter e shall be carried out no later than 20 (twenty) days from the partial or full approval of the release of the forest area as referred to in Article 62 paragraph (4).
Pasal 63

Penerbitan persetujuan pelepasan kawasan hutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (2) huruf e dilakukan paling lama 20 (dua puluh) Hari sejak persetujuan pelepasan kawasan hutan sebagian atau seluruhnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 62 ayat (4).
第63条

第57条第(2)款e项所述的林区释放批准的颁发,应在第62条第(4)款所述的部分或全部批准林区释放之日起20天内进行。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 64

Further provisions regarding the procedure for the approval of the release of a forest area shall be regulated by a regulation of the minister who administers government affairs in the forestry sector.
Pasal 64

Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara persetujuan pelepasan kawasan hutan diatur dengan peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan.
第64条

有关林区释放批准程序的进一步规定,由林业部长条例规定。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 65

(1) The examination of the business location at sea as referred to in Article 14 letter b shall be carried out through KKPRL.

(2) The KKPRL as referred to in paragraph (1) shall be carried out through the approval of the KKPRL.
Pasal 65

(1) Pelaksanaan pemeriksaan lokasi usaha di laut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 huruf b dilakukan melalui KKPRL.

(2) KKPRL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui persetujuan KKPRL.
第65条

(1) 第14条b项所述的海上营业地点的审查应通过KKPRL进行。

(2) 第(1)款所述的KKPRL应通过KKPRL的批准进行。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 66

(1) The approval of the KKPRL as referred to in Article 65 paragraph (2) shall be carried out through the following stages:
a. registration;
b. examination of the proposed sea space utilization activity documents;
c. assessment of the proposed sea space utilization activity documents; and
d. issuance of the KKPRL approval.

(2) The approval of the KKPRL as referred to in Article 65 paragraph (2) shall be carried out for activities that are permanently located in a part of the sea space which includes:
a. the sea surface;
b. the water column; and/or
c. the seabed surface within a certain area, in accordance with the provisions of the laws and regulations in the fields of marine affairs and the management of coastal areas and small islands.

(3) The permanent activities as referred to in paragraph (2) must meet the criteria of:
a. being carried out continuously; and
b. being carried out for at least 30 (thirty) calendar days, in accordance with the provisions of the laws and regulations in the fields of marine affairs and the management of coastal areas and small islands.
Pasal 66

(1) Persetujuan KKPRL sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65 ayat (2) dilakukan dengan tahapan:
a. pendaftaran;
b. pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut;
c. penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut; dan
d. penerbitan persetujuan KKPRL.

(2) Persetujuan KKPRL sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65 ayat (2) dilakukan untuk kegiatan secara menetap di sebagian ruang laut yang mencakup:
a. permukaan laut;
b. kolom air; dan/atau
c. permukaan dasar laut pada batas keluasan tertentu, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kelautan dan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

(3) Kegiatan secara menetap sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus memenuhi kriteria:
a. dilakukan secara terus menerus; dan
b. dilakukan selama paling singkat 30 (tiga puluh) hari kalender, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kelautan dan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.
第66条

(1) 第65条第(2)款所述的KKPRL批准应通过以下阶段进行:
a. 登记;
b. 审查拟议的海域空间利用活动文件;
c. 评估拟议的海域空间利用活动文件;以及
d. 颁发KKPRL批准。

(2) 第65条第(2)款所述的KKPRL批准,应针对永久位于部分海域空间的活动,包括:
a. 海面;
b. 水体;和/或
c. 特定区域内的海床表面,根据海洋事务以及沿海地区和小岛屿管理领域的法律法规规定。

(3) 第(2)款所述的永久活动必须符合以下标准:
a. 持续进行;以及
b. 至少进行30个日历日,根据海洋事务以及沿海地区和小岛屿管理领域的法律法规规定。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 67

(1) Registration as referred to in Article 66 paragraph (1) letter a shall be submitted through the OSS System and shall be accompanied by:
a. location coordinates;
b. the planned activity, building, and/or installation at sea;
c. the required area for the sea space utilization activity;
d. information on the surrounding space utilization; and
e. the depth of the location.

(2) After the registration as referred to in paragraph (1) is received in full, it shall proceed to the stage of examining the proposed sea space utilization activity documents as referred to in Article 66 paragraph (1) letter b.
Pasal 67

(1) Pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (1) huruf a diajukan melalui Sistem OSS yang dilengkapi dengan:
a. koordinat lokasi;
b. rencana kegiatan, bangunan, dan/atau instalasi di laut;
c. kebutuhan luas kegiatan pemanfaatan ruang di laut;
d. informasi pemanfaatan ruang di sekitarnya; dan
e. kedalaman lokasi.

(2) Setelah pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterima lengkap, dilanjutkan ke tahapan pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (1) huruf b.
第67条

(1) 第66条第(1)款a项所述的登记应通过OSS系统提交,并附上:
a. 位置坐标;
b. 计划的海上活动、建筑物和/或设施;
c. 海域空间利用活动所需的面积;
d. 周围空间利用信息;以及
e. 位置深度。

(2) 第(1)款所述的登记收到完整后,应进入第66条第(1)款b项所述的审查拟议的海域空间利用活动文件阶段。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 68

(1) The examination of the proposed sea space utilization activity documents as referred to in Article 66 paragraph (1) letter b shall be carried out to verify the correctness of the proposed sea space utilization activity documents, which shall be conducted no later than 5 (five) days from the date the complete documents are received.

(2) If, based on the examination results as referred to in paragraph (1), the proposed sea space utilization activity documents are declared correct, the application for sea space utilization shall proceed to the stage of assessing the proposed sea space utilization activity documents as referred to in Article 66 paragraph (1) letter c.

(3) If, based on the examination results as referred to in paragraph (1), the proposed sea space utilization activity documents are declared incorrect, the application for sea space utilization shall be declared rejected along with the reasons for rejection.
Pasal 68

(1) Pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (1) huruf b dilakukan untuk memeriksa kebenaran dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut yang dilakukan paling lama 5 (lima) Hari sejak dokumen diterima lengkap.

(2) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut dinyatakan benar, permohonan pemanfaatan ruang laut dilakukan ke tahapan penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (1) huruf c.

(3) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut dinyatakan tidak benar, permohonan pemanfaatan ruang laut dinyatakan ditolak disertai dengan alasan penolakan.
第68条

(1) 第66条第(1)款b项所述的拟议海域空间利用活动文件的审查,应旨在核实拟议海域空间利用活动文件的正确性,审查应在收到完整文件之日起5天内进行。

(2) 如果根据第(1)款所述的审查结果,拟议的海域空间利用活动文件被宣布正确,则海域空间利用申请应进入第66条第(1)款c项所述的评估拟议海域空间利用活动文件阶段。

(3) 如果根据第(1)款所述的审查结果,拟议的海域空间利用活动文件被宣布不正确,则海域空间利用申请应被宣布拒绝,并附上拒绝理由。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 69

(1) The assessment of the proposed sea space utilization activity documents as referred to in Article 66 paragraph (1) letter c shall be carried out through a review of the proposed sea space utilization activity documents using a hierarchical and complementary principle based on:
a. the provincial spatial plan;
b. the national strategic area spatial plan;
c. the zoning plan for certain national strategic areas;
d. the inter-regional zoning plan; and/or
e. the national spatial plan.

(2) The assessment of the proposed sea space utilization activity documents as referred to in paragraph (1) shall be carried out no later than 20 (twenty) days.

(3) If, based on the assessment results as referred to in paragraph (2), the proposed sea space utilization activity documents are approved, the OSS System shall issue a non-tax state revenue payment order in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of non-tax state revenue no later than 2 (two) days from the approval of the proposed sea space utilization activity documents.

(4) If, based on the assessment results as referred to in paragraph (2), the proposed sea space utilization activity documents are not approved, the OSS System shall convey that the KKPRL approval is declared rejected along with the reasons for rejection to the Business Actor.
Pasal 69

(1) Penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (1) huruf c dilakukan melalui kajian atas dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut dengan menggunakan asas berjenjang dan komplementer berdasarkan:
a. RTR wilayah provinsi;
b. RTR kawasan strategis nasional;
c. rencana zonasi kawasan strategis nasional tertentu;
d. rencana zonasi kawasan antarwilayah; dan/atau
e. RTR wilayah nasional.

(2) Penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan paling lama 20 (dua puluh) Hari.

(3) Jika berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut disetujui, Sistem OSS menerbitkan surat perintah setor PNBP sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penerimaan negara bukan pajak paling lama 2 (dua) Hari sejak disetujuinya dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut.

(4) Apabila berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut tidak disetujui, Sistem OSS menyampaikan persetujuan KKPRL dinyatakan ditolak disertai dengan alasan penolakan kepada Pelaku Usaha.
第69条

(1) 第66条第(1)款c项所述的拟议海域空间利用活动文件的评估,应通过审查拟议的海域空间利用活动文件进行,采用分级和互补原则,依据:
a. 省级空间规划;
b. 国家战略区空间规划;
c. 特定国家战略区的功能区划;
d. 跨区域功能区划;和/或
e. 国家空间规划。

(2) 第(1)款所述的拟议海域空间利用活动文件的评估,应在20天内进行。

(3) 如果根据第(2)款所述的评估结果,拟议的海域空间利用活动文件获得批准,OSS系统应在批准拟议的海域空间利用活动文件之日起2天内,根据非税国家收入领域的法律法规规定,签发非税国家收入缴款通知书。

(4) 如果根据第(2)款所述的评估结果,拟议的海域空间利用活动文件未获批准,OSS系统应向商业行为者传达KKPRL批准被宣布拒绝,并附上拒绝理由。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 70

(1) If, based on the assessment results as referred to in Article 69 paragraph (2), the proposed sea space utilization activity documents are found to have revision notes, the OSS System shall return the proposed sea space utilization activity documents to the Business Actor along with the revision notes.

(2) The Business Actor shall submit the revisions no later than 5 (five) days from the return of the documents as referred to in paragraph (1).

(3) The reassessment of the proposed sea space utilization activity documents that are found to have revision notes shall be carried out no later than 5 (five) days from the receipt of the revisions as referred to in paragraph (2).

(4) If, based on the assessment results as referred to in paragraph (3), there are still revision notes on the proposed sea space utilization activity documents, the OSS System shall return the documents to the Business Actor along with the revision notes.

(5) The Business Actor shall submit the revisions no later than 5 (five) days from the return of the documents as referred to in paragraph (4).

(6) The reassessment of the proposed sea space utilization activity documents that are found to have revision notes shall be carried out no later than 5 (five) days from the receipt of the revisions as referred to in paragraph (5).

(7) The application for KKPRL approval shall be declared rejected along with the reasons for rejection through the OSS System, if:
a. The Business Actor does not submit the revisions within the specified time as referred to in paragraph (2) or paragraph (5); or
b. based on the assessment results of the proposed sea space utilization activity documents as referred to in paragraph (3) or paragraph (6), the proposed documents are not approved.

(8) If, based on the assessment results as referred to in paragraph (3) or paragraph (6), the proposed sea space utilization activity documents are approved, the OSS System shall issue a non-tax state revenue payment order in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of non-tax state revenue no later than 2 (two) days from the approval of the sea space utilization activity documents.
Pasal 70

(1) Apabila berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 ayat (2) dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut dinyatakan terdapat catatan perbaikan, Sistem OSS mengembalikan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan.

(2) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan paling lama 5 (lima) Hari sejak pengembalian dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

(3) Penilaian kembali atas dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut yang dinyatakan terdapat catatan perbaikan dilakukan paling lama 5 (lima) Hari sejak diterimanya perbaikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2).

(4) Jika berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (3) masih terdapat catatan perbaikan atas dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut, Sistem OSS mengembalikan dokumen kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan.

(5) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan paling lama 5 (lima) Hari sejak pengembalian dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (4).

(6) Penilaian kembali atas dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut yang dinyatakan terdapat catatan perbaikan dilakukan paling lama 5 (lima) Hari sejak diterimanya perbaikan sebagaimana dimaksud pada ayat (5).

(7) Permohonan persetujuan KKPRL dinyatakan ditolak disertai dengan alasan penolakan melalui Sistem OSS, apabila:
a. Pelaku Usaha tidak menyampaikan perbaikan dalam jangka waktu yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) atau ayat (5); atau
b. berdasarkan hasil penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut sebagaimana dimaksud pada ayat (3) atau ayat (6) dokumen usulan tidak disetujui.

(8) Apabila berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (3) atau ayat (6) dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut disetujui, Sistem OSS menerbitkan surat perintah setor PNBP sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penerimaan negara bukan pajak paling lama 2 (dua) Hari sejak dokumen kegiatan pemanfaatan ruang laut disetujui.
第70条

(1) 如果根据第69条第(2)款所述的评估结果,发现拟议的海域空间利用活动文件有修改意见,OSS系统应将拟议的海域空间利用活动文件连同修改意见退还给商业行为者。

(2) 商业行为者应在第(1)款所述的文件退还之日起5天内提交修改。

(3) 对发现有修改意见的拟议海域空间利用活动文件的重新评估,应在收到第(2)款所述的修改之日起5天内进行。

(4) 如果根据第(3)款所述的评估结果,拟议的海域空间利用活动文件仍有修改意见,OSS系统应将文件连同修改意见退还给商业行为者。

(5) 商业行为者应在第(4)款所述的文件退还之日起5天内提交修改。

(6) 对发现有修改意见的拟议海域空间利用活动文件的重新评估,应在收到第(5)款所述的修改之日起5天内进行。

(7) 如果出现以下情况,KKPRL批准申请应通过OSS系统被宣布拒绝,并附上拒绝理由:
a. 商业行为者未在第(2)款或第(5)款规定的时间内提交修改;或
b. 根据第(3)款或第(6)款所述的拟议海域空间利用活动文件的评估结果,拟议文件未获批准。

(8) 如果根据第(3)款或第(6)款所述的评估结果,拟议的海域空间利用活动文件获得批准,OSS系统应在批准海域空间利用活动文件之日起2天内,根据非税国家收入领域的法律法规规定,签发非税国家收入缴款通知书。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 71

(1) The payment of PNBP shall be made by the Business Actor no later than 7 (seven) calendar days from the issuance of the PNBP payment order as referred to in Article 69 paragraph (3) or Article 70 paragraph (8).

(2) If the 7 (seven) calendar day period as referred to in paragraph (1) is exceeded:
a. the PNBP payment order as referred to in paragraph (1) shall become invalid; and
b. the OSS System shall issue a second PNBP payment order.

(3) The Business Actor shall make the PNBP payment within a period of no later than 7 (seven) calendar days from the issuance of the second PNBP payment order as referred to in paragraph (2) letter b.

(4) If the 7 (seven) calendar day period as referred to in paragraph (3) is exceeded:
a. the PNBP payment order as referred to in paragraph (3) shall become invalid; and
b. the OSS System shall issue a third PNBP payment order.

(5) The Business Actor shall make the PNBP payment within a period of no later than 7 (seven) calendar days from the issuance of the third PNBP payment order as referred to in paragraph (4) letter b.

(6) If the 7 (seven) calendar day period as referred to in paragraph (5) is exceeded:
a. the PNBP payment order as referred to in paragraph (5) shall become invalid; and
b. the application for KKPRL approval shall be deemed to have been withdrawn by the Business Actor.
Pasal 71

(1) Pembayaran PNBP dilakukan oleh Pelaku Usaha paling lama 7 (tujuh) hari kalender sejak diterbitkan surat perintah setor PNBP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 ayat (3) atau Pasal 70 ayat (8).

(2) Apabila jangka waktu 7 (tujuh) hari kalender sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terlampaui:
a. surat perintah setor PNBP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menjadi tidak berlaku; dan
b. Sistem OSS menerbitkan surat perintah setor PNBP kedua.

(3) Pelaku Usaha melakukan pembayaran PNBP dalam jangka waktu paling lama 7 (tujuh) hari kalender sejak diterbitkan surat perintah setor PNBP kedua sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b.

(4) Apabila jangka waktu 7 (tujuh) hari kalender sebagaimana dimaksud pada ayat (3) terlampaui:
a. surat perintah setor PNBP sebagaimana dimaksud pada ayat (3) menjadi tidak berlaku; dan
b. Sistem OSS menerbitkan surat perintah setor PNBP ketiga.

(5) Pelaku Usaha melakukan pembayaran PNBP dalam jangka waktu paling lama 7 (tujuh) hari kalender sejak diterbitkan surat perintah setor PNBP ketiga sebagaimana dimaksud pada ayat (4) huruf b.

(6) Apabila jangka waktu 7 (tujuh) hari kalender sebagaimana dimaksud pada ayat (5) terlampaui:
a. surat perintah setor PNBP sebagaimana dimaksud pada ayat (5) menjadi tidak berlaku; dan
b. permohonan persetujuan KKPRL dianggap ditarik kembali oleh Pelaku Usaha.
第71条

(1) 商业行为者应在第69条第(3)款或第70条第(8)款所述的PNBP缴款通知书签发之日起7个日历日内缴纳PNBP。

(2) 如果超过第(1)款所述的7个日历日期限:
a. 第(1)款所述的PNBP缴款通知书将失效;以及
b. OSS系统将签发第二份PNBP缴款通知书。

(3) 商业行为者应在第(2)款b项所述的第二份PNBP缴款通知书签发之日起7个日历日内缴纳PNBP。

(4) 如果超过第(3)款所述的7个日历日期限:
a. 第(3)款所述的PNBP缴款通知书将失效;以及
b. OSS系统将签发第三份PNBP缴款通知书。

(5) 商业行为者应在第(4)款b项所述的第三份PNBP缴款通知书签发之日起7个日历日内缴纳PNBP。

(6) 如果超过第(5)款所述的7个日历日期限:
a. 第(5)款所述的PNBP缴款通知书将失效;以及
b. KKPRL批准申请应被视为已被商业行为者撤回。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 72

The minister who administers government affairs in the fields of marine affairs and fisheries shall conduct:
a. the examination as referred to in Article 68; and
b. the assessment as referred to in Article 69 and Article 70.
Pasal 72

Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan melakukan:
a. pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68; dan
b. penilaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 dan Pasal 70.
第72条

海洋事务和渔业部长应进行:
a. 第68条所述的审查;以及
b. 第69条和第70条所述的评估。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 73

The issuance of the KKPRL approval as referred to in Article 66 paragraph (1) letter d shall be carried out through the OSS System no later than 6 (six) days from the receipt of the PNBP payment proof.
Pasal 73

Penerbitan persetujuan KKPRL sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (1) huruf d dilakukan melalui Sistem OSS paling lama 6 (enam) Hari sejak diterimanya bukti pembayaran PNBP.
第73条

第66条第(1)款d项所述的KKPRL批准的颁发,应在收到PNBP缴款证明之日起6天内通过OSS系统进行。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 74

(1) If, in the assessment stage of the proposed sea space utilization activity documents as referred to in Article 69 and Article 70, recommendations or considerations from relevant ministries/agencies are required based on laws and regulations, the ministry that administers government affairs in the fields of marine affairs and fisheries shall submit a request for recommendations or considerations to the relevant ministries/agencies.

(2) Recommendations or considerations shall be submitted by the relevant ministries/agencies to the ministry that administers government affairs in the fields of marine affairs and fisheries no later than 5 (five) days from the receipt of the request for recommendations or considerations as referred to in paragraph (1).

(3) If recommendations or considerations are not provided within the period as referred to in paragraph (2), the assessment stage of the proposed sea space utilization activity documents as referred to in Article 69 and Article 70 shall be carried out without recommendations or considerations.

(4) The provisions as referred to in paragraph (1) and paragraph (2) shall not apply to recommendations in the defense sector.
Pasal 74

(1) Apabila dalam tahapan penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 dan Pasal 70 memerlukan rekomendasi atau pertimbangan kementerian/lembaga terkait berdasarkan peraturan perundang-undangan, kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan menyampaikan permohonan rekomendasi atau pertimbangan kepada kementerian/lembaga terkait.

(2) Rekomendasi atau pertimbangan disampaikan oleh kementerian/lembaga terkait kepada kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan paling lama 5 (lima) Hari sejak diterimanya penyampaian permintaan rekomendasi atau pertimbangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

(3) Apabila rekomendasi atau pertimbangan tidak diberikan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), tahapan penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 dan Pasal 70 dilakukan tanpa rekomendasi atau pertimbangan.

(4) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) tidak berlaku untuk rekomendasi di sektor pertahanan.
第74条

(1) 如果在第69条和第70条所述的拟议海域空间利用活动文件评估阶段,根据法律法规需要相关部委/机构的建议或考虑,海洋事务和渔业部应向相关部委/机构提交建议或考虑请求。

(2) 相关部委/机构应在收到第(1)款所述的建议或考虑请求之日起5天内,向海洋事务和渔业部提交建议或考虑。

(3) 如果在第(2)款所述的期限内未提供建议或考虑,则第69条和第70条所述的拟议海域空间利用活动文件评估阶段应在没有建议或考虑的情况下进行。

(4) 第(1)款和第(2)款所述的规定不适用于国防部门的建议。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 75

If the period as referred to in Article 73 is exceeded, the KKPRL approval shall be issued automatically by the OSS System.
Pasal 75

Apabila jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 73 terlampaui, persetujuan KKPRL diterbitkan secara otomatis oleh Sistem OSS.
第75条

如果超过第73条所述的期限,KKPRL批准应由OSS系统自动颁发。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 76

(1) If the business activity is located in an area designated by the Central Government, the area manager shall submit the area master plan to the minister who administers government affairs in the fields of marine affairs and fisheries.

(2) Based on the area master plan as referred to in paragraph (1), the minister who administers government affairs in the fields of marine affairs and fisheries shall record the location data and space allocation in the area as the basis for the issuance of the KKPRL approval in the area.

(3) The location data and space allocation in the area as referred to in paragraph (2) shall be the basis for the examination of the correctness of the KKPRL approval application documents as referred to in Article 68.
Pasal 76

(1) Apabila kegiatan usaha berada di kawasan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, pengelola kawasan menyampaikan rencana induk kawasan kepada menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan.

(2) Berdasarkan rencana induk kawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan mencatat data lokasi dan peruntukan ruang di kawasan sebagai dasar penerbitan persetujuan KKPRL di kawasan.

(3) Data lokasi dan peruntukan ruang di kawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menjadi dasar pemeriksaan kebenaran dokumen permohonan persetujuan KKPRL sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68.
第76条

(1) 如果商业活动位于中央政府指定的区域,区域管理者应向海洋事务和渔业部长提交区域总体规划。

(2) 根据第(1)款所述的区域总体规划,海洋事务和渔业部长应记录该区域的位置数据和空间分配,作为在该区域颁发KKPRL批准的依据。

(3) 第(2)款所述的该区域的位置数据和空间分配,应作为审查第68条所述的KKPRL批准申请文件正确性的依据。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 77

(1) If there is a business activity that permanently utilizes sea space as referred to in Article 66 paragraph (3) in a nature reserve area or nature conservation area that has been designated by the minister who administers government affairs in the forestry sector in accordance with the provisions of the laws and regulations, the issuance of the KKPRL approval shall be preceded by a recommendation for the utilization of the nature reserve area or nature conservation area.

(2) The recommendation for the utilization of the nature reserve area or nature conservation area as referred to in paragraph (1) shall be given by the minister who administers government affairs in the forestry sector.

(3) In addition to the completeness as referred to in Article 67 paragraph (1), the application for the issuance of the KKPRL approval as referred to in paragraph (1) shall also be accompanied by a map of the proposed sea space utilization activity.

(4) The granting of the recommendation for the utilization of the nature reserve area or nature conservation area as referred to in paragraph (2) shall be carried out by verifying the application requirements based on the conformity of the conservation principles for the utilization of the nature reserve area or nature conservation area no later than 15 (fifteen) days from the date the proposed sea space utilization activity documents as referred to in paragraph (3) are received in full.

(5) If, within the period as referred to in paragraph (4), the recommendation for the utilization of the nature reserve area or nature conservation area is not issued, the application shall proceed to the stage of examining the proposed sea space utilization activity documents.

(6) If, based on the verification of the application requirements as referred to in paragraph (4), the minister who administers government affairs in the forestry sector rejects the application for the recommendation for the utilization of the nature reserve area or nature conservation area, the minister who administers government affairs in the fields of marine affairs and fisheries shall convey that the application for KKPRL approval is declared rejected to the Business Actor along with the reasons for rejection through the OSS System.

(7) If, based on the verification of the application requirements as referred to in paragraph (4), the minister who administers government affairs in the forestry sector approves the application for the recommendation for the utilization of the nature reserve area or nature conservation area, the application shall proceed to the stage of examining the proposed sea space utilization activity documents as referred to in Article 68 through the OSS System.

(8) The provisions regarding:
a. the examination of the proposed sea space utilization activity documents as referred to in Article 68;
b. the assessment of the proposed sea space utilization activity documents as referred to in Article 69 and Article 70; and
c. the issuance of the KKPRL approval as referred to in Article 73 to Article 75,
shall apply mutatis mutandis to the issuance of the KKPRL approval in a nature reserve area or nature conservation area.
Pasal 77

(1) Apabila terdapat kegiatan usaha yang memanfaatkan ruang laut secara menetap sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (3) di kawasan suaka alam atau kawasan pelestarian alam yang telah ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, penerbitan persetujuan KKPRL didahului rekomendasi pemanfaatan kawasan suaka alam atau kawasan pelestarian alam.

(2) Rekomendasi pemanfaatan kawasan suaka alam atau kawasan pelestarian alam sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan.

(3) Selain kelengkapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 ayat (1), permohonan penerbitan persetujuan KKPRL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) juga dilengkapi dengan peta usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut.

(4) Pemberian rekomendasi pemanfaatan kawasan suaka alam atau kawasan pelestarian alam sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan dengan verifikasi persyaratan permohonan berdasarkan kesesuaian kaidah konservasi pemanfaatan kawasan suaka alam atau kawasan pelestarian alam paling lama 15 (lima belas) Hari sejak dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diterima secara lengkap.

(5) Apabila dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (4) rekomendasi pemanfaatan kawasan suaka alam atau kawasan pelestarian alam tidak diterbitkan, permohonan dilanjutkan ke tahapan pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut.

(6) Apabila berdasarkan verifikasi persyaratan permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan menolak permohonan rekomendasi pemanfaatan kawasan suaka alam atau kawasan pelestarian alam, menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan menyampaikan permohonan persetujuan KKPRL dinyatakan ditolak kepada Pelaku Usaha disertai dengan alasan penolakan melalui Sistem OSS.

(7) Apabila berdasarkan verifikasi persyaratan permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan menyetujui permohonan rekomendasi pemanfaatan kawasan suaka alam atau kawasan pelestarian alam, permohonan dilanjutkan ke tahapan pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68 melalui Sistem OSS.

(8) Ketentuan mengenai:
a. pemeriksaan dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68;
b. penilaian dokumen usulan kegiatan pemanfaatan ruang laut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 dan Pasal 70; dan
c. penerbitan persetujuan KKPRL sebagaimana dimaksud dalam Pasal 73 sampai dengan Pasal 75,
berlaku secara mutatis mutandis untuk penerbitan persetujuan KKPRL di kawasan suaka alam atau kawasan pelestarian alam.
第77条

(1) 如果在林业部长根据法律法规规定指定的自然保护区或自然保育区内,有第66条第(3)款所述的永久利用海域空间的商业活动,则KKPRL批准的颁发应以利用自然保护区或自然保育区的建议为前提。

(2) 第(1)款所述的利用自然保护区或自然保育区的建议,应由林业部长提出。

(3) 除第67条第(1)款所述的完整性外,第(1)款所述的KKPRL批准颁发申请还应附有拟议的海域空间利用活动地图。

(4) 第(2)款所述的利用自然保护区或自然保育区的建议的授予,应通过核实申请要求进行,依据是利用自然保护区或自然保育区的保护原则的符合性,核实应在收到第(3)款所述的拟议海域空间利用活动文件完整之日起15天内进行。

(5) 如果在第(4)款所述的期限内,未颁发利用自然保护区或自然保育区的建议,则申请应进入审查拟议海域空间利用活动文件阶段。

(6) 如果根据第(4)款所述的申请要求核实,林业部长拒绝利用自然保护区或自然保育区的建议申请,则海洋事务和渔业部长应通过OSS系统向商业行为者传达KKPRL批准申请被宣布拒绝,并附上拒绝理由。

(7) 如果根据第(4)款所述的申请要求核实,林业部长批准利用自然保护区或自然保育区的建议申请,则申请应通过OSS系统进入第68条所述的审查拟议海域空间利用活动文件阶段。

(8) 有关以下规定:
a. 第68条所述的拟议海域空间利用活动文件的审查;
b. 第69条和第70条所述的拟议海域空间利用活动文件的评估;以及
c. 第73条至第75条所述的KKPRL批准的颁发,
比照适用于在自然保护区或自然保育区颁发KKPRL批准。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 78

(1) An Environmental Approval (PL) as referred to in Article 12 paragraph (1) letter b must be owned by a Business Actor for every business and/or activity that has a significant or insignificant impact on the environment.

(2) The PL as referred to in paragraph (1) is granted based on the fulfillment of environmental documents in the form of:
a. an Environmental Impact Analysis (Amdal);
b. an Environmental Management and Monitoring Effort (UKL-UPL); or
c. a Statement of Environmental Management and Monitoring Capability (SPPL),
in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of environmental protection and management.

(3) The PL as referred to in paragraph (2) is granted in the form of:
a. an Environmental Feasibility Decree for businesses and/or activities that have a significant impact on the environment and are included in the mandatory Amdal criteria;
b. a Statement of Environmental Management Capability for businesses and/or activities that do not have a significant impact on the environment and are included in the mandatory UKL-UPL criteria; or
c. an SPPL for businesses and/or activities that do not have a significant impact on the environment and are not included in the mandatory Amdal or UKL-UPL criteria.

(4) An application for a PL is submitted by the Business Actor through the OSS System.

(5) The issuance of the PL as referred to in paragraph (2) and paragraph (3) is conveyed to the Business Actor through the OSS System.

(6) For business activities with more than 1 (one) KBLI which are integrated business activities located in a single ecosystem unit, the submission and issuance of the PL refers to the requirements for fulfilling the highest environmental document.
Pasal 78

(1) PL sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (1) huruf b wajib dimiliki oleh Pelaku Usaha untuk setiap usaha dan/atau kegiatan yang memiliki dampak penting atau tidak penting terhadap lingkungan.

(2) PL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan berdasarkan pemenuhan dokumen lingkungan hidup berupa:
a. Amdal;
b. UKL-UPL; atau
c. SPPL,
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

(3) PL sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diberikan dalam bentuk:
a. Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup untuk usaha dan/atau kegiatan yang memiliki dampak penting terhadap lingkungan hidup dan termasuk dalam kriteria wajib Amdal;
b. Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Lingkungan Hidup untuk usaha dan/atau kegiatan yang tidak memiliki dampak penting terhadap lingkungan hidup dan termasuk dalam kriteria wajib UKL-UPL; atau
c. SPPL untuk usaha dan/atau kegiatan yang tidak memiliki dampak penting terhadap lingkungan hidup dan tidak termasuk dalam kriteria wajib Amdal atau UKL-UPL.

(4) Permohonan PL diajukan oleh Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.

(5) Penerbitan PL sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) disampaikan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.

(6) Bagi kegiatan usaha dengan lebih dari 1 (satu) KBLI yang merupakan kegiatan usaha terintegrasi yang berlokasi dalam satu kesatuan hamparan ekosistem kegiatan, pengajuan dan penerbitan PL mengacu pada persyaratan pemenuhan dokumen lingkungan yang paling tinggi.
第78条

(1) 第12条第(1)款b项所述的环境批准(PL)必须由对环境有重大或非重大影响的每个企业和/或活动的商业行为者拥有。

(2) 第(1)款所述的PL是根据以下形式的环境文件的履行情况授予的:
a. 环境影响分析(Amdal);
b. 环境管理和监测工作(UKL-UPL);或
c. 环境管理和监测能力声明(SPPL),
根据环境保护和管理领域的法律法规规定。

(3) 第(2)款所述的PL以下列形式授予:
a. 对环境有重大影响并属于强制性Amdal标准的企业和/或活动的环境可行性法令;
b. 对环境没有重大影响并属于强制性UKL-UPL标准的企业和/或活动的环境管理能力声明;或
c. 对环境没有重大影响且不属于强制性Amdal或UKL-UPL标准的企业和/或活动的SPPL。

(4) PL申请由商业行为者通过OSS系统提交。

(5) 第(2)款和第(3)款所述的PL的颁发通过OSS系统传达给商业行为者。

(6) 对于拥有超过1个KBLI且是位于单一生态系统单元内的综合商业活动的商业活动,PL的提交和颁发应参照履行最高环境文件的要求。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 79

The PL is carried out through the following stages:
a. screening of the type of environmental document and screening of technical approval by the Business Actor;
b. application for technical approval by the Business Actor;
c. application for a PL or a change to a PL by the Business Actor;
d. assessment or examination of the environmental document;
e. decision-making on environmental feasibility; and
f. issuance of the PL.
Pasal 79

PL dilakukan melalui tahapan:
a. penapisan jenis dokumen lingkungan hidup dan penapisan persetujuan teknis oleh Pelaku Usaha;
b. permohonan persetujuan teknis oleh Pelaku Usaha;
c. permohonan PL atau perubahan PL oleh Pelaku Usaha;
d. penilaian atau pemeriksaan dokumen lingkungan hidup;
e. pengambilan keputusan kelayakan lingkungan hidup; dan
f. penerbitan PL.
第79条

PL通过以下阶段进行:
a. 商业行为者筛选环境文件类型和技术批准;
b. 商业行为者申请技术批准;
c. 商业行为者申请PL或PL变更;
d. 评估或审查环境文件;
e. 环境可行性决策;以及
f. 颁发PL。
English Indonesia Chinese (中文)
Article 80

(1) Technical approval must be fulfilled by the Business Actor as an administrative requirement for a PL application with an Amdal or UKL-UPL environmental document.

(2) The technical approval as referred to in paragraph (1) consists of:
a. fulfillment of wastewater quality standards;
b. fulfillment of emission quality standards;
c. management of hazardous and toxic waste; and/or
d. analysis of traffic impacts.
Pasal 80

(1) Persetujuan teknis harus dipenuhi Pelaku Usaha sebagai persyaratan administrasi untuk permohonan PL dengan dokumen lingkungan Amdal atau UKL-UPL.

(2) Persetujuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:
a. pemenuhan baku mutu air limbah;
b. pemenuhan baku mutu emisi;
c. pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun; dan/atau
d. analisis mengenai dampak lalu lintas.
第80条

(1) 商业行为者必须满足技术批准,作为使用Amdal或UKL-UPL环境文件的PL申请的行政要求。

(2) 第(1)款所述的技术批准包括:
a. 满足废水质量标准;
b. 满足排放质量标准;
c. 危险和有毒废物管理;和/或
d. 交通影响分析。
Trilingual Government Regulation PP 28/2025
English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 81

(1) The Business Actor shall conduct a screening of the type of technical approval as referred to in Article 80 paragraph (2) letters a, b, and c independently through the environmental information system.

(2) The Business Actor shall conduct a screening of the type of technical approval as referred to in Article 80 paragraph (2) letter d independently through the traffic information system.

(3) In the event that based on the screening results as referred to in paragraphs (1) and (2), the business and/or activity conducted by the Business Actor does not impact water, soil, air, and/or traffic generation and attraction, the Business Actor does not require a technical approval.

(4) In the event that based on the screening results as referred to in paragraphs (1) and (2) the business and/or activity conducted by the Business Actor impacts water, soil, air, and/or traffic generation and attraction, the Business Actor shall submit an application for technical approval to the competent authority.

(5) In the event that a technical approval is not required as referred to in paragraph (3), the Business Actor shall submit an application for an Environmental Approval through the OSS System.

(6) The application for technical approval as referred to in paragraph (4) shall be submitted in the form of the preparation of:
a. technical standards stipulated by the Central Government; or
b. a technical study.

Pasal 81

(1) Pelaku Usaha melakukan penapisan jenis persetujuan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 ayat (2) huruf a, huruf b, dan huruf c secara mandiri melalui sistem informasi lingkungan hidup.

(2) Pelaku Usaha melakukan penapisan jenis persetujuan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 ayat (2) huruf d secara mandiri melalui sistem informasi lalu lintas.

(3) Dalam hal berdasarkan hasil penapisan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), usaha dan/atau kegiatan yang dilakukan oleh Pelaku Usaha tidak berdampak pada air, tanah, udara, dan/atau bangkitan dan tarikan lalu lintas, Pelaku Usaha tidak memerlukan persetujuan teknis.

(4) Dalam hal berdasarkan hasil penapisan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) usaha dan/atau kegiatan yang dilakukan oleh Pelaku Usaha berdampak pada air, tanah, udara, dan/atau bangkitan dan tarikan lalu lintas, Pelaku Usaha menyampaikan permohonan persetujuan teknis kepada instansi yang berwenang.

(5) Dalam hal tidak diperlukan persetujuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Pelaku Usaha menyampaikan permohonan PL melalui Sistem OSS.

(6) Permohonan persetujuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diajukan dalam bentuk penyusunan:
a. standar teknis yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat; atau
b. kajian teknis.

第81条

(1) 商业参与者应通过环境信息系统独立筛选第80条第(2)款a、b、c项所述的技术批准类型。

(2) 商业参与者应通过交通信息系统独立筛选第80条第(2)款d项所述的技术批准类型。

(3) 如果根据第(1)和(2)款所述的筛选结果,商业参与者进行的业务和/或活动不对水、土壤、空气和/或交通产生和吸引造成影响,则该商业参与者不需要技术批准。

(4) 如果根据第(1)和(2)款所述的筛选结果,商业参与者进行的业务和/或活动对水、土壤、空气和/或交通产生和吸引造成影响,则该商业参与者应向主管当局提交技术批准申请。

(5) 如果如第(3)款所述不需要技术批准,商业参与者应通过OSS系统提交环境批准申请。

(6) 第(4)款所述的技术批准申请应以编制以下文件的形式提交:
a. 中央政府规定的技术标准;或
b. 技术研究。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 82

In the event that the technical approval already has technical standards as referred to in Article 81 paragraph (6) letter a, the issuance of the technical approval shall be carried out automatically through the environmental information system and/or the traffic information system in accordance with the authority of the competent agency.

Pasal 82

Dalam hal persetujuan teknis telah memiliki standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat (6) huruf a, penerbitan persetujuan teknis dilakukan otomatis melalui sistem informasi lingkungan hidup dan/atau sistem informasi lalu lintas sesuai dengan kewenangan dari instansi yang berwenang.

第82条

如果技术批准已具有第81条第(6)款a项所述的技术标准,则技术批准的签发应根据主管机构的权限,通过环境信息系统和/或交通信息系统自动进行。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 83

(1) The issuance of a technical approval in the form of a technical study as referred to in Article 81 paragraph (6) letter b:
a. for compliance with wastewater quality standards and emission quality standards, shall be carried out no later than 30 (thirty) Days; and
b. for the management of hazardous and toxic waste, shall be carried out no later than 16 (sixteen) Days,
from the date it is declared complete and correct.

(2) The issuance of a technical approval for traffic impact analysis as referred to in Article 80 paragraph (2) letter d:
a. for activities with high and medium traffic generation, shall be carried out no later than 23 (twenty-three) Days; and
b. for activities with low traffic generation, shall be carried out no later than 3 (three) Days,
from the date it is declared complete and correct.

(3) In the event that the technical approval in the form of a technical study for compliance with wastewater quality standards and emission quality standards cannot be issued within the period as referred to in paragraph (1) letter a, the Business Actor may directly proceed with the application for an Environmental Approval by attaching proof of the Business Actor's technical approval application that has been declared complete and correct from:
a. the official in charge of controlling environmental pollution and damage for the issuance of a technical approval that is under the authority of the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control; or
b. the official in charge of the environment for the issuance of a technical approval that is under the authority of the governor or regent/mayor,
through the environmental information system.

(4) In the event that the technical approval in the form of a technical study for the management of hazardous and toxic waste cannot be issued within the period as referred to in paragraph (1) letter b, the Business Actor may directly proceed with the application for an Environmental Approval by attaching proof of the Business Actor's technical approval application that has been declared complete and correct from:
a. the official in charge of managing hazardous and toxic waste for the issuance of a technical approval that is under the authority of the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control; or
b. the official in charge of the environment for the issuance of a technical approval that is under the authority of the governor or regent/mayor,
through the environmental information system.

(5) In the event that the technical approval for the traffic impact analysis cannot be issued within the period as referred to in paragraph (2), the Business Actor may directly submit an application for an Environmental Approval by attaching proof of the Business Actor's technical approval application that has been declared complete and correct from the minister organizing government affairs in the field of transportation, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the traffic information system.

(6) The technical approval that cannot be issued within the period as referred to in paragraphs (3), (4), and (5) must be received at the time the substantive examination of the environmental document begins.

(7) In the event that the technical approval is not issued at the start of the substantive examination of the environmental document, the substantive examination of the environmental document may still be carried out without the technical approval.

Pasal 83

(1) Penerbitan persetujuan teknis dalam bentuk kajian teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat (6) huruf b:
a. untuk pemenuhan baku mutu air limbah dan pemenuhan baku mutu emisi, dilakukan paling lama 30 (tiga puluh) Hari; dan
b. untuk pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun, dilakukan paling lama 16 (enam belas) Hari,
sejak dinyatakan lengkap dan benar.

(2) Penerbitan persetujuan teknis analisis mengenai dampak lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 ayat (2) huruf d:
a. untuk kegiatan dengan bangkitan lalu lintas tinggi dan sedang, dilakukan paling lama 23 (dua puluh tiga) Hari; dan
b. untuk kegiatan dengan bangkitan lalu lintas rendah dilakukan paling lama 3 (tiga) Hari,
sejak dinyatakan lengkap dan benar.

(3) Dalam hal persetujuan teknis dalam bentuk kajian teknis untuk pemenuhan baku mutu air limbah dan pemenuhan baku mutu emisi belum dapat diterbitkan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, Pelaku Usaha dapat langsung menggunakan permohonan PL dengan melampirkan bukti permohonan persetujuan teknis Pelaku Usaha yang telah dinyatakan lengkap dan benar dari:
a. pejabat yang membidangi pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan untuk penerbitan persetujuan teknis yang menjadi kewenangan menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup; atau
b. pejabat yang membidangi lingkungan hidup untuk penerbitan persetujuan teknis yang menjadi kewenangan gubernur atau bupati/wali kota,
melalui sistem informasi lingkungan hidup.

(4) Dalam hal persetujuan teknis dalam bentuk kajian teknis untuk pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun belum dapat diterbitkan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, Pelaku Usaha dapat langsung menggunakan permohonan PL dengan melampirkan bukti permohonan persetujuan teknis Pelaku Usaha yang telah dinyatakan lengkap dan benar dari:
a. pejabat yang membidangi pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun untuk penerbitan persetujuan teknis yang menjadi kewenangan menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup; atau
b. pejabat yang membidangi lingkungan hidup untuk penerbitan persetujuan teknis yang menjadi kewenangan gubernur atau bupati/wali kota,
melalui sistem informasi lingkungan hidup.

(5) Dalam hal persetujuan teknis untuk persetujuan analisis mengenai dampak lalu lintas belum dapat diterbitkan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Pelaku Usaha dapat langsung mengajukan permohonan PL dengan melampirkan bukti permohonan persetujuan teknis Pelaku Usaha yang telah dinyatakan lengkap dan benar dari menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang transportasi, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui sistem informasi lalu lintas.

(6) Persetujuan teknis yang belum dapat diterbitkan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (3), ayat (4), dan ayat (5) sudah harus diterima pada saat pemeriksaan substansi dokumen lingkungan hidup dimulai.

(7) Dalam hal persetujuan teknis tidak diterbitkan pada saat dimulainya pemeriksaan substansi dokumen lingkungan hidup, pemeriksaan substansi dokumen lingkungan hidup tetap dapat dilakukan tanpa persetujuan teknis.

第83条

(1) 以技术研究形式签发技术批准,如第81条第(6)款b项所述:
a. 对于符合废水质量标准和排放质量标准,应在不迟于30天内完成;并且
b. 对于危险和有毒废物的管理,应在不迟于16天内完成,
自被宣布完整和正确之日起。

(2) 签发交通影响分析的技术批准,如第80条第(2)款d项所述:
a. 对于交通产生量高和中等的活动,应在不迟于23天内完成;并且
b. 对于交通产生量低的活动,应在不迟于3天内完成,
自被宣布完整和正确之日起。

(3) 如果符合废水质量标准和排放质量标准的技术研究形式的技术批准未能在第(1)款a项所述的期限内签发,商业参与者可直接进行环境批准申请,并附上已由以下机构宣布完整和正确的商业参与者技术批准申请证明:
a. 负责控制环境污染和损害的官员,负责签发属于组织环境保护和管理领域政府事务的部长/机构负责人以及环境控制领域政府职责权限的技术批准;或
b. 负责环境的官员,负责签发属于省长或县长/市长权限的技术批准,
通过环境信息系统。

(4) 如果危险和有毒废物管理的技术研究形式的技术批准未能在第(1)款b项所述的期限内签发,商业参与者可直接进行环境批准申请,并附上已由以下机构宣布完整和正确的商业参与者技术批准申请证明:
a. 负责管理危险和有毒废物的官员,负责签发属于组织环境保护和管理领域政府事务的部长/机构负责人以及环境控制领域政府职责权限的技术批准;或
b. 负责环境的官员,负责签发属于省长或县长/市长权限的技术批准,
通过环境信息系统。

(5) 如果交通影响分析的技术批准未能在第(2)款所述的期限内签发,商业参与者可直接提交环境批准申请,并附上已由组织交通领域政府事务的部长、省长或县长/市长根据各自权限通过交通信息系统宣布完整和正确的商业参与者技术批准申请证明。

(6) 在第(3)、(4)和(5)款所述期限内未能签发的技术批准必须在环境文件实质性审查开始时收到。

(7) 如果在环境文件实质性审查开始时未签发技术批准,环境文件的实质性审查仍可在没有技术批准的情况下进行。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 84

(1) The Business Actor may apply for the issuance of a technical approval concurrently with the application for an Environmental Approval, if:
a. there is already a calculation of the environmental carrying and assimilative capacity at the planned business location which indicates it is still capable of supporting the business implementation; and
b. the wastewater and hazardous and toxic waste management is generated from its own activities.

(2) In the event that the business plan is a national strategic project, the Business Actor may apply for the issuance of a technical approval in the environmental field and/or in the traffic field concurrently with the submission of the Environmental Approval.

(3) The application for the issuance of a technical approval as referred to in paragraphs (1) and (2) shall be submitted to the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control and/or the minister organizing government affairs in the field of transportation, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the environmental information system and/or the traffic information system.

(4) The minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control and/or the minister organizing government affairs in the field of transportation, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities shall convey to the Business Actor the approval or rejection of the application for the issuance of a technical approval as referred to in paragraph (3) within a period of 3 (three) Days from the date the application is received.

Pasal 84

(1) Pelaku Usaha dapat mengajukan permohonan penerbitan persetujuan teknis bersamaan dengan permohonan PL, apabila:
a. telah terdapat perhitungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup di lokasi rencana usaha yang menunjukkan masih mampu mendukung pelaksanaan usaha; dan
b. pengelolaan air limbah dan limbah bahan berbahaya dan beracun dihasilkan dari kegiatan sendiri.

(2) Dalam hal rencana usaha merupakan proyek strategis nasional, Pelaku Usaha dapat mengajukan permohonan penerbitan persetujuan teknis di bidang lingkungan hidup dan/atau di bidang lalu lintas bersamaan dengan pengajuan PL.

(3) Permohonan penerbitan persetujuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diajukan kepada menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup dan/atau menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang transportasi, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui sistem informasi lingkungan hidup dan/atau sistem informasi lalu lintas.

(4) Menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup dan/atau menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang transportasi, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing menyampaikan kepada Pelaku Usaha mengenai persetujuan atau penolakan atas permohonan penerbitan persetujuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dalam jangka waktu 3 (tiga) Hari sejak permohonan diterima.

第84条

(1) 商业参与者可在申请环境批准的同时申请签发技术批准,如果:
a. 计划业务地点的环境承载能力和同化能力已有计算,表明其仍能支持业务实施;并且
b. 废水和危险有毒废物的管理是由其自身活动产生的。

(2) 如果业务计划是国家战略项目,商业参与者可在提交环境批准的同时申请签发环境领域和/或交通领域的技术批准。

(3) 第(1)和(2)款所述的技术批准签发申请应通过环境信息系统和/或交通信息系统,向组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人和/或组织交通领域政府事务的部长、省长或县长/市长根据各自权限提交。

(4) 组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人和/或组织交通领域政府事务的部长、省长或县长/市长应根据各自权限,在收到申请之日起3天内,向商业参与者传达对第(3)款所述技术批准签发申请的批准或拒绝。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 85

(1) In the event that the application for the issuance of a technical approval concurrently with the application for an Environmental Approval as referred to in Article 84 is approved, the Business Actor shall use the application for an Environmental Approval accompanied by the technical approval document through the OSS System, for assessment or examination.

(2) The issuance of the technical approval as referred to in paragraph (1) shall be carried out concurrently with the assessment or substantive examination of the environmental document.

Pasal 85

(1) Dalam hal permohonan penerbitan persetujuan teknis bersamaan dengan permohonan PL sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84 disetujui, Pelaku Usaha menggunakan permohonan PL disertai dengan dokumen persetujuan teknis melalui Sistem OSS, untuk dilakukan penilaian atau pemeriksaan.

(2) Penerbitan persetujuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan bersamaan dengan penilaian atau pemeriksaan substansi dokumen lingkungan hidup.

第85条

(1) 如果第84条所述的同时申请技术批准和环境批准的申请获得批准,商业参与者应通过OSS系统使用附有技术批准文件的环境批准申请,以进行评估或审查。

(2) 第(1)款所述的技术批准的签发应与环境文件的评估或实质性审查同时进行。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 86

(1) An application for an Environmental Approval for a business requiring an Amdal submitted by a Business Actor shall be carried out through:
a. completion of the terms of reference form by the Business Actor;
b. examination of the terms of reference form;
c. preparation of the Andal document and the RKL-RPL document by the Business Actor; and
d. assessment of the Andal document and the RKL-RPL document.

(2) In the event that a Business Actor requiring an Amdal who already has an Environmental Approval will make changes to the business, the Business Actor must amend the Environmental Approval.

(3) The completion of the terms of reference form by the Business Actor as referred to in paragraph (1) letter a and the examination of the terms of reference form as referred to in paragraph (1) letter b shall be carried out in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management.

(4) The preparation of the Andal document and the RKL-RPL document by the Business Actor as referred to in paragraph (1) letter c and the assessment of the Andal document and the RKL-RPL document as referred to in paragraph (1) letter d shall be carried out in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management.

(5) An application for an Environmental Approval through the assessment of the Andal document and the RKL-RPL document as referred to in paragraph (1) letter d shall be submitted by the Business Actor by attaching:
a. the Andal document;
b. the RKL-RPL document; and
c. a technical approval if required in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management and/or traffic.

(6) In the event that the application for an Environmental Approval as referred to in paragraph (5) is declared complete through the OSS System, the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their authority through the Environmental Feasibility Test Team shall conduct an assessment of the application for an Environmental Approval with an Amdal document.

(7) The assessment as referred to in paragraph (6) shall be carried out through the stages of:
a. administrative assessment; and
b. substantive assessment.

Pasal 86

(1) Permohonan PL untuk usaha wajib Amdal yang diajukan oleh Pelaku Usaha dilakukan melalui:
a. pengisian formulir kerangka acuan oleh Pelaku Usaha;
b. pemeriksaan formulir kerangka acuan;
c. penyusunan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL oleh Pelaku Usaha; dan
d. penilaian dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL.

(2) Dalam hal Pelaku Usaha wajib Amdal yang telah memiliki PL akan melakukan perubahan usaha, Pelaku Usaha harus melakukan perubahan PL.

(3) Pengisian formulir kerangka acuan oleh Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan pemeriksaan formulir kerangka acuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

(4) Penyusunan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL oleh Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dan penilaian dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

(5) Permohonan PL melalui penilaian dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d diajukan oleh Pelaku Usaha dengan melampirkan:
a. dokumen Andal;
b. dokumen RKL-RPL; dan
c. persetujuan teknis dalam hal dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan/atau lalu lintas.

(6) Dalam hal permohonan PL sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dinyatakan lengkap melalui Sistem OSS, menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangannya melalui Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup melakukan penilaian terhadap permohonan PL dengan dokumen Amdal.

(7) Penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (6) dilakukan melalui tahapan:
a. penilaian administrasi; dan
b. penilaian substansi.

第86条

(1) 商业参与者提交的需要进行Amdal的业务的环境批准申请应通过以下方式进行:
a. 商业参与者填写职权范围表格;
b. 审查职权范围表格;
c. 商业参与者编制Andal文件和RKL-RPL文件;以及
d. 评估Andal文件和RKL-RPL文件。

(2) 如果需要Amdal且已获得环境批准的商业参与者将对业务进行变更,则该商业参与者必须修改环境批准。

(3) 第(1)款a项所述的商业参与者填写职权范围表格和第(1)款b项所述的审查职权范围表格应根据环境保护和管理领域的法律法规规定进行。

(4) 第(1)款c项所述的商业参与者编制Andal文件和RKL-RPL文件以及第(1)款d项所述的评估Andal文件和RKL-RPL文件应根据环境保护和管理领域的法律法规规定进行。

(5) 通过评估Andal文件和RKL-RPL文件申请环境批准,如第(1)款d项所述,应由商业参与者提交,并附上:
a. Andal文件;
b. RKL-RPL文件;以及
c. 如果根据环境保护和管理和/或交通领域的法律法规规定需要,则提供技术批准。

(6) 如果第(5)款所述的环境批准申请通过OSS系统被宣布为完整,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据其权限,通过环境可行性测试小组对附有Amdal文件的环境批准申请进行评估。

(7) 第(6)款所述的评估应通过以下阶段进行:
a. 行政评估;以及
b. 实质性评估。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 87

(1) The administrative assessment as referred to in Article 86 paragraph (7) letter a shall be conducted to assess the correctness of the documents which include:
a. conformity of the location of the planned business and/or activity with the Spatial Plan (RTR);
b. initial approval related to the planned business and/or activity;
c. technical approval if required in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management and/or traffic;
d. validity of the registration certificate of the Amdal preparation service provider institution, if the preparation of the Andal document and the RKL-RPL document is carried out by an Amdal preparation service provider institution;
e. validity of the competency certification mark of the Amdal preparer; and
f. conformity of the systematics of the Andal and the RKL-RPL document with the guidelines for the preparation of the Andal document and the RKL-RPL document.

(2) The assessment of the correctness of the documents as referred to in paragraph (1) shall be carried out within a period of no later than 3 (three) Days from the date the Environmental Approval application is received by the OSS System.

(3) In the event that based on the assessment results as referred to in paragraph (2) the documents are declared correct, the Environmental Approval application shall undergo a substantive assessment as referred to in Article 86 paragraph (7) letter b.

Pasal 87

(1) Penilaian administrasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 86 ayat (7) huruf a dilakukan untuk menilai kebenaran dokumen yang meliputi:
a. kesesuaian lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan dengan RTR;
b. persetujuan awal terkait rencana usaha dan/atau kegiatan;
c. persetujuan teknis dalam hal dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan/atau lalu lintas;
d. keabsahan tanda bukti registrasi lembaga penyedia jasa penyusunan Amdal, apabila penyusunan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL dilakukan oleh lembaga penyedia jasa penyusunan Amdal;
e. keabsahan tanda bukti sertifikasi kompetensi penyusun Amdal; dan
f. kesesuaian sistematika Andal dan dokumen RKL-RPL dengan pedoman penyusunan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL.

(2) Penilaian kebenaran dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) Hari sejak permohonan PL diterima Sistem OSS.

(3) Dalam hal berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dokumen dinyatakan benar, permohonan PL dilakukan penilaian substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 86 ayat (7) huruf b.

第87条

(1) 第86条第(7)款a项所述的行政评估应进行以评估文件的正确性,包括:
a. 计划业务和/或活动地点与空间规划(RTR)的一致性;
b. 与计划业务和/或活动相关的初步批准;
c. 如果根据环境保护和管理和/或交通领域的法律法规规定需要,则提供技术批准;
d. Amdal编制服务提供机构注册证书的有效性,如果Andal文件和RKL-RPL文件的编制由Amdal编制服务提供机构进行;
e. Amdal编制人员能力认证标志的有效性;以及
f. Andal和RKL-RPL文件的系统性与Andal文件和RKL-RPL文件编制指南的一致性。

(2) 第(1)款所述的文件正确性评估应在OSS系统收到环境批准申请之日起不迟于3天内进行。

(3) 如果根据第(2)款所述的评估结果,文件被宣布为正确,则环境批准申请应进行第86条第(7)款b项所述的实质性评估。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 88

(1) In the event that based on the assessment results as referred to in Article 87 paragraph (2) the documents are declared incorrect, the OSS System shall return the documents to the Business Actor accompanied by a note for correction.

(2) The Business Actor shall submit the corrected documents no later than 3 (three) Days from the return of the documents declared incorrect as referred to in paragraph (1).

(3) The assessment of the correctness of the corrected documents shall be carried out no later than 1 (one) Day from the receipt of the corrected documents as referred to in paragraph (2).

(4) In the event that based on the assessment results as referred to in paragraph (3) the corrected documents are declared correct, the Environmental Approval application shall undergo a substantive assessment as referred to in Article 86 paragraph (7) letter b.

(5) The Environmental Approval application shall be deemed rejected with reasons for rejection through the OSS System, if:
a. The Business Actor fails to submit the correction within the period as referred to in paragraph (2); or
b. based on the assessment results of the documents as referred to in paragraph (3), they are declared incorrect.

Pasal 88

(1) Dalam hal berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 87 ayat (2) dokumen dinyatakan tidak benar, Sistem OSS mengembalikan dokumen kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan.

(2) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen paling lama 3 (tiga) Hari sejak pengembalian dokumen dinyatakan tidak benar sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

(3) Penilaian kebenaran terhadap perbaikan dokumen dilakukan paling lama 1 (satu) Hari sejak diterimanya perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (2).

(4) Dalam hal berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (3) perbaikan dokumen dinyatakan benar, permohonan PL dilakukan penilaian substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 86 ayat (7) huruf b.

(5) Permohonan PL dinyatakan ditolak disertai dengan alasan penolakan melalui Sistem OSS, apabila:
a. Pelaku Usaha tidak menyampaikan perbaikan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2); atau
b. berdasarkan hasil penilaian dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dinyatakan tidak benar.

第88条

(1) 如果根据第87条第(2)款所述的评估结果,文件被宣布为不正确,OSS系统应将文件退还给商业参与者,并附上更正说明。

(2) 商业参与者应在收到第(1)款所述的被宣布为不正确的文件退还之日起不迟于3天内提交更正后的文件。

(3) 对更正后文件的正确性评估应在收到第(2)款所述的更正后文件之日起不迟于1天内进行。

(4) 如果根据第(3)款所述的评估结果,更正后的文件被宣布为正确,则环境批准申请应进行第86条第(7)款b项所述的实质性评估。

(5) 环境批准申请应被视为被拒绝,并通过OSS系统说明拒绝原因,如果:
a. 商业参与者未能在第(2)款所述的期限内提交更正;或
b. 根据第(3)款所述的文件评估结果,文件被宣布为不正确。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 89

(1) The substantive assessment as referred to in Article 86 paragraph (7) letter b shall be conducted for an overall and comprehensive assessment of the aspects of consistency, necessity, relevance, and depth of substance, including:
a. project stage test; and
b. quality test of the Andal document and RKL-RPL document study.

(2) The substantive assessment as referred to in paragraph (1) shall be carried out through a meeting of the Environmental Feasibility Test Team by involving the directly affected community, experts, and/or relevant ministries/agencies.

(3) The results of the substantive assessment by the Environmental Feasibility Test Team shall be compiled in a meeting report which contains information that:
a. the Andal document and the RKL-RPL document do not require correction; or
b. the Andal document and the RKL-RPL document require correction.

(4) If the Andal document and the RKL-RPL document do not require correction as referred to in paragraph (3) letter a, the Environmental Feasibility Test Team shall conduct a feasibility test.

Pasal 89

(1) Penilaian substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 86 ayat (7) huruf b dilakukan untuk penilaian secara keseluruhan dan komprehensif terhadap aspek konsistensi, keharusan, relevansi, dan kedalaman substansi, meliputi:
a. uji tahap proyek; dan
b. uji kualitas kajian dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL.

(2) Penilaian substansi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui rapat Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup dengan melibatkan masyarakat yang terkena dampak langsung, ahli, dan/atau kementerian/lembaga terkait.

(3) Hasil penilaian substansi oleh Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup disusun dalam berita acara rapat yang memuat informasi:
a. dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL tidak memerlukan perbaikan; atau
b. dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL memerlukan perbaikan.

(4) Apabila dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL tidak memerlukan perbaikan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a, Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup melakukan uji kelayakan.

第89条

(1) 第86条第(7)款b项所述的实质性评估应进行全面和综合的评估,评估内容的一致性、必要性、相关性和深度,包括:
a. 项目阶段测试;以及
b. Andal文件和RKL-RPL文件研究的质量测试。

(2) 第(1)款所述的实质性评估应通过环境可行性测试小组的会议进行,并邀请直接受影响的社区、专家和/或相关部委/机构参与。

(3) 环境可行性测试小组的实质性评估结果应编制成会议报告,其中包含以下信息:
a. Andal文件和RKL-RPL文件不需要更正;或
b. Andal文件和RKL-RPL文件需要更正。

(4) 如果Andal文件和RKL-RPL文件不需要如第(3)款a项所述的更正,环境可行性测试小组应进行可行性测试。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 90

(1) If the Andal document and the RKL-RPL document require correction as referred to in Article 89 paragraph (3) letter b, the Environmental Feasibility Test Team through the OSS System shall return the Andal document and the RKL-RPL document to the Business Actor accompanied by a note for correction.

(2) The Business Actor shall submit the corrected Andal document and RKL-RPL document no later than 30 (thirty) Days from the return of the documents declared to require correction as referred to in paragraph (1).

(3) With respect to the submission of the corrected documents by the Business Actor, the Environmental Feasibility Test Team shall evaluate the corrected documents within a period of no later than 10 (ten) Days from the receipt of the corrected documents as referred to in paragraph (2).

(4) Based on the evaluation results of the corrected documents as referred to in paragraph (3), if the corrected documents are still declared incorrect, the documents shall be returned to the Business Actor accompanied by a note for correction and notified through the OSS System.

(5) The Business Actor shall submit the correction no later than 30 (thirty) Days from the return of the documents still declared incorrect as referred to in paragraph (4).

(6) The Environmental Feasibility Test Team shall evaluate the corrected documents within a period of no later than 10 (ten) Days from the receipt of the corrected documents as referred to in paragraph (5).

(7) If based on the evaluation results of the corrected documents as referred to in paragraph (3) or paragraph (6) they are declared correct, the Environmental Feasibility Test Team shall conduct a feasibility test.

Pasal 90

(1) Apabila dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL memerlukan perbaikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89 ayat (3) huruf b, Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup melalui Sistem OSS mengembalikan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan.

(2) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL paling lama 30 (tiga puluh) Hari sejak pengembalian dokumen dinyatakan memerlukan perbaikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

(3) Terhadap penyampaian dokumen yang telah diperbaiki oleh Pelaku Usaha, Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup melakukan evaluasi atas perbaikan dokumen dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) Hari sejak dokumen perbaikan diterima sebagaimana dimaksud pada ayat (2).

(4) Berdasarkan hasil evaluasi atas perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dokumen perbaikan masih dinyatakan tidak benar, dokumen dikembalikan kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan dan diberitahukan melalui Sistem OSS.

(5) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan paling lama 30 (tiga puluh) Hari sejak pengembalian dokumen masih dinyatakan tidak benar sebagaimana dimaksud pada ayat (4).

(6) Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup melakukan evaluasi atas perbaikan dokumen dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) Hari sejak dokumen perbaikan diterima sebagaimana dimaksud pada ayat (5).

(7) Apabila berdasarkan hasil evaluasi atas perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3) atau ayat (6) dinyatakan benar, Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup melakukan uji kelayakan.

第90条

(1) 如果Andal文件和RKL-RPL文件需要如第89条第(3)款b项所述的更正,环境可行性测试小组应通过OSS系统将Andal文件和RKL-RPL文件退还给商业参与者,并附上更正说明。

(2) 商业参与者应在收到第(1)款所述的被宣布为需要更正的文件退还之日起不迟于30天内提交更正后的Andal文件和RKL-RPL文件。

(3) 对于商业参与者提交的更正后文件,环境可行性测试小组应在收到第(2)款所述的更正后文件之日起不迟于10天内对更正后的文件进行评估。

(4) 根据第(3)款所述的更正后文件的评估结果,如果更正后的文件仍被宣布为不正确,则应将文件退还给商业参与者,并附上更正说明,并通过OSS系统通知。

(5) 商业参与者应在收到第(4)款所述的仍被宣布为不正确的文件退还之日起不迟于30天内提交更正。

(6) 环境可行性测试小组应在收到第(5)款所述的更正后文件之日起不迟于10天内对更正后的文件进行评估。

(7) 如果根据第(3)款或第(6)款所述的更正后文件的评估结果,文件被宣布为正确,环境可行性测试小组应进行可行性测试。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 91

(1) If the Business Actor fails to submit the corrected Andal and RKL-RPL documents within the period as referred to in Article 90 paragraph (2) or Article 90 paragraph (5), the OSS System shall notify the Business Actor of the suspension of the substantive assessment process for the Andal and RKL-RPL documents.

(2) The suspension of the substantive assessment process for the Andal and RKL-RPL documents may be subject to a request for continuation of the assessment by the Business Actor within a period of no later than 180 (one hundred and eighty) calendar days from the notification of the suspension of the assessment process as referred to in paragraph (1).

(3) Based on the request for continuation of the assessment as referred to in paragraph (2), the substantive assessment process for the Andal and RKL-RPL documents shall be resumed.

(4) The procedures and time limits for the assessment of the Andal and RKL-RPL documents as referred to in Article 90 shall apply mutatis mutandis to the continued assessment of the corrected Andal and RKL-RPL documents.

(5) If the Business Actor does not submit a request for continuation of the assessment within the period as referred to in paragraph (2), the Environmental Approval application shall be rejected with reasons for rejection through the OSS System.

Pasal 91

(1) Apabila Pelaku Usaha tidak menyampaikan perbaikan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 90 ayat (2) atau Pasal 90 ayat (5), Sistem OSS menyampaikan pemberitahuan penghentian proses penilaian substansi dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL kepada Pelaku Usaha.

(2) Penghentian proses penilaian substansi dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL dapat diajukan permohonan kelanjutan penilaian oleh Pelaku Usaha dalam jangka waktu paling lama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender sejak penyampaian pemberitahuan penghentian proses penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

(3) Berdasarkan permohonan kelanjutan penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (2), proses penilaian substansi dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL dilanjutkan kembali.

(4) Tata cara dan jangka waktu penilaian dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL sebagaimana dimaksud dalam Pasal 90 berlaku secara mutatis mutandis untuk penilaian lanjutan perbaikan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL.

(5) Apabila Pelaku Usaha tidak mengajukan permohonan kelanjutan penilaian dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), permohonan PL ditolak disertai dengan alasan penolakan melalui Sistem OSS.

第91条

(1) 如果商业参与者未能在第90条第(2)款或第90条第(5)款所述的期限内提交更正后的Andal和RKL-RPL文件,OSS系统应通知商业参与者暂停对Andal和RKL-RPL文件的实质性评估程序。

(2) 暂停对Andal和RKL-RPL文件的实质性评估程序可由商业参与者在收到第(1)款所述的暂停评估程序通知之日起不迟于180个日历日内提出继续评估的请求。

(3) 根据第(2)款所述的继续评估请求,应恢复对Andal和RKL-RPL文件的实质性评估程序。

(4) 第90条所述的Andal和RKL-RPL文件的评估程序和时限应比照适用于更正后的Andal和RKL-RPL文件的继续评估。

(5) 如果商业参与者未在第(2)款所述的期限内提出继续评估的请求,则环境批准申请应被拒绝,并通过OSS系统说明拒绝原因。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 92

(1) Based on the results of the feasibility test as referred to in Article 89 paragraph (4), Article 90 paragraph (7), or Article 91 paragraph (4), the Environmental Feasibility Test Team shall submit a recommendation of environmental feasibility or infeasibility to the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities.

(2) The recommendation of the feasibility test results as referred to in paragraph (1) shall serve as a consideration for the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities in determining:
a. a Decree on Environmental Feasibility, if the business plan is declared environmentally feasible; or
b. a Decree on Environmental Infeasibility, if the business plan is declared environmentally infeasible.

Pasal 92

(1) Berdasarkan hasil uji kelayakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89 ayat (4), Pasal 90 ayat (7), atau Pasal 91 ayat (4), Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup menyampaikan rekomendasi kelayakan atau ketidaklayakan lingkungan hidup kepada menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing.

(2) Rekomendasi hasil uji kelayakan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menjadi bahan pertimbangan menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing dalam menetapkan:
a. Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup, jika rencana usaha dinyatakan layak lingkungan hidup; atau
b. Surat Keputusan Ketidaklayakan Lingkungan Hidup, jika rencana usaha dinyatakan tidak layak lingkungan hidup.

第92条

(1) 根据第89条第(4)款、第90条第(7)款或第91条第(4)款所述的可行性测试结果,环境可行性测试小组应向组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长根据各自权限提交环境可行性或不可行性的建议。

(2) 第(1)款所述的可行性测试结果建议应作为组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长根据各自权限在确定以下事项时的考虑因素:
a. 环境可行性法令,如果业务计划被宣布为环境可行的;或
b. 环境不可行性法令,如果业务计划被宣布为环境不可行的。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 93

(1) The period for:
a. substantive assessment as referred to in Article 89 paragraph (2);
b. feasibility test as referred to in Article 89 paragraph (4) or Article 90 paragraph (7); and
c. submission of feasibility or infeasibility recommendations as referred to in Article 92 paragraph (1),
shall be no later than 50 (fifty) Days from the date the Andal and RKL-RPL documents are declared complete and correct in the administrative assessment.

(2) The period for:
a. substantive assessment as referred to in Article 91 paragraph (3);
b. feasibility test as referred to in Article 91 paragraph (4); and
c. submission of feasibility or infeasibility recommendations as referred to in Article 92 paragraph (1),
shall be no later than 50 (fifty) Days from the date the request for continuation of the assessment of the Andal and RKL-RPL documents is received through the OSS System.

(3) The period as referred to in paragraphs (1) and (2) does not include the period for correction of the Andal and RKL-RPL documents by the Business Actor as referred to in Article 90 paragraph (2) and paragraph (5) at the substantive assessment stage.

(4) The Decree on Environmental Feasibility or the Decree on Environmental Infeasibility as referred to in Article 92 paragraph (2) shall be issued within a period of no later than 10 (ten) Days from the receipt of the feasibility test results recommendation.

Pasal 93

(1) Jangka waktu:
a. penilaian substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89 ayat (2);
b. uji kelayakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89 ayat (4) atau Pasal 90 ayat (7); dan
c. penyampaian rekomendasi kelayakan atau ketidaklayakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 92 ayat (1),
dilakukan paling lama 50 (lima puluh) Hari sejak dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL dinyatakan lengkap dan benar dalam penilaian administrasi.

(2) Jangka waktu:
a. penilaian substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 91 ayat (3);
b. uji kelayakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 91 ayat (4); dan
c. penyampaian rekomendasi kelayakan atau ketidaklayakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 92 ayat (1),
dilakukan paling lama 50 (lima puluh) Hari sejak permohonan kelanjutan penilaian dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL diterima melalui Sistem OSS.

(3) Jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) tidak termasuk jangka waktu perbaikan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL oleh Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 90 ayat (2) dan ayat (5) pada tahapan penilaian substansi.

(4) Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup atau Surat Keputusan Ketidaklayakan Lingkungan Hidup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 92 ayat (2) ditetapkan dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) Hari sejak rekomendasi hasil uji kelayakan diterima.

第93条

(1) 以下期限:
a. 第89条第(2)款所述的实质性评估;
b. 第89条第(4)款或第90条第(7)款所述的可行性测试;以及
c. 第92条第(1)款所述的可行性或不可行性建议的提交,
应在Andal和RKL-RPL文件在行政评估中被宣布为完整和正确之日起不迟于50天内进行。

(2) 以下期限:
a. 第91条第(3)款所述的实质性评估;
b. 第91条第(4)款所述的可行性测试;以及
c. 第92条第(1)款所述的可行性或不可行性建议的提交,
应在通过OSS系统收到继续评估Andal和RKL-RPL文件的请求之日起不迟于50天内进行。

(3) 第(1)和(2)款所述的期限不包括商业参与者在实质性评估阶段根据第90条第(2)款和第(5)款更正Andal和RKL-RPL文件的期限。

(4) 第92条第(2)款所述的环境可行性法令或环境不可行性法令应在收到可行性测试结果建议之日起不迟于10天内签发。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 94

The provisions concerning the procedures for the assessment of Andal and/or RKL-RPL as referred to in Articles 87 to 93 shall apply mutatis mutandis to the assessment of an addendum to Andal and/or RKL-RPL.

Pasal 94

Ketentuan mengenai tata cara penilaian Andal dan/atau RKL-RPL sebagaimana dimaksud dalam Pasal 87 sampai dengan Pasal 93 berlaku secara mutatis mutandis untuk penilaian addendum Andal dan/atau RKL-RPL.

第94条

关于第87条至第93条所述的Andal和/或RKL-RPL评估程序的规定应比照适用于Andal和/或RKL-RPL附录的评估。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 95

(1) An application for an Environmental Approval with a UKL-UPL form shall be submitted by the Business Actor by attaching a technical approval if required in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environment and/or traffic.

(2) The UKL-UPL form as referred to in paragraph (1) shall be in the form of:
a. a specific standard UKL-UPL form that has been provided in the environmental information system; or
b. a standard UKL-UPL form prepared by the Business Actor with reference to the format in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management.

(3) In the event that the application for an Environmental Approval as referred to in paragraph (1) is declared complete through the OSS System, the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities shall examine the Environmental Approval with the UKL-UPL form.

(4) The examination as referred to in paragraph (3) shall be carried out through the stages of:
a. administrative examination; and
b. substantive examination.

Pasal 95

(1) Permohonan PL dengan formulir UKL-UPL diajukan oleh Pelaku Usaha dengan melampirkan persetujuan teknis apabila dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup dan/atau lalu lintas.

(2) Formulir UKL-UPL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa:
a. formulir UKL-UPL standar spesifik yang telah disediakan dalam sistem informasi lingkungan hidup; atau
b. formulir UKL-UPL standar yang disusun Pelaku Usaha dengan mengacu pada format sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

(3) Dalam hal permohonan PL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dinyatakan lengkap melalui Sistem OSS, menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melakukan pemeriksaan terhadap PL dengan formulir UKL-UPL.

(4) Pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilakukan melalui tahapan:
a. pemeriksaan administrasi; dan
b. pemeriksaan substansi.

第95条

(1) 带有UKL-UPL表格的环境批准申请应由商业参与者提交,并附上根据环境和/或交通领域的法律法规规定所需的技术批准。

(2) 第(1)款所述的UKL-UPL表格应为以下形式:
a. 环境信息系统中已提供的特定标准UKL-UPL表格;或
b. 由商业参与者根据环境保护和管理领域的法律法规规定格式编制的标准UKL-UPL表格。

(3) 如果第(1)款所述的环境批准申请通过OSS系统被宣布为完整,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限审查带有UKL-UPL表格的环境批准。

(4) 第(3)款所述的审查应通过以下阶段进行:
a. 行政审查;以及
b. 实质性审查。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 96

(1) The administrative examination as referred to in Article 95 paragraph (4) letter a shall be conducted to examine the correctness of the documents which include:
a. conformity of the location of the planned business and/or activity with the Spatial Plan (RTR);
b. initial approval related to the planned business and/or activity;
c. technical approval if required in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management and/or traffic; and
d. conformity of the content of the specific standard UKL-UPL form or the standard UKL-UPL form with the filling guidelines.

(2) The examination of the correctness of the documents as referred to in paragraph (1) shall be carried out within a period of no later than 1 (one) Day from the date the Environmental Approval application is received by the OSS System.

(3) If based on the examination results as referred to in paragraph (2) the documents are declared correct, the Environmental Approval application shall undergo a substantive examination as referred to in Article 95 paragraph (4) letter b.

Pasal 96

(1) Pemeriksaan administrasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 95 ayat (4) huruf a dilakukan untuk memeriksa kebenaran dokumen yang meliputi:
a. kesesuaian lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan dengan RTR;
b. persetujuan awal terkait rencana usaha dan/atau kegiatan;
c. persetujuan teknis dalam hal dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan/atau lalu lintas; dan
d. kesesuaian isi formulir UKL-UPL standar spesifik atau formulir UKL-UPL standar dengan pedoman pengisian.

(2) Pemeriksaan kebenaran dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) Hari sejak permohonan PL diterima Sistem OSS.

(3) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dokumen dinyatakan benar, permohonan PL dilakukan pemeriksaan substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 95 ayat (4) huruf b.

第96条

(1) 第95条第(4)款a项所述的行政审查应进行以审查文件的正确性,包括:
a. 计划业务和/或活动地点与空间规划(RTR)的一致性;
b. 与计划业务和/或活动相关的初步批准;
c. 如果根据环境保护和管理和/或交通领域的法律法规规定需要,则提供技术批准;以及
d. 特定标准UKL-UPL表格或标准UKL-UPL表格的内容与填写指南的一致性。

(2) 第(1)款所述的文件正确性审查应在OSS系统收到环境批准申请之日起不迟于1天内进行。

(3) 如果根据第(2)款所述的审查结果,文件被宣布为正确,则环境批准申请应进行第95条第(4)款b项所述的实质性审查。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 97

(1) If based on the examination results as referred to in Article 96 paragraph (2) the documents are declared incorrect, the OSS System shall return the documents to the Business Actor accompanied by a note for correction.

(2) The Business Actor shall submit the corrected documents declared incorrect no later than 1 (one) Day from the return of the documents as referred to in paragraph (1).

(3) The minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities shall examine the corrected documents as referred to in paragraph (2) no later than 1 (one) Day from the receipt of the corrected documents.

(4) If based on the examination results as referred to in paragraph (3) the documents are declared correct, the Environmental Approval application shall undergo a substantive examination as referred to in Article 95 paragraph (4) letter b.

(5) If the Business Actor fails to submit the correction within the period as referred to in paragraph (2) or based on the examination results as referred to in paragraph (3) the documents are declared incorrect, the Environmental Approval application shall be rejected with reasons for rejection through the OSS System.

Pasal 97

(1) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96 ayat (2) dokumen dinyatakan tidak benar, Sistem OSS mengembalikan dokumen kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan.

(2) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen yang dinyatakan tidak benar paling lama 1 (satu) Hari sejak pengembalian dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

(3) Menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melakukan pemeriksaan perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (2) paling lama 1 (satu) Hari sejak diterimanya perbaikan dokumen.

(4) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dokumen dinyatakan benar, permohonan PL dilakukan pemeriksaan substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 95 ayat (4) huruf b.

(5) Apabila Pelaku Usaha tidak menyampaikan perbaikan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2) atau berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dokumen dinyatakan tidak benar, permohonan PL ditolak disertai dengan alasan penolakan melalui Sistem OSS.

第97条

(1) 如果根据第96条第(2)款所述的审查结果,文件被宣布为不正确,OSS系统应将文件退还给商业参与者,并附上更正说明。

(2) 商业参与者应在收到第(1)款所述的被宣布为不正确的文件退还之日起不迟于1天内提交更正后的文件。

(3) 组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,在收到更正后文件之日起不迟于1天内审查第(2)款所述的更正后文件。

(4) 如果根据第(3)款所述的审查结果,文件被宣布为正确,则环境批准申请应进行第95条第(4)款b项所述的实质性审查。

(5) 如果商业参与者未能在第(2)款所述的期限内提交更正,或根据第(3)款所述的审查结果,文件被宣布为不正确,则环境批准申请应被拒绝,并通过OSS系统说明拒绝原因。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 98

(1) The minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities shall conduct a substantive examination as referred to in Article 95 paragraph (4) letter b on the specific standard UKL-UPL form or the standard UKL-UPL form.

(2) The administrative examination and substantive examination of the specific standard UKL-UPL form for businesses with a medium-low risk level shall be carried out automatically through the OSS System.

(3) The substantive examination of the specific standard UKL-UPL form for businesses with a medium-high risk level and a high risk level shall be carried out within a period of no later than 3 (three) Days from the date the document examination as referred to in Article 96 paragraph (1) is declared correct.

(4) The substantive examination of the standard UKL-UPL form for businesses with a medium-high risk level and a high risk level shall be carried out within a period of no later than 5 (five) Days from the date the document examination as referred to in Article 96 paragraph (1) is declared correct.

(5) If the issuance of the technical approval is carried out concurrently with the substantive examination of the environmental document as referred to in Article 85, the substantive examination of the UKL-UPL form shall be carried out no later than 15 (fifteen) Days from the date the document examination as referred to in Article 96 paragraph (1) is declared correct.

Pasal 98

(1) Menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melakukan pemeriksaan substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 95 ayat (4) huruf b atas formulir UKL-UPL standar spesifik atau formulir UKL-UPL standar.

(2) Pemeriksaan administrasi dan pemeriksaan substansi atas formulir UKL-UPL standar spesifik untuk usaha dengan tingkat Risiko menengah rendah dilakukan secara otomatis melalui Sistem OSS.

(3) Pemeriksaan substansi atas formulir UKL-UPL standar spesifik untuk usaha dengan tingkat Risiko menengah tinggi dan tingkat Risiko tinggi dilakukan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) Hari sejak pemeriksaan dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96 ayat (1) dinyatakan benar.

(4) Pemeriksaan substansi atas formulir UKL-UPL standar untuk usaha dengan tingkat Risiko menengah tinggi dan tingkat Risiko tinggi dilakukan dalam jangka waktu paling lama 5 (lima) Hari sejak pemeriksaan dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96 ayat (1) dinyatakan benar.

(5) Apabila penerbitan persetujuan teknis dilaksanakan bersamaan dengan pemeriksaan substansi atas dokumen lingkungan hidup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 85, pemeriksaan substansi atas formulir UKL-UPL dilakukan paling lama 15 (lima belas) Hari sejak pemeriksaan dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96 ayat (1) dinyatakan benar.

第98条

(1) 组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,对特定标准UKL-UPL表格或标准UKL-UPL表格进行第95条第(4)款b项所述的实质性审查。

(2) 对中低风险水平业务的特定标准UKL-UPL表格的行政审查和实质性审查应通过OSS系统自动进行。

(3) 对中高风险水平和高风险水平业务的特定标准UKL-UPL表格的实质性审查应在第96条第(1)款所述的文件审查被宣布为正确之日起不迟于3天内进行。

(4) 对中高风险水平和高风险水平业务的标准UKL-UPL表格的实质性审查应在第96条第(1)款所述的文件审查被宣布为正确之日起不迟于5天内进行。

(5) 如果技术批准的签发与第85条所述的环境文件实质性审查同时进行,则UKL-UPL表格的实质性审查应在第96条第(1)款所述的文件审查被宣布为正确之日起不迟于15天内进行。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 99

(1) Based on the administrative examination and substantive examination of the specific standard UKL-UPL form for businesses with a medium-low risk level as referred to in Article 98 paragraph (2), an approval or rejection of the statement of commitment to environmental management shall be issued automatically through the OSS System.

(2) In the event that the substantive examination results do not require correction, the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System shall issue an approval or rejection of the statement of commitment to environmental management within a period of no later than 2 (two) Days from the date the substantive examination as referred to in Article 98 paragraph (1) is declared correct.

(3) In the event that the substantive examination results require correction, the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System shall provide correction instructions to the Business Actor.

(4) The Business Actor shall submit the corrected documents no later than 5 (five) Days from the return of the documents as referred to in paragraph (3).

(5) Based on the corrected documents as referred to in paragraph (4), the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System shall issue an approval or rejection of the statement of commitment to environmental management within a period of no later than 2 (two) Days from the receipt of the corrected documents.

(6) If:
a. the corrected specific standard UKL-UPL form submitted by the Business Actor has exceeded the time limit; or
b. the correction does not comply with the required standards,
the application for approval of the statement of commitment to environmental management shall be rejected with reasons for rejection and conveyed to the Business Actor through the OSS System.

Pasal 99

(1) Berdasarkan pemeriksaan administrasi dan pemeriksaan substansi atas formulir UKL-UPL standar spesifik untuk usaha dengan tingkat Risiko menengah rendah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (2), diterbitkan persetujuan atau penolakan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup secara otomatis melalui Sistem OSS.

(2) Dalam hal hasil pemeriksaan substansi tidak terdapat perbaikan, menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS menerbitkan persetujuan atau penolakan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) Hari sejak pemeriksaan substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (1) dinyatakan benar.

(3) Dalam hal hasil pemeriksaan substansi memerlukan perbaikan, menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS menyampaikan arahan perbaikan kepada Pelaku Usaha.

(4) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen paling lama 5 (lima) Hari sejak pengembalian dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3).

(5) Berdasarkan perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (4), menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS menerbitkan persetujuan atau penolakan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) Hari sejak perbaikan dokumen diterima.

(6) Apabila:
a. perbaikan formulir UKL-UPL standar spesifik yang disampaikan oleh Pelaku Usaha telah melebihi batas waktu; atau
b. perbaikan tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan,
permohonan persetujuan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup ditolak disertai dengan alasan penolakan dan disampaikan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.

第99条

(1) 根据对第98条第(2)款所述的中低风险水平业务的特定标准UKL-UPL表格的行政审查和实质性审查,应通过OSS系统自动签发对环境管理承诺声明的批准或拒绝。

(2) 如果实质性审查结果不需要更正,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,在第98条第(1)款所述的实质性审查被宣布为正确之日起不迟于2天内,通过OSS系统签发对环境管理承诺声明的批准或拒绝。

(3) 如果实质性审查结果需要更正,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,通过OSS系统向商业参与者提供更正指示。

(4) 商业参与者应在收到第(3)款所述的文件退还之日起不迟于5天内提交更正后的文件。

(5) 根据第(4)款所述的更正后文件,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,在收到更正后文件之日起不迟于2天内,通过OSS系统签发对环境管理承诺声明的批准或拒绝。

(6) 如果:
a. 商业参与者提交的更正后的特定标准UKL-UPL表格已超过时限;或
b. 更正不符合要求的标准,
则对环境管理承诺声明的批准申请应被拒绝,并通过OSS系统向商业参与者说明拒绝原因。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 100

(1) Based on the administrative examination and substantive examination of the specific standard UKL-UPL form or the standard UKL-UPL form for businesses with a medium-high risk level and a high risk level as referred to in Article 98 paragraph (3) and paragraph (4), an approval or rejection of the statement of commitment to environmental management shall be issued through the OSS System.

(2) In the event that the substantive examination results do not require correction, the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System shall issue an approval or rejection of the statement of commitment to environmental management within a period of no later than 2 (two) Days from the date the substantive examination as referred to in Article 98 paragraph (1) is declared correct.

(3) In the event that the substantive examination results require correction, the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System shall provide correction instructions to the Business Actor.

(4) The Business Actor shall submit the corrected documents no later than 5 (five) Days from the return of the documents as referred to in paragraph (3).

(5) Based on the corrected documents as referred to in paragraph (4), the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System shall issue an approval or rejection of the statement of commitment to environmental management within a period of no later than 2 (two) Days from the receipt of the corrected documents.

(6) If:
a. the corrected specific standard UKL-UPL form or standard UKL-UPL form submitted by the Business Actor has exceeded the time limit; or
b. the correction does not comply with the required standards,
the application for approval of the statement of commitment to environmental management shall be rejected with reasons for rejection and conveyed to the Business Actor through the OSS System.

Pasal 100

(1) Berdasarkan pemeriksaan administrasi dan pemeriksaan substansi atas formulir UKL-UPL standar spesifik atau formulir UKL-UPL standar untuk usaha dengan tingkat Risiko menengah tinggi dan tingkat Risiko tinggi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (3) dan ayat (4), diterbitkan persetujuan atau penolakan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup melalui Sistem OSS.

(2) Dalam hal hasil pemeriksaan substansi tidak terdapat perbaikan, menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS menerbitkan persetujuan atau penolakan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) Hari sejak pemeriksaan substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (1) dinyatakan benar.

(3) Dalam hal hasil pemeriksaan substansi memerlukan perbaikan, menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS menyampaikan arahan perbaikan kepada Pelaku Usaha.

(4) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen paling lama 5 (lima) Hari sejak pengembalian dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3).

(5) Berdasarkan perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (4), menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS menerbitkan persetujuan atau penolakan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) Hari sejak perbaikan dokumen diterima.

(6) Apabila:
a. perbaikan formulir UKL-UPL standar spesifik atau formulir UKL-UPL standar yang disampaikan oleh Pelaku Usaha telah melebihi batas waktu; atau
b. perbaikan tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan,
permohonan persetujuan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup ditolak disertai dengan alasan penolakan dan disampaikan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.

第100条

(1) 根据对第98条第(3)款和第(4)款所述的中高风险水平和高风险水平业务的特定标准UKL-UPL表格或标准UKL-UPL表格的行政审查和实质性审查,应通过OSS系统签发对环境管理承诺声明的批准或拒绝。

(2) 如果实质性审查结果不需要更正,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,在第98条第(1)款所述的实质性审查被宣布为正确之日起不迟于2天内,通过OSS系统签发对环境管理承诺声明的批准或拒绝。

(3) 如果实质性审查结果需要更正,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,通过OSS系统向商业参与者提供更正指示。

(4) 商业参与者应在收到第(3)款所述的文件退还之日起不迟于5天内提交更正后的文件。

(5) 根据第(4)款所述的更正后文件,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,在收到更正后文件之日起不迟于2天内,通过OSS系统签发对环境管理承诺声明的批准或拒绝。

(6) 如果:
a. 商业参与者提交的更正后的特定标准UKL-UPL表格或标准UKL-UPL表格已超过时限;或
b. 更正不符合要求的标准,
则对环境管理承诺声明的批准申请应被拒绝,并通过OSS系统向商业参与者说明拒绝原因。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 101

(1) An application for an Environmental Approval with an SPPL form shall be submitted by the Business Actor to the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System.

(2) The issuance of an Environmental Approval with an SPPL form shall be carried out through a self-declaration by the Business Actor through the OSS System which is issued automatically along with the NIB.

Pasal 101

(1) Permohonan PL dengan formulir SPPL diajukan oleh Pelaku Usaha kepada menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS.

(2) Penerbitan PL dengan formulir SPPL dilakukan melalui pernyataan mandiri oleh Pelaku Usaha melalui Sistem OSS yang diterbitkan secara otomatis bersamaan dengan NIB.

第101条

(1) 带有SPPL表格的环境批准申请应由商业参与者通过OSS系统向组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长根据各自权限提交。

(2) 带有SPPL表格的环境批准的签发应通过商业参与者通过OSS系统进行自我声明,并与NIB一起自动签发。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 102

(1) Business Actors located within an industrial estate, SEZ, or KPBPB that has been equipped with a regional Amdal and a regional Environmental Approval, are required to prepare a detailed RKL-RPL based on the regional environmental document.

(2) The detailed RKL-RPL that has been prepared as referred to in paragraph (1) shall be submitted to the estate manager to be examined and approved by the estate manager.

(3) The detailed RKL-RPL that has been approved by the estate manager as referred to in paragraph (2) constitutes a statement of commitment to environmental management and becomes a requirement for the Business Actor's Business License within the estate.

Pasal 102

(1) Pelaku Usaha yang berada dalam kawasan industri, KEK, atau KPBPB yang telah dilengkapi dengan Amdal kawasan dan PL kawasan, wajib menyusun RKL-RPL rinci berdasarkan dokumen lingkungan hidup kawasan.

(2) RKL-RPL rinci yang telah disusun sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada pengelola kawasan untuk diperiksa dan disahkan oleh pengelola kawasan.

(3) RKL-RPL rinci yang telah disahkan oleh pengelola kawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) merupakan bentuk pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup dan menjadi persyaratan atas dasar PB Pelaku Usaha di dalam kawasan.

第102条

(1) 位于已配备区域Amdal和区域环境批准的工业区、经济特区或自由贸易区的商业参与者,必须根据区域环境文件编制详细的RKL-RPL。

(2) 第(1)款所述的已编制的详细RKL-RPL应提交给园区管理者进行审查和批准。

(3) 经园区管理者批准的第(2)款所述的详细RKL-RPL构成环境管理承诺声明,并成为园区内商业参与者营业执照的要求。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 103

Business Actors within an industrial estate, SEZ, or KPBPB that:
a. do not discharge wastewater into a water body; or
b. discharge wastewater through a wastewater treatment plant provided by the estate manager,
do not require a technical approval.

Pasal 103

Pelaku Usaha dalam kawasan industri, KEK, atau KPBPB yang:
a. tidak melakukan pembuangan air limbah ke badan air; atau
b. melakukan pembuangan air limbah melalui instalasi pengolahan air limbah yang disediakan pengelola kawasan,
tidak memerlukan persetujuan teknis.

第103条

位于工业区、经济特区或自由贸易区的商业参与者,如果:
a. 不向水体排放废水;或
b. 通过园区管理者提供的废水处理厂排放废水,
则不需要技术批准。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 104

The minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control may delegate the authority to grant Environmental Approvals and technical approvals to the governor, regent/mayor, Head of the SEZ Administrator, and Head of the KPBPB Management Agency.

Pasal 104

Menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup dapat mendelegasikan kewenangan pemberian PL dan persetujuan teknis kepada gubernur, bupati/wali kota, kepala Administrator KEK, dan kepala Badan Pengusahaan KPBPB.

第104条

组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人可将授予环境批准和技术批准的权力下放给省长、县长/市长、经济特区行政长官和自由贸易区管理机构负责人。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 105

Provisions concerning Environmental Approvals that are not regulated in Articles 78 to 104 shall be implemented in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management.

Pasal 105

Ketentuan mengenai PL yang tidak diatur dalam Pasal 78 sampai dengan Pasal 104 dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

第105条

关于第78条至第104条未规定的环境批准的规定,应根据环境保护和管理领域的法律法规规定执行。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 106

A Building Construction Approval (PBG) and a Certificate of Proper Function (SLF) as referred to in Article 12 paragraph (1) letter c are required for Business Actors who need to construct a Building as a business facility.

Pasal 106

PBG dan SLF sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (1) huruf c dipersyaratkan bagi Pelaku Usaha yang memerlukan pembangunan Bangunan Gedung sebagai fasilitas tempat usaha.

第106条

第12条第(1)款c项所述的建筑施工批准(PBG)和功能正常证书(SLF)是需要建造建筑物作为商业设施的商业参与者的必要条件。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 107

(1) The building construction activity as referred to in Article 106 includes technical planning, construction implementation, and construction supervision.

(2) The technical planning of the Building as referred to in paragraph (1) must comply with the technical standards stipulated in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of buildings.

Pasal 107

(1) Kegiatan pembangunan Bangunan Gedung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 meliputi perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, dan pengawasan konstruksi.

(2) Perencanaan teknis Bangunan Gedung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi standar teknis yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang bangunan gedung.

第107条

(1) 第106条所述的建筑施工活动包括技术规划、施工实施和施工监理。

(2) 第(1)款所述的建筑物技术规划必须符合建筑领域法律法规规定的技术标准。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 108

(1) The PBG must be obtained by the Business Actor before the construction implementation as referred to in Article 107 paragraph (1).

(2) The PBG as referred to in paragraph (1) shall be submitted by the Business Actor to the Central Government or Regional Government in accordance with their respective authorities.

(3) The PBG as referred to in paragraph (2) shall be processed through:
a. planning consultation; and
b. issuance.

Pasal 108

(1) PBG harus dimiliki oleh Pelaku Usaha sebelum pelaksanaan konstruksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (1).

(2) PBG sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diajukan oleh Pelaku Usaha kepada Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing.

(3) PBG sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diproses melalui:
a. konsultasi perencanaan; dan
b. penerbitan.

第108条

(1) 商业参与者必须在进行第107条第(1)款所述的施工实施前获得PBG。

(2) 第(1)款所述的PBG应由商业参与者根据各自权限向中央政府或地方政府提交。

(3) 第(2)款所述的PBG应通过以下方式处理:
a. 规划咨询;以及
b. 签发。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 109

(1) The planning consultation as referred to in Article 108 paragraph (3) letter a includes the process of:
a. registration;
b. examination of compliance with technical standards; and
c. statement of compliance with technical standards.

(2) The planning consultation as referred to in paragraph (1) shall be conducted free of charge.

Pasal 109

(1) Konsultasi perencanaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 108 ayat (3) huruf a meliputi proses:
a. pendaftaran;
b. pemeriksaan pemenuhan standar teknis; dan
c. pernyataan pemenuhan standar teknis.

(2) Konsultasi perencanaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diselenggarakan tanpa dipungut biaya.

第109条

(1) 第108条第(3)款a项所述的规划咨询包括以下过程:
a. 注册;
b. 审查技术标准的符合性;以及
c. 符合技术标准的声明。

(2) 第(1)款所述的规划咨询应免费进行。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 110

(1) The registration as referred to in Article 109 paragraph (1) letter a shall be submitted by the Business Actor through the OSS System by providing:
a. applicant or owner data;
b. Building data; and
c. technical plan documents.

(2) The applicant or owner data as referred to in paragraph (1) letter a and the Building data as referred to in paragraph (1) letter b must be in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of buildings.

(3) The technical plan documents as referred to in paragraph (1) letter c shall be prepared during the technical planning as referred to in Article 107 paragraph (1).

(4) The technical plan documents as referred to in paragraph (3) may be prepared by a Building planning service provider or the applicant in accordance with the provisions of laws and regulations.

(5) The technical plan documents as referred to in paragraph (4) shall be examined and approved in the planning consultation process as referred to in Article 108 paragraph (3) letter a.

Pasal 110

(1) Pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109 ayat (1) huruf a diajukan oleh Pelaku Usaha melalui Sistem OSS dengan menyampaikan:
a. data pemohon atau pemilik;
b. data Bangunan Gedung; dan
c. dokumen rencana teknis.

(2) Data pemohon atau pemilik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan data Bangunan Gedung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang bangunan gedung.

(3) Dokumen rencana teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c disusun pada saat perencanaan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (1).

(4) Dokumen rencana teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat dibuat oleh penyedia jasa perencanaan Bangunan Gedung atau pemohon sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(5) Dokumen rencana teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diperiksa dan disetujui dalam proses konsultasi perencanaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 108 ayat (3) huruf a.

第110条

(1) 第109条第(1)款a项所述的注册应由商业参与者通过OSS系统提交,并提供:
a. 申请人或所有者数据;
b. 建筑物数据;以及
c. 技术计划文件。

(2) 第(1)款a项所述的申请人或所有者数据和第(1)款b项所述的建筑物数据必须符合建筑领域法律法规的规定。

(3) 第(1)款c项所述的技术计划文件应在第107条第(1)款所述的技术规划期间编制。

(4) 第(3)款所述的技术计划文件可由建筑规划服务提供商或申请人根据法律法规的规定编制。

(5) 第(4)款所述的技术计划文件应在第108条第(3)款a项所述的规划咨询过程中进行审查和批准。

Trilingual Government Regulation PP 28/2025
English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 81

(1) The Business Actor shall conduct a screening of the type of technical approval as referred to in Article 80 paragraph (2) letters a, b, and c independently through the environmental information system.

(2) The Business Actor shall conduct a screening of the type of technical approval as referred to in Article 80 paragraph (2) letter d independently through the traffic information system.

(3) In the event that based on the screening results as referred to in paragraphs (1) and (2), the business and/or activity conducted by the Business Actor does not impact water, soil, air, and/or traffic generation and attraction, the Business Actor does not require a technical approval.

(4) In the event that based on the screening results as referred to in paragraphs (1) and (2) the business and/or activity conducted by the Business Actor impacts water, soil, air, and/or traffic generation and attraction, the Business Actor shall submit an application for technical approval to the competent authority.

(5) In the event that a technical approval is not required as referred to in paragraph (3), the Business Actor shall submit an application for an Environmental Approval through the OSS System.

(6) The application for technical approval as referred to in paragraph (4) shall be submitted in the form of the preparation of:
a. technical standards stipulated by the Central Government; or
b. a technical study.

Pasal 81

(1) Pelaku Usaha melakukan penapisan jenis persetujuan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 ayat (2) huruf a, huruf b, dan huruf c secara mandiri melalui sistem informasi lingkungan hidup.

(2) Pelaku Usaha melakukan penapisan jenis persetujuan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 ayat (2) huruf d secara mandiri melalui sistem informasi lalu lintas.

(3) Dalam hal berdasarkan hasil penapisan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), usaha dan/atau kegiatan yang dilakukan oleh Pelaku Usaha tidak berdampak pada air, tanah, udara, dan/atau bangkitan dan tarikan lalu lintas, Pelaku Usaha tidak memerlukan persetujuan teknis.

(4) Dalam hal berdasarkan hasil penapisan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) usaha dan/atau kegiatan yang dilakukan oleh Pelaku Usaha berdampak pada air, tanah, udara, dan/atau bangkitan dan tarikan lalu lintas, Pelaku Usaha menyampaikan permohonan persetujuan teknis kepada instansi yang berwenang.

(5) Dalam hal tidak diperlukan persetujuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Pelaku Usaha menyampaikan permohonan PL melalui Sistem OSS.

(6) Permohonan persetujuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diajukan dalam bentuk penyusunan:
a. standar teknis yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat; atau
b. kajian teknis.

第81条

(1) 商业参与者应通过环境信息系统独立筛选第80条第(2)款a、b、c项所述的技术批准类型。

(2) 商业参与者应通过交通信息系统独立筛选第80条第(2)款d项所述的技术批准类型。

(3) 如果根据第(1)和(2)款所述的筛选结果,商业参与者进行的业务和/或活动不对水、土壤、空气和/或交通产生和吸引造成影响,则该商业参与者不需要技术批准。

(4) 如果根据第(1)和(2)款所述的筛选结果,商业参与者进行的业务和/或活动对水、土壤、空气和/或交通产生和吸引造成影响,则该商业参与者应向主管当局提交技术批准申请。

(5) 如果如第(3)款所述不需要技术批准,商业参与者应通过OSS系统提交环境批准申请。

(6) 第(4)款所述的技术批准申请应以编制以下文件的形式提交:
a. 中央政府规定的技术标准;或
b. 技术研究。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 82

In the event that the technical approval already has technical standards as referred to in Article 81 paragraph (6) letter a, the issuance of the technical approval shall be carried out automatically through the environmental information system and/or the traffic information system in accordance with the authority of the competent agency.

Pasal 82

Dalam hal persetujuan teknis telah memiliki standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat (6) huruf a, penerbitan persetujuan teknis dilakukan otomatis melalui sistem informasi lingkungan hidup dan/atau sistem informasi lalu lintas sesuai dengan kewenangan dari instansi yang berwenang.

第82条

如果技术批准已具有第81条第(6)款a项所述的技术标准,则技术批准的签发应根据主管机构的权限,通过环境信息系统和/或交通信息系统自动进行。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 83

(1) The issuance of a technical approval in the form of a technical study as referred to in Article 81 paragraph (6) letter b:
a. for compliance with wastewater quality standards and emission quality standards, shall be carried out no later than 30 (thirty) Days; and
b. for the management of hazardous and toxic waste, shall be carried out no later than 16 (sixteen) Days,
from the date it is declared complete and correct.

(2) The issuance of a technical approval for traffic impact analysis as referred to in Article 80 paragraph (2) letter d:
a. for activities with high and medium traffic generation, shall be carried out no later than 23 (twenty-three) Days; and
b. for activities with low traffic generation, shall be carried out no later than 3 (three) Days,
from the date it is declared complete and correct.

(3) In the event that the technical approval in the form of a technical study for compliance with wastewater quality standards and emission quality standards cannot be issued within the period as referred to in paragraph (1) letter a, the Business Actor may directly proceed with the application for an Environmental Approval by attaching proof of the Business Actor's technical approval application that has been declared complete and correct from:
a. the official in charge of controlling environmental pollution and damage for the issuance of a technical approval that is under the authority of the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control; or
b. the official in charge of the environment for the issuance of a technical approval that is under the authority of the governor or regent/mayor,
through the environmental information system.

(4) In the event that the technical approval in the form of a technical study for the management of hazardous and toxic waste cannot be issued within the period as referred to in paragraph (1) letter b, the Business Actor may directly proceed with the application for an Environmental Approval by attaching proof of the Business Actor's technical approval application that has been declared complete and correct from:
a. the official in charge of managing hazardous and toxic waste for the issuance of a technical approval that is under the authority of the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control; or
b. the official in charge of the environment for the issuance of a technical approval that is under the authority of the governor or regent/mayor,
through the environmental information system.

(5) In the event that the technical approval for the traffic impact analysis cannot be issued within the period as referred to in paragraph (2), the Business Actor may directly submit an application for an Environmental Approval by attaching proof of the Business Actor's technical approval application that has been declared complete and correct from the minister organizing government affairs in the field of transportation, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the traffic information system.

(6) The technical approval that cannot be issued within the period as referred to in paragraphs (3), (4), and (5) must be received at the time the substantive examination of the environmental document begins.

(7) In the event that the technical approval is not issued at the start of the substantive examination of the environmental document, the substantive examination of the environmental document may still be carried out without the technical approval.

Pasal 83

(1) Penerbitan persetujuan teknis dalam bentuk kajian teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat (6) huruf b:
a. untuk pemenuhan baku mutu air limbah dan pemenuhan baku mutu emisi, dilakukan paling lama 30 (tiga puluh) Hari; dan
b. untuk pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun, dilakukan paling lama 16 (enam belas) Hari,
sejak dinyatakan lengkap dan benar.

(2) Penerbitan persetujuan teknis analisis mengenai dampak lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 ayat (2) huruf d:
a. untuk kegiatan dengan bangkitan lalu lintas tinggi dan sedang, dilakukan paling lama 23 (dua puluh tiga) Hari; dan
b. untuk kegiatan dengan bangkitan lalu lintas rendah dilakukan paling lama 3 (tiga) Hari,
sejak dinyatakan lengkap dan benar.

(3) Dalam hal persetujuan teknis dalam bentuk kajian teknis untuk pemenuhan baku mutu air limbah dan pemenuhan baku mutu emisi belum dapat diterbitkan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, Pelaku Usaha dapat langsung menggunakan permohonan PL dengan melampirkan bukti permohonan persetujuan teknis Pelaku Usaha yang telah dinyatakan lengkap dan benar dari:
a. pejabat yang membidangi pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan untuk penerbitan persetujuan teknis yang menjadi kewenangan menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup; atau
b. pejabat yang membidangi lingkungan hidup untuk penerbitan persetujuan teknis yang menjadi kewenangan gubernur atau bupati/wali kota,
melalui sistem informasi lingkungan hidup.

(4) Dalam hal persetujuan teknis dalam bentuk kajian teknis untuk pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun belum dapat diterbitkan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, Pelaku Usaha dapat langsung menggunakan permohonan PL dengan melampirkan bukti permohonan persetujuan teknis Pelaku Usaha yang telah dinyatakan lengkap dan benar dari:
a. pejabat yang membidangi pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun untuk penerbitan persetujuan teknis yang menjadi kewenangan menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup; atau
b. pejabat yang membidangi lingkungan hidup untuk penerbitan persetujuan teknis yang menjadi kewenangan gubernur atau bupati/wali kota,
melalui sistem informasi lingkungan hidup.

(5) Dalam hal persetujuan teknis untuk persetujuan analisis mengenai dampak lalu lintas belum dapat diterbitkan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Pelaku Usaha dapat langsung mengajukan permohonan PL dengan melampirkan bukti permohonan persetujuan teknis Pelaku Usaha yang telah dinyatakan lengkap dan benar dari menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang transportasi, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui sistem informasi lalu lintas.

(6) Persetujuan teknis yang belum dapat diterbitkan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (3), ayat (4), dan ayat (5) sudah harus diterima pada saat pemeriksaan substansi dokumen lingkungan hidup dimulai.

(7) Dalam hal persetujuan teknis tidak diterbitkan pada saat dimulainya pemeriksaan substansi dokumen lingkungan hidup, pemeriksaan substansi dokumen lingkungan hidup tetap dapat dilakukan tanpa persetujuan teknis.

第83条

(1) 以技术研究形式签发技术批准,如第81条第(6)款b项所述:
a. 对于符合废水质量标准和排放质量标准,应在不迟于30天内完成;并且
b. 对于危险和有毒废物的管理,应在不迟于16天内完成,
自被宣布完整和正确之日起。

(2) 签发交通影响分析的技术批准,如第80条第(2)款d项所述:
a. 对于交通产生量高和中等的活动,应在不迟于23天内完成;并且
b. 对于交通产生量低的活动,应在不迟于3天内完成,
自被宣布完整和正确之日起。

(3) 如果符合废水质量标准和排放质量标准的技术研究形式的技术批准未能在第(1)款a项所述的期限内签发,商业参与者可直接进行环境批准申请,并附上已由以下机构宣布完整和正确的商业参与者技术批准申请证明:
a. 负责控制环境污染和损害的官员,负责签发属于组织环境保护和管理领域政府事务的部长/机构负责人以及环境控制领域政府职责权限的技术批准;或
b. 负责环境的官员,负责签发属于省长或县长/市长权限的技术批准,
通过环境信息系统。

(4) 如果危险和有毒废物管理的技术研究形式的技术批准未能在第(1)款b项所述的期限内签发,商业参与者可直接进行环境批准申请,并附上已由以下机构宣布完整和正确的商业参与者技术批准申请证明:
a. 负责管理危险和有毒废物的官员,负责签发属于组织环境保护和管理领域政府事务的部长/机构负责人以及环境控制领域政府职责权限的技术批准;或
b. 负责环境的官员,负责签发属于省长或县长/市长权限的技术批准,
通过环境信息系统。

(5) 如果交通影响分析的技术批准未能在第(2)款所述的期限内签发,商业参与者可直接提交环境批准申请,并附上已由组织交通领域政府事务的部长、省长或县长/市长根据各自权限通过交通信息系统宣布完整和正确的商业参与者技术批准申请证明。

(6) 在第(3)、(4)和(5)款所述期限内未能签发的技术批准必须在环境文件实质性审查开始时收到。

(7) 如果在环境文件实质性审查开始时未签发技术批准,环境文件的实质性审查仍可在没有技术批准的情况下进行。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 84

(1) The Business Actor may apply for the issuance of a technical approval concurrently with the application for an Environmental Approval, if:
a. there is already a calculation of the environmental carrying and assimilative capacity at the planned business location which indicates it is still capable of supporting the business implementation; and
b. the wastewater and hazardous and toxic waste management is generated from its own activities.

(2) In the event that the business plan is a national strategic project, the Business Actor may apply for the issuance of a technical approval in the environmental field and/or in the traffic field concurrently with the submission of the Environmental Approval.

(3) The application for the issuance of a technical approval as referred to in paragraphs (1) and (2) shall be submitted to the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control and/or the minister organizing government affairs in the field of transportation, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the environmental information system and/or the traffic information system.

(4) The minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control and/or the minister organizing government affairs in the field of transportation, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities shall convey to the Business Actor the approval or rejection of the application for the issuance of a technical approval as referred to in paragraph (3) within a period of 3 (three) Days from the date the application is received.

Pasal 84

(1) Pelaku Usaha dapat mengajukan permohonan penerbitan persetujuan teknis bersamaan dengan permohonan PL, apabila:
a. telah terdapat perhitungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup di lokasi rencana usaha yang menunjukkan masih mampu mendukung pelaksanaan usaha; dan
b. pengelolaan air limbah dan limbah bahan berbahaya dan beracun dihasilkan dari kegiatan sendiri.

(2) Dalam hal rencana usaha merupakan proyek strategis nasional, Pelaku Usaha dapat mengajukan permohonan penerbitan persetujuan teknis di bidang lingkungan hidup dan/atau di bidang lalu lintas bersamaan dengan pengajuan PL.

(3) Permohonan penerbitan persetujuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diajukan kepada menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup dan/atau menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang transportasi, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui sistem informasi lingkungan hidup dan/atau sistem informasi lalu lintas.

(4) Menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup dan/atau menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang transportasi, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing menyampaikan kepada Pelaku Usaha mengenai persetujuan atau penolakan atas permohonan penerbitan persetujuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dalam jangka waktu 3 (tiga) Hari sejak permohonan diterima.

第84条

(1) 商业参与者可在申请环境批准的同时申请签发技术批准,如果:
a. 计划业务地点的环境承载能力和同化能力已有计算,表明其仍能支持业务实施;并且
b. 废水和危险有毒废物的管理是由其自身活动产生的。

(2) 如果业务计划是国家战略项目,商业参与者可在提交环境批准的同时申请签发环境领域和/或交通领域的技术批准。

(3) 第(1)和(2)款所述的技术批准签发申请应通过环境信息系统和/或交通信息系统,向组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人和/或组织交通领域政府事务的部长、省长或县长/市长根据各自权限提交。

(4) 组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人和/或组织交通领域政府事务的部长、省长或县长/市长应根据各自权限,在收到申请之日起3天内,向商业参与者传达对第(3)款所述技术批准签发申请的批准或拒绝。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 85

(1) In the event that the application for the issuance of a technical approval concurrently with the application for an Environmental Approval as referred to in Article 84 is approved, the Business Actor shall use the application for an Environmental Approval accompanied by the technical approval document through the OSS System, for assessment or examination.

(2) The issuance of the technical approval as referred to in paragraph (1) shall be carried out concurrently with the assessment or substantive examination of the environmental document.

Pasal 85

(1) Dalam hal permohonan penerbitan persetujuan teknis bersamaan dengan permohonan PL sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84 disetujui, Pelaku Usaha menggunakan permohonan PL disertai dengan dokumen persetujuan teknis melalui Sistem OSS, untuk dilakukan penilaian atau pemeriksaan.

(2) Penerbitan persetujuan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan bersamaan dengan penilaian atau pemeriksaan substansi dokumen lingkungan hidup.

第85条

(1) 如果第84条所述的同时申请技术批准和环境批准的申请获得批准,商业参与者应通过OSS系统使用附有技术批准文件的环境批准申请,以进行评估或审查。

(2) 第(1)款所述的技术批准的签发应与环境文件的评估或实质性审查同时进行。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 86

(1) An application for an Environmental Approval for a business requiring an Amdal submitted by a Business Actor shall be carried out through:
a. completion of the terms of reference form by the Business Actor;
b. examination of the terms of reference form;
c. preparation of the Andal document and the RKL-RPL document by the Business Actor; and
d. assessment of the Andal document and the RKL-RPL document.

(2) In the event that a Business Actor requiring an Amdal who already has an Environmental Approval will make changes to the business, the Business Actor must amend the Environmental Approval.

(3) The completion of the terms of reference form by the Business Actor as referred to in paragraph (1) letter a and the examination of the terms of reference form as referred to in paragraph (1) letter b shall be carried out in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management.

(4) The preparation of the Andal document and the RKL-RPL document by the Business Actor as referred to in paragraph (1) letter c and the assessment of the Andal document and the RKL-RPL document as referred to in paragraph (1) letter d shall be carried out in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management.

(5) An application for an Environmental Approval through the assessment of the Andal document and the RKL-RPL document as referred to in paragraph (1) letter d shall be submitted by the Business Actor by attaching:
a. the Andal document;
b. the RKL-RPL document; and
c. a technical approval if required in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management and/or traffic.

(6) In the event that the application for an Environmental Approval as referred to in paragraph (5) is declared complete through the OSS System, the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their authority through the Environmental Feasibility Test Team shall conduct an assessment of the application for an Environmental Approval with an Amdal document.

(7) The assessment as referred to in paragraph (6) shall be carried out through the stages of:
a. administrative assessment; and
b. substantive assessment.

Pasal 86

(1) Permohonan PL untuk usaha wajib Amdal yang diajukan oleh Pelaku Usaha dilakukan melalui:
a. pengisian formulir kerangka acuan oleh Pelaku Usaha;
b. pemeriksaan formulir kerangka acuan;
c. penyusunan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL oleh Pelaku Usaha; dan
d. penilaian dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL.

(2) Dalam hal Pelaku Usaha wajib Amdal yang telah memiliki PL akan melakukan perubahan usaha, Pelaku Usaha harus melakukan perubahan PL.

(3) Pengisian formulir kerangka acuan oleh Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan pemeriksaan formulir kerangka acuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

(4) Penyusunan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL oleh Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dan penilaian dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

(5) Permohonan PL melalui penilaian dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d diajukan oleh Pelaku Usaha dengan melampirkan:
a. dokumen Andal;
b. dokumen RKL-RPL; dan
c. persetujuan teknis dalam hal dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan/atau lalu lintas.

(6) Dalam hal permohonan PL sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dinyatakan lengkap melalui Sistem OSS, menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangannya melalui Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup melakukan penilaian terhadap permohonan PL dengan dokumen Amdal.

(7) Penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (6) dilakukan melalui tahapan:
a. penilaian administrasi; dan
b. penilaian substansi.

第86条

(1) 商业参与者提交的需要进行Amdal的业务的环境批准申请应通过以下方式进行:
a. 商业参与者填写职权范围表格;
b. 审查职权范围表格;
c. 商业参与者编制Andal文件和RKL-RPL文件;以及
d. 评估Andal文件和RKL-RPL文件。

(2) 如果需要Amdal且已获得环境批准的商业参与者将对业务进行变更,则该商业参与者必须修改环境批准。

(3) 第(1)款a项所述的商业参与者填写职权范围表格和第(1)款b项所述的审查职权范围表格应根据环境保护和管理领域的法律法规规定进行。

(4) 第(1)款c项所述的商业参与者编制Andal文件和RKL-RPL文件以及第(1)款d项所述的评估Andal文件和RKL-RPL文件应根据环境保护和管理领域的法律法规规定进行。

(5) 通过评估Andal文件和RKL-RPL文件申请环境批准,如第(1)款d项所述,应由商业参与者提交,并附上:
a. Andal文件;
b. RKL-RPL文件;以及
c. 如果根据环境保护和管理和/或交通领域的法律法规规定需要,则提供技术批准。

(6) 如果第(5)款所述的环境批准申请通过OSS系统被宣布为完整,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据其权限,通过环境可行性测试小组对附有Amdal文件的环境批准申请进行评估。

(7) 第(6)款所述的评估应通过以下阶段进行:
a. 行政评估;以及
b. 实质性评估。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 87

(1) The administrative assessment as referred to in Article 86 paragraph (7) letter a shall be conducted to assess the correctness of the documents which include:
a. conformity of the location of the planned business and/or activity with the Spatial Plan (RTR);
b. initial approval related to the planned business and/or activity;
c. technical approval if required in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management and/or traffic;
d. validity of the registration certificate of the Amdal preparation service provider institution, if the preparation of the Andal document and the RKL-RPL document is carried out by an Amdal preparation service provider institution;
e. validity of the competency certification mark of the Amdal preparer; and
f. conformity of the systematics of the Andal and the RKL-RPL document with the guidelines for the preparation of the Andal document and the RKL-RPL document.

(2) The assessment of the correctness of the documents as referred to in paragraph (1) shall be carried out within a period of no later than 3 (three) Days from the date the Environmental Approval application is received by the OSS System.

(3) In the event that based on the assessment results as referred to in paragraph (2) the documents are declared correct, the Environmental Approval application shall undergo a substantive assessment as referred to in Article 86 paragraph (7) letter b.

Pasal 87

(1) Penilaian administrasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 86 ayat (7) huruf a dilakukan untuk menilai kebenaran dokumen yang meliputi:
a. kesesuaian lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan dengan RTR;
b. persetujuan awal terkait rencana usaha dan/atau kegiatan;
c. persetujuan teknis dalam hal dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan/atau lalu lintas;
d. keabsahan tanda bukti registrasi lembaga penyedia jasa penyusunan Amdal, apabila penyusunan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL dilakukan oleh lembaga penyedia jasa penyusunan Amdal;
e. keabsahan tanda bukti sertifikasi kompetensi penyusun Amdal; dan
f. kesesuaian sistematika Andal dan dokumen RKL-RPL dengan pedoman penyusunan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL.

(2) Penilaian kebenaran dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) Hari sejak permohonan PL diterima Sistem OSS.

(3) Dalam hal berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dokumen dinyatakan benar, permohonan PL dilakukan penilaian substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 86 ayat (7) huruf b.

第87条

(1) 第86条第(7)款a项所述的行政评估应进行以评估文件的正确性,包括:
a. 计划业务和/或活动地点与空间规划(RTR)的一致性;
b. 与计划业务和/或活动相关的初步批准;
c. 如果根据环境保护和管理和/或交通领域的法律法规规定需要,则提供技术批准;
d. Amdal编制服务提供机构注册证书的有效性,如果Andal文件和RKL-RPL文件的编制由Amdal编制服务提供机构进行;
e. Amdal编制人员能力认证标志的有效性;以及
f. Andal和RKL-RPL文件的系统性与Andal文件和RKL-RPL文件编制指南的一致性。

(2) 第(1)款所述的文件正确性评估应在OSS系统收到环境批准申请之日起不迟于3天内进行。

(3) 如果根据第(2)款所述的评估结果,文件被宣布为正确,则环境批准申请应进行第86条第(7)款b项所述的实质性评估。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 88

(1) In the event that based on the assessment results as referred to in Article 87 paragraph (2) the documents are declared incorrect, the OSS System shall return the documents to the Business Actor accompanied by a note for correction.

(2) The Business Actor shall submit the corrected documents no later than 3 (three) Days from the return of the documents declared incorrect as referred to in paragraph (1).

(3) The assessment of the correctness of the corrected documents shall be carried out no later than 1 (one) Day from the receipt of the corrected documents as referred to in paragraph (2).

(4) In the event that based on the assessment results as referred to in paragraph (3) the corrected documents are declared correct, the Environmental Approval application shall undergo a substantive assessment as referred to in Article 86 paragraph (7) letter b.

(5) The Environmental Approval application shall be deemed rejected with reasons for rejection through the OSS System, if:
a. The Business Actor fails to submit the correction within the period as referred to in paragraph (2); or
b. based on the assessment results of the documents as referred to in paragraph (3), they are declared incorrect.

Pasal 88

(1) Dalam hal berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 87 ayat (2) dokumen dinyatakan tidak benar, Sistem OSS mengembalikan dokumen kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan.

(2) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen paling lama 3 (tiga) Hari sejak pengembalian dokumen dinyatakan tidak benar sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

(3) Penilaian kebenaran terhadap perbaikan dokumen dilakukan paling lama 1 (satu) Hari sejak diterimanya perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (2).

(4) Dalam hal berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (3) perbaikan dokumen dinyatakan benar, permohonan PL dilakukan penilaian substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 86 ayat (7) huruf b.

(5) Permohonan PL dinyatakan ditolak disertai dengan alasan penolakan melalui Sistem OSS, apabila:
a. Pelaku Usaha tidak menyampaikan perbaikan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2); atau
b. berdasarkan hasil penilaian dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dinyatakan tidak benar.

第88条

(1) 如果根据第87条第(2)款所述的评估结果,文件被宣布为不正确,OSS系统应将文件退还给商业参与者,并附上更正说明。

(2) 商业参与者应在收到第(1)款所述的被宣布为不正确的文件退还之日起不迟于3天内提交更正后的文件。

(3) 对更正后文件的正确性评估应在收到第(2)款所述的更正后文件之日起不迟于1天内进行。

(4) 如果根据第(3)款所述的评估结果,更正后的文件被宣布为正确,则环境批准申请应进行第86条第(7)款b项所述的实质性评估。

(5) 环境批准申请应被视为被拒绝,并通过OSS系统说明拒绝原因,如果:
a. 商业参与者未能在第(2)款所述的期限内提交更正;或
b. 根据第(3)款所述的文件评估结果,文件被宣布为不正确。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 89

(1) The substantive assessment as referred to in Article 86 paragraph (7) letter b shall be conducted for an overall and comprehensive assessment of the aspects of consistency, necessity, relevance, and depth of substance, including:
a. project stage test; and
b. quality test of the Andal document and RKL-RPL document study.

(2) The substantive assessment as referred to in paragraph (1) shall be carried out through a meeting of the Environmental Feasibility Test Team by involving the directly affected community, experts, and/or relevant ministries/agencies.

(3) The results of the substantive assessment by the Environmental Feasibility Test Team shall be compiled in a meeting report which contains information that:
a. the Andal document and the RKL-RPL document do not require correction; or
b. the Andal document and the RKL-RPL document require correction.

(4) If the Andal document and the RKL-RPL document do not require correction as referred to in paragraph (3) letter a, the Environmental Feasibility Test Team shall conduct a feasibility test.

Pasal 89

(1) Penilaian substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 86 ayat (7) huruf b dilakukan untuk penilaian secara keseluruhan dan komprehensif terhadap aspek konsistensi, keharusan, relevansi, dan kedalaman substansi, meliputi:
a. uji tahap proyek; dan
b. uji kualitas kajian dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL.

(2) Penilaian substansi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui rapat Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup dengan melibatkan masyarakat yang terkena dampak langsung, ahli, dan/atau kementerian/lembaga terkait.

(3) Hasil penilaian substansi oleh Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup disusun dalam berita acara rapat yang memuat informasi:
a. dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL tidak memerlukan perbaikan; atau
b. dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL memerlukan perbaikan.

(4) Apabila dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL tidak memerlukan perbaikan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a, Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup melakukan uji kelayakan.

第89条

(1) 第86条第(7)款b项所述的实质性评估应进行全面和综合的评估,评估内容的一致性、必要性、相关性和深度,包括:
a. 项目阶段测试;以及
b. Andal文件和RKL-RPL文件研究的质量测试。

(2) 第(1)款所述的实质性评估应通过环境可行性测试小组的会议进行,并邀请直接受影响的社区、专家和/或相关部委/机构参与。

(3) 环境可行性测试小组的实质性评估结果应编制成会议报告,其中包含以下信息:
a. Andal文件和RKL-RPL文件不需要更正;或
b. Andal文件和RKL-RPL文件需要更正。

(4) 如果Andal文件和RKL-RPL文件不需要如第(3)款a项所述的更正,环境可行性测试小组应进行可行性测试。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 90

(1) If the Andal document and the RKL-RPL document require correction as referred to in Article 89 paragraph (3) letter b, the Environmental Feasibility Test Team through the OSS System shall return the Andal document and the RKL-RPL document to the Business Actor accompanied by a note for correction.

(2) The Business Actor shall submit the corrected Andal document and RKL-RPL document no later than 30 (thirty) Days from the return of the documents declared to require correction as referred to in paragraph (1).

(3) With respect to the submission of the corrected documents by the Business Actor, the Environmental Feasibility Test Team shall evaluate the corrected documents within a period of no later than 10 (ten) Days from the receipt of the corrected documents as referred to in paragraph (2).

(4) Based on the evaluation results of the corrected documents as referred to in paragraph (3), if the corrected documents are still declared incorrect, the documents shall be returned to the Business Actor accompanied by a note for correction and notified through the OSS System.

(5) The Business Actor shall submit the correction no later than 30 (thirty) Days from the return of the documents still declared incorrect as referred to in paragraph (4).

(6) The Environmental Feasibility Test Team shall evaluate the corrected documents within a period of no later than 10 (ten) Days from the receipt of the corrected documents as referred to in paragraph (5).

(7) If based on the evaluation results of the corrected documents as referred to in paragraph (3) or paragraph (6) they are declared correct, the Environmental Feasibility Test Team shall conduct a feasibility test.

Pasal 90

(1) Apabila dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL memerlukan perbaikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89 ayat (3) huruf b, Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup melalui Sistem OSS mengembalikan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan.

(2) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL paling lama 30 (tiga puluh) Hari sejak pengembalian dokumen dinyatakan memerlukan perbaikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

(3) Terhadap penyampaian dokumen yang telah diperbaiki oleh Pelaku Usaha, Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup melakukan evaluasi atas perbaikan dokumen dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) Hari sejak dokumen perbaikan diterima sebagaimana dimaksud pada ayat (2).

(4) Berdasarkan hasil evaluasi atas perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dokumen perbaikan masih dinyatakan tidak benar, dokumen dikembalikan kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan dan diberitahukan melalui Sistem OSS.

(5) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan paling lama 30 (tiga puluh) Hari sejak pengembalian dokumen masih dinyatakan tidak benar sebagaimana dimaksud pada ayat (4).

(6) Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup melakukan evaluasi atas perbaikan dokumen dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) Hari sejak dokumen perbaikan diterima sebagaimana dimaksud pada ayat (5).

(7) Apabila berdasarkan hasil evaluasi atas perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3) atau ayat (6) dinyatakan benar, Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup melakukan uji kelayakan.

第90条

(1) 如果Andal文件和RKL-RPL文件需要如第89条第(3)款b项所述的更正,环境可行性测试小组应通过OSS系统将Andal文件和RKL-RPL文件退还给商业参与者,并附上更正说明。

(2) 商业参与者应在收到第(1)款所述的被宣布为需要更正的文件退还之日起不迟于30天内提交更正后的Andal文件和RKL-RPL文件。

(3) 对于商业参与者提交的更正后文件,环境可行性测试小组应在收到第(2)款所述的更正后文件之日起不迟于10天内对更正后的文件进行评估。

(4) 根据第(3)款所述的更正后文件的评估结果,如果更正后的文件仍被宣布为不正确,则应将文件退还给商业参与者,并附上更正说明,并通过OSS系统通知。

(5) 商业参与者应在收到第(4)款所述的仍被宣布为不正确的文件退还之日起不迟于30天内提交更正。

(6) 环境可行性测试小组应在收到第(5)款所述的更正后文件之日起不迟于10天内对更正后的文件进行评估。

(7) 如果根据第(3)款或第(6)款所述的更正后文件的评估结果,文件被宣布为正确,环境可行性测试小组应进行可行性测试。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 91

(1) If the Business Actor fails to submit the corrected Andal and RKL-RPL documents within the period as referred to in Article 90 paragraph (2) or Article 90 paragraph (5), the OSS System shall notify the Business Actor of the suspension of the substantive assessment process for the Andal and RKL-RPL documents.

(2) The suspension of the substantive assessment process for the Andal and RKL-RPL documents may be subject to a request for continuation of the assessment by the Business Actor within a period of no later than 180 (one hundred and eighty) calendar days from the notification of the suspension of the assessment process as referred to in paragraph (1).

(3) Based on the request for continuation of the assessment as referred to in paragraph (2), the substantive assessment process for the Andal and RKL-RPL documents shall be resumed.

(4) The procedures and time limits for the assessment of the Andal and RKL-RPL documents as referred to in Article 90 shall apply mutatis mutandis to the continued assessment of the corrected Andal and RKL-RPL documents.

(5) If the Business Actor does not submit a request for continuation of the assessment within the period as referred to in paragraph (2), the Environmental Approval application shall be rejected with reasons for rejection through the OSS System.

Pasal 91

(1) Apabila Pelaku Usaha tidak menyampaikan perbaikan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 90 ayat (2) atau Pasal 90 ayat (5), Sistem OSS menyampaikan pemberitahuan penghentian proses penilaian substansi dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL kepada Pelaku Usaha.

(2) Penghentian proses penilaian substansi dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL dapat diajukan permohonan kelanjutan penilaian oleh Pelaku Usaha dalam jangka waktu paling lama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender sejak penyampaian pemberitahuan penghentian proses penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

(3) Berdasarkan permohonan kelanjutan penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (2), proses penilaian substansi dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL dilanjutkan kembali.

(4) Tata cara dan jangka waktu penilaian dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL sebagaimana dimaksud dalam Pasal 90 berlaku secara mutatis mutandis untuk penilaian lanjutan perbaikan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL.

(5) Apabila Pelaku Usaha tidak mengajukan permohonan kelanjutan penilaian dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), permohonan PL ditolak disertai dengan alasan penolakan melalui Sistem OSS.

第91条

(1) 如果商业参与者未能在第90条第(2)款或第90条第(5)款所述的期限内提交更正后的Andal和RKL-RPL文件,OSS系统应通知商业参与者暂停对Andal和RKL-RPL文件的实质性评估程序。

(2) 暂停对Andal和RKL-RPL文件的实质性评估程序可由商业参与者在收到第(1)款所述的暂停评估程序通知之日起不迟于180个日历日内提出继续评估的请求。

(3) 根据第(2)款所述的继续评估请求,应恢复对Andal和RKL-RPL文件的实质性评估程序。

(4) 第90条所述的Andal和RKL-RPL文件的评估程序和时限应比照适用于更正后的Andal和RKL-RPL文件的继续评估。

(5) 如果商业参与者未在第(2)款所述的期限内提出继续评估的请求,则环境批准申请应被拒绝,并通过OSS系统说明拒绝原因。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 92

(1) Based on the results of the feasibility test as referred to in Article 89 paragraph (4), Article 90 paragraph (7), or Article 91 paragraph (4), the Environmental Feasibility Test Team shall submit a recommendation of environmental feasibility or infeasibility to the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities.

(2) The recommendation of the feasibility test results as referred to in paragraph (1) shall serve as a consideration for the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities in determining:
a. a Decree on Environmental Feasibility, if the business plan is declared environmentally feasible; or
b. a Decree on Environmental Infeasibility, if the business plan is declared environmentally infeasible.

Pasal 92

(1) Berdasarkan hasil uji kelayakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89 ayat (4), Pasal 90 ayat (7), atau Pasal 91 ayat (4), Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup menyampaikan rekomendasi kelayakan atau ketidaklayakan lingkungan hidup kepada menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing.

(2) Rekomendasi hasil uji kelayakan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menjadi bahan pertimbangan menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing dalam menetapkan:
a. Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup, jika rencana usaha dinyatakan layak lingkungan hidup; atau
b. Surat Keputusan Ketidaklayakan Lingkungan Hidup, jika rencana usaha dinyatakan tidak layak lingkungan hidup.

第92条

(1) 根据第89条第(4)款、第90条第(7)款或第91条第(4)款所述的可行性测试结果,环境可行性测试小组应向组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长根据各自权限提交环境可行性或不可行性的建议。

(2) 第(1)款所述的可行性测试结果建议应作为组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长根据各自权限在确定以下事项时的考虑因素:
a. 环境可行性法令,如果业务计划被宣布为环境可行的;或
b. 环境不可行性法令,如果业务计划被宣布为环境不可行的。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 93

(1) The period for:
a. substantive assessment as referred to in Article 89 paragraph (2);
b. feasibility test as referred to in Article 89 paragraph (4) or Article 90 paragraph (7); and
c. submission of feasibility or infeasibility recommendations as referred to in Article 92 paragraph (1),
shall be no later than 50 (fifty) Days from the date the Andal and RKL-RPL documents are declared complete and correct in the administrative assessment.

(2) The period for:
a. substantive assessment as referred to in Article 91 paragraph (3);
b. feasibility test as referred to in Article 91 paragraph (4); and
c. submission of feasibility or infeasibility recommendations as referred to in Article 92 paragraph (1),
shall be no later than 50 (fifty) Days from the date the request for continuation of the assessment of the Andal and RKL-RPL documents is received through the OSS System.

(3) The period as referred to in paragraphs (1) and (2) does not include the period for correction of the Andal and RKL-RPL documents by the Business Actor as referred to in Article 90 paragraph (2) and paragraph (5) at the substantive assessment stage.

(4) The Decree on Environmental Feasibility or the Decree on Environmental Infeasibility as referred to in Article 92 paragraph (2) shall be issued within a period of no later than 10 (ten) Days from the receipt of the feasibility test results recommendation.

Pasal 93

(1) Jangka waktu:
a. penilaian substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89 ayat (2);
b. uji kelayakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89 ayat (4) atau Pasal 90 ayat (7); dan
c. penyampaian rekomendasi kelayakan atau ketidaklayakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 92 ayat (1),
dilakukan paling lama 50 (lima puluh) Hari sejak dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL dinyatakan lengkap dan benar dalam penilaian administrasi.

(2) Jangka waktu:
a. penilaian substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 91 ayat (3);
b. uji kelayakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 91 ayat (4); dan
c. penyampaian rekomendasi kelayakan atau ketidaklayakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 92 ayat (1),
dilakukan paling lama 50 (lima puluh) Hari sejak permohonan kelanjutan penilaian dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL diterima melalui Sistem OSS.

(3) Jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) tidak termasuk jangka waktu perbaikan dokumen Andal dan dokumen RKL-RPL oleh Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 90 ayat (2) dan ayat (5) pada tahapan penilaian substansi.

(4) Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup atau Surat Keputusan Ketidaklayakan Lingkungan Hidup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 92 ayat (2) ditetapkan dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) Hari sejak rekomendasi hasil uji kelayakan diterima.

第93条

(1) 以下期限:
a. 第89条第(2)款所述的实质性评估;
b. 第89条第(4)款或第90条第(7)款所述的可行性测试;以及
c. 第92条第(1)款所述的可行性或不可行性建议的提交,
应在Andal和RKL-RPL文件在行政评估中被宣布为完整和正确之日起不迟于50天内进行。

(2) 以下期限:
a. 第91条第(3)款所述的实质性评估;
b. 第91条第(4)款所述的可行性测试;以及
c. 第92条第(1)款所述的可行性或不可行性建议的提交,
应在通过OSS系统收到继续评估Andal和RKL-RPL文件的请求之日起不迟于50天内进行。

(3) 第(1)和(2)款所述的期限不包括商业参与者在实质性评估阶段根据第90条第(2)款和第(5)款更正Andal和RKL-RPL文件的期限。

(4) 第92条第(2)款所述的环境可行性法令或环境不可行性法令应在收到可行性测试结果建议之日起不迟于10天内签发。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 94

The provisions concerning the procedures for the assessment of Andal and/or RKL-RPL as referred to in Articles 87 to 93 shall apply mutatis mutandis to the assessment of an addendum to Andal and/or RKL-RPL.

Pasal 94

Ketentuan mengenai tata cara penilaian Andal dan/atau RKL-RPL sebagaimana dimaksud dalam Pasal 87 sampai dengan Pasal 93 berlaku secara mutatis mutandis untuk penilaian addendum Andal dan/atau RKL-RPL.

第94条

关于第87条至第93条所述的Andal和/或RKL-RPL评估程序的规定应比照适用于Andal和/或RKL-RPL附录的评估。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 95

(1) An application for an Environmental Approval with a UKL-UPL form shall be submitted by the Business Actor by attaching a technical approval if required in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environment and/or traffic.

(2) The UKL-UPL form as referred to in paragraph (1) shall be in the form of:
a. a specific standard UKL-UPL form that has been provided in the environmental information system; or
b. a standard UKL-UPL form prepared by the Business Actor with reference to the format in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management.

(3) In the event that the application for an Environmental Approval as referred to in paragraph (1) is declared complete through the OSS System, the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities shall examine the Environmental Approval with the UKL-UPL form.

(4) The examination as referred to in paragraph (3) shall be carried out through the stages of:
a. administrative examination; and
b. substantive examination.

Pasal 95

(1) Permohonan PL dengan formulir UKL-UPL diajukan oleh Pelaku Usaha dengan melampirkan persetujuan teknis apabila dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup dan/atau lalu lintas.

(2) Formulir UKL-UPL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa:
a. formulir UKL-UPL standar spesifik yang telah disediakan dalam sistem informasi lingkungan hidup; atau
b. formulir UKL-UPL standar yang disusun Pelaku Usaha dengan mengacu pada format sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

(3) Dalam hal permohonan PL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dinyatakan lengkap melalui Sistem OSS, menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melakukan pemeriksaan terhadap PL dengan formulir UKL-UPL.

(4) Pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilakukan melalui tahapan:
a. pemeriksaan administrasi; dan
b. pemeriksaan substansi.

第95条

(1) 带有UKL-UPL表格的环境批准申请应由商业参与者提交,并附上根据环境和/或交通领域的法律法规规定所需的技术批准。

(2) 第(1)款所述的UKL-UPL表格应为以下形式:
a. 环境信息系统中已提供的特定标准UKL-UPL表格;或
b. 由商业参与者根据环境保护和管理领域的法律法规规定格式编制的标准UKL-UPL表格。

(3) 如果第(1)款所述的环境批准申请通过OSS系统被宣布为完整,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限审查带有UKL-UPL表格的环境批准。

(4) 第(3)款所述的审查应通过以下阶段进行:
a. 行政审查;以及
b. 实质性审查。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 96

(1) The administrative examination as referred to in Article 95 paragraph (4) letter a shall be conducted to examine the correctness of the documents which include:
a. conformity of the location of the planned business and/or activity with the Spatial Plan (RTR);
b. initial approval related to the planned business and/or activity;
c. technical approval if required in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management and/or traffic; and
d. conformity of the content of the specific standard UKL-UPL form or the standard UKL-UPL form with the filling guidelines.

(2) The examination of the correctness of the documents as referred to in paragraph (1) shall be carried out within a period of no later than 1 (one) Day from the date the Environmental Approval application is received by the OSS System.

(3) If based on the examination results as referred to in paragraph (2) the documents are declared correct, the Environmental Approval application shall undergo a substantive examination as referred to in Article 95 paragraph (4) letter b.

Pasal 96

(1) Pemeriksaan administrasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 95 ayat (4) huruf a dilakukan untuk memeriksa kebenaran dokumen yang meliputi:
a. kesesuaian lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan dengan RTR;
b. persetujuan awal terkait rencana usaha dan/atau kegiatan;
c. persetujuan teknis dalam hal dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan/atau lalu lintas; dan
d. kesesuaian isi formulir UKL-UPL standar spesifik atau formulir UKL-UPL standar dengan pedoman pengisian.

(2) Pemeriksaan kebenaran dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) Hari sejak permohonan PL diterima Sistem OSS.

(3) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dokumen dinyatakan benar, permohonan PL dilakukan pemeriksaan substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 95 ayat (4) huruf b.

第96条

(1) 第95条第(4)款a项所述的行政审查应进行以审查文件的正确性,包括:
a. 计划业务和/或活动地点与空间规划(RTR)的一致性;
b. 与计划业务和/或活动相关的初步批准;
c. 如果根据环境保护和管理和/或交通领域的法律法规规定需要,则提供技术批准;以及
d. 特定标准UKL-UPL表格或标准UKL-UPL表格的内容与填写指南的一致性。

(2) 第(1)款所述的文件正确性审查应在OSS系统收到环境批准申请之日起不迟于1天内进行。

(3) 如果根据第(2)款所述的审查结果,文件被宣布为正确,则环境批准申请应进行第95条第(4)款b项所述的实质性审查。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 97

(1) If based on the examination results as referred to in Article 96 paragraph (2) the documents are declared incorrect, the OSS System shall return the documents to the Business Actor accompanied by a note for correction.

(2) The Business Actor shall submit the corrected documents declared incorrect no later than 1 (one) Day from the return of the documents as referred to in paragraph (1).

(3) The minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities shall examine the corrected documents as referred to in paragraph (2) no later than 1 (one) Day from the receipt of the corrected documents.

(4) If based on the examination results as referred to in paragraph (3) the documents are declared correct, the Environmental Approval application shall undergo a substantive examination as referred to in Article 95 paragraph (4) letter b.

(5) If the Business Actor fails to submit the correction within the period as referred to in paragraph (2) or based on the examination results as referred to in paragraph (3) the documents are declared incorrect, the Environmental Approval application shall be rejected with reasons for rejection through the OSS System.

Pasal 97

(1) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96 ayat (2) dokumen dinyatakan tidak benar, Sistem OSS mengembalikan dokumen kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan.

(2) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen yang dinyatakan tidak benar paling lama 1 (satu) Hari sejak pengembalian dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

(3) Menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melakukan pemeriksaan perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (2) paling lama 1 (satu) Hari sejak diterimanya perbaikan dokumen.

(4) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dokumen dinyatakan benar, permohonan PL dilakukan pemeriksaan substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 95 ayat (4) huruf b.

(5) Apabila Pelaku Usaha tidak menyampaikan perbaikan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2) atau berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dokumen dinyatakan tidak benar, permohonan PL ditolak disertai dengan alasan penolakan melalui Sistem OSS.

第97条

(1) 如果根据第96条第(2)款所述的审查结果,文件被宣布为不正确,OSS系统应将文件退还给商业参与者,并附上更正说明。

(2) 商业参与者应在收到第(1)款所述的被宣布为不正确的文件退还之日起不迟于1天内提交更正后的文件。

(3) 组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,在收到更正后文件之日起不迟于1天内审查第(2)款所述的更正后文件。

(4) 如果根据第(3)款所述的审查结果,文件被宣布为正确,则环境批准申请应进行第95条第(4)款b项所述的实质性审查。

(5) 如果商业参与者未能在第(2)款所述的期限内提交更正,或根据第(3)款所述的审查结果,文件被宣布为不正确,则环境批准申请应被拒绝,并通过OSS系统说明拒绝原因。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 98

(1) The minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities shall conduct a substantive examination as referred to in Article 95 paragraph (4) letter b on the specific standard UKL-UPL form or the standard UKL-UPL form.

(2) The administrative examination and substantive examination of the specific standard UKL-UPL form for businesses with a medium-low risk level shall be carried out automatically through the OSS System.

(3) The substantive examination of the specific standard UKL-UPL form for businesses with a medium-high risk level and a high risk level shall be carried out within a period of no later than 3 (three) Days from the date the document examination as referred to in Article 96 paragraph (1) is declared correct.

(4) The substantive examination of the standard UKL-UPL form for businesses with a medium-high risk level and a high risk level shall be carried out within a period of no later than 5 (five) Days from the date the document examination as referred to in Article 96 paragraph (1) is declared correct.

(5) If the issuance of the technical approval is carried out concurrently with the substantive examination of the environmental document as referred to in Article 85, the substantive examination of the UKL-UPL form shall be carried out no later than 15 (fifteen) Days from the date the document examination as referred to in Article 96 paragraph (1) is declared correct.

Pasal 98

(1) Menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melakukan pemeriksaan substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 95 ayat (4) huruf b atas formulir UKL-UPL standar spesifik atau formulir UKL-UPL standar.

(2) Pemeriksaan administrasi dan pemeriksaan substansi atas formulir UKL-UPL standar spesifik untuk usaha dengan tingkat Risiko menengah rendah dilakukan secara otomatis melalui Sistem OSS.

(3) Pemeriksaan substansi atas formulir UKL-UPL standar spesifik untuk usaha dengan tingkat Risiko menengah tinggi dan tingkat Risiko tinggi dilakukan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) Hari sejak pemeriksaan dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96 ayat (1) dinyatakan benar.

(4) Pemeriksaan substansi atas formulir UKL-UPL standar untuk usaha dengan tingkat Risiko menengah tinggi dan tingkat Risiko tinggi dilakukan dalam jangka waktu paling lama 5 (lima) Hari sejak pemeriksaan dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96 ayat (1) dinyatakan benar.

(5) Apabila penerbitan persetujuan teknis dilaksanakan bersamaan dengan pemeriksaan substansi atas dokumen lingkungan hidup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 85, pemeriksaan substansi atas formulir UKL-UPL dilakukan paling lama 15 (lima belas) Hari sejak pemeriksaan dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96 ayat (1) dinyatakan benar.

第98条

(1) 组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,对特定标准UKL-UPL表格或标准UKL-UPL表格进行第95条第(4)款b项所述的实质性审查。

(2) 对中低风险水平业务的特定标准UKL-UPL表格的行政审查和实质性审查应通过OSS系统自动进行。

(3) 对中高风险水平和高风险水平业务的特定标准UKL-UPL表格的实质性审查应在第96条第(1)款所述的文件审查被宣布为正确之日起不迟于3天内进行。

(4) 对中高风险水平和高风险水平业务的标准UKL-UPL表格的实质性审查应在第96条第(1)款所述的文件审查被宣布为正确之日起不迟于5天内进行。

(5) 如果技术批准的签发与第85条所述的环境文件实质性审查同时进行,则UKL-UPL表格的实质性审查应在第96条第(1)款所述的文件审查被宣布为正确之日起不迟于15天内进行。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 99

(1) Based on the administrative examination and substantive examination of the specific standard UKL-UPL form for businesses with a medium-low risk level as referred to in Article 98 paragraph (2), an approval or rejection of the statement of commitment to environmental management shall be issued automatically through the OSS System.

(2) In the event that the substantive examination results do not require correction, the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System shall issue an approval or rejection of the statement of commitment to environmental management within a period of no later than 2 (two) Days from the date the substantive examination as referred to in Article 98 paragraph (1) is declared correct.

(3) In the event that the substantive examination results require correction, the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System shall provide correction instructions to the Business Actor.

(4) The Business Actor shall submit the corrected documents no later than 5 (five) Days from the return of the documents as referred to in paragraph (3).

(5) Based on the corrected documents as referred to in paragraph (4), the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System shall issue an approval or rejection of the statement of commitment to environmental management within a period of no later than 2 (two) Days from the receipt of the corrected documents.

(6) If:
a. the corrected specific standard UKL-UPL form submitted by the Business Actor has exceeded the time limit; or
b. the correction does not comply with the required standards,
the application for approval of the statement of commitment to environmental management shall be rejected with reasons for rejection and conveyed to the Business Actor through the OSS System.

Pasal 99

(1) Berdasarkan pemeriksaan administrasi dan pemeriksaan substansi atas formulir UKL-UPL standar spesifik untuk usaha dengan tingkat Risiko menengah rendah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (2), diterbitkan persetujuan atau penolakan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup secara otomatis melalui Sistem OSS.

(2) Dalam hal hasil pemeriksaan substansi tidak terdapat perbaikan, menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS menerbitkan persetujuan atau penolakan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) Hari sejak pemeriksaan substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (1) dinyatakan benar.

(3) Dalam hal hasil pemeriksaan substansi memerlukan perbaikan, menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS menyampaikan arahan perbaikan kepada Pelaku Usaha.

(4) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen paling lama 5 (lima) Hari sejak pengembalian dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3).

(5) Berdasarkan perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (4), menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS menerbitkan persetujuan atau penolakan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) Hari sejak perbaikan dokumen diterima.

(6) Apabila:
a. perbaikan formulir UKL-UPL standar spesifik yang disampaikan oleh Pelaku Usaha telah melebihi batas waktu; atau
b. perbaikan tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan,
permohonan persetujuan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup ditolak disertai dengan alasan penolakan dan disampaikan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.

第99条

(1) 根据对第98条第(2)款所述的中低风险水平业务的特定标准UKL-UPL表格的行政审查和实质性审查,应通过OSS系统自动签发对环境管理承诺声明的批准或拒绝。

(2) 如果实质性审查结果不需要更正,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,在第98条第(1)款所述的实质性审查被宣布为正确之日起不迟于2天内,通过OSS系统签发对环境管理承诺声明的批准或拒绝。

(3) 如果实质性审查结果需要更正,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,通过OSS系统向商业参与者提供更正指示。

(4) 商业参与者应在收到第(3)款所述的文件退还之日起不迟于5天内提交更正后的文件。

(5) 根据第(4)款所述的更正后文件,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,在收到更正后文件之日起不迟于2天内,通过OSS系统签发对环境管理承诺声明的批准或拒绝。

(6) 如果:
a. 商业参与者提交的更正后的特定标准UKL-UPL表格已超过时限;或
b. 更正不符合要求的标准,
则对环境管理承诺声明的批准申请应被拒绝,并通过OSS系统向商业参与者说明拒绝原因。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 100

(1) Based on the administrative examination and substantive examination of the specific standard UKL-UPL form or the standard UKL-UPL form for businesses with a medium-high risk level and a high risk level as referred to in Article 98 paragraph (3) and paragraph (4), an approval or rejection of the statement of commitment to environmental management shall be issued through the OSS System.

(2) In the event that the substantive examination results do not require correction, the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System shall issue an approval or rejection of the statement of commitment to environmental management within a period of no later than 2 (two) Days from the date the substantive examination as referred to in Article 98 paragraph (1) is declared correct.

(3) In the event that the substantive examination results require correction, the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System shall provide correction instructions to the Business Actor.

(4) The Business Actor shall submit the corrected documents no later than 5 (five) Days from the return of the documents as referred to in paragraph (3).

(5) Based on the corrected documents as referred to in paragraph (4), the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System shall issue an approval or rejection of the statement of commitment to environmental management within a period of no later than 2 (two) Days from the receipt of the corrected documents.

(6) If:
a. the corrected specific standard UKL-UPL form or standard UKL-UPL form submitted by the Business Actor has exceeded the time limit; or
b. the correction does not comply with the required standards,
the application for approval of the statement of commitment to environmental management shall be rejected with reasons for rejection and conveyed to the Business Actor through the OSS System.

Pasal 100

(1) Berdasarkan pemeriksaan administrasi dan pemeriksaan substansi atas formulir UKL-UPL standar spesifik atau formulir UKL-UPL standar untuk usaha dengan tingkat Risiko menengah tinggi dan tingkat Risiko tinggi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (3) dan ayat (4), diterbitkan persetujuan atau penolakan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup melalui Sistem OSS.

(2) Dalam hal hasil pemeriksaan substansi tidak terdapat perbaikan, menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS menerbitkan persetujuan atau penolakan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) Hari sejak pemeriksaan substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (1) dinyatakan benar.

(3) Dalam hal hasil pemeriksaan substansi memerlukan perbaikan, menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS menyampaikan arahan perbaikan kepada Pelaku Usaha.

(4) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen paling lama 5 (lima) Hari sejak pengembalian dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3).

(5) Berdasarkan perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (4), menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS menerbitkan persetujuan atau penolakan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) Hari sejak perbaikan dokumen diterima.

(6) Apabila:
a. perbaikan formulir UKL-UPL standar spesifik atau formulir UKL-UPL standar yang disampaikan oleh Pelaku Usaha telah melebihi batas waktu; atau
b. perbaikan tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan,
permohonan persetujuan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup ditolak disertai dengan alasan penolakan dan disampaikan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.

第100条

(1) 根据对第98条第(3)款和第(4)款所述的中高风险水平和高风险水平业务的特定标准UKL-UPL表格或标准UKL-UPL表格的行政审查和实质性审查,应通过OSS系统签发对环境管理承诺声明的批准或拒绝。

(2) 如果实质性审查结果不需要更正,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,在第98条第(1)款所述的实质性审查被宣布为正确之日起不迟于2天内,通过OSS系统签发对环境管理承诺声明的批准或拒绝。

(3) 如果实质性审查结果需要更正,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,通过OSS系统向商业参与者提供更正指示。

(4) 商业参与者应在收到第(3)款所述的文件退还之日起不迟于5天内提交更正后的文件。

(5) 根据第(4)款所述的更正后文件,组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长应根据各自权限,在收到更正后文件之日起不迟于2天内,通过OSS系统签发对环境管理承诺声明的批准或拒绝。

(6) 如果:
a. 商业参与者提交的更正后的特定标准UKL-UPL表格或标准UKL-UPL表格已超过时限;或
b. 更正不符合要求的标准,
则对环境管理承诺声明的批准申请应被拒绝,并通过OSS系统向商业参与者说明拒绝原因。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 101

(1) An application for an Environmental Approval with an SPPL form shall be submitted by the Business Actor to the minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control, the governor, or the regent/mayor in accordance with their respective authorities through the OSS System.

(2) The issuance of an Environmental Approval with an SPPL form shall be carried out through a self-declaration by the Business Actor through the OSS System which is issued automatically along with the NIB.

Pasal 101

(1) Permohonan PL dengan formulir SPPL diajukan oleh Pelaku Usaha kepada menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS.

(2) Penerbitan PL dengan formulir SPPL dilakukan melalui pernyataan mandiri oleh Pelaku Usaha melalui Sistem OSS yang diterbitkan secara otomatis bersamaan dengan NIB.

第101条

(1) 带有SPPL表格的环境批准申请应由商业参与者通过OSS系统向组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人、省长或县长/市长根据各自权限提交。

(2) 带有SPPL表格的环境批准的签发应通过商业参与者通过OSS系统进行自我声明,并与NIB一起自动签发。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 102

(1) Business Actors located within an industrial estate, SEZ, or KPBPB that has been equipped with a regional Amdal and a regional Environmental Approval, are required to prepare a detailed RKL-RPL based on the regional environmental document.

(2) The detailed RKL-RPL that has been prepared as referred to in paragraph (1) shall be submitted to the estate manager to be examined and approved by the estate manager.

(3) The detailed RKL-RPL that has been approved by the estate manager as referred to in paragraph (2) constitutes a statement of commitment to environmental management and becomes a requirement for the Business Actor's Business License within the estate.

Pasal 102

(1) Pelaku Usaha yang berada dalam kawasan industri, KEK, atau KPBPB yang telah dilengkapi dengan Amdal kawasan dan PL kawasan, wajib menyusun RKL-RPL rinci berdasarkan dokumen lingkungan hidup kawasan.

(2) RKL-RPL rinci yang telah disusun sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada pengelola kawasan untuk diperiksa dan disahkan oleh pengelola kawasan.

(3) RKL-RPL rinci yang telah disahkan oleh pengelola kawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) merupakan bentuk pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup dan menjadi persyaratan atas dasar PB Pelaku Usaha di dalam kawasan.

第102条

(1) 位于已配备区域Amdal和区域环境批准的工业区、经济特区或自由贸易区的商业参与者,必须根据区域环境文件编制详细的RKL-RPL。

(2) 第(1)款所述的已编制的详细RKL-RPL应提交给园区管理者进行审查和批准。

(3) 经园区管理者批准的第(2)款所述的详细RKL-RPL构成环境管理承诺声明,并成为园区内商业参与者营业执照的要求。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 103

Business Actors within an industrial estate, SEZ, or KPBPB that:
a. do not discharge wastewater into a water body; or
b. discharge wastewater through a wastewater treatment plant provided by the estate manager,
do not require a technical approval.

Pasal 103

Pelaku Usaha dalam kawasan industri, KEK, atau KPBPB yang:
a. tidak melakukan pembuangan air limbah ke badan air; atau
b. melakukan pembuangan air limbah melalui instalasi pengolahan air limbah yang disediakan pengelola kawasan,
tidak memerlukan persetujuan teknis.

第103条

位于工业区、经济特区或自由贸易区的商业参与者,如果:
a. 不向水体排放废水;或
b. 通过园区管理者提供的废水处理厂排放废水,
则不需要技术批准。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 104

The minister/head of agency organizing government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control may delegate the authority to grant Environmental Approvals and technical approvals to the governor, regent/mayor, Head of the SEZ Administrator, and Head of the KPBPB Management Agency.

Pasal 104

Menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup dapat mendelegasikan kewenangan pemberian PL dan persetujuan teknis kepada gubernur, bupati/wali kota, kepala Administrator KEK, dan kepala Badan Pengusahaan KPBPB.

第104条

组织环境保护和管理领域政府事务和环境控制领域政府职责的部长/机构负责人可将授予环境批准和技术批准的权力下放给省长、县长/市长、经济特区行政长官和自由贸易区管理机构负责人。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 105

Provisions concerning Environmental Approvals that are not regulated in Articles 78 to 104 shall be implemented in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of environmental protection and management.

Pasal 105

Ketentuan mengenai PL yang tidak diatur dalam Pasal 78 sampai dengan Pasal 104 dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

第105条

关于第78条至第104条未规定的环境批准的规定,应根据环境保护和管理领域的法律法规规定执行。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 106

A Building Construction Approval (PBG) and a Certificate of Proper Function (SLF) as referred to in Article 12 paragraph (1) letter c are required for Business Actors who need to construct a Building as a business facility.

Pasal 106

PBG dan SLF sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (1) huruf c dipersyaratkan bagi Pelaku Usaha yang memerlukan pembangunan Bangunan Gedung sebagai fasilitas tempat usaha.

第106条

第12条第(1)款c项所述的建筑施工批准(PBG)和功能正常证书(SLF)是需要建造建筑物作为商业设施的商业参与者的必要条件。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 107

(1) The building construction activity as referred to in Article 106 includes technical planning, construction implementation, and construction supervision.

(2) The technical planning of the Building as referred to in paragraph (1) must comply with the technical standards stipulated in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of buildings.

Pasal 107

(1) Kegiatan pembangunan Bangunan Gedung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 meliputi perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, dan pengawasan konstruksi.

(2) Perencanaan teknis Bangunan Gedung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi standar teknis yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang bangunan gedung.

第107条

(1) 第106条所述的建筑施工活动包括技术规划、施工实施和施工监理。

(2) 第(1)款所述的建筑物技术规划必须符合建筑领域法律法规规定的技术标准。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 108

(1) The PBG must be obtained by the Business Actor before the construction implementation as referred to in Article 107 paragraph (1).

(2) The PBG as referred to in paragraph (1) shall be submitted by the Business Actor to the Central Government or Regional Government in accordance with their respective authorities.

(3) The PBG as referred to in paragraph (2) shall be processed through:
a. planning consultation; and
b. issuance.

Pasal 108

(1) PBG harus dimiliki oleh Pelaku Usaha sebelum pelaksanaan konstruksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (1).

(2) PBG sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diajukan oleh Pelaku Usaha kepada Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing.

(3) PBG sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diproses melalui:
a. konsultasi perencanaan; dan
b. penerbitan.

第108条

(1) 商业参与者必须在进行第107条第(1)款所述的施工实施前获得PBG。

(2) 第(1)款所述的PBG应由商业参与者根据各自权限向中央政府或地方政府提交。

(3) 第(2)款所述的PBG应通过以下方式处理:
a. 规划咨询;以及
b. 签发。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 109

(1) The planning consultation as referred to in Article 108 paragraph (3) letter a includes the process of:
a. registration;
b. examination of compliance with technical standards; and
c. statement of compliance with technical standards.

(2) The planning consultation as referred to in paragraph (1) shall be conducted free of charge.

Pasal 109

(1) Konsultasi perencanaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 108 ayat (3) huruf a meliputi proses:
a. pendaftaran;
b. pemeriksaan pemenuhan standar teknis; dan
c. pernyataan pemenuhan standar teknis.

(2) Konsultasi perencanaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diselenggarakan tanpa dipungut biaya.

第109条

(1) 第108条第(3)款a项所述的规划咨询包括以下过程:
a. 注册;
b. 审查技术标准的符合性;以及
c. 符合技术标准的声明。

(2) 第(1)款所述的规划咨询应免费进行。

English Bahasa Indonesia 中文 (Chinese)

Article 110

(1) The registration as referred to in Article 109 paragraph (1) letter a shall be submitted by the Business Actor through the OSS System by providing:
a. applicant or owner data;
b. Building data; and
c. technical plan documents.

(2) The applicant or owner data as referred to in paragraph (1) letter a and the Building data as referred to in paragraph (1) letter b must be in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of buildings.

(3) The technical plan documents as referred to in paragraph (1) letter c shall be prepared during the technical planning as referred to in Article 107 paragraph (1).

(4) The technical plan documents as referred to in paragraph (3) may be prepared by a Building planning service provider or the applicant in accordance with the provisions of laws and regulations.

(5) The technical plan documents as referred to in paragraph (4) shall be examined and approved in the planning consultation process as referred to in Article 108 paragraph (3) letter a.

Pasal 110

(1) Pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109 ayat (1) huruf a diajukan oleh Pelaku Usaha melalui Sistem OSS dengan menyampaikan:
a. data pemohon atau pemilik;
b. data Bangunan Gedung; dan
c. dokumen rencana teknis.

(2) Data pemohon atau pemilik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan data Bangunan Gedung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang bangunan gedung.

(3) Dokumen rencana teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c disusun pada saat perencanaan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (1).

(4) Dokumen rencana teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat dibuat oleh penyedia jasa perencanaan Bangunan Gedung atau pemohon sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(5) Dokumen rencana teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diperiksa dan disetujui dalam proses konsultasi perencanaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 108 ayat (3) huruf a.

第110条

(1) 第109条第(1)款a项所述的注册应由商业参与者通过OSS系统提交,并提供:
a. 申请人或所有者数据;
b. 建筑物数据;以及
c. 技术计划文件。

(2) 第(1)款a项所述的申请人或所有者数据和第(1)款b项所述的建筑物数据必须符合建筑领域法律法规的规定。

(3) 第(1)款c项所述的技术计划文件应在第107条第(1)款所述的技术规划期间编制。

(4) 第(3)款所述的技术计划文件可由建筑规划服务提供商或申请人根据法律法规的规定编制。

(5) 第(4)款所述的技术计划文件应在第108条第(3)款a项所述的规划咨询过程中进行审查和批准。

Trilingual Government Regulation

English | Bahasa Indonesia | 中文

Article 111 Pasal 111 第111条
(1) After being declared complete by the OSS System, the data and documents as referred to in Article 110 paragraph (1) shall be examined for the correctness of the data and documents. (1) Setelah dinyatakan lengkap oleh Sistem OSS, data dan dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 110 ayat (1) dilakukan pemeriksaan kebenaran data dan dokumen. (1) 经OSS系统宣布完整后,第110条第(1)款所述的数据和文件应进行数据和文件正确性审查。
(2) The examination of the correctness of the data and documents shall be conducted to check the conformity of the data and documents, which shall be carried out for a maximum of 3 (three) Days from the date the data and documents are declared complete. (2) Pemeriksaan kebenaran data dan dokumen dilakukan untuk memeriksa kesesuaian data dan dokumen yang dilakukan paling lama 3 (tiga) Hari sejak data dan dokumen dinyatakan lengkap. (2) 数据和文件正确性的审查是为了检查数据和文件的一致性,自数据和文件被宣布完整之日起最多3天内进行。
(3) If based on the results of the examination as referred to in paragraph (2) the documents are declared correct, the application shall proceed to the process of examining the fulfillment of technical standards as referred to in Article 109 paragraph (1) letter b. (3) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dokumen dinyatakan benar, permohonan dilanjutkan ke proses pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109 ayat (1) huruf b. (3) 如果根据第(2)款所述的审查结果,文件被宣布为正确,则申请将进入第109条第(1)款b项所述的技术标准履行情况审查程序。
Article 112 Pasal 112 第112条
(1) If based on the results of the examination as referred to in Article 111 paragraph (2) the documents are declared incorrect, the OSS System shall return the documents to the Business Actor accompanied by a note for correction. (1) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111 ayat (2) dokumen dinyatakan tidak benar, Sistem OSS mengembalikan dokumen kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan. (1) 如果根据第111条第(2)款所述的审查结果,文件被宣布为不正确,OSS系统应将文件退还给商业行为人,并附上更正说明。
(2) The Business Actor shall submit the corrected documents no later than 5 (five) Days from the return of the documents declared incorrect as referred to in paragraph (1). (2) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen paling lama 5 (lima) Hari sejak pengembalian dokumen dinyatakan tidak benar sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (2) 商业行为人应在根据第(1)款被宣布为不正确的文件退还之日起最多5天内提交更正后的文件。
(3) The examination of the corrected documents shall be carried out for a maximum of 3 (three) Days from the receipt of the corrected documents as referred to in paragraph (2). (3) Pemeriksaan atas perbaikan dokumen dilakukan paling lama 3 (tiga) Hari sejak diterimanya perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (2). (3) 对更正文件的审查应在收到第(2)款所述的更正文件之日起最多3天内进行。
(4) If based on the results of the examination as referred to in paragraph (3) the corrected documents are declared correct, the application shall proceed to the process of examining the fulfillment of technical standards as referred to in Article 109 paragraph (1) letter b. (4) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) perbaikan dokumen dinyatakan benar, permohonan dilanjutkan ke proses pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109 ayat (1) huruf b. (4) 如果根据第(3)款所述的审查结果,更正后的文件被宣布为正确,则申请将进入第109条第(1)款b项所述的技术标准履行情况审查程序。
(5) The application shall be rejected with reasons for rejection through the OSS System, if: a. The Business Actor fails to submit the correction within the specified period as referred to in paragraph (2); or b. based on the results of the examination of the corrected documents as referred to in paragraph (3), the corrected documents are declared incorrect. (5) Permohonan ditolak disertai dengan alasan penolakan melalui Sistem OSS, apabila: a. Pelaku Usaha tidak menyampaikan perbaikan dalam jangka waktu yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada ayat (2); atau b. berdasarkan hasil pemeriksaan atas perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3) perbaikan dokumen dinyatakan tidak benar. (5) 如果出现以下情况,申请将通过OSS系统被拒绝并附上拒绝理由: a. 商业行为人未在第(2)款规定的期限内提交更正;或 b. 根据第(3)款所述的对更正文件的审查结果,更正后的文件被宣布为不正确。
Article 113 Pasal 113 第113条
(1) The examination of the fulfillment of technical standards as referred to in Article 109 paragraph (1) letter b shall be carried out a maximum of 5 (five) times within a period of no more than 26 (twenty-six) Days from the date the documents are declared correct as referred to in Article 111 paragraph (3) and Article 112 paragraph (4). (1) Pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109 ayat (1) huruf b dilakukan paling banyak 5 (lima) kali dalam kurun waktu paling lama 26 (dua puluh enam) Hari sejak dokumen dinyatakan benar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111 ayat (3) dan Pasal 112 ayat (4). (1) 第109条第(1)款b项所述的技术标准履行情况审查,自第111条第(3)款和第112条第(4)款所述文件被宣布为正确之日起,最多进行5次,期限不超过26天。
(2) The first examination of the fulfillment of technical standards as referred to in paragraph (1) shall be carried out within a maximum of 3 (three) Days from the date the documents are declared correct as referred to in Article 111 paragraph (3) and Article 112 paragraph (4). (2) Pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan pertama kali dalam waktu paling lama 3 (tiga) Hari sejak dokumen dinyatakan benar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111 ayat (3) dan Pasal 112 ayat (4). (2) 第(1)款所述的技术标准履行情况的首次审查,应在第111条第(3)款和第112条第(4)款所述文件被宣布为正确之日起最多3天内进行。
(3) The results of the examination of the fulfillment of technical standards as referred to in paragraph (1) shall be recorded in minutes supplemented with technical considerations. (3) Hasil pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dituangkan dalam berita acara yang dilengkapi dengan pertimbangan teknis. (3) 第(1)款所述的技术标准履行情况审查结果应记录在附有技术考虑的会议记录中。
Article 114 Pasal 114 第114条
(1) If based on the results of the examination of the fulfillment of technical standards as referred to in Article 113 paragraph (1) the technical plan documents are declared to require correction, the OSS System shall return the documents to the Business Actor accompanied by a note for correction. (1) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 113 ayat (1) dokumen rencana teknis dinyatakan perlu dilakukan perbaikan, Sistem OSS mengembalikan dokumen kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan. (1) 如果根据第113条第(1)款所述的技术标准履行情况审查结果,技术计划文件被宣布需要更正,OSS系统应将文件退还给商业行为人,并附上更正说明。
(2) The minutes of the last examination of the fulfillment of technical standards must be supplemented with a conclusion. (2) Berita acara pada pemeriksaan pemenuhan standar teknis yang terakhir harus dilengkapi dengan kesimpulan. (2) 最后一次技术标准履行情况审查的会议记录必须附有结论。
(3) The conclusion as referred to in paragraph (2) shall contain: a. a recommendation for the issuance of a statement of fulfillment of technical standards; or b. a recommendation for re-registration of the PBG. (3) Kesimpulan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berisi: a. rekomendasi penerbitan surat pernyataan pemenuhan standar teknis; atau b. rekomendasi pendaftaran ulang PBG. (3) 第(2)款所述的结论应包含:a. 关于签发技术标准履行声明的建议;或 b. 关于重新注册PBG的建议。
Article 115 Pasal 115 第115条
The minutes of the examination of the fulfillment of technical standards as referred to in Article 113 paragraph (3) and Article 114 paragraph (2) shall be uploaded to the OSS System. Berita acara pada pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 113 ayat (3) dan Pasal 114 ayat (2) diunggah ke dalam Sistem OSS. 第113条第(3)款和第114条第(2)款所述的技术标准履行情况审查会议记录应上传至OSS系统。
Article 116 Pasal 116 第116条
(1) Based on the recommendation for the issuance of a statement of fulfillment of technical standards as referred to in Article 114 paragraph (3) letter a, the OSS System shall issue a statement of fulfillment of technical standards no later than 1 (one) Day from the receipt of the recommendation for the issuance of the statement of fulfillment of technical standards. (1) Berdasarkan rekomendasi penerbitan surat pernyataan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (3) huruf a, Sistem OSS menerbitkan surat pernyataan pemenuhan standar teknis paling lama 1 (satu) Hari sejak rekomendasi penerbitan surat pernyataan pemenuhan standar teknis diterima. (1) 根据第114条第(3)款a项所述的关于签发技术标准履行声明的建议,OSS系统应在收到签发技术标准履行声明的建议之日起最多1天内签发技术标准履行声明。
(2) The statement of fulfillment of technical standards as referred to in paragraph (1) shall be supplemented with a technical calculation for the levy used to obtain the PBG. (2) Surat pernyataan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilengkapi perhitungan teknis untuk retribusi yang digunakan untuk memperoleh PBG. (2) 第(1)款所述的技术标准履行声明应附有用于获取PBG的征税技术计算。
Article 117 Pasal 117 第117条
(1) Based on the recommendation for re-registration of the PBG as referred to in Article 114 paragraph (3) letter b: a. a statement of fulfillment of technical standards shall not be issued; and b. the OSS System shall submit the minutes containing the conclusion with the recommendation for re-registration of the PBG to the Business Actor, no later than 1 (one) Day from the receipt of the recommendation for re-registration of the PBG. (1) Berdasarkan rekomendasi pendaftaran ulang PBG sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (3) huruf b: a. surat pernyataan pemenuhan standar teknis tidak diterbitkan; dan b. Sistem OSS menyampaikan berita acara yang memuat kesimpulan yang berisi rekomendasi pendaftaran ulang PBG kepada Pelaku Usaha, paling lama 1 (satu) Hari sejak rekomendasi pendaftaran ulang PBG diterima. (1) 根据第114条第(3)款b项所述的关于重新注册PBG的建议: a. 不签发技术标准履行声明;并且 b. OSS系统应在收到重新注册PBG的建议之日起最多1天内,向商业行为人提交包含重新注册PBG建议的结论的会议记录。
(2) The minutes as referred to in paragraph (1) letter b must fully contain the notes for correction. (2) Berita acara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b harus memuat secara lengkap catatan perbaikan. (2) 第(1)款b项所述的会议记录必须完整包含更正说明。
(3) If the Business Actor re-registers the PBG as referred to in paragraph (1) letter b, the Business Actor shall submit the corrected technical plan documents. (3) Apabila Pelaku Usaha melakukan pendaftaran ulang PBG sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen rencana teknis. (3) 如果商业行为人根据第(1)款b项重新注册PBG,商业行为人应提交更正后的技术计划文件。
(4) If the Business Actor re-registers the PBG as referred to in paragraph (3), the consultation shall be continued based on the previous consultation minutes. (4) Apabila Pelaku Usaha melakukan pendaftaran ulang PBG sebagaimana dimaksud pada ayat (3), konsultasi dilanjutkan berdasarkan berita acara konsultasi sebelumnya. (4) 如果商业行为人根据第(3)款重新注册PBG,则应根据之前的咨询会议记录继续进行咨询。
Article 118 Pasal 118 第118条
The issuance as referred to in Article 108 paragraph (3) letter b includes: a. determination of the value of the regional levy; b. payment of the regional levy; and c. issuance of the PBG. Penerbitan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 108 ayat (3) huruf b meliputi: a. penetapan nilai retribusi daerah; b. pembayaran retribusi daerah; dan c. penerbitan PBG. 第108条第(3)款b项所述的签发包括:a. 确定区域征税的价值;b. 支付区域征税;以及 c. 签发PBG。
Article 119 Pasal 119 第119条
(1) The determination of the value of the regional levy as referred to in Article 118 letter a shall be carried out by the technical agency based on the technical calculation for the levy as referred to in Article 116 paragraph (2) in accordance with the provisions of the laws and regulations. (1) Penetapan nilai retribusi daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 118 huruf a dilakukan oleh dinas teknis berdasarkan perhitungan teknis untuk retribusi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 116 ayat (2) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (1) 第118条a项所述的区域征税价值的确定应由技术机构根据第116条第(2)款所述的征税技术计算,并符合法律法规的规定。
(2) The determination of the levy value as referred to in paragraph (1) shall be submitted to the Business Actor through the OSS System no later than 1 (one) Day from the receipt of the statement of fulfillment of technical standards as referred to in Article 116 paragraph (1). (2) Penetapan nilai retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS paling lama 1 (satu) Hari sejak diterimanya surat pernyataan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 116 ayat (1). (2) 第(1)款所述的征税价值的确定应在收到第116条第(1)款所述的技术标准履行声明之日起最多1天内通过OSS系统提交给商业行为人。
(3) In the event that the levy value cannot be determined within the period as referred to in paragraph (2), the determination of the levy value shall be carried out automatically through the OSS System. (3) Dalam hal nilai retribusi tidak dapat ditetapkan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), penetapan nilai retribusi dilakukan secara otomatis melalui Sistem OSS. (3) 如果在第(2)款规定的期限内无法确定征税价值,则应通过OSS系统自动确定征税价值。
Article 120 Pasal 120 第120条
(1) The Business Actor shall pay the regional levy as referred to in Article 118 letter b within the period determined by each region from the determination of the value of the regional levy. (1) Pelaku Usaha melakukan pembayaran retribusi daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 118 huruf b dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh masing-masing daerah sejak penetapan nilai retribusi daerah. (1) 商业行为人应在各地区确定的区域征税价值确定之日起的期限内支付第118条b项所述的区域征税。
(2) In the event that the period as referred to in paragraph (1) is exceeded, the submission of the value of the regional levy shall become invalid and the PBG application shall be deemed cancelled. (2) Dalam hal jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terlampaui, penyampaian nilai retribusi daerah menjadi tidak berlaku dan permohonan PBG dinyatakan batal. (2) 如果超过第(1)款规定的期限,区域征税价值的提交将失效,PBG申请将被视为取消。
(3) In determining the value of the regional levy as referred to in paragraph (1), the Regional Government in accordance with their respective authorities shall take into account the ability of the Business Actor in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of regional taxes and regional levies. (3) Dalam menetapkan nilai retribusi daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing memperhatikan kemampuan Pelaku Usaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pajak daerah dan retribusi daerah. (3) 在确定第(1)款所述的区域征税价值时,地方政府应根据各自的权限,并根据地方税收和地方征税领域的法律法规规定,考虑商业行为人的能力。
Article 121 Pasal 121 第121条
(1) The issuance of the PBG as referred to in Article 118 letter c shall be carried out after the Business Actor submits proof of payment of the levy as referred to in Article 120 paragraph (1) through the OSS System. (1) Penerbitan PBG sebagaimana dimaksud dalam Pasal 118 huruf c dilakukan setelah Pelaku Usaha menyampaikan bukti pembayaran retribusi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120 ayat (1) melalui Sistem OSS. (1) 第118条c项所述的PBG的签发应在商业行为人通过OSS系统提交第120条第(1)款所述的征税支付证明后进行。
(2) The issuance of the PBG as referred to in paragraph (1) shall be in the form of: a. PBG documents; and b. PBG document attachments. (2) Penerbitan PBG sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa: a. dokumen PBG; dan b. lampiran dokumen PBG. (2) 第(1)款所述的PBG的签发应采用以下形式:a. PBG文件;以及 b. PBG文件附件。
Article 122 Pasal 122 第122条
(1) The SLF must be obtained by the Business Actor before the Building can be utilized. (1) SLF harus diperoleh oleh Pelaku Usaha sebelum Bangunan Gedung dapat dimanfaatkan. (1) 商业行为人必须在建筑物可被利用之前获得SLF。
(2) The SLF as referred to in paragraph (1) is a requirement for the fulfillment of the functional feasibility of the Building. (2) SLF sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan syarat terpenuhinya kelaikan fungsi Bangunan Gedung. (2) 第(1)款所述的SLF是满足建筑物功能可行性的要求。
(3) The fulfillment of the SLF for existing Buildings shall be based on the results of the examination of the functional feasibility of the Building carried out by: a. a technical assessor; or b. a technical assessment team formed by the Regional Government consisting of relevant agencies organizing Buildings. (3) Pemenuhan SLF Bangunan Gedung yang sudah ada dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan kelaikan fungsi Bangunan Gedung yang dilaksanakan oleh: a. pengkaji teknis; atau b. tim penilai teknis yang dibentuk oleh Pemerintah Daerah yang terdiri atas instansi terkait penyelenggara Bangunan Gedung. (3) 现有建筑物的SLF的满足应基于以下机构对建筑物功能可行性的审查结果:a. 技术评估员;或 b. 由地方政府组建的技术评估团队,该团队由组织建筑物的相关机构组成。
(4) Based on the examination of the functional feasibility of the Building as referred to in paragraph (3), the ministry that organizes government affairs in the public works sector or the technical agency in charge of Buildings in the Regional Government in accordance with their respective authorities shall issue the SLF through the OSS System. (4) Atas pemeriksaan kelaikan fungsi Bangunan Gedung sebagaimana dimaksud pada ayat (3), kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum atau dinas teknis yang membidangi Bangunan Gedung di Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing menerbitkan SLF melalui Sistem OSS. (4) 根据第(3)款所述的对建筑物功能可行性的审查,组织公共工程领域政府事务的部委或地方政府负责建筑物的技术机构应根据各自的权限通过OSS系统签发SLF。
(5) For services provided by the technical assessor as referred to in paragraph (3) letter a, the minister who organizes government affairs in the public works sector shall establish a standard service fee to be charged to the Business Actor. (5) Untuk jasa yang diberikan oleh pengkaji teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a, menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum membuat standar biaya jasa yang dikenakan bagi Pelaku Usaha. (5) 对于第(3)款a项所述的技术评估员提供的服务,组织公共工程领域政府事务的部长应制定向商业行为人收取的标准服务费。
Article 123 Pasal 123 第123条
(1) Business Actors who own a Building that has been erected but do not have a building permit/PBG before this Government Regulation comes into force, are not required to obtain a PBG and can directly submit an SLF application when applying for or extending a PB and/or PB UMKU application through the OSS System. (1) Pelaku Usaha yang memiliki Bangunan Gedung yang telah berdiri namun belum memiliki izin mendirikan bangunan/PBG sebelum Peraturan Pemerintah ini berlaku, tidak perlu memperoleh PBG dan dapat langsung menyampaikan permohonan SLF pada saat mengajukan atau memperpanjang permohonan PB dan/atau PB UMKU melalui Sistem OSS. (1) 在本政府条例生效前已建有建筑物但没有建筑许可证/PBG的商业行为人,无需获得PBG,并可在通过OSS系统申请或延长PB和/或PB UMKU申请时直接提交SLF申请。
(2) Business Actors who own a Building that has been erected and already have a building permit/PBG, can directly submit an SLF application when applying for or extending a PB and/or PB UMKU application through the OSS System. (2) Pelaku Usaha yang memiliki Bangunan Gedung yang telah berdiri dan telah memiliki izin mendirikan bangunan/PBG, dapat langsung menyampaikan permohonan SLF pada saat mengajukan atau memperpanjang permohonan PB dan/atau PB UMKU melalui Sistem OSS. (2) 已建有建筑物并已获得建筑许可证/PBG的商业行为人,可在通过OSS系统申请或延长PB和/或PB UMKU申请时直接提交SLF申请。
(3) Provisions regarding PBG and SLF that are not regulated in Articles 106 to 122 shall be implemented in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of Buildings. (3) Ketentuan mengenai PBG dan SLF yang belum diatur dalam Pasal 106 sampai dengan Pasal 122 dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Bangunan Gedung. (3) 关于第106条至第122条未规定的PBG和SLF的规定,应根据建筑物领域的法律法规规定执行。
Article 124 Pasal 124 第124条
(1) PB is carried out based on the determination of the risk level and business scale rating of the business activity. (1) PB dilakukan berdasarkan penetapan tingkat Risiko dan peringkat skala usaha kegiatan usaha. (1) PB的实施基于对商业活动的风险等级和业务规模评级的确定。
(2) The determination of the risk level and business scale rating of the business activity as referred to in paragraph (1) is the result of a risk analysis. (2) Penetapan tingkat Risiko dan peringkat skala usaha kegiatan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan hasil dari analisis Risiko. (2) 第(1)款所述的商业活动的风险等级和业务规模评级的确定是风险分析的结果。
(3) The risk analysis as referred to in paragraph (2) must be carried out transparently, accountably, and prioritize the principle of prudence based on data and/or professional judgment. (3) Analisis Risiko sebagaimana dimaksud pada ayat (2) wajib dilakukan secara transparan, akuntabel, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian berdasarkan data dan/atau penilaian profesional. (3) 第(2)款所述的风险分析必须透明、负责地进行,并根据数据和/或专业判断优先考虑审慎原则。
(4) The risk level as referred to in paragraph (1) determines the type of PB. (4) Tingkat Risiko sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menentukan jenis PB. (4) 第(1)款所述的风险等级决定了PB的类型。
Article 125 Pasal 125 第125条
(1) Risk analysis is carried out by involving: a. the minister who organizes government affairs in the field of manpower; b. the minister who organizes government affairs in the field of health; c. the minister/head of the agency who organizes government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control; d. the minister and/or head of the relevant sector agency; and e. Business Actors and/or the community. (1) Analisis Risiko dilakukan dengan melibatkan: a. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan; b. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan; c. menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup; d. menteri dan/atau kepala lembaga sektor terkait; dan e. Pelaku Usaha dan/atau masyarakat. (1) 风险分析的进行涉及:a. 负责人力资源领域政府事务的部长;b. 负责卫生领域政府事务的部长;c. 负责环境保护和管理领域政府事务以及环境控制领域政府职责的部长/机构负责人;d. 相关部门的部长和/或机构负责人;以及 e. 商业行为人和/或社区。
(2) The involvement of the minister and/or head of the relevant sector agency as referred to in paragraph (1) letter d is carried out in the context of coordinating and synchronizing the regulation of business activities that are cross-sectoral and/or overlap between ministries/agencies. (2) Keterlibatan menteri dan/atau kepala lembaga sektor terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d dilakukan dalam rangka koordinasi dan sinkronisasi pengaturan kegiatan usaha yang bersifat lintas sektor dan/atau beririsan antarkementerian/lembaga. (2) 第(1)款d项所述的相关部门部长和/或机构负责人的参与,是为了协调和同步跨部门和/或部委/机构之间重叠的商业活动的监管。
(3) The involvement of Business Actors and/or the community as referred to in paragraph (1) letter e can be in the form of: a. providing input on the risk level of business activities; b. providing data and information related to business activities in determining the risk level; and c. increasing understanding of business activities to carry out risk management. (3) Keterlibatan Pelaku Usaha dan/atau masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e dapat berupa: a. memberikan masukan terhadap tingkat Risiko kegiatan usaha; b. memberikan data dan informasi terkait kegiatan usaha dalam penetapan tingkat Risiko; dan c. meningkatkan pemahaman kegiatan usaha untuk melakukan manajemen Risiko. (3) 第(1)款e项所述的商业行为人和/或社区的参与可以采取以下形式:a. 对商业活动的风险等级提供意见;b. 在确定风险等级时提供与商业活动相关的数据和信息;以及 c. 增进对商业活动的理解以进行风险管理。
Article 126 Pasal 126 第126条
(1) The risk analysis as referred to in Article 124 paragraph (3) is carried out by the Central Government through the stages of: a. identifying business activities; b. identifying business scale; c. assessing the level of danger; and d. assessing the potential for danger to occur. (1) Analisis Risiko sebagaimana dimaksud dalam Pasal 124 ayat (3) dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui tahapan: a. pengidentifikasian kegiatan usaha; b. pengidentifikasian skala usaha; c. penilaian tingkat bahaya; dan d. penilaian potensi terjadinya bahaya. (1) 第124条第(3)款所述的风险分析由中央政府通过以下阶段进行:a. 识别商业活动;b. 识别业务规模;c. 评估危险等级;以及 d. 评估危险发生的可能性。
(2) The result of the risk analysis as referred to in paragraph (1) is the determination of the risk level. (2) Hasil dari analisis Risiko sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa penetapan tingkat Risiko. (2) 第(1)款所述的风险分析结果是确定风险等级。
Article 127 Pasal 127 第127条
(1) The identification of business activities as referred to in Article 126 paragraph (1) letter a refers to the regulation of the scope of business activities in the KBLI. (1) Pengidentifikasian kegiatan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126 ayat (1) huruf a mengacu kepada pengaturan ruang lingkup kegiatan usaha pada KBLI. (1) 第126条第(1)款a项所述的商业活动的识别,参考KBLI中商业活动范围的规定。
(2) The identification of business scale as referred to in Article 126 paragraph (1) letter b is carried out based on the laws and regulations in the field of convenience, protection, and empowerment of cooperatives and UMK-M. (2) Pengidentifikasian skala usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126 ayat (1) huruf b dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan di bidang kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan koperasi dan UMK-M. (2) 第126条第(1)款b项所述的业务规模的识别,是根据合作社和UMK-M的便利、保护和赋权领域的法律法规进行的。
(3) The assessment of the level of danger as referred to in Article 126 paragraph (1) letter c is carried out on the aspects of: a. health; b. safety; c. environment; and/or d. utilization and management of resources. (3) Penilaian tingkat bahaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126 ayat (1) huruf c dilakukan terhadap aspek: a. kesehatan; b. keselamatan; c. lingkungan; dan/atau d. pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya. (3) 第126条第(1)款c项所述的危险等级评估,是对以下方面进行的:a. 健康;b. 安全;c. 环境;和/或 d. 资源的利用和管理。
(4) For certain activities, the assessment of the level of danger as referred to in paragraph (3) may include other aspects in accordance with the nature of the business activity. (4) Untuk kegiatan tertentu, penilaian tingkat bahaya sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat mencakup aspek lainnya sesuai dengan sifat kegiatan usaha. (4) 对于某些活动,第(3)款所述的危险等级评估可根据商业活动的性质包括其他方面。
(5) The assessment of the level of danger as referred to in paragraphs (3) and (4) is carried out by taking into account: a. the type of business activity; b. the criteria for business activities; c. the location of business activities; d. the limitations of resources; and/or e. volatility risk. (5) Penilaian tingkat bahaya sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4) dilakukan dengan memperhitungkan: a. jenis kegiatan usaha; b. kriteria kegiatan usaha; c. lokasi kegiatan usaha; d. keterbatasan sumber daya; dan/atau e. Risiko volatilitas. (5) 第(3)和(4)款所述的危险等级评估,是通过考虑以下因素进行的:a. 商业活动的类型;b. 商业活动的标准;c. 商业活动的地点;d. 资源的限制;和/或 e. 波动风险。
(6) The assessment of the potential for danger to occur as referred to in Article 126 paragraph (1) letter d consists of: a. almost impossible to occur; b. unlikely to occur; c. likely to occur; or d. almost certain to occur. (6) Penilaian potensi terjadinya bahaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126 ayat (1) huruf d terdiri atas: a. hampir tidak mungkin terjadi; b. kemungkinan kecil terjadi; c. kemungkinan terjadi; atau d. hampir pasti terjadi. (6) 第126条第(1)款d项所述的危险发生可能性的评估包括:a. 几乎不可能发生;b. 不太可能发生;c. 可能发生;或 d. 几乎肯定会发生。
Article 128 Pasal 128 第128条
(1) Based on the assessment of the level of danger and the assessment of the potential for danger to occur as referred to in Article 127 paragraphs (2) to (5), the risk level and business scale rating of the business activity are determined to be: a. low-risk business activities; b. medium-risk business activities; and c. high-risk business activities. (1) Berdasarkan penilaian tingkat bahaya serta penilaian potensi terjadinya bahaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (2) sampai dengan ayat (5), tingkat Risiko dan peringkat skala usaha kegiatan usaha, ditetapkan menjadi: a. kegiatan usaha dengan tingkat Risiko rendah; b. kegiatan usaha dengan tingkat Risiko menengah; dan c. kegiatan usaha dengan tingkat Risiko tinggi. (1) 根据第127条第(2)款至第(5)款所述的危险等级评估和危险发生可能性评估,商业活动的风险等级和业务规模评级确定为:a. 低风险商业活动;b. 中等风险商业活动;以及 c. 高风险商业活动。
(2) Medium-risk business activities as referred to in paragraph (1) letter b are divided into: a. low-medium risk level; and b. high-medium risk level. (2) Kegiatan usaha dengan tingkat Risiko menengah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terbagi atas: a. tingkat Risiko menengah rendah; dan b. tingkat Risiko menengah tinggi. (2) 第(1)款b项所述的中等风险商业活动分为:a. 中低风险等级;以及 b. 中高风险等级。
Article 129 Pasal 129 第129条
The mechanism for implementing the risk analysis of business activities as referred to in Article 126 is listed in Appendix III which is an integral part of this Government Regulation. Mekanisme pelaksanaan analisis Risiko kegiatan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126 tercantum dalam Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini. 第126条所述的商业活动风险分析的实施机制,列于作为本政府条例不可分割一部分的附录III中。
Article 130 Pasal 130 第130条
PB for low-risk business activities as referred to in Article 128 paragraph (1) letter a is in the form of an NIB which is the identity of the Business Actor as well as the legality of the implementation of business activities. PB untuk kegiatan usaha dengan tingkat Risiko rendah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128 ayat (1) huruf a berupa NIB yang merupakan identitas Pelaku Usaha sekaligus legalitas pelaksanaan kegiatan usaha. 第128条第(1)款a项所述的低风险商业活动的PB,形式为NIB,既是商业行为人的身份证明,也是商业活动实施的合法性证明。
Article 131 Pasal 131 第131条
(1) PB for business activities with a low-medium risk level as referred to in Article 128 paragraph (2) letter a is in the form of: a. NIB; and b. Standard Certificate. (1) PB untuk kegiatan usaha dengan tingkat Risiko menengah rendah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128 ayat (2) huruf a berupa: a. NIB; dan b. Sertifikat Standar. (1) 第128条第(2)款a项所述的中低风险等级商业活动的PB,形式为:a. NIB;以及 b. 标准证书。
(2) The Standard Certificate as referred to in paragraph (1) letter b is the legality to carry out business activities in the form of a statement by the Business Actor to meet business standards in order to carry out business activities. (2) Sertifikat Standar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan legalitas untuk melaksanakan kegiatan usaha dalam bentuk pernyataan Pelaku Usaha untuk memenuhi standar usaha dalam rangka melakukan kegiatan usaha. (2) 第(1)款b项所述的标准证书,是以商业行为人声明为形式的,为开展商业活动而满足商业标准的合法性证明。
(3) The Standard Certificate as referred to in paragraph (1) letter b is issued by the Central Government, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities granted through the OSS System. (3) Sertifikat Standar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b diterbitkan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing yang diberikan melalui Sistem OSS. (3) 第(1)款b项所述的标准证书,由中央政府、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB商业实体根据各自通过OSS系统授予的权限签发。
(4) The PB as referred to in paragraph (1) is the basis for the Business Actor to carry out preparation, operational, and/or commercial business activities. (4) PB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menjadi dasar bagi Pelaku Usaha untuk melakukan persiapan, operasional, dan/atau komersial kegiatan usaha. (4) 第(1)款所述的PB,是商业行为人进行筹备、运营和/或商业活动的基础。
(5) The business standards as referred to in paragraph (2) must be met by the Business Actor when carrying out business activities. (5) Standar usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus dipenuhi oleh Pelaku Usaha pada saat melaksanakan kegiatan usaha. (5) 第(2)款所述的商业标准,必须由商业行为人在开展商业活动时满足。
(6) Fulfillment of the business standards as referred to in paragraph (5) is checked during Supervision in accordance with the provisions stipulated in this Government Regulation. (6) Pemenuhan atas standar usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (5) diperiksa pada saat Pengawasan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah ini. (6) 对第(5)款所述的商业标准的履行情况,应根据本政府条例的规定在监督期间进行检查。
Article 132 Pasal 132 第132条
(1) PB for business activities with a high-medium risk level as referred to in Article 128 paragraph (2) letter b is in the form of: a. NIB; and b. Standard Certificate. (1) PB untuk kegiatan usaha dengan tingkat Risiko menengah tinggi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128 ayat (2) huruf b berupa: a. NIB; dan b. Sertifikat Standar. (1) 第128条第(2)款b项所述的中高风险等级商业活动的PB,形式为:a. NIB;以及 b. 标准证书。
(2) The Standard Certificate as referred to in paragraph (1) letter b is a Standard Certificate for the implementation of business activities issued by the Central Government, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities based on the results of verification of the fulfillment of business activity implementation standards by the Business Actor. (2) Sertifikat Standar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan Sertifikat Standar pelaksanaan kegiatan usaha yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan hasil verifikasi pemenuhan standar pelaksanaan kegiatan usaha oleh Pelaku Usaha. (2) 第(1)款b项所述的标准证书,是由中央政府、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB商业实体根据各自权限,基于商业行为人履行商业活动实施标准的验证结果而签发的商业活动实施标准证书。
(3) After obtaining the NIB as referred to in paragraph (1) letter a, the Business Actor makes a statement through the OSS System to meet the standards for implementing business activities in order to carry out business activities and the willingness to be verified. (3) Setelah memperoleh NIB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, Pelaku Usaha membuat pernyataan melalui Sistem OSS untuk memenuhi standar pelaksanaan kegiatan usaha dalam rangka melakukan kegiatan usaha dan kesanggupan untuk dilakukan verifikasi. (3) 获得第(1)款a项所述的NIB后,商业行为人通过OSS系统作出声明,以满足实施商业活动的标准,以便开展商业活动并愿意接受验证。
(4) With regard to the statement as referred to in paragraph (3), the OSS Institution issues an unverified Standard Certificate. (4) Terhadap pernyataan sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Lembaga OSS menerbitkan Sertifikat Standar yang belum terverifikasi. (4) 关于第(3)款所述的声明,OSS机构签发一份未经核实的标准证书。
(5) The unverified Standard Certificate as referred to in paragraph (4) is the basis for the Business Actor to prepare for business activities. (5) Sertifikat Standar yang belum terverifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (4) menjadi dasar bagi Pelaku Usaha untuk melakukan persiapan kegiatan usaha. (5) 第(4)款所述的未经核实的标准证书,是商业行为人准备商业活动的基础。
(6) The NIB as referred to in paragraph (1) letter a and the Standard Certificate as referred to in paragraph (1) letter b that have been verified are the PB for the Business Actor to carry out operational and/or commercial business activities. (6) NIB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan Sertifikat Standar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b yang telah terverifikasi merupakan PB bagi Pelaku Usaha untuk melakukan kegiatan operasional dan/atau komersial kegiatan usaha. (6) 第(1)款a项所述的NIB和第(1)款b项所述的已核实的标准证书,是商业行为人进行运营和/或商业活动的PB。
(7) In the event that the Business Actor: a. fails to meet the standards in accordance with the provisions within the period specified in the norms, standards, procedures, and criteria; and b. based on the results of the Supervision, fails to prepare for business activities within a period of 1 (one) year from the issuance of the NIB, the OSS Institution shall revoke the unverified Standard Certificate as referred to in paragraph (4). (7) Dalam hal Pelaku Usaha: a. tidak memenuhi standar sesuai dengan ketentuan dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam norma, standar, prosedur, dan kriteria; dan b. berdasarkan hasil Pengawasan, tidak melakukan persiapan kegiatan usaha dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak NIB terbit, Lembaga OSS melakukan pencabutan Sertifikat Standar yang belum terverifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (4). (7) 如果商业行为人:a. 未在规范、标准、程序和标准规定的期限内按照规定满足标准;以及 b. 根据监督结果,在NIB签发后1年内未准备商业活动,OSS机构应撤销第(4)款所述的未经核实的标准证书。
Article 133 Pasal 133 第133条
(1) PB for high-risk business activities as referred to in Article 128 paragraph (1) letter c is in the form of: a. NIB; and b. License. (1) PB untuk kegiatan usaha dengan tingkat Risiko tinggi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128 ayat (1) huruf c berupa: a. NIB; dan b. Izin. (1) 第128条第(1)款c项所述的高风险商业活动的PB,形式为:a. NIB;以及 b. 许可证。
(2) The License as referred to in paragraph (1) letter b is the approval of the Central Government, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Business Entity for the implementation of business activities that must be fulfilled by the Business Actor before carrying out their business activities through the OSS System. (2) Izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan persetujuan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB untuk pelaksanaan kegiatan usaha yang wajib dipenuhi oleh Pelaku Usaha sebelum melaksanakan kegiatan usahanya melalui Sistem OSS. (2) 第(1)款b项所述的许可证,是中央政府、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB商业实体对商业活动实施的批准,商业行为人必须在通过OSS系统开展其商业活动之前履行。
(3) Before obtaining the License as referred to in paragraph (2), the Business Actor may use the NIB to prepare for business activities. (3) Sebelum memperoleh Izin sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Pelaku Usaha dapat menggunakan NIB untuk persiapan kegiatan usaha. (3) 在获得第(2)款所述的许可证之前,商业行为人可以使用NIB来准备商业活动。
(4) The NIB as referred to in paragraph (1) letter a and the License as referred to in paragraph (1) letter b are the PB for the Business Actor to carry out operational and/or commercial business activities. (4) NIB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan Izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan PB bagi Pelaku Usaha untuk melakukan kegiatan operasional dan/atau komersial kegiatan usaha. (4) 第(1)款a项所述的NIB和第(1)款b项所述的许可证,是商业行为人进行运营和/或商业活动的PB。
Article 134 Pasal 134 第134条
(1) The verification as referred to in Article 132 is carried out by the Central Government, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities. (1) Verifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 132 dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing. (1) 第132条所述的核查,由中央政府、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB商业实体根据各自的权限进行。
(2) The verification as referred to in paragraph (1) may be carried out by assigning a certified or accredited expert institution or profession. (2) Verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan dengan menugaskan lembaga atau profesi ahli yang bersertifikat atau terakreditasi. (2) 第(1)款所述的核查,可以通过指派经认证或认可的专家机构或专业人士进行。
Article 135 Pasal 135 第135条
(1) In the event that at the operational and/or commercial stage of the business activity a PB UMKU is required, the ministry/agency shall identify the PB UMKU while still considering the risk level of the business activity and/or product during the implementation of the operational and/or commercial stage of the business activity. (1) Dalam hal pada tahap operasional dan/atau komersial kegiatan usaha diperlukan PB UMKU, kementerian/lembaga mengidentifikasi PB UMKU dengan tetap mempertimbangkan tingkat Risiko kegiatan usaha dan/atau produk pada saat pelaksanaan tahap operasional dan/atau komersial kegiatan usaha. (1) 如果在商业活动的运营和/或商业阶段需要PB UMKU,部委/机构应在考虑商业活动和/或产品在商业活动运营和/或商业阶段实施期间的风险水平的同时,确定PB UMKU。
(2) The PB UMKU as referred to in paragraph (1) does not include licensing in the context of organizing export, import activities, and fulfilling the provisions of prohibitions or restrictions on export and import goods as well as commodity balances. (2) PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak termasuk perizinan dalam rangka penyelenggaraan kegiatan ekspor, impor, dan pemenuhan ketentuan larangan atau pembatasan barang ekspor dan impor serta neraca komoditas. (2) 第(1)款所述的PB UMKU不包括在组织出口、进口活动以及履行出口和进口货物以及商品平衡的禁止或限制规定方面的许可。
(3) The granting of licenses in the context of organizing export, import activities, and fulfilling the provisions of prohibitions or restrictions on export and import goods as well as commodity balances as referred to in paragraph (2) is carried out through the Indonesia National Single Window system in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of trade and commodity balances. (3) Pemberian perizinan dalam rangka penyelenggaraan kegiatan ekspor, impor, dan pemenuhan ketentuan larangan atau pembatasan barang ekspor dan impor serta neraca komoditas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan melalui sistem Indonesia National Single Window sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perdagangan dan neraca komoditas. (3) 在组织出口、进口活动以及履行出口和进口货物以及商品平衡的禁止或限制规定方面授予许可证,如第(2)款所述,是通过印度尼西亚国家单一窗口系统进行的,符合贸易和商品平衡领域的法律法规规定。
(4) The PB UMKU as referred to in paragraph (1) must be fulfilled by the Business Actor by submitting a PB UMKU application to the ministry/agency, Regional Government, KEK Administrator, and KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities through the OSS System. (4) PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib dipenuhi oleh Pelaku Usaha dengan mengajukan permohonan PB UMKU kepada kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS. (4) 第(1)款所述的PB UMKU必须由商业行为人通过OSS系统向部委/机构、地方政府、KEK管理员和KPBPB商业实体根据各自权限提交PB UMKU申请来履行。
(5) The OSS System as referred to in paragraph (4) forwards the PB UMKU application to the ministry/agency, Regional Government, KEK Administrator, and KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities for processing the PB UMKU application. (5) Sistem OSS sebagaimana dimaksud pada ayat (4) meneruskan permohonan PB UMKU kepada kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing untuk dilakukan pemrosesan permohonan PB UMKU. (5) 第(4)款所述的OSS系统将PB UMKU申请转发给部委/机构、地方政府、KEK管理员和KPBPB商业实体,根据各自权限处理PB UMKU申请。
(6) The PB UMKU as referred to in paragraph (1) is a business license required in the context of: a. product circulation; b. operational feasibility; c. product/service standardization; and/or d. smooth business activities other than those referred to in letters a, b, and c. (6) PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan perizinan berusaha yang diperlukan dalam rangka: a. peredaran produk; b. kelayakan operasi; c. standardisasi produk/jasa; dan/atau d. kelancaran kegiatan usaha selain sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c. (6) 第(1)款所述的PB UMKU是在以下情况下所需的营业执照:a. 产品流通;b. 运营可行性;c. 产品/服务标准化;和/或 d. 除a、b和c项所述之外的顺利商业活动。
Article 136 Pasal 136 第136条
(1) In processing the PB UMKU application as referred to in Article 135 paragraph (4), the ministry/agency, Regional Government, KEK Administrator, and KPBPB Business Entity may cooperate with a certified or accredited expert institution or profession in accordance with the provisions of the laws and regulations. (1) Dalam melakukan pemrosesan permohonan PB UMKU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 135 ayat (4), kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB dapat bekerja sama dengan lembaga atau profesi ahli yang bersertifikat atau terakreditasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (1) 在处理第135条第(4)款所述的PB UMKU申请时,部委/机构、地方政府、KEK管理员和KPBPB商业实体可根据法律法规的规定与经认证或认可的专家机构或专业人士合作。
(2) If the PB UMKU application submitted by the Business Actor is approved, the ministry/agency and the Regional Government in accordance with their respective authorities shall submit the PB UMKU approval to the OSS System. (2) Apabila permohonan PB UMKU yang disampaikan oleh Pelaku Usaha disetujui, kementerian/lembaga dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing menyampaikan persetujuan PB UMKU kepada Sistem OSS. (2) 如果商业行为人提交的PB UMKU申请获得批准,部委/机构和地方政府应根据各自的权限向OSS系统提交PB UMKU批准。
(3) The OSS System issues the PB UMKU to the Business Actor. (3) Sistem OSS menerbitkan PB UMKU kepada Pelaku Usaha. (3) OSS系统向商业行为人签发PB UMKU。
(4) If the PB UMKU application submitted by the Business Actor is rejected or requested to complete the fulfillment of the requirements, the ministry/agency, Regional Government, KEK Administrator, and KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities shall inform the Business Actor through the OSS System accompanied by an explanation. (4) Apabila permohonan PB UMKU yang diajukan oleh Pelaku Usaha ditolak atau diminta melengkapi pemenuhan persyaratan, kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing menyampaikan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS disertai dengan penjelasan. (4) 如果商业行为人提交的PB UMKU申请被拒绝或被要求完成要求的履行,部委/机构、地方政府、KEK管理员和KPBPB商业实体应根据各自的权限通过OSS系统通知商业行为人,并附上解释。
Article 137 Pasal 137 第137条
(1) The Central Government shall prepare and stipulate norms, standards, procedures, and criteria in each sector as referred to in Article 5 paragraphs (1) and (2). (1) Pemerintah Pusat menyusun dan menetapkan norma, standar, prosedur, dan kriteria pada setiap sektor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) dan ayat (2). (1) 中央政府应制定并规定第5条第(1)和(2)款所述的各部门的规范、标准、程序和标准。
(2) The norms, standards, procedures, and criteria as referred to in paragraph (1) shall be the sole reference for the implementation of PBBR by the Central Government, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Business Entity. (2) Norma, standar, prosedur, dan kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menjadi acuan tunggal bagi pelaksanaan penyelenggaraan PBBR oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB. (2) 第(1)款所述的规范、标准、程序和标准,应是中央政府、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB商业实体实施PBBR的唯一参考。
(3) The Central Government may delegate the internal implementation regulations of the norms, standards, procedures, and criteria as referred to in paragraph (2) to the regional head which are stipulated by a regional head regulation. (3) Pemerintah Pusat dapat mendelegasikan peraturan pelaksanaan internal norma, standar, prosedur, dan kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (2) kepada kepala daerah yang ditetapkan dengan peraturan kepala daerah. (3) 中央政府可将第(2)款所述的规范、标准、程序和标准的内部实施条例授权给由地区首长条例规定的地区首长。
(4) The regional head in preparing the internal implementation regulations as referred to in paragraph (3) shall refer to the norms, standards, procedures, and criteria as referred to in paragraph (1) and shall not expand the provisions stipulated in this Government Regulation. (4) Kepala daerah dalam menyusun peraturan pelaksanaan internal sebagaimana dimaksud pada ayat (3) mengacu pada norma, standar, prosedur, dan kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (1) serta tidak memperluas ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah ini. (4) 地区首长在制定第(3)款所述的内部实施条例时,应参考第(1)款所述的规范、标准、程序和标准,且不得扩大本政府条例规定的条款。
Article 138 Pasal 138 第138条
(1) Basic requirements, PB, and PB UMKU are issued by the Central Government and Regional Government in accordance with the norms, standards, procedures, and criteria stipulated by the Central Government. (1) Persyaratan dasar, PB, dan PB UMKU diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sesuai norma, standar, prosedur, dan kriteria yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. (1) 基本要求、PB和PB UMKU由中央政府和地方政府根据中央政府规定的规范、标准、程序和标准签发。
(2) The implementation of the issuance of PB as referred to in paragraph (1) is carried out by: a. the OSS Institution; b. the OSS Institution on behalf of the minister/head of the agency; c. the head of the provincial DPMPTSP on behalf of the governor; and d. the head of the district/city DPMPTSP on behalf of the regent/mayor, in accordance with their respective authorities as listed in Appendix I which is an integral part of this Government Regulation. (2) Pelaksanaan penerbitan PB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh: a. Lembaga OSS; b. Lembaga OSS atas nama menteri/kepala lembaga; c. kepala DPMPTSP provinsi atas nama gubernur; dan d. kepala DPMPTSP kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota, sesuai dengan kewenangan masing-masing yang tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini. (2) 第(1)款所述的PB签发的实施由以下机构进行:a. OSS机构;b. OSS机构代表部长/机构负责人;c. 省级DPMPTSP负责人代表省长;以及 d. 区/市级DPMPTSP负责人代表县长/市长,根据各自的权限,如作为本政府条例不可分割一部分的附录I所列。
(3) The implementation of the issuance of PB UMKU as referred to in paragraph (1) is carried out by: a. the OSS Institution on behalf of the minister/head of the agency; b. the head of the provincial DPMPTSP on behalf of the governor; c. the head of the district/city DPMPTSP on behalf of the regent/mayor; and d. the minister/head of the agency through the OSS System as long as it is determined in international provisions, in accordance with their respective authorities as listed in Appendix II which is an integral part of this Government Regulation. (3) Pelaksanaan penerbitan PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh: a. Lembaga OSS atas nama menteri/kepala lembaga; b. kepala DPMPTSP provinsi atas nama gubernur; c. kepala DPMPTSP kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota; dan d. menteri/kepala lembaga melalui Sistem OSS sepanjang ditentukan dalam ketentuan internasional, sesuai dengan kewenangan masing-masing yang tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini. (3) 第(1)款所述的PB UMKU签发的实施由以下机构进行:a. OSS机构代表部长/机构负责人;b. 省级DPMPTSP负责人代表省长;c. 区/市级DPMPTSP负责人代表县长/市长;以及 d. 部长/机构负责人通过OSS系统,只要在国际规定中确定,根据各自的权限,如作为本政府条例不可分割一部分的附录II所列。
(4) Notwithstanding the provisions as referred to in paragraph (2) letters c and d, the authority to issue PB is carried out by the OSS Institution or the OSS Institution on behalf of the minister/head of the agency for the issuance of PB in the event that the business activity involves: a. Foreign Investment; and/or b. Investment using foreign capital based on an agreement made by the Central Government and the government of another country. (4) Dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c dan huruf d, kewenangan penerbitan PB dilakukan oleh Lembaga OSS atau Lembaga OSS atas nama menteri/kepala lembaga untuk penerbitan PB dalam hal kegiatan usaha terdapat: a. Penanaman Modal Asing; dan/atau b. Penanaman Modal yang menggunakan modal asing berdasarkan perjanjian yang dibuat oleh Pemerintah Pusat dan pemerintah negara lain. (4) 尽管有第(2)款c和d项的规定,如果商业活动涉及以下情况,签发PB的权限由OSS机构或OSS机构代表部长/机构负责人行使:a. 外国投资;和/或 b. 根据中央政府与另一国政府签订的协议使用外国资本的投资。
(5) Notwithstanding the provisions as referred to in paragraph (4), the authority to issue PB in the KPBPB area is carried out by the head of the KPBPB Business Entity for the issuance of PB in the event that the business activity involves: a. Foreign Investment; and/or b. Investment using foreign capital based on an agreement made by the Central Government and the government of another country, in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of free trade zones and free ports. (5) Dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (4), kewenangan penerbitan PB di wilayah KPBPB dilakukan oleh kepala Badan Pengusahaan KPBPB untuk penerbitan PB dalam hal kegiatan usaha terdapat: a. Penanaman Modal Asing; dan/atau b. Penanaman Modal yang menggunakan modal asing berdasarkan perjanjian yang dibuat oleh Pemerintah Pusat dan pemerintah negara lain, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas. (5) 尽管有第(4)款的规定,如果商业活动涉及以下情况,KPBPB地区的PB签发权限由KPBPB商业实体负责人行使:a. 外国投资;和/或 b. 根据中央政府与另一国政府签订的协议使用外国资本的投资,符合自由贸易区和自由港领域的法律法规规定。
(6) Notwithstanding the provisions as referred to in paragraph (2) letters b, c, and d and paragraph (3) letters a, b, and c: a. in the event that the business activity is carried out in the KEK area, the authority to issue PB and PB UMKU is carried out by the KEK Administrator in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of special economic zones; or b. in the event that the business activity is carried out in the KPBPB area, the authority to issue PB and PB UMKU is carried out by the head of the KPBPB Business Entity in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of free trade zones and free ports. (6) Dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, huruf c, dan huruf d serta ayat (3) huruf a, huruf b, dan huruf c: a. dalam hal kegiatan usaha dilakukan pada wilayah KEK, kewenangan penerbitan PB dan PB UMKU dilakukan oleh Administrator KEK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kawasan ekonomi khusus; atau b. dalam hal kegiatan usaha dilakukan pada wilayah KPBPB, kewenangan penerbitan PB dan PB UMKU dilakukan oleh kepala Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas. (6) 尽管有第(2)款b、c和d项以及第(3)款a、b和c项的规定:a. 如果商业活动在KEK地区进行,PB和PB UMKU的签发权限由KEK管理员根据特别经济区领域的法律法规规定行使;或 b. 如果商业活动在KPBPB地区进行,PB和PB UMKU的签发权限由KPBPB商业实体负责人根据自由贸易区和自由港领域的法律法规规定行使。
Article 139 Pasal 139 第139条
(1) The minister/head of the agency, governor, regent/mayor, head of the KEK Administrator, and/or head of the KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities in: a. conducting the examination of PB and/or PB UMKU must comply with the time limit; and b. granting PB and/or PB UMKU must comply with the validity period. (1) Menteri/kepala lembaga, gubernur, bupati/wali kota, kepala Administrator KEK, dan/atau kepala Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing dalam: a. melakukan pemeriksaan PB dan/atau PB UMKU harus sesuai dengan jangka waktu; dan b. memberikan PB dan/atau PB UMKU harus sesuai dengan masa berlaku. (1) 部长/机构负责人、省长、县长/市长、KEK管理员负责人和/或KPBPB商业实体负责人根据各自的权限:a. 进行PB和/或PB UMKU的审查必须遵守时限;以及 b. 授予PB和/或PB UMKU必须遵守有效期。
(2) Business Actors must comply with the PB provisions as listed in Appendix I which is an integral part of this Government Regulation. (2) Pelaku Usaha harus memenuhi ketentuan PB sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini. (2) 商业行为人必须遵守作为本政府条例不可分割一部分的附录I中所列的PB规定。
(3) Business Actors must comply with the PB UMKU provisions as listed in Appendix II which is an integral part of this Government Regulation. (3) Pelaku Usaha harus memenuhi ketentuan PB UMKU sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini. (3) 商业行为人必须遵守作为本政府条例不可分割一部分的附录II中所列的PB UMKU规定。
Article 140 Pasal 140 第140条
(1) PB for the marine and fisheries sector includes business activities: a. marine space management; b. capture fisheries; c. fish cultivation; d. processing of marine and fishery products; and e. marketing of marine and fishery products. (1) PB sektor kelautan dan perikanan meliputi kegiatan usaha: a. pengelolaan ruang laut; b. perikanan tangkap; c. pembudidayaan ikan; d. pengolahan hasil kelautan dan perikanan; dan e. pemasaran hasil kelautan dan perikanan. (1) 海洋和渔业部门的PB包括以下商业活动:a. 海洋空间管理;b. 捕捞渔业;c. 鱼类养殖;d. 海洋和渔业产品的加工;以及 e. 海洋和渔业产品的营销。
(2) PB UMKU for the marine and fisheries sector includes supporting operational and/or commercial business activities consisting of: a. marine space management; b. capture fisheries; c. fish cultivation; d. processing of marine and fishery products; and e. marketing of marine and fishery products. (2) PB UMKU sektor kelautan dan perikanan meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas: a. pengelolaan ruang laut; b. perikanan tangkap; c. pembudidayaan ikan; d. pengolahan hasil kelautan dan perikanan; dan e. pemasaran hasil kelautan dan perikanan. (2) 海洋和渔业部门的PB UMKU包括支持运营和/或商业活动的以下组成部分:a. 海洋空间管理;b. 捕捞渔业;c. 鱼类养殖;d. 海洋和渔业产品的加工;以及 e. 海洋和渔业产品的营销。
Trilingual Government Regulation

English | Bahasa Indonesia | 中文

Article 111 Pasal 111 第111条
(1) After being declared complete by the OSS System, the data and documents as referred to in Article 110 paragraph (1) shall be examined for the correctness of the data and documents. (1) Setelah dinyatakan lengkap oleh Sistem OSS, data dan dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 110 ayat (1) dilakukan pemeriksaan kebenaran data dan dokumen. (1) 经OSS系统宣布完整后,第110条第(1)款所述的数据和文件应进行数据和文件正确性审查。
(2) The examination of the correctness of the data and documents shall be conducted to check the conformity of the data and documents, which shall be carried out for a maximum of 3 (three) Days from the date the data and documents are declared complete. (2) Pemeriksaan kebenaran data dan dokumen dilakukan untuk memeriksa kesesuaian data dan dokumen yang dilakukan paling lama 3 (tiga) Hari sejak data dan dokumen dinyatakan lengkap. (2) 数据和文件正确性的审查是为了检查数据和文件的一致性,自数据和文件被宣布完整之日起最多3天内进行。
(3) If based on the results of the examination as referred to in paragraph (2) the documents are declared correct, the application shall proceed to the process of examining the fulfillment of technical standards as referred to in Article 109 paragraph (1) letter b. (3) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dokumen dinyatakan benar, permohonan dilanjutkan ke proses pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109 ayat (1) huruf b. (3) 如果根据第(2)款所述的审查结果,文件被宣布为正确,则申请将进入第109条第(1)款b项所述的技术标准履行情况审查程序。
Article 112 Pasal 112 第112条
(1) If based on the results of the examination as referred to in Article 111 paragraph (2) the documents are declared incorrect, the OSS System shall return the documents to the Business Actor accompanied by a note for correction. (1) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111 ayat (2) dokumen dinyatakan tidak benar, Sistem OSS mengembalikan dokumen kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan. (1) 如果根据第111条第(2)款所述的审查结果,文件被宣布为不正确,OSS系统应将文件退还给商业行为人,并附上更正说明。
(2) The Business Actor shall submit the corrected documents no later than 5 (five) Days from the return of the documents declared incorrect as referred to in paragraph (1). (2) Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen paling lama 5 (lima) Hari sejak pengembalian dokumen dinyatakan tidak benar sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (2) 商业行为人应在根据第(1)款被宣布为不正确的文件退还之日起最多5天内提交更正后的文件。
(3) The examination of the corrected documents shall be carried out for a maximum of 3 (three) Days from the receipt of the corrected documents as referred to in paragraph (2). (3) Pemeriksaan atas perbaikan dokumen dilakukan paling lama 3 (tiga) Hari sejak diterimanya perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (2). (3) 对更正文件的审查应在收到第(2)款所述的更正文件之日起最多3天内进行。
(4) If based on the results of the examination as referred to in paragraph (3) the corrected documents are declared correct, the application shall proceed to the process of examining the fulfillment of technical standards as referred to in Article 109 paragraph (1) letter b. (4) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) perbaikan dokumen dinyatakan benar, permohonan dilanjutkan ke proses pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109 ayat (1) huruf b. (4) 如果根据第(3)款所述的审查结果,更正后的文件被宣布为正确,则申请将进入第109条第(1)款b项所述的技术标准履行情况审查程序。
(5) The application shall be rejected with reasons for rejection through the OSS System, if: a. The Business Actor fails to submit the correction within the specified period as referred to in paragraph (2); or b. based on the results of the examination of the corrected documents as referred to in paragraph (3), the corrected documents are declared incorrect. (5) Permohonan ditolak disertai dengan alasan penolakan melalui Sistem OSS, apabila: a. Pelaku Usaha tidak menyampaikan perbaikan dalam jangka waktu yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada ayat (2); atau b. berdasarkan hasil pemeriksaan atas perbaikan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3) perbaikan dokumen dinyatakan tidak benar. (5) 如果出现以下情况,申请将通过OSS系统被拒绝并附上拒绝理由: a. 商业行为人未在第(2)款规定的期限内提交更正;或 b. 根据第(3)款所述的对更正文件的审查结果,更正后的文件被宣布为不正确。
Article 113 Pasal 113 第113条
(1) The examination of the fulfillment of technical standards as referred to in Article 109 paragraph (1) letter b shall be carried out a maximum of 5 (five) times within a period of no more than 26 (twenty-six) Days from the date the documents are declared correct as referred to in Article 111 paragraph (3) and Article 112 paragraph (4). (1) Pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109 ayat (1) huruf b dilakukan paling banyak 5 (lima) kali dalam kurun waktu paling lama 26 (dua puluh enam) Hari sejak dokumen dinyatakan benar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111 ayat (3) dan Pasal 112 ayat (4). (1) 第109条第(1)款b项所述的技术标准履行情况审查,自第111条第(3)款和第112条第(4)款所述文件被宣布为正确之日起,最多进行5次,期限不超过26天。
(2) The first examination of the fulfillment of technical standards as referred to in paragraph (1) shall be carried out within a maximum of 3 (three) Days from the date the documents are declared correct as referred to in Article 111 paragraph (3) and Article 112 paragraph (4). (2) Pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan pertama kali dalam waktu paling lama 3 (tiga) Hari sejak dokumen dinyatakan benar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111 ayat (3) dan Pasal 112 ayat (4). (2) 第(1)款所述的技术标准履行情况的首次审查,应在第111条第(3)款和第112条第(4)款所述文件被宣布为正确之日起最多3天内进行。
(3) The results of the examination of the fulfillment of technical standards as referred to in paragraph (1) shall be recorded in minutes supplemented with technical considerations. (3) Hasil pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dituangkan dalam berita acara yang dilengkapi dengan pertimbangan teknis. (3) 第(1)款所述的技术标准履行情况审查结果应记录在附有技术考虑的会议记录中。
Article 114 Pasal 114 第114条
(1) If based on the results of the examination of the fulfillment of technical standards as referred to in Article 113 paragraph (1) the technical plan documents are declared to require correction, the OSS System shall return the documents to the Business Actor accompanied by a note for correction. (1) Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 113 ayat (1) dokumen rencana teknis dinyatakan perlu dilakukan perbaikan, Sistem OSS mengembalikan dokumen kepada Pelaku Usaha disertai dengan catatan perbaikan. (1) 如果根据第113条第(1)款所述的技术标准履行情况审查结果,技术计划文件被宣布需要更正,OSS系统应将文件退还给商业行为人,并附上更正说明。
(2) The minutes of the last examination of the fulfillment of technical standards must be supplemented with a conclusion. (2) Berita acara pada pemeriksaan pemenuhan standar teknis yang terakhir harus dilengkapi dengan kesimpulan. (2) 最后一次技术标准履行情况审查的会议记录必须附有结论。
(3) The conclusion as referred to in paragraph (2) shall contain: a. a recommendation for the issuance of a statement of fulfillment of technical standards; or b. a recommendation for re-registration of the PBG. (3) Kesimpulan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berisi: a. rekomendasi penerbitan surat pernyataan pemenuhan standar teknis; atau b. rekomendasi pendaftaran ulang PBG. (3) 第(2)款所述的结论应包含:a. 关于签发技术标准履行声明的建议;或 b. 关于重新注册PBG的建议。
Article 115 Pasal 115 第115条
The minutes of the examination of the fulfillment of technical standards as referred to in Article 113 paragraph (3) and Article 114 paragraph (2) shall be uploaded to the OSS System. Berita acara pada pemeriksaan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 113 ayat (3) dan Pasal 114 ayat (2) diunggah ke dalam Sistem OSS. 第113条第(3)款和第114条第(2)款所述的技术标准履行情况审查会议记录应上传至OSS系统。
Article 116 Pasal 116 第116条
(1) Based on the recommendation for the issuance of a statement of fulfillment of technical standards as referred to in Article 114 paragraph (3) letter a, the OSS System shall issue a statement of fulfillment of technical standards no later than 1 (one) Day from the receipt of the recommendation for the issuance of the statement of fulfillment of technical standards. (1) Berdasarkan rekomendasi penerbitan surat pernyataan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (3) huruf a, Sistem OSS menerbitkan surat pernyataan pemenuhan standar teknis paling lama 1 (satu) Hari sejak rekomendasi penerbitan surat pernyataan pemenuhan standar teknis diterima. (1) 根据第114条第(3)款a项所述的关于签发技术标准履行声明的建议,OSS系统应在收到签发技术标准履行声明的建议之日起最多1天内签发技术标准履行声明。
(2) The statement of fulfillment of technical standards as referred to in paragraph (1) shall be supplemented with a technical calculation for the levy used to obtain the PBG. (2) Surat pernyataan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilengkapi perhitungan teknis untuk retribusi yang digunakan untuk memperoleh PBG. (2) 第(1)款所述的技术标准履行声明应附有用于获取PBG的征税技术计算。
Article 117 Pasal 117 第117条
(1) Based on the recommendation for re-registration of the PBG as referred to in Article 114 paragraph (3) letter b: a. a statement of fulfillment of technical standards shall not be issued; and b. the OSS System shall submit the minutes containing the conclusion with the recommendation for re-registration of the PBG to the Business Actor, no later than 1 (one) Day from the receipt of the recommendation for re-registration of the PBG. (1) Berdasarkan rekomendasi pendaftaran ulang PBG sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (3) huruf b: a. surat pernyataan pemenuhan standar teknis tidak diterbitkan; dan b. Sistem OSS menyampaikan berita acara yang memuat kesimpulan yang berisi rekomendasi pendaftaran ulang PBG kepada Pelaku Usaha, paling lama 1 (satu) Hari sejak rekomendasi pendaftaran ulang PBG diterima. (1) 根据第114条第(3)款b项所述的关于重新注册PBG的建议: a. 不签发技术标准履行声明;并且 b. OSS系统应在收到重新注册PBG的建议之日起最多1天内,向商业行为人提交包含重新注册PBG建议的结论的会议记录。
(2) The minutes as referred to in paragraph (1) letter b must fully contain the notes for correction. (2) Berita acara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b harus memuat secara lengkap catatan perbaikan. (2) 第(1)款b项所述的会议记录必须完整包含更正说明。
(3) If the Business Actor re-registers the PBG as referred to in paragraph (1) letter b, the Business Actor shall submit the corrected technical plan documents. (3) Apabila Pelaku Usaha melakukan pendaftaran ulang PBG sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, Pelaku Usaha menyampaikan perbaikan dokumen rencana teknis. (3) 如果商业行为人根据第(1)款b项重新注册PBG,商业行为人应提交更正后的技术计划文件。
(4) If the Business Actor re-registers the PBG as referred to in paragraph (3), the consultation shall be continued based on the previous consultation minutes. (4) Apabila Pelaku Usaha melakukan pendaftaran ulang PBG sebagaimana dimaksud pada ayat (3), konsultasi dilanjutkan berdasarkan berita acara konsultasi sebelumnya. (4) 如果商业行为人根据第(3)款重新注册PBG,则应根据之前的咨询会议记录继续进行咨询。
Article 118 Pasal 118 第118条
The issuance as referred to in Article 108 paragraph (3) letter b includes: a. determination of the value of the regional levy; b. payment of the regional levy; and c. issuance of the PBG. Penerbitan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 108 ayat (3) huruf b meliputi: a. penetapan nilai retribusi daerah; b. pembayaran retribusi daerah; dan c. penerbitan PBG. 第108条第(3)款b项所述的签发包括:a. 确定区域征税的价值;b. 支付区域征税;以及 c. 签发PBG。
Article 119 Pasal 119 第119条
(1) The determination of the value of the regional levy as referred to in Article 118 letter a shall be carried out by the technical agency based on the technical calculation for the levy as referred to in Article 116 paragraph (2) in accordance with the provisions of the laws and regulations. (1) Penetapan nilai retribusi daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 118 huruf a dilakukan oleh dinas teknis berdasarkan perhitungan teknis untuk retribusi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 116 ayat (2) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (1) 第118条a项所述的区域征税价值的确定应由技术机构根据第116条第(2)款所述的征税技术计算,并符合法律法规的规定。
(2) The determination of the levy value as referred to in paragraph (1) shall be submitted to the Business Actor through the OSS System no later than 1 (one) Day from the receipt of the statement of fulfillment of technical standards as referred to in Article 116 paragraph (1). (2) Penetapan nilai retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS paling lama 1 (satu) Hari sejak diterimanya surat pernyataan pemenuhan standar teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 116 ayat (1). (2) 第(1)款所述的征税价值的确定应在收到第116条第(1)款所述的技术标准履行声明之日起最多1天内通过OSS系统提交给商业行为人。
(3) In the event that the levy value cannot be determined within the period as referred to in paragraph (2), the determination of the levy value shall be carried out automatically through the OSS System. (3) Dalam hal nilai retribusi tidak dapat ditetapkan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), penetapan nilai retribusi dilakukan secara otomatis melalui Sistem OSS. (3) 如果在第(2)款规定的期限内无法确定征税价值,则应通过OSS系统自动确定征税价值。
Article 120 Pasal 120 第120条
(1) The Business Actor shall pay the regional levy as referred to in Article 118 letter b within the period determined by each region from the determination of the value of the regional levy. (1) Pelaku Usaha melakukan pembayaran retribusi daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 118 huruf b dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh masing-masing daerah sejak penetapan nilai retribusi daerah. (1) 商业行为人应在各地区确定的区域征税价值确定之日起的期限内支付第118条b项所述的区域征税。
(2) In the event that the period as referred to in paragraph (1) is exceeded, the submission of the value of the regional levy shall become invalid and the PBG application shall be deemed cancelled. (2) Dalam hal jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terlampaui, penyampaian nilai retribusi daerah menjadi tidak berlaku dan permohonan PBG dinyatakan batal. (2) 如果超过第(1)款规定的期限,区域征税价值的提交将失效,PBG申请将被视为取消。
(3) In determining the value of the regional levy as referred to in paragraph (1), the Regional Government in accordance with their respective authorities shall take into account the ability of the Business Actor in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of regional taxes and regional levies. (3) Dalam menetapkan nilai retribusi daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing memperhatikan kemampuan Pelaku Usaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pajak daerah dan retribusi daerah. (3) 在确定第(1)款所述的区域征税价值时,地方政府应根据各自的权限,并根据地方税收和地方征税领域的法律法规规定,考虑商业行为人的能力。
Article 121 Pasal 121 第121条
(1) The issuance of the PBG as referred to in Article 118 letter c shall be carried out after the Business Actor submits proof of payment of the levy as referred to in Article 120 paragraph (1) through the OSS System. (1) Penerbitan PBG sebagaimana dimaksud dalam Pasal 118 huruf c dilakukan setelah Pelaku Usaha menyampaikan bukti pembayaran retribusi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120 ayat (1) melalui Sistem OSS. (1) 第118条c项所述的PBG的签发应在商业行为人通过OSS系统提交第120条第(1)款所述的征税支付证明后进行。
(2) The issuance of the PBG as referred to in paragraph (1) shall be in the form of: a. PBG documents; and b. PBG document attachments. (2) Penerbitan PBG sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa: a. dokumen PBG; dan b. lampiran dokumen PBG. (2) 第(1)款所述的PBG的签发应采用以下形式:a. PBG文件;以及 b. PBG文件附件。
Article 122 Pasal 122 第122条
(1) The SLF must be obtained by the Business Actor before the Building can be utilized. (1) SLF harus diperoleh oleh Pelaku Usaha sebelum Bangunan Gedung dapat dimanfaatkan. (1) 商业行为人必须在建筑物可被利用之前获得SLF。
(2) The SLF as referred to in paragraph (1) is a requirement for the fulfillment of the functional feasibility of the Building. (2) SLF sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan syarat terpenuhinya kelaikan fungsi Bangunan Gedung. (2) 第(1)款所述的SLF是满足建筑物功能可行性的要求。
(3) The fulfillment of the SLF for existing Buildings shall be based on the results of the examination of the functional feasibility of the Building carried out by: a. a technical assessor; or b. a technical assessment team formed by the Regional Government consisting of relevant agencies organizing Buildings. (3) Pemenuhan SLF Bangunan Gedung yang sudah ada dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan kelaikan fungsi Bangunan Gedung yang dilaksanakan oleh: a. pengkaji teknis; atau b. tim penilai teknis yang dibentuk oleh Pemerintah Daerah yang terdiri atas instansi terkait penyelenggara Bangunan Gedung. (3) 现有建筑物的SLF的满足应基于以下机构对建筑物功能可行性的审查结果:a. 技术评估员;或 b. 由地方政府组建的技术评估团队,该团队由组织建筑物的相关机构组成。
(4) Based on the examination of the functional feasibility of the Building as referred to in paragraph (3), the ministry that organizes government affairs in the public works sector or the technical agency in charge of Buildings in the Regional Government in accordance with their respective authorities shall issue the SLF through the OSS System. (4) Atas pemeriksaan kelaikan fungsi Bangunan Gedung sebagaimana dimaksud pada ayat (3), kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum atau dinas teknis yang membidangi Bangunan Gedung di Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing menerbitkan SLF melalui Sistem OSS. (4) 根据第(3)款所述的对建筑物功能可行性的审查,组织公共工程领域政府事务的部委或地方政府负责建筑物的技术机构应根据各自的权限通过OSS系统签发SLF。
(5) For services provided by the technical assessor as referred to in paragraph (3) letter a, the minister who organizes government affairs in the public works sector shall establish a standard service fee to be charged to the Business Actor. (5) Untuk jasa yang diberikan oleh pengkaji teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a, menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum membuat standar biaya jasa yang dikenakan bagi Pelaku Usaha. (5) 对于第(3)款a项所述的技术评估员提供的服务,组织公共工程领域政府事务的部长应制定向商业行为人收取的标准服务费。
Article 123 Pasal 123 第123条
(1) Business Actors who own a Building that has been erected but do not have a building permit/PBG before this Government Regulation comes into force, are not required to obtain a PBG and can directly submit an SLF application when applying for or extending a PB and/or PB UMKU application through the OSS System. (1) Pelaku Usaha yang memiliki Bangunan Gedung yang telah berdiri namun belum memiliki izin mendirikan bangunan/PBG sebelum Peraturan Pemerintah ini berlaku, tidak perlu memperoleh PBG dan dapat langsung menyampaikan permohonan SLF pada saat mengajukan atau memperpanjang permohonan PB dan/atau PB UMKU melalui Sistem OSS. (1) 在本政府条例生效前已建有建筑物但没有建筑许可证/PBG的商业行为人,无需获得PBG,并可在通过OSS系统申请或延长PB和/或PB UMKU申请时直接提交SLF申请。
(2) Business Actors who own a Building that has been erected and already have a building permit/PBG, can directly submit an SLF application when applying for or extending a PB and/or PB UMKU application through the OSS System. (2) Pelaku Usaha yang memiliki Bangunan Gedung yang telah berdiri dan telah memiliki izin mendirikan bangunan/PBG, dapat langsung menyampaikan permohonan SLF pada saat mengajukan atau memperpanjang permohonan PB dan/atau PB UMKU melalui Sistem OSS. (2) 已建有建筑物并已获得建筑许可证/PBG的商业行为人,可在通过OSS系统申请或延长PB和/或PB UMKU申请时直接提交SLF申请。
(3) Provisions regarding PBG and SLF that are not regulated in Articles 106 to 122 shall be implemented in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of Buildings. (3) Ketentuan mengenai PBG dan SLF yang belum diatur dalam Pasal 106 sampai dengan Pasal 122 dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Bangunan Gedung. (3) 关于第106条至第122条未规定的PBG和SLF的规定,应根据建筑物领域的法律法规规定执行。
Article 124 Pasal 124 第124条
(1) PB is carried out based on the determination of the risk level and business scale rating of the business activity. (1) PB dilakukan berdasarkan penetapan tingkat Risiko dan peringkat skala usaha kegiatan usaha. (1) PB的实施基于对商业活动的风险等级和业务规模评级的确定。
(2) The determination of the risk level and business scale rating of the business activity as referred to in paragraph (1) is the result of a risk analysis. (2) Penetapan tingkat Risiko dan peringkat skala usaha kegiatan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan hasil dari analisis Risiko. (2) 第(1)款所述的商业活动的风险等级和业务规模评级的确定是风险分析的结果。
(3) The risk analysis as referred to in paragraph (2) must be carried out transparently, accountably, and prioritize the principle of prudence based on data and/or professional judgment. (3) Analisis Risiko sebagaimana dimaksud pada ayat (2) wajib dilakukan secara transparan, akuntabel, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian berdasarkan data dan/atau penilaian profesional. (3) 第(2)款所述的风险分析必须透明、负责地进行,并根据数据和/或专业判断优先考虑审慎原则。
(4) The risk level as referred to in paragraph (1) determines the type of PB. (4) Tingkat Risiko sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menentukan jenis PB. (4) 第(1)款所述的风险等级决定了PB的类型。
Article 125 Pasal 125 第125条
(1) Risk analysis is carried out by involving: a. the minister who organizes government affairs in the field of manpower; b. the minister who organizes government affairs in the field of health; c. the minister/head of the agency who organizes government affairs in the field of environmental protection and management and government duties in the field of environmental control; d. the minister and/or head of the relevant sector agency; and e. Business Actors and/or the community. (1) Analisis Risiko dilakukan dengan melibatkan: a. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan; b. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan; c. menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan tugas pemerintahan di bidang pengendalian lingkungan hidup; d. menteri dan/atau kepala lembaga sektor terkait; dan e. Pelaku Usaha dan/atau masyarakat. (1) 风险分析的进行涉及:a. 负责人力资源领域政府事务的部长;b. 负责卫生领域政府事务的部长;c. 负责环境保护和管理领域政府事务以及环境控制领域政府职责的部长/机构负责人;d. 相关部门的部长和/或机构负责人;以及 e. 商业行为人和/或社区。
(2) The involvement of the minister and/or head of the relevant sector agency as referred to in paragraph (1) letter d is carried out in the context of coordinating and synchronizing the regulation of business activities that are cross-sectoral and/or overlap between ministries/agencies. (2) Keterlibatan menteri dan/atau kepala lembaga sektor terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d dilakukan dalam rangka koordinasi dan sinkronisasi pengaturan kegiatan usaha yang bersifat lintas sektor dan/atau beririsan antarkementerian/lembaga. (2) 第(1)款d项所述的相关部门部长和/或机构负责人的参与,是为了协调和同步跨部门和/或部委/机构之间重叠的商业活动的监管。
(3) The involvement of Business Actors and/or the community as referred to in paragraph (1) letter e can be in the form of: a. providing input on the risk level of business activities; b. providing data and information related to business activities in determining the risk level; and c. increasing understanding of business activities to carry out risk management. (3) Keterlibatan Pelaku Usaha dan/atau masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e dapat berupa: a. memberikan masukan terhadap tingkat Risiko kegiatan usaha; b. memberikan data dan informasi terkait kegiatan usaha dalam penetapan tingkat Risiko; dan c. meningkatkan pemahaman kegiatan usaha untuk melakukan manajemen Risiko. (3) 第(1)款e项所述的商业行为人和/或社区的参与可以采取以下形式:a. 对商业活动的风险等级提供意见;b. 在确定风险等级时提供与商业活动相关的数据和信息;以及 c. 增进对商业活动的理解以进行风险管理。
Article 126 Pasal 126 第126条
(1) The risk analysis as referred to in Article 124 paragraph (3) is carried out by the Central Government through the stages of: a. identifying business activities; b. identifying business scale; c. assessing the level of danger; and d. assessing the potential for danger to occur. (1) Analisis Risiko sebagaimana dimaksud dalam Pasal 124 ayat (3) dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui tahapan: a. pengidentifikasian kegiatan usaha; b. pengidentifikasian skala usaha; c. penilaian tingkat bahaya; dan d. penilaian potensi terjadinya bahaya. (1) 第124条第(3)款所述的风险分析由中央政府通过以下阶段进行:a. 识别商业活动;b. 识别业务规模;c. 评估危险等级;以及 d. 评估危险发生的可能性。
(2) The result of the risk analysis as referred to in paragraph (1) is the determination of the risk level. (2) Hasil dari analisis Risiko sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa penetapan tingkat Risiko. (2) 第(1)款所述的风险分析结果是确定风险等级。
Article 127 Pasal 127 第127条
(1) The identification of business activities as referred to in Article 126 paragraph (1) letter a refers to the regulation of the scope of business activities in the KBLI. (1) Pengidentifikasian kegiatan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126 ayat (1) huruf a mengacu kepada pengaturan ruang lingkup kegiatan usaha pada KBLI. (1) 第126条第(1)款a项所述的商业活动的识别,参考KBLI中商业活动范围的规定。
(2) The identification of business scale as referred to in Article 126 paragraph (1) letter b is carried out based on the laws and regulations in the field of convenience, protection, and empowerment of cooperatives and UMK-M. (2) Pengidentifikasian skala usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126 ayat (1) huruf b dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan di bidang kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan koperasi dan UMK-M. (2) 第126条第(1)款b项所述的业务规模的识别,是根据合作社和UMK-M的便利、保护和赋权领域的法律法规进行的。
(3) The assessment of the level of danger as referred to in Article 126 paragraph (1) letter c is carried out on the aspects of: a. health; b. safety; c. environment; and/or d. utilization and management of resources. (3) Penilaian tingkat bahaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126 ayat (1) huruf c dilakukan terhadap aspek: a. kesehatan; b. keselamatan; c. lingkungan; dan/atau d. pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya. (3) 第126条第(1)款c项所述的危险等级评估,是对以下方面进行的:a. 健康;b. 安全;c. 环境;和/或 d. 资源的利用和管理。
(4) For certain activities, the assessment of the level of danger as referred to in paragraph (3) may include other aspects in accordance with the nature of the business activity. (4) Untuk kegiatan tertentu, penilaian tingkat bahaya sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat mencakup aspek lainnya sesuai dengan sifat kegiatan usaha. (4) 对于某些活动,第(3)款所述的危险等级评估可根据商业活动的性质包括其他方面。
(5) The assessment of the level of danger as referred to in paragraphs (3) and (4) is carried out by taking into account: a. the type of business activity; b. the criteria for business activities; c. the location of business activities; d. the limitations of resources; and/or e. volatility risk. (5) Penilaian tingkat bahaya sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4) dilakukan dengan memperhitungkan: a. jenis kegiatan usaha; b. kriteria kegiatan usaha; c. lokasi kegiatan usaha; d. keterbatasan sumber daya; dan/atau e. Risiko volatilitas. (5) 第(3)和(4)款所述的危险等级评估,是通过考虑以下因素进行的:a. 商业活动的类型;b. 商业活动的标准;c. 商业活动的地点;d. 资源的限制;和/或 e. 波动风险。
(6) The assessment of the potential for danger to occur as referred to in Article 126 paragraph (1) letter d consists of: a. almost impossible to occur; b. unlikely to occur; c. likely to occur; or d. almost certain to occur. (6) Penilaian potensi terjadinya bahaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126 ayat (1) huruf d terdiri atas: a. hampir tidak mungkin terjadi; b. kemungkinan kecil terjadi; c. kemungkinan terjadi; atau d. hampir pasti terjadi. (6) 第126条第(1)款d项所述的危险发生可能性的评估包括:a. 几乎不可能发生;b. 不太可能发生;c. 可能发生;或 d. 几乎肯定会发生。
Article 128 Pasal 128 第128条
(1) Based on the assessment of the level of danger and the assessment of the potential for danger to occur as referred to in Article 127 paragraphs (2) to (5), the risk level and business scale rating of the business activity are determined to be: a. low-risk business activities; b. medium-risk business activities; and c. high-risk business activities. (1) Berdasarkan penilaian tingkat bahaya serta penilaian potensi terjadinya bahaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (2) sampai dengan ayat (5), tingkat Risiko dan peringkat skala usaha kegiatan usaha, ditetapkan menjadi: a. kegiatan usaha dengan tingkat Risiko rendah; b. kegiatan usaha dengan tingkat Risiko menengah; dan c. kegiatan usaha dengan tingkat Risiko tinggi. (1) 根据第127条第(2)款至第(5)款所述的危险等级评估和危险发生可能性评估,商业活动的风险等级和业务规模评级确定为:a. 低风险商业活动;b. 中等风险商业活动;以及 c. 高风险商业活动。
(2) Medium-risk business activities as referred to in paragraph (1) letter b are divided into: a. low-medium risk level; and b. high-medium risk level. (2) Kegiatan usaha dengan tingkat Risiko menengah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terbagi atas: a. tingkat Risiko menengah rendah; dan b. tingkat Risiko menengah tinggi. (2) 第(1)款b项所述的中等风险商业活动分为:a. 中低风险等级;以及 b. 中高风险等级。
Article 129 Pasal 129 第129条
The mechanism for implementing the risk analysis of business activities as referred to in Article 126 is listed in Appendix III which is an integral part of this Government Regulation. Mekanisme pelaksanaan analisis Risiko kegiatan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126 tercantum dalam Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini. 第126条所述的商业活动风险分析的实施机制,列于作为本政府条例不可分割一部分的附录III中。
Article 130 Pasal 130 第130条
PB for low-risk business activities as referred to in Article 128 paragraph (1) letter a is in the form of an NIB which is the identity of the Business Actor as well as the legality of the implementation of business activities. PB untuk kegiatan usaha dengan tingkat Risiko rendah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128 ayat (1) huruf a berupa NIB yang merupakan identitas Pelaku Usaha sekaligus legalitas pelaksanaan kegiatan usaha. 第128条第(1)款a项所述的低风险商业活动的PB,形式为NIB,既是商业行为人的身份证明,也是商业活动实施的合法性证明。
Article 131 Pasal 131 第131条
(1) PB for business activities with a low-medium risk level as referred to in Article 128 paragraph (2) letter a is in the form of: a. NIB; and b. Standard Certificate. (1) PB untuk kegiatan usaha dengan tingkat Risiko menengah rendah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128 ayat (2) huruf a berupa: a. NIB; dan b. Sertifikat Standar. (1) 第128条第(2)款a项所述的中低风险等级商业活动的PB,形式为:a. NIB;以及 b. 标准证书。
(2) The Standard Certificate as referred to in paragraph (1) letter b is the legality to carry out business activities in the form of a statement by the Business Actor to meet business standards in order to carry out business activities. (2) Sertifikat Standar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan legalitas untuk melaksanakan kegiatan usaha dalam bentuk pernyataan Pelaku Usaha untuk memenuhi standar usaha dalam rangka melakukan kegiatan usaha. (2) 第(1)款b项所述的标准证书,是以商业行为人声明为形式的,为开展商业活动而满足商业标准的合法性证明。
(3) The Standard Certificate as referred to in paragraph (1) letter b is issued by the Central Government, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities granted through the OSS System. (3) Sertifikat Standar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b diterbitkan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing yang diberikan melalui Sistem OSS. (3) 第(1)款b项所述的标准证书,由中央政府、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB商业实体根据各自通过OSS系统授予的权限签发。
(4) The PB as referred to in paragraph (1) is the basis for the Business Actor to carry out preparation, operational, and/or commercial business activities. (4) PB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menjadi dasar bagi Pelaku Usaha untuk melakukan persiapan, operasional, dan/atau komersial kegiatan usaha. (4) 第(1)款所述的PB,是商业行为人进行筹备、运营和/或商业活动的基础。
(5) The business standards as referred to in paragraph (2) must be met by the Business Actor when carrying out business activities. (5) Standar usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus dipenuhi oleh Pelaku Usaha pada saat melaksanakan kegiatan usaha. (5) 第(2)款所述的商业标准,必须由商业行为人在开展商业活动时满足。
(6) Fulfillment of the business standards as referred to in paragraph (5) is checked during Supervision in accordance with the provisions stipulated in this Government Regulation. (6) Pemenuhan atas standar usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (5) diperiksa pada saat Pengawasan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah ini. (6) 对第(5)款所述的商业标准的履行情况,应根据本政府条例的规定在监督期间进行检查。
Article 132 Pasal 132 第132条
(1) PB for business activities with a high-medium risk level as referred to in Article 128 paragraph (2) letter b is in the form of: a. NIB; and b. Standard Certificate. (1) PB untuk kegiatan usaha dengan tingkat Risiko menengah tinggi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128 ayat (2) huruf b berupa: a. NIB; dan b. Sertifikat Standar. (1) 第128条第(2)款b项所述的中高风险等级商业活动的PB,形式为:a. NIB;以及 b. 标准证书。
(2) The Standard Certificate as referred to in paragraph (1) letter b is a Standard Certificate for the implementation of business activities issued by the Central Government, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities based on the results of verification of the fulfillment of business activity implementation standards by the Business Actor. (2) Sertifikat Standar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan Sertifikat Standar pelaksanaan kegiatan usaha yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan hasil verifikasi pemenuhan standar pelaksanaan kegiatan usaha oleh Pelaku Usaha. (2) 第(1)款b项所述的标准证书,是由中央政府、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB商业实体根据各自权限,基于商业行为人履行商业活动实施标准的验证结果而签发的商业活动实施标准证书。
(3) After obtaining the NIB as referred to in paragraph (1) letter a, the Business Actor makes a statement through the OSS System to meet the standards for implementing business activities in order to carry out business activities and the willingness to be verified. (3) Setelah memperoleh NIB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, Pelaku Usaha membuat pernyataan melalui Sistem OSS untuk memenuhi standar pelaksanaan kegiatan usaha dalam rangka melakukan kegiatan usaha dan kesanggupan untuk dilakukan verifikasi. (3) 获得第(1)款a项所述的NIB后,商业行为人通过OSS系统作出声明,以满足实施商业活动的标准,以便开展商业活动并愿意接受验证。
(4) With regard to the statement as referred to in paragraph (3), the OSS Institution issues an unverified Standard Certificate. (4) Terhadap pernyataan sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Lembaga OSS menerbitkan Sertifikat Standar yang belum terverifikasi. (4) 关于第(3)款所述的声明,OSS机构签发一份未经核实的标准证书。
(5) The unverified Standard Certificate as referred to in paragraph (4) is the basis for the Business Actor to prepare for business activities. (5) Sertifikat Standar yang belum terverifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (4) menjadi dasar bagi Pelaku Usaha untuk melakukan persiapan kegiatan usaha. (5) 第(4)款所述的未经核实的标准证书,是商业行为人准备商业活动的基础。
(6) The NIB as referred to in paragraph (1) letter a and the Standard Certificate as referred to in paragraph (1) letter b that have been verified are the PB for the Business Actor to carry out operational and/or commercial business activities. (6) NIB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan Sertifikat Standar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b yang telah terverifikasi merupakan PB bagi Pelaku Usaha untuk melakukan kegiatan operasional dan/atau komersial kegiatan usaha. (6) 第(1)款a项所述的NIB和第(1)款b项所述的已核实的标准证书,是商业行为人进行运营和/或商业活动的PB。
(7) In the event that the Business Actor: a. fails to meet the standards in accordance with the provisions within the period specified in the norms, standards, procedures, and criteria; and b. based on the results of the Supervision, fails to prepare for business activities within a period of 1 (one) year from the issuance of the NIB, the OSS Institution shall revoke the unverified Standard Certificate as referred to in paragraph (4). (7) Dalam hal Pelaku Usaha: a. tidak memenuhi standar sesuai dengan ketentuan dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam norma, standar, prosedur, dan kriteria; dan b. berdasarkan hasil Pengawasan, tidak melakukan persiapan kegiatan usaha dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak NIB terbit, Lembaga OSS melakukan pencabutan Sertifikat Standar yang belum terverifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (4). (7) 如果商业行为人:a. 未在规范、标准、程序和标准规定的期限内按照规定满足标准;以及 b. 根据监督结果,在NIB签发后1年内未准备商业活动,OSS机构应撤销第(4)款所述的未经核实的标准证书。
Article 133 Pasal 133 第133条
(1) PB for high-risk business activities as referred to in Article 128 paragraph (1) letter c is in the form of: a. NIB; and b. License. (1) PB untuk kegiatan usaha dengan tingkat Risiko tinggi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128 ayat (1) huruf c berupa: a. NIB; dan b. Izin. (1) 第128条第(1)款c项所述的高风险商业活动的PB,形式为:a. NIB;以及 b. 许可证。
(2) The License as referred to in paragraph (1) letter b is the approval of the Central Government, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Business Entity for the implementation of business activities that must be fulfilled by the Business Actor before carrying out their business activities through the OSS System. (2) Izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan persetujuan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB untuk pelaksanaan kegiatan usaha yang wajib dipenuhi oleh Pelaku Usaha sebelum melaksanakan kegiatan usahanya melalui Sistem OSS. (2) 第(1)款b项所述的许可证,是中央政府、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB商业实体对商业活动实施的批准,商业行为人必须在通过OSS系统开展其商业活动之前履行。
(3) Before obtaining the License as referred to in paragraph (2), the Business Actor may use the NIB to prepare for business activities. (3) Sebelum memperoleh Izin sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Pelaku Usaha dapat menggunakan NIB untuk persiapan kegiatan usaha. (3) 在获得第(2)款所述的许可证之前,商业行为人可以使用NIB来准备商业活动。
(4) The NIB as referred to in paragraph (1) letter a and the License as referred to in paragraph (1) letter b are the PB for the Business Actor to carry out operational and/or commercial business activities. (4) NIB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan Izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan PB bagi Pelaku Usaha untuk melakukan kegiatan operasional dan/atau komersial kegiatan usaha. (4) 第(1)款a项所述的NIB和第(1)款b项所述的许可证,是商业行为人进行运营和/或商业活动的PB。
Article 134 Pasal 134 第134条
(1) The verification as referred to in Article 132 is carried out by the Central Government, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities. (1) Verifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 132 dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing. (1) 第132条所述的核查,由中央政府、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB商业实体根据各自的权限进行。
(2) The verification as referred to in paragraph (1) may be carried out by assigning a certified or accredited expert institution or profession. (2) Verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan dengan menugaskan lembaga atau profesi ahli yang bersertifikat atau terakreditasi. (2) 第(1)款所述的核查,可以通过指派经认证或认可的专家机构或专业人士进行。
Article 135 Pasal 135 第135条
(1) In the event that at the operational and/or commercial stage of the business activity a PB UMKU is required, the ministry/agency shall identify the PB UMKU while still considering the risk level of the business activity and/or product during the implementation of the operational and/or commercial stage of the business activity. (1) Dalam hal pada tahap operasional dan/atau komersial kegiatan usaha diperlukan PB UMKU, kementerian/lembaga mengidentifikasi PB UMKU dengan tetap mempertimbangkan tingkat Risiko kegiatan usaha dan/atau produk pada saat pelaksanaan tahap operasional dan/atau komersial kegiatan usaha. (1) 如果在商业活动的运营和/或商业阶段需要PB UMKU,部委/机构应在考虑商业活动和/或产品在商业活动运营和/或商业阶段实施期间的风险水平的同时,确定PB UMKU。
(2) The PB UMKU as referred to in paragraph (1) does not include licensing in the context of organizing export, import activities, and fulfilling the provisions of prohibitions or restrictions on export and import goods as well as commodity balances. (2) PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak termasuk perizinan dalam rangka penyelenggaraan kegiatan ekspor, impor, dan pemenuhan ketentuan larangan atau pembatasan barang ekspor dan impor serta neraca komoditas. (2) 第(1)款所述的PB UMKU不包括在组织出口、进口活动以及履行出口和进口货物以及商品平衡的禁止或限制规定方面的许可。
(3) The granting of licenses in the context of organizing export, import activities, and fulfilling the provisions of prohibitions or restrictions on export and import goods as well as commodity balances as referred to in paragraph (2) is carried out through the Indonesia National Single Window system in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of trade and commodity balances. (3) Pemberian perizinan dalam rangka penyelenggaraan kegiatan ekspor, impor, dan pemenuhan ketentuan larangan atau pembatasan barang ekspor dan impor serta neraca komoditas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan melalui sistem Indonesia National Single Window sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perdagangan dan neraca komoditas. (3) 在组织出口、进口活动以及履行出口和进口货物以及商品平衡的禁止或限制规定方面授予许可证,如第(2)款所述,是通过印度尼西亚国家单一窗口系统进行的,符合贸易和商品平衡领域的法律法规规定。
(4) The PB UMKU as referred to in paragraph (1) must be fulfilled by the Business Actor by submitting a PB UMKU application to the ministry/agency, Regional Government, KEK Administrator, and KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities through the OSS System. (4) PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib dipenuhi oleh Pelaku Usaha dengan mengajukan permohonan PB UMKU kepada kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing melalui Sistem OSS. (4) 第(1)款所述的PB UMKU必须由商业行为人通过OSS系统向部委/机构、地方政府、KEK管理员和KPBPB商业实体根据各自权限提交PB UMKU申请来履行。
(5) The OSS System as referred to in paragraph (4) forwards the PB UMKU application to the ministry/agency, Regional Government, KEK Administrator, and KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities for processing the PB UMKU application. (5) Sistem OSS sebagaimana dimaksud pada ayat (4) meneruskan permohonan PB UMKU kepada kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing untuk dilakukan pemrosesan permohonan PB UMKU. (5) 第(4)款所述的OSS系统将PB UMKU申请转发给部委/机构、地方政府、KEK管理员和KPBPB商业实体,根据各自权限处理PB UMKU申请。
(6) The PB UMKU as referred to in paragraph (1) is a business license required in the context of: a. product circulation; b. operational feasibility; c. product/service standardization; and/or d. smooth business activities other than those referred to in letters a, b, and c. (6) PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan perizinan berusaha yang diperlukan dalam rangka: a. peredaran produk; b. kelayakan operasi; c. standardisasi produk/jasa; dan/atau d. kelancaran kegiatan usaha selain sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c. (6) 第(1)款所述的PB UMKU是在以下情况下所需的营业执照:a. 产品流通;b. 运营可行性;c. 产品/服务标准化;和/或 d. 除a、b和c项所述之外的顺利商业活动。
Article 136 Pasal 136 第136条
(1) In processing the PB UMKU application as referred to in Article 135 paragraph (4), the ministry/agency, Regional Government, KEK Administrator, and KPBPB Business Entity may cooperate with a certified or accredited expert institution or profession in accordance with the provisions of the laws and regulations. (1) Dalam melakukan pemrosesan permohonan PB UMKU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 135 ayat (4), kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB dapat bekerja sama dengan lembaga atau profesi ahli yang bersertifikat atau terakreditasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (1) 在处理第135条第(4)款所述的PB UMKU申请时,部委/机构、地方政府、KEK管理员和KPBPB商业实体可根据法律法规的规定与经认证或认可的专家机构或专业人士合作。
(2) If the PB UMKU application submitted by the Business Actor is approved, the ministry/agency and the Regional Government in accordance with their respective authorities shall submit the PB UMKU approval to the OSS System. (2) Apabila permohonan PB UMKU yang disampaikan oleh Pelaku Usaha disetujui, kementerian/lembaga dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing menyampaikan persetujuan PB UMKU kepada Sistem OSS. (2) 如果商业行为人提交的PB UMKU申请获得批准,部委/机构和地方政府应根据各自的权限向OSS系统提交PB UMKU批准。
(3) The OSS System issues the PB UMKU to the Business Actor. (3) Sistem OSS menerbitkan PB UMKU kepada Pelaku Usaha. (3) OSS系统向商业行为人签发PB UMKU。
(4) If the PB UMKU application submitted by the Business Actor is rejected or requested to complete the fulfillment of the requirements, the ministry/agency, Regional Government, KEK Administrator, and KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities shall inform the Business Actor through the OSS System accompanied by an explanation. (4) Apabila permohonan PB UMKU yang diajukan oleh Pelaku Usaha ditolak atau diminta melengkapi pemenuhan persyaratan, kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing menyampaikan kepada Pelaku Usaha melalui Sistem OSS disertai dengan penjelasan. (4) 如果商业行为人提交的PB UMKU申请被拒绝或被要求完成要求的履行,部委/机构、地方政府、KEK管理员和KPBPB商业实体应根据各自的权限通过OSS系统通知商业行为人,并附上解释。
Article 137 Pasal 137 第137条
(1) The Central Government shall prepare and stipulate norms, standards, procedures, and criteria in each sector as referred to in Article 5 paragraphs (1) and (2). (1) Pemerintah Pusat menyusun dan menetapkan norma, standar, prosedur, dan kriteria pada setiap sektor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) dan ayat (2). (1) 中央政府应制定并规定第5条第(1)和(2)款所述的各部门的规范、标准、程序和标准。
(2) The norms, standards, procedures, and criteria as referred to in paragraph (1) shall be the sole reference for the implementation of PBBR by the Central Government, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Business Entity. (2) Norma, standar, prosedur, dan kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menjadi acuan tunggal bagi pelaksanaan penyelenggaraan PBBR oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB. (2) 第(1)款所述的规范、标准、程序和标准,应是中央政府、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB商业实体实施PBBR的唯一参考。
(3) The Central Government may delegate the internal implementation regulations of the norms, standards, procedures, and criteria as referred to in paragraph (2) to the regional head which are stipulated by a regional head regulation. (3) Pemerintah Pusat dapat mendelegasikan peraturan pelaksanaan internal norma, standar, prosedur, dan kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (2) kepada kepala daerah yang ditetapkan dengan peraturan kepala daerah. (3) 中央政府可将第(2)款所述的规范、标准、程序和标准的内部实施条例授权给由地区首长条例规定的地区首长。
(4) The regional head in preparing the internal implementation regulations as referred to in paragraph (3) shall refer to the norms, standards, procedures, and criteria as referred to in paragraph (1) and shall not expand the provisions stipulated in this Government Regulation. (4) Kepala daerah dalam menyusun peraturan pelaksanaan internal sebagaimana dimaksud pada ayat (3) mengacu pada norma, standar, prosedur, dan kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (1) serta tidak memperluas ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah ini. (4) 地区首长在制定第(3)款所述的内部实施条例时,应参考第(1)款所述的规范、标准、程序和标准,且不得扩大本政府条例规定的条款。
Article 138 Pasal 138 第138条
(1) Basic requirements, PB, and PB UMKU are issued by the Central Government and Regional Government in accordance with the norms, standards, procedures, and criteria stipulated by the Central Government. (1) Persyaratan dasar, PB, dan PB UMKU diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sesuai norma, standar, prosedur, dan kriteria yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. (1) 基本要求、PB和PB UMKU由中央政府和地方政府根据中央政府规定的规范、标准、程序和标准签发。
(2) The implementation of the issuance of PB as referred to in paragraph (1) is carried out by: a. the OSS Institution; b. the OSS Institution on behalf of the minister/head of the agency; c. the head of the provincial DPMPTSP on behalf of the governor; and d. the head of the district/city DPMPTSP on behalf of the regent/mayor, in accordance with their respective authorities as listed in Appendix I which is an integral part of this Government Regulation. (2) Pelaksanaan penerbitan PB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh: a. Lembaga OSS; b. Lembaga OSS atas nama menteri/kepala lembaga; c. kepala DPMPTSP provinsi atas nama gubernur; dan d. kepala DPMPTSP kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota, sesuai dengan kewenangan masing-masing yang tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini. (2) 第(1)款所述的PB签发的实施由以下机构进行:a. OSS机构;b. OSS机构代表部长/机构负责人;c. 省级DPMPTSP负责人代表省长;以及 d. 区/市级DPMPTSP负责人代表县长/市长,根据各自的权限,如作为本政府条例不可分割一部分的附录I所列。
(3) The implementation of the issuance of PB UMKU as referred to in paragraph (1) is carried out by: a. the OSS Institution on behalf of the minister/head of the agency; b. the head of the provincial DPMPTSP on behalf of the governor; c. the head of the district/city DPMPTSP on behalf of the regent/mayor; and d. the minister/head of the agency through the OSS System as long as it is determined in international provisions, in accordance with their respective authorities as listed in Appendix II which is an integral part of this Government Regulation. (3) Pelaksanaan penerbitan PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh: a. Lembaga OSS atas nama menteri/kepala lembaga; b. kepala DPMPTSP provinsi atas nama gubernur; c. kepala DPMPTSP kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota; dan d. menteri/kepala lembaga melalui Sistem OSS sepanjang ditentukan dalam ketentuan internasional, sesuai dengan kewenangan masing-masing yang tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini. (3) 第(1)款所述的PB UMKU签发的实施由以下机构进行:a. OSS机构代表部长/机构负责人;b. 省级DPMPTSP负责人代表省长;c. 区/市级DPMPTSP负责人代表县长/市长;以及 d. 部长/机构负责人通过OSS系统,只要在国际规定中确定,根据各自的权限,如作为本政府条例不可分割一部分的附录II所列。
(4) Notwithstanding the provisions as referred to in paragraph (2) letters c and d, the authority to issue PB is carried out by the OSS Institution or the OSS Institution on behalf of the minister/head of the agency for the issuance of PB in the event that the business activity involves: a. Foreign Investment; and/or b. Investment using foreign capital based on an agreement made by the Central Government and the government of another country. (4) Dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c dan huruf d, kewenangan penerbitan PB dilakukan oleh Lembaga OSS atau Lembaga OSS atas nama menteri/kepala lembaga untuk penerbitan PB dalam hal kegiatan usaha terdapat: a. Penanaman Modal Asing; dan/atau b. Penanaman Modal yang menggunakan modal asing berdasarkan perjanjian yang dibuat oleh Pemerintah Pusat dan pemerintah negara lain. (4) 尽管有第(2)款c和d项的规定,如果商业活动涉及以下情况,签发PB的权限由OSS机构或OSS机构代表部长/机构负责人行使:a. 外国投资;和/或 b. 根据中央政府与另一国政府签订的协议使用外国资本的投资。
(5) Notwithstanding the provisions as referred to in paragraph (4), the authority to issue PB in the KPBPB area is carried out by the head of the KPBPB Business Entity for the issuance of PB in the event that the business activity involves: a. Foreign Investment; and/or b. Investment using foreign capital based on an agreement made by the Central Government and the government of another country, in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of free trade zones and free ports. (5) Dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (4), kewenangan penerbitan PB di wilayah KPBPB dilakukan oleh kepala Badan Pengusahaan KPBPB untuk penerbitan PB dalam hal kegiatan usaha terdapat: a. Penanaman Modal Asing; dan/atau b. Penanaman Modal yang menggunakan modal asing berdasarkan perjanjian yang dibuat oleh Pemerintah Pusat dan pemerintah negara lain, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas. (5) 尽管有第(4)款的规定,如果商业活动涉及以下情况,KPBPB地区的PB签发权限由KPBPB商业实体负责人行使:a. 外国投资;和/或 b. 根据中央政府与另一国政府签订的协议使用外国资本的投资,符合自由贸易区和自由港领域的法律法规规定。
(6) Notwithstanding the provisions as referred to in paragraph (2) letters b, c, and d and paragraph (3) letters a, b, and c: a. in the event that the business activity is carried out in the KEK area, the authority to issue PB and PB UMKU is carried out by the KEK Administrator in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of special economic zones; or b. in the event that the business activity is carried out in the KPBPB area, the authority to issue PB and PB UMKU is carried out by the head of the KPBPB Business Entity in accordance with the provisions of the laws and regulations in the field of free trade zones and free ports. (6) Dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, huruf c, dan huruf d serta ayat (3) huruf a, huruf b, dan huruf c: a. dalam hal kegiatan usaha dilakukan pada wilayah KEK, kewenangan penerbitan PB dan PB UMKU dilakukan oleh Administrator KEK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kawasan ekonomi khusus; atau b. dalam hal kegiatan usaha dilakukan pada wilayah KPBPB, kewenangan penerbitan PB dan PB UMKU dilakukan oleh kepala Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas. (6) 尽管有第(2)款b、c和d项以及第(3)款a、b和c项的规定:a. 如果商业活动在KEK地区进行,PB和PB UMKU的签发权限由KEK管理员根据特别经济区领域的法律法规规定行使;或 b. 如果商业活动在KPBPB地区进行,PB和PB UMKU的签发权限由KPBPB商业实体负责人根据自由贸易区和自由港领域的法律法规规定行使。
Article 139 Pasal 139 第139条
(1) The minister/head of the agency, governor, regent/mayor, head of the KEK Administrator, and/or head of the KPBPB Business Entity in accordance with their respective authorities in: a. conducting the examination of PB and/or PB UMKU must comply with the time limit; and b. granting PB and/or PB UMKU must comply with the validity period. (1) Menteri/kepala lembaga, gubernur, bupati/wali kota, kepala Administrator KEK, dan/atau kepala Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing dalam: a. melakukan pemeriksaan PB dan/atau PB UMKU harus sesuai dengan jangka waktu; dan b. memberikan PB dan/atau PB UMKU harus sesuai dengan masa berlaku. (1) 部长/机构负责人、省长、县长/市长、KEK管理员负责人和/或KPBPB商业实体负责人根据各自的权限:a. 进行PB和/或PB UMKU的审查必须遵守时限;以及 b. 授予PB和/或PB UMKU必须遵守有效期。
(2) Business Actors must comply with the PB provisions as listed in Appendix I which is an integral part of this Government Regulation. (2) Pelaku Usaha harus memenuhi ketentuan PB sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini. (2) 商业行为人必须遵守作为本政府条例不可分割一部分的附录I中所列的PB规定。
(3) Business Actors must comply with the PB UMKU provisions as listed in Appendix II which is an integral part of this Government Regulation. (3) Pelaku Usaha harus memenuhi ketentuan PB UMKU sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini. (3) 商业行为人必须遵守作为本政府条例不可分割一部分的附录II中所列的PB UMKU规定。
Article 140 Pasal 140 第140条
(1) PB for the marine and fisheries sector includes business activities: a. marine space management; b. capture fisheries; c. fish cultivation; d. processing of marine and fishery products; and e. marketing of marine and fishery products. (1) PB sektor kelautan dan perikanan meliputi kegiatan usaha: a. pengelolaan ruang laut; b. perikanan tangkap; c. pembudidayaan ikan; d. pengolahan hasil kelautan dan perikanan; dan e. pemasaran hasil kelautan dan perikanan. (1) 海洋和渔业部门的PB包括以下商业活动:a. 海洋空间管理;b. 捕捞渔业;c. 鱼类养殖;d. 海洋和渔业产品的加工;以及 e. 海洋和渔业产品的营销。
(2) PB UMKU for the marine and fisheries sector includes supporting operational and/or commercial business activities consisting of: a. marine space management; b. capture fisheries; c. fish cultivation; d. processing of marine and fishery products; and e. marketing of marine and fishery products. (2) PB UMKU sektor kelautan dan perikanan meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas: a. pengelolaan ruang laut; b. perikanan tangkap; c. pembudidayaan ikan; d. pengolahan hasil kelautan dan perikanan; dan e. pemasaran hasil kelautan dan perikanan. (2) 海洋和渔业部门的PB UMKU包括支持运营和/或商业活动的以下组成部分:a. 海洋空间管理;b. 捕捞渔业;c. 鱼类养殖;d. 海洋和渔业产品的加工;以及 e. 海洋和渔业产品的营销。
Trilingual Government Regulation

Trilingual Version (English, Indonesian, Chinese)

English Indonesia Chinese (中文)

Article 141

(1) Business Licensing in the agriculture sector includes business activities in:
a. plantations;
b. food crops;
c. horticulture; and
d. livestock and animal health.
(1) PB sektor pertanian meliputi kegiatan usaha:
a. perkebunan;
b. tanaman pangan;
c. hortikultura; dan
d. peternakan dan kesehatan hewan.
(1) 农业领域的营业执照包括以下业务活动:
a. 种植园;
b. 粮食作物;
c. 园艺;以及
d. 畜牧和动物健康。
(2) Business Licensing for Supporting Business Activities in the agriculture sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. plantations;
b. food crops;
c. horticulture;
d. livestock and animal health; and
e. agricultural facilities.
(2) PB UMKU sektor pertanian meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. perkebunan;
b. tanaman pangan;
c. hortikultura;
d. peternakan dan kesehatan hewan; dan
e. sarana pertanian.
(2) 农业领域支持性业务活动的营业执照包括对以下业务活动的运营和/或商业支持:
a. 种植园;
b. 粮食作物;
c. 园艺;
d. 畜牧和动物健康;以及
e. 农业设施。
(3) Licensing related to veterinary matters is regulated by the minister who organizes government affairs in the agricultural sector. (3) Perizinan terkait veteriner diatur oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian. (3) 与兽医事务相关的许可由组织农业领域政府事务的部长规定。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 142

Business Licensing in the forestry sector includes business activities in:
a. forest utilization;
b. utilization of environmental services in nature reserve areas, nature conservation areas, and hunting parks;
c. utilization of wild plant and animal species; and
d. forest plant breeding.
PB sektor kehutanan meliputi kegiatan usaha:
a. pemanfaatan hutan;
b. pemanfaatan jasa lingkungan pada kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru;
c. pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar; dan
d. perbenihan tanaman hutan.
林业领域的营业执照包括以下业务活动:
a. 森林利用;
b. 自然保护区、自然保育区和狩猎公园的环境服务利用;
c. 野生动植物物种利用;以及
d. 林木育种。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 143

(1) Business Licensing in the energy and mineral resources sector includes sub-sectors:
a. oil and gas;
b. electricity;
c. minerals and coal; and
d. new, renewable energy, and energy conservation.
(1) PB sektor energi dan sumber daya mineral meliputi subsektor:
a. minyak dan gas bumi;
b. ketenagalistrikan;
c. mineral dan batubara; dan
d. energi baru, terbarukan, dan konservasi energi.
(1) 能源和矿产资源领域的营业执照包括以下子领域:
a. 石油和天然气;
b. 电力;
c. 矿产和煤炭;以及
d. 新能源、可再生能源和节能。
(2) Business Licensing for Supporting Business Activities in the energy and mineral resources sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of sub-sectors:
a. oil and gas;
b. electricity;
c. minerals and coal;
d. new, renewable energy, and energy conservation; and
e. geology.
(2) PB UMKU sektor energi dan sumber daya mineral meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas subsektor:
a. minyak dan gas bumi;
b. ketenagalistrikan;
c. mineral dan batubara;
d. energi baru, terbarukan, dan konservasi energi; dan
e. geologi.
(2) 能源和矿产资源领域支持性业务活动的营业执照包括对以下子领域业务活动的运营和/或商业支持:
a. 石油和天然气;
b. 电力;
c. 矿产和煤炭;
d. 新能源、可再生能源和节能;以及
e. 地质学。
(3) The obligation to fulfill basic requirements in the form of KKPR as referred to in Article 12 paragraph (1) letter a is exempted for Business Licensing in the survey and exploration stages of the new, renewable energy, and energy conservation sub-sector, as well as the exploration activity stage in the minerals and coal sub-sector. (3) Kewajiban pemenuhan persyaratan dasar berupa KKPR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (1) huruf a dikecualikan untuk PB dalam tahap survei dan tahap eksplorasi subsektor energi baru, terbarukan, dan konservasi energi, serta tahap kegiatan eksplorasi pada subsektor mineral dan batubara. (3) 第12条第(1)款a项所述的KKPR形式的基本要求的履行义务,对于新能源、可再生能源和节能子领域的勘测和勘探阶段的营业执照,以及矿产和煤炭子领域的勘探活动阶段的营业执照,予以豁免。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 144

(1) The application of Business Licensing to upstream business activities in the oil and gas sub-sector carried out by a business entity or permanent establishment based on a cooperation contract is subject to the provisions:
a. the cooperation contract is treated as a License in upstream business activities; and
b. the business entity or permanent establishment that signs the cooperation contract is required to have a NIB.
(1) Penerapan PB pada kegiatan usaha hulu pada subsektor minyak dan gas bumi yang dilaksanakan oleh badan usaha atau bentuk usaha tetap berdasarkan kontrak kerja sama berlaku ketentuan:
a. kontrak kerja sama diperlakukan sebagai Izin dalam kegiatan usaha hulu; dan
b. badan usaha atau bentuk usaha tetap yang menandatangani kontrak kerja sama wajib memiliki NIB.
(1) 对于由商业实体或常设机构根据合作合同进行的石油和天然气子领域上游业务活动的营业执照申请,适用以下规定:
a. 合作合同被视为上游业务活动的许可证;以及
b. 签署合作合同的商业实体或常设机构必须拥有NIB。
(2) The application of Business Licensing as referred to in paragraph (1) does not eliminate the applicability of all provisions in the cooperation contract. (2) Penerapan PB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak menghapus keberlakuan seluruh ketentuan dalam kontrak kerja sama. (2) 第(1)款所述的营业执照申请不取消合作合同中所有条款的适用性。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 145

(1) Downstream business activities in the oil and gas sub-sector include:
a. processing business activities which include refining, obtaining parts, improving quality, and increasing the added value of oil and gas which produce fuel oil, fuel gas, processed products, liquefied petroleum gas, and/or liquefied natural gas but do not include field processing;
b. transportation business activities which include the transfer of crude oil, natural gas, fuel oil, fuel gas, and/or processed products through pipelines from one place to another for commercial purposes;
c. storage business activities which include receiving, collecting, accommodating, and dispensing crude oil, fuel oil, fuel gas, and/or processed products at locations above and/or below the ground and/or water surface for commercial purposes; and
d. trading business activities which include the purchase, sale, export, and import of crude oil, fuel oil, fuel gas, and/or processed products, including natural gas through pipelines.
(1) Kegiatan usaha hilir pada subsektor minyak dan gas bumi meliputi:
a. kegiatan usaha pengolahan yang meliputi kegiatan memurnikan, memperoleh bagian-bagian, mempertinggi mutu, dan mempertinggi nilai tambah minyak dan gas bumi yang menghasilkan bahan bakar minyak, bahan bakar gas, hasil olahan, liquified petroleum gas, dan/atau liquified natural gas tetapi tidak termasuk pengolahan lapangan;
b. kegiatan usaha pengangkutan yang meliputi kegiatan pemindahan minyak bumi, gas bumi, bahan bakar minyak, bahan bakar gas, dan/atau hasil olahan melalui pipa dari suatu tempat ke tempat lain untuk tujuan komersial;
c. kegiatan usaha penyimpanan yang meliputi kegiatan penerimaan, pengumpulan, penampungan, dan pengeluaran minyak bumi, bahan bakar minyak, bahan bakar gas, dan/atau hasil olahan pada lokasi di atas dan/atau di bawah permukaan tanah dan/atau permukaan air untuk tujuan komersial; dan
d. kegiatan usaha niaga yang meliputi kegiatan pembelian, penjualan, ekspor, dan impor minyak bumi, bahan bakar minyak, bahan bakar gas, dan/atau hasil olahan, termasuk gas bumi melalui pipa.
(1) 石油和天然气子领域的下游业务活动包括:
a. 加工业务活动,包括提炼、获取部分、提高质量和增加石油和天然气的附加值,生产燃料油、燃气、加工产品、液化石油气和/或液化天然气,但不包括现场加工;
b. 运输业务活动,包括通过管道将原油、天然气、燃料油、燃气和/或加工产品从一地转移到另一地用于商业目的;
c. 储存业务活动,包括在地面和/或地下和/或水面上的地点接收、收集、容纳和分配原油、燃料油、燃气和/或加工产品用于商业目的;以及
d. 贸易业务活动,包括购买、销售、出口和进口原油、燃料油、燃气和/或加工产品,包括通过管道输送的天然气。
(2) Transportation business activities which include the transfer of crude oil, natural gas, fuel oil, fuel gas, and/or processed products using land, water, and/or air transportation from one place to another for commercial purposes are carried out in accordance with the norms, standards, procedures, and criteria in the transportation sector. (2) Kegiatan usaha pengangkutan yang meliputi kegiatan pemindahan minyak bumi, gas bumi, bahan bakar minyak, bahan bakar gas, dan/atau hasil olahan yang menggunakan alat transportasi darat, air, dan/atau udara dari suatu tempat ke tempat lain untuk tujuan komersial dilaksanakan sesuai dengan norma, standar, prosedur, dan kriteria pada sektor transportasi. (2) 使用陆路、水路和/或空运工具将原油、天然气、燃料油、燃气和/或加工产品从一地转移到另一地用于商业目的的运输业务活动,应根据运输领域的规范、标准、程序和标准进行。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 146

Business Licensing for Supporting Business Activities in the geology sub-sector in the form of groundwater exploitation is issued based on the norms, standards, procedures, and criteria established by the Central Government under groundwater conditions listed in the groundwater conservation zone and/or other hydrogeological data in accordance with the provisions of laws and regulations. PB UMKU pada subsektor geologi berupa pengusahaan air tanah diterbitkan berdasarkan norma, standar, prosedur, dan kriteria yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat pada kondisi air tanah yang tercantum dalam zona konservasi air tanah dan/atau data hidrogeologi lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 地质子领域支持性业务活动的营业执照,以地下水开采的形式,根据中央政府在地下水保护区和/或其他水文地质数据中列出的地下水条件下,根据法律法规的规定制定的规范、标准、程序和标准颁发。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 147

(1) Business Actors who have carried out activities of:
a. construction in the form of drilled wells/groundwater excavation without a groundwater exploitation license; and/or
b. use of groundwater without a groundwater exploitation license,
before the enactment of Law Number 6 of 2023 concerning the Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 concerning Job Creation into Law, shall be subject to administrative sanctions in the form of administrative fines and are required to apply for a Business License for Supporting Business Activities for a groundwater exploitation license, no later than 3 (three) years from the enactment of Law Number 6 of 2023 concerning the Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 concerning Job Creation into Law.
(1) Pelaku Usaha yang telah melakukan kegiatan:
a. konstruksi berupa sumur bor/gali air tanah tanpa Izin pengusahaan air tanah; dan/atau
b. penggunaan air tanah tanpa Izin pengusahaan air tanah,
sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 6 tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, dikenai sanksi administratif berupa denda administratif dan wajib mengajukan permohonan PB UMKU Izin pengusahaan air tanah, paling lama 3 (tiga) tahun sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.
(1) 在2023年第6号法律(关于将2022年第2号政府条例替代法律确定为法律的规定)生效之前,已进行以下活动的商业行为人:
a. 未经地下水开采许可证进行钻井/地下水挖掘等建设活动;和/或
b. 未经地下水开采许可证使用地下水,
应受到行政罚款形式的行政处罚,并必须在2023年第6号法律(关于将2022年第2号政府条例替代法律确定为法律的规定)生效后3年内申请地下水开采许可证的支持性业务活动的营业执照。
(2) The use of groundwater without a groundwater exploitation license as referred to in paragraph (1) letter b constitutes:
a. the use of groundwater that once had a groundwater exploitation license, but it has expired; or
b. the use of groundwater that has never had a groundwater exploitation license.
(2) Penggunaan air tanah tanpa Izin pengusahaan air tanah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan:
a. penggunaan air tanah yang pernah memiliki Izin pengusahaan air tanah, namun telah habis masa berlakunya; atau
b. penggunaan air tanah yang belum pernah memiliki Izin pengusahaan air tanah.
(2) 第(1)款b项所述的未经地下水开采许可证使用地下水的情况包括:
a. 曾经拥有地下水开采许可证但已过期的地下水使用;或
b. 从未拥有地下水开采许可证的地下水使用。
(3) The amount of the administrative fine as referred to in paragraph (1) is determined based on the formula for calculating administrative fines as stipulated in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of non-tax state revenue. (3) Besaran denda administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan berdasarkan formula penghitungan denda administratif yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penerimaan negara bukan pajak. (3) 第(1)款所述的行政罚款金额根据非税国家收入领域的法律法规规定,按照行政罚款计算公式确定。
(4) The application for Business Licensing for Supporting Business Activities as referred to in paragraph (1) is submitted by the Business Actor through the OSS System in accordance with Appendix II which is an inseparable part of this Government Regulation. (4) Permohonan PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diajukan oleh Pelaku Usaha melalui Sistem OSS sesuai Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini. (4) 第(1)款所述的支持性业务活动的营业执照申请由商业行为人通过OSS系统提交,具体规定见本政府条例不可分割的附件二。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 148

(1) Business Licensing in the nuclear energy sector includes business activities in:
a. utilization of ionizing radiation sources;
b. nuclear installations and nuclear materials;
c. mining of nuclear minerals; and
d. support for the nuclear energy sector.
(1) PB sektor ketenaganukliran meliputi kegiatan usaha:
a. pemanfaatan sumber radiasi pengion;
b. instalasi nuklir dan bahan nuklir;
c. pertambangan bahan galian nuklir; dan
d. pendukung sektor ketenaganukliran.
(1) 核能领域的营业执照包括以下业务活动:
a. 电离辐射源的利用;
b. 核设施和核材料;
c. 核矿物开采;以及
d. 对核能领域的支持。
(2) Business Licensing for Supporting Business Activities in the nuclear energy sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. utilization of ionizing radiation sources;
b. nuclear installations and nuclear materials; and
c. mining of nuclear minerals.
(2) PB UMKU sektor ketenaganukliran meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. pemanfaatan sumber radiasi pengion;
b. instalasi nuklir dan bahan nuklir; dan
c. pertambangan bahan galian nuklir.
(2) 核能领域支持性业务活动的营业执照包括对以下业务活动的运营和/或商业支持:
a. 电离辐射源的利用;
b. 核设施和核材料;以及
c. 核矿物开采。
(3) Business Licensing and Business Licensing for Supporting Business Activities for business activities as referred to in paragraph (1) letters a and b, as well as paragraph (2) letter a are issued according to the stages of activities which include:
a. construction;
b. operation;
c. decommissioning; and/or
d. declaration of exemption.
(3) PB dan PB UMKU untuk kegiatan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b, serta ayat (2) huruf a tertentu diterbitkan sesuai tahapan kegiatan yang meliputi:
a. konstruksi;
b. operasi;
c. dekomisioning; dan/atau
d. pernyataan pembebasan.
(3) 第(1)款a项和b项以及第(2)款a项所述的业务活动的营业执照和支持性业务活动的营业执照,根据包括以下活动阶段颁发:
a. 建设;
b. 运营;
c. 退役;和/或
d. 豁免声明。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 149

(1) Business Licensing in the industrial sector includes business activities in:
a. organizing industries that process raw materials and/or utilize industrial resources, including industrial services; and
b. industrial estates.
(1) PB sektor perindustrian meliputi kegiatan usaha:
a. penyelenggaraan industri yang mengolah bahan baku dan/atau memanfaatkan sumber daya industri, termasuk jasa industri; dan
b. kawasan industri.
(1) 工业领域的营业执照包括以下业务活动:
a. 组织加工原材料和/或利用工业资源的工业,包括工业服务;以及
b. 工业区。
(2) Business Licensing for Supporting Business Activities in the industrial sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. recommendations;
b. technical considerations;
c. approval letters;
d. stipulation letters;
e. registration marks;
f. registration lists;
g. validation marks; and/or
h. certificates in certain industrial operational and/or commercial support activities.
(2) PB UMKU sektor perindustrian meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. rekomendasi;
b. pertimbangan teknis;
c. surat persetujuan;
d. surat penetapan;
e. tanda pendaftaran;
f. tanda daftar;
g. tanda sah; dan/atau
h. surat keterangan dalam kegiatan penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha industri tertentu.
(2) 工业领域支持性业务活动的营业执照包括对以下业务活动的运营和/或商业支持:
a. 推荐信;
b. 技术考虑;
c. 批准函;
d. 规定函;
e. 注册标志;
f. 注册清单;
g. 验证标志;和/或
h. 某些工业运营和/或商业支持活动中的证书。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 150

Business Licensing for industrial business activities as referred to in Article 149 paragraph (1) letter a also applies as Business Licensing for the storage of machinery/equipment, raw materials, auxiliary materials, and/or production results provided that:
a. the storage place is related to the production activities and/or interests of the Business Actor in the relevant industrial sector which is inseparable from its industrial activities and is located in 1 (one) industrial business location; and
b. the storage place is not rented out or commercialized.
PB untuk kegiatan usaha industri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 149 ayat (1) huruf a berlaku juga sebagai PB untuk tempat penyimpanan mesin/peralatan, bahan baku, bahan penolong, dan/atau hasil produksi dengan ketentuan:
a. tempat penyimpanan dimaksud terkait dengan kegiatan dan/atau kepentingan produksi Pelaku Usaha di sektor perindustrian bersangkutan yang tidak terpisahkan dari kegiatan industrinya dan berada dalam 1 (satu) lokasi usaha industri; dan
b. tempat penyimpanan dimaksud tidak disewakan atau dikomersialkan.
第149条第(1)款a项所述的工业业务活动的营业执照也适用于储存机器/设备、原材料、辅助材料和/或生产成果,但前提是:
a. 该储存地点与相关工业领域的商业行为人的生产活动和/或利益有关,与其工业活动不可分割,并且位于一个工业营业地点;以及
b. 该储存地点不出租或商业化。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 151

(1) Industrial business activities as referred to in Article 149 paragraph (1) letter a must be located in an industrial estate. (1) Kegiatan usaha industri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 149 ayat (1) huruf a wajib berlokasi di kawasan industri. (1) 第149条第(1)款a项所述的工业业务活动必须位于工业区内。
(2) Industrial business activities as referred to in paragraph (1) may be located outside an industrial estate if:
a. located in a district/city area that does not yet have an industrial estate or already has an industrial estate but all industrial plots in the industrial estate have been used up;
b. located in an industrial zone within a SEZ;
c. classified as a small industry;
d. classified as a medium industry that does not have the potential to cause widespread environmental pollution; or
e. an industry that uses special raw materials and/or its production process requires a special location.
(2) Kegiatan usaha industri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berlokasi di luar kawasan industri apabila:
a. berlokasi di daerah kabupaten/kota yang belum memiliki kawasan industri atau telah memiliki kawasan industri tetapi seluruh kaveling industri dalam kawasan industrinya telah habis;
b. berlokasi di zona industri dalam KEK;
c. termasuk klasifikasi industri kecil;
d. termasuk klasifikasi industri menengah yang tidak berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan hidup yang berdampak luas; atau
e. industri yang menggunakan bahan baku khusus dan/atau proses produksinya memerlukan lokasi khusus.
(2) 第(1)款所述的工业业务活动可以位于工业区外,如果:
a. 位于尚未有工业区的区/市地区,或已有工业区但工业区内的所有工业地块均已用完;
b. 位于经济特区内的工业区;
c. 归类为小型工业;
d. 归类为不具有造成广泛环境污染潜力的中型工业;或
e. 使用特殊原材料和/或其生产过程需要特殊地点的工业。
(3) Industrial business activities that:
a. are located in a district/city area as referred to in paragraph (2) letter a; and/or
b. are classified as medium industry as referred to in paragraph (2) letter d,
must be located in an industrial designated area in accordance with the RTR.
(3) Kegiatan usaha industri yang:
a. berlokasi di daerah kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a; dan/atau
b. termasuk klasifikasi industri menengah sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf d,
wajib berlokasi di kawasan peruntukan industri sesuai dengan RTR.
(3) 工业业务活动,如果:
a. 位于第(2)款a项所述的区/市地区;和/或
b. 归类为第(2)款d项所述的中型工业,
必须位于符合RTR的工业指定区域。
(4) Medium industries that do not have the potential to cause widespread environmental pollution as referred to in paragraph (2) letter d and industries that use special raw materials and/or whose production processes require special locations as referred to in paragraph (2) letter e are determined by the minister who organizes government affairs in the industrial sector. (4) Industri menengah yang tidak berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan hidup yang berdampak luas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf d dan industri yang menggunakan bahan baku khusus dan/atau proses produksinya memerlukan lokasi khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf e ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perindustrian. (4) 第(2)款d项所述的不具有造成广泛环境污染潜力的中型工业,以及第(2)款e项所述的使用特殊原材料和/或其生产过程需要特殊地点的工业,由组织工业领域政府事务的部长确定。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 152

(1) Individual Business Actors and non-individual Business Actors in the industrial sector who change the classification of their industrial business must comply with the location provisions as referred to in Article 151. (1) Pelaku Usaha perseorangan dan Pelaku Usaha nonperseorangan di sektor perindustrian yang melakukan perubahan klasifikasi usaha industri wajib memenuhi ketentuan lokasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 151. (1) 改变其工业业务分类的工业领域的个体商业行为人和非个体商业行为人必须遵守第151条所述的地点规定。
(2) The provisions as referred to in paragraph (1) are exempted for individual Business Actors and non-individual Business Actors in the industrial sector who change the classification of their industrial business activities without adding industrial location land or moving industrial locations. (2) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikecualikan bagi Pelaku Usaha perseorangan dan Pelaku Usaha nonperseorangan di sektor perindustrian yang melakukan perubahan klasifikasi kegiatan usaha industri tanpa menambah lahan lokasi industri atau pindah lokasi industri. (2) 第(1)款所述的规定不适用于改变其工业业务活动分类但未增加工业地点土地或搬迁工业地点的工业领域的个体商业行为人和非个体商业行为人。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 153

(1) In 1 (one) Business License, it is only valid for 1 (one) Business Actor in the industrial sector who:
a. has an industrial business with 1 (one) business group in accordance with the 5 (five) digit KBLI and is located in 1 (one) industrial location;
b. has several industrial businesses that are 1 (one) integrated production unit with different 5 (five) digit KBLI in 1 (one) industrial estate; or
c. has several industrial businesses with 1 (one) business group in accordance with the same 5 (five) digit KBLI and is located in several locations in 1 (one) industrial estate.
(1) Dalam 1 (satu) PB hanya berlaku bagi 1 (satu) Pelaku Usaha di sektor perindustrian yang:
a. memiliki usaha industri dengan 1 (satu) kelompok usaha sesuai dengan KBLI 5 (lima) digit dan berada dalam 1 (satu) lokasi industri;
b. memiliki beberapa usaha industri yang merupakan 1 (satu) unit produksi terpadu dengan KBLI 5 (lima) digit yang berbeda dalam 1 (satu) kawasan industri; atau
c. memiliki beberapa usaha industri dengan 1 (satu) kelompok usaha sesuai dengan KBLI 5 (lima) digit yang sama dan berada di beberapa lokasi dalam 1 (satu) kawasan industri.
(1) 在一份营业执照中,仅对以下工业领域的一名商业行为人有效:
a. 拥有一个符合5位数KBLI的业务组的工业业务,并且位于一个工业地点;
b. 在一个工业区内拥有多个工业业务,这些业务是一个具有不同5位数KBLI的综合生产单位;或
c. 在一个工业区内的多个地点拥有多个工业业务,这些业务具有一个符合相同5位数KBLI的业务组。
(2) In the event that a Business Actor in the industrial sector has an industrial business outside the provisions as referred to in paragraph (1), they are required to have a new Business License. (2) Dalam hal Pelaku Usaha di sektor perindustrian memiliki usaha industri di luar ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), wajib memiliki PB baru. (2) 如果工业领域的商业行为人拥有第(1)款规定之外的工业业务,则必须拥有新的营业执照。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 154

(1) Business Licensing for industrial estate business activities as referred to in Article 149 paragraph (1) letter b is only granted to Business Actors in the form of state-owned enterprises, regionally-owned enterprises, cooperatives, and limited liability companies, which are located in an industrial designated area in accordance with the RTR. (1) PB untuk kegiatan usaha kawasan industri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 149 ayat (1) huruf b diberikan hanya kepada Pelaku Usaha yang berbentuk badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, koperasi, dan perseroan terbatas, yang berlokasi di dalam kawasan peruntukan industri sesuai dengan RTR. (1) 第149条第(1)款b项所述的工业区业务活动的营业执照仅授予国有企业、地区所有企业、合作社和有限责任公司形式的商业行为人,这些商业行为人位于符合RTR的工业指定区域内。
(2) Business Actors as referred to in paragraph (1) who have obtained a Business License for industrial estate business activities are industrial estate companies. (2) Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang telah memperoleh PB untuk kegiatan usaha kawasan industri merupakan perusahaan kawasan industri. (2) 已获得工业区业务活动营业执照的第(1)款所述的商业行为人是工业区公司。
(3) The industrial estate Business License as referred to in paragraph (1) is granted in accordance with the KKPR for industrial estate business activities. (3) PB kawasan industri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan sesuai dengan KKPR kegiatan usaha kawasan industri. (3) 第(1)款所述的工业区营业执照根据工业区业务活动的KKPR授予。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 155

(1) Every industrial estate company that expands its estate is required to have basic requirements and a Business License. (1) Setiap perusahaan kawasan industri yang melakukan perluasan kawasan wajib memiliki persyaratan dasar dan PB. (1) 每个扩大其园区的工业区公司都必须具备基本要求和营业执照。
(2) Before applying for the basic requirements and Business License as referred to in paragraph (1), the industrial estate company must have controlled and finished preparing the industrial estate land until it can be used, prepared a change in the Andal, planned and constructed the industrial estate infrastructure, and other preparations for the expansion of the estate. (2) Sebelum mengajukan permohonan persyaratan dasar dan PB sebagaimana dimaksud pada ayat (1), perusahaan kawasan industri harus telah menguasai dan selesai menyiapkan lahan kawasan industri sampai dapat digunakan, menyusun perubahan Andal, perencanaan, dan pembangunan infrastruktur kawasan industri, serta kesiapan lain dalam rangka perluasan kawasan. (2) 在申请第(1)款所述的基本要求和营业执照之前,工业区公司必须已经控制并完成工业区土地的准备工作,直到可以使用,准备好Andal的变更,规划和建设工业区基础设施,以及为园区扩建做好其他准备。
(3) The expansion of the industrial estate as referred to in paragraph (1) must be in one stretch and located in an industrial designated area in accordance with the RTR. (3) Perluasan kawasan industri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus dalam satu hamparan dan berlokasi di kawasan peruntukan industri sesuai dengan RTR. (3) 第(1)款所述的工业区扩建必须在一片连续的土地上,并位于符合RTR的工业指定区域内。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 156

(1) Business Licensing in the trade and legal metrology sector includes business activities in:
a. domestic trade;
b. national export development; and
c. commodity futures trading, warehouse receipt systems, and commodity auction markets.
(1) PB sektor perdagangan dan metrologi legal meliputi kegiatan usaha:
a. perdagangan dalam negeri;
b. pengembangan ekspor nasional; dan
c. perdagangan berjangka komoditi, sistem resi gudang, dan pasar lelang komoditas.
(1) 贸易和法定计量领域的营业执照包括以下业务活动:
a. 国内贸易;
b. 国家出口发展;以及
c. 商品期货交易、仓单系统和商品拍卖市场。
(2) Business Licensing for Supporting Business Activities in the trade and legal metrology sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. domestic trade; and
b. consumer protection and trade order.
(2) PB UMKU sektor perdagangan dan metrologi legal meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. perdagangan dalam negeri; dan
b. perlindungan konsumen dan tertib niaga.
(2) 贸易和法定计量领域支持性业务活动的营业执照包括对以下业务活动的运营和/或商业支持:
a. 国内贸易;以及
b. 消费者保护和贸易秩序。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 157

Business Licensing for commodity futures trading, warehouse receipt systems, and commodity auction markets as referred to in Article 156 paragraph (1) letter c with the following provisions:
a. application and issuance of NIB for business activities are carried out through the OSS System;
b. the OSS System forwards the Business License application to the commodity futures trading supervisory agency at the ministry that organizes government affairs in the trade sector; and
c. the issuance of Business Licensing for commodity futures trading, warehouse receipt systems, and commodity auction markets is carried out in accordance with the provisions of laws and regulations in the fields of commodity futures trading, warehouse receipt systems, and commodity auction markets.
PB perdagangan berjangka komoditi, sistem resi gudang, dan pasar lelang komoditas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 156 ayat (1) huruf c berikut ketentuan:
a. permohonan dan penerbitan NIB kegiatan usaha dilakukan melalui Sistem OSS;
b. Sistem OSS mengalirkan permohonan PB kepada badan pengawas perdagangan berjangka komoditi pada kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perdagangan; dan
c. penerbitan PB perdagangan berjangka komoditi, sistem resi gudang, dan pasar lelang komoditas dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perdagangan berjangka komoditi, sistem resi gudang, dan pasar lelang komoditas.
第156条第(1)款c项所述的商品期货交易、仓单系统和商品拍卖市场的营业执照,其规定如下:
a. 业务活动的NIB申请和颁发通过OSS系统进行;
b. OSS系统将营业执照申请转交给组织贸易领域政府事务的部门的商品期货交易监督机构;以及
c. 商品期货交易、仓单系统和商品拍卖市场的营业执照颁发,应根据商品期货交易、仓单系统和商品拍卖市场领域的法律法规规定进行。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 158

(1) Business Licensing in the public works and public housing sector includes activities in:
a. construction services;
b. water resources;
c. road construction;
d. human settlements; and
e. housing development.
(1) PB sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat meliputi kegiatan:
a. jasa konstruksi;
b. sumber daya air;
c. bina marga;
d. cipta karya; dan
e. pengembangan perumahan.
(1) 公共工程和公共住房领域的营业执照包括以下活动:
a. 建筑服务;
b. 水资源;
c. 道路建设;
d. 人类住区;以及
e. 住房开发。
(2) Business Licensing for Supporting Business Activities in the public works and public housing sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. water resources; and
b. road construction.
(2) PB UMKU sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. sumber daya air; dan
b. bina marga.
(2) 公共工程和公共住房领域支持性业务活动的营业执照包括对以下业务活动的运营和/或商业支持:
a. 水资源;以及
b. 道路建设。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 159

(1) Every Business Actor who has carried out activities of:
a. use of water resources without a Business License for Supporting Business Activities in the public works and public housing sector, water resources sub-sector;
b. implementation of water resources construction and non-construction without a Business License for Supporting Business Activities in the public works and public housing sector, water resources sub-sector; and/or
c. implementation of water source construction in the form of river channel diversion activities without a Business License for Supporting Business Activities in the public works and public housing sector, water resources sub-sector,
before the enactment of Law Number 6 of 2023 concerning the Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 concerning Job Creation into Law, shall be subject to administrative sanctions in the form of administrative fines and is required to apply for a Business License for Supporting Business Activities in the public works and public housing sector, water resources sub-sector, no later than 3 (three) years from the enactment of Law Number 6 of 2023 concerning the Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 concerning Job Creation into Law.
(1) Setiap Pelaku Usaha yang telah melakukan kegiatan:
a. penggunaan sumber daya air tanpa PB UMKU sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat subsektor sumber daya air;
b. pelaksanaan konstruksi sumber daya air dan pelaksanaan nonkonstruksi tanpa PB UMKU sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat subsektor sumber daya air; dan/atau
c. pelaksanaan konstruksi sumber air yang berupa kegiatan pengalihan alur sungai tanpa PB UMKU sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat subsektor sumber daya air,
sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 6 tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, dikenai sanksi administratif berupa denda administratif dan wajib mengajukan permohonan PB-UMKU sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat subsektor sumber daya air paling lama 3 (tiga) tahun sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.
(1) 在2023年第6号法律(关于将2022年第2号政府条例替代法律确定为法律的规定)生效之前,已进行以下活动的每个商业行为人:
a. 未经公共工程和公共住房领域水资源子领域支持性业务活动的营业执照使用水资源;
b. 未经公共工程和公共住房领域水资源子领域支持性业务活动的营业执照实施水资源建设和非建设活动;和/或
c. 未经公共工程和公共住房领域水资源子领域支持性业务活动的营业执照实施河道改道等水源建设活动,
应受到行政罚款形式的行政处罚,并必须在2023年第6号法律(关于将2022年第2号政府条例替代法律确定为法律的规定)生效后3年内申请公共工程和公共住房领域水资源子领域支持性业务活动的营业执照。
(2) The amount of the administrative fine as referred to in paragraph (1) is determined based on the formula for calculating administrative fines as stipulated by the minister who organizes government affairs in the public works sector in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of non-tax state revenue. (2) Besaran denda administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan berdasarkan formula penghitungan denda administratif yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penerimaan negara bukan pajak. (2) 第(1)款所述的行政罚款金额根据组织公共工程领域政府事务的部长根据非税国家收入领域的法律法规规定制定的行政罚款计算公式确定。
(3) The application for Business Licensing for Supporting Business Activities as referred to in paragraph (1) is submitted by the Business Actor through the OSS System with reference to Appendix II which is an inseparable part of this Government Regulation. (3) Permohonan PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diajukan oleh Pelaku Usaha melalui Sistem OSS dengan berpedoman pada Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini. (3) 第(1)款所述的支持性业务活动的营业执照申请由商业行为人通过OSS系统提交,具体参照本政府条例不可分割的附件二。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 160

(1) Business Licensing in the transportation sector includes business activities in:
a. land transportation;
b. sea transportation;
c. air transportation; and
d. railway transportation.
(1) PB sektor transportasi meliputi kegiatan usaha:
a. transportasi darat;
b. transportasi laut;
c. transportasi udara; dan
d. transportasi perkeretaapian.
(1) 运输领域的营业执照包括以下业务活动:
a. 陆路运输;
b. 海上运输;
c. 空中运输;以及
d. 铁路运输。
(2) Business Licensing for Supporting Business Activities in the transportation sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. land transportation;
b. sea transportation;
c. air transportation; and
d. railway transportation.
(2) PB UMKU sektor transportasi meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. transportasi darat;
b. transportasi laut;
c. transportasi udara; dan
d. transportasi perkeretaapian.
(2) 运输领域支持性业务活动的营业执照包括对以下业务活动的运营和/或商业支持:
a. 陆路运输;
b. 海上运输;
c. 空中运输;以及
d. 铁路运输。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 161

(1) Business activities in the transportation sector as referred to in Article 160 paragraph (1) letters b and c consist of the provision of transportation facilities and infrastructure as well as the provision of support for transportation facilities and infrastructure. (1) Kegiatan usaha sektor transportasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 160 ayat (1) huruf b dan huruf c terdiri atas penyelenggaraan sarana dan prasarana transportasi serta penyelenggaraan penunjang sarana dan prasarana transportasi. (1) 第160条第(1)款b项和c项所述的运输领域业务活动包括提供运输设施和基础设施,以及提供对运输设施和基础设施的支持。
(2) Business activities in the transportation sector as referred to in Article 160 paragraph (1) letters a and d consist of the provision of transportation facilities and infrastructure. (2) Kegiatan usaha sektor transportasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 160 ayat (1) huruf a dan huruf d terdiri atas penyelenggaraan sarana dan prasarana transportasi. (2) 第160条第(1)款a项和d项所述的运输领域业务活动包括提供运输设施和基础设施。
(3) Business activities in the transportation sector which constitute the provision of support for transportation facilities and infrastructure as referred to in paragraph (1) are services related to transportation facilities and infrastructure that can be carried out directly by UMK-M or in cooperation with business entities. (3) Kegiatan usaha sektor transportasi yang merupakan penyelenggaraan penunjang sarana dan prasarana transportasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan jasa terkait sarana dan prasarana transportasi yang dapat dilakukan secara langsung oleh UMK-M atau bekerja sama dengan badan usaha. (3) 第(1)款所述的构成提供对运输设施和基础设施支持的运输领域业务活动,是与运输设施和基础设施相关的服务,可以由UMK-M直接进行,或与商业实体合作进行。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 162

Business Licensing and Business Licensing for Supporting Business Activities in the health, drug, and food sector consist of sub-sectors:
a. health;
b. drugs and food; and
c. fresh food.
PB dan PB UMKU sektor kesehatan, obat, dan makanan terdiri atas subsektor:
a. kesehatan;
b. obat dan makanan; dan
c. pangan segar.
健康、药品和食品领域的营业执照和支持性业务活动的营业执照包括以下子领域:
a. 健康;
b. 药品和食品;以及
c. 新鲜食品。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 163

(1) Business Licensing in the health sub-sector includes business activities in:
a. health services;
b. pharmaceuticals, medical devices, and household health supplies; and
c. vector and disease-carrying animal control.
(1) PB subsektor kesehatan meliputi kegiatan usaha:
a. pelayanan kesehatan;
b. kefarmasian, alat kesehatan, dan perbekalan kesehatan rumah tangga; dan
c. pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit.
(1) 健康子领域的营业执照包括以下业务活动:
a. 健康服务;
b. 药品、医疗器械和家庭健康用品;以及
c. 病媒和带病动物控制。
(2) Business Licensing for Supporting Business Activities in the health sub-sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. health services;
b. pharmaceuticals, medical devices, and household health supplies; and
c. environmental health.
(2) PB UMKU subsektor kesehatan meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. pelayanan kesehatan;
b. kefarmasian, alat kesehatan, dan perbekalan kesehatan rumah tangga; dan
c. kesehatan lingkungan.
(2) 健康子领域支持性业务活动的营业执照包括对以下业务活动的运营和/或商业支持:
a. 健康服务;
b. 药品、医疗器械和家庭健康用品;以及
c. 环境健康。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 164

(1) Business Licensing for Supporting Business Activities in the drug and food sub-sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. drugs and drug ingredients;
b. natural ingredient drugs, health supplements, quasi-drugs, and cosmetics; and
c. processed food.
(1) PB UMKU subsektor obat dan makanan meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. obat dan bahan obat;
b. obat bahan alam, suplement kesehatan, obat kuasi, dan kosmetik; dan
c. pangan olahan.
(1) 药品和食品子领域支持性业务活动的营业执照包括对以下业务活动的运营和/或商业支持:
a. 药品和药物成分;
b. 天然成分药物、保健品、准药品和化妆品;以及
c. 加工食品。
(2) Business Licensing for Supporting Business Activities in the drug and food sub-sector as referred to in paragraph (1) does not apply to certain businesses determined by the head of the agency that carries out government duties in the field of drug and food supervision after coordinating with the ministry that organizes synchronization and coordination as well as controlling the implementation of ministry affairs in the organization of government in the economic field and the ministry/agency that organizes government affairs in the investment sector. (2) PB UMKU subsektor obat dan makanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak berlaku bagi usaha tertentu yang ditetapkan oleh kepala badan yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengawasan obat dan makanan setelah berkoordinasi dengan kementerian yang menyelenggarakan sinkronisasi dan koordinasi serta pengendalian pelaksanaan urusan kementerian dalam penyelenggaran pemerintahan di bidang perekonomian dan kementerian/lembaga yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang penanaman modal. (2) 第(1)款所述的药品和食品子领域支持性业务活动的营业执照不适用于由负责药品和食品监督领域政府职责的机构负责人,在与组织经济领域政府事务同步和协调以及控制部委事务执行的部门,以及组织投资领域政府事务的部委/机构协调后确定的某些业务。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 165

Business Licensing for Supporting Business Activities in the fresh food sub-sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. fresh food handling facilities;
b. fresh food distribution; and
c. fresh food safety assurance for export products.
PB UMKU subsektor pangan segar meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. sarana penanganan pangan segar;
b. peredaran pangan segar; dan
c. jaminan keamanan pangan segar produk ekspor.
新鲜食品子领域支持性业务活动的营业执照包括对以下业务活动的运营和/或商业支持:
a. 新鲜食品处理设施;
b. 新鲜食品分销;以及
c. 出口产品的新鲜食品安全保证。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 166

Business Licensing and Business Licensing for Supporting Business Activities in the education and culture sector consist of sub-sectors:
a. education; and
b. culture.
PB dan PB UMKU sektor pendidikan dan kebudayaan terdiri atas subsektor:
a. pendidikan; dan
b. kebudayaan.
教育和文化领域的营业执照和支持性业务活动的营业执照包括以下子领域:
a. 教育;以及
b. 文化。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 167

(1) The implementation of licensing in the education sub-sector can be carried out through PBBR as regulated in this Government Regulation. (1) Pelaksanaan perizinan pada subsektor pendidikan dapat dilakukan melalui PBBR sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah ini. (1) 教育子领域的许可实施可以通过本政府条例规定的PBBR进行。
(2) PBBR for educational units as referred to in paragraph (1) is in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of education. (2) PBBR untuk satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan. (2) 第(1)款所述的教育单位的PBBR符合教育领域的法律法规规定。
(3) The implementation of licensing in the education sub-sector for formal educational institutions in SEZs must be carried out through PBBR as referred to in this Government Regulation. (3) Pelaksanaan perizinan pada subsektor pendidikan untuk lembaga pendidikan formal di KEK wajib dilakukan melalui PBBR sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah ini. (3) 经济特区内正规教育机构的教育子领域许可实施必须通过本政府条例所述的PBBR进行。
(4) Provisions regarding the norms, standards, procedures, and criteria for PBBR for formal educational institutions in SEZs are regulated in:
a. regulations of the minister who organizes the sub-affairs of basic and secondary education government; or
b. regulations of the minister who organizes the sub-affairs of higher education government and government affairs in the field of science and technology,
in accordance with their respective authorities based on recommendations from the ministry that organizes synchronization and coordination as well as controlling the implementation of ministry affairs in the organization of government in the economic field.
(4) Ketentuan mengenai norma, standar, prosedur, dan kriteria PBBR untuk satuan lembaga pendidikan formal di KEK diatur dalam:
a. peraturan menteri yang menyelenggarakan suburusan pemerintahan pendidikan dasar dan pendidikan menengah; atau
b. peraturan menteri yang menyelenggarakan suburusan pemerintahan pendidikan tinggi dan urusan pemerintahan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi,
sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan rekomendasi dari kementerian yang menyelenggarakan sinkronisasi dan koordinasi serta pengendalian pelaksanaan urusan kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang perekonomian.
(4) 经济特区内正规教育机构的PBBR的规范、标准、程序和标准的规定,在以下文件中规定:
a. 组织基础和中等教育政府子事务的部长的规定;或
b. 组织高等教育政府子事务和科学技术领域政府事务的部长的规定,
根据各自的权限,并依据组织经济领域政府事务同步和协调以及控制部委事务执行的部门的建议。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 168

Business Licensing in the education sub-sector as referred to in Article 166 letter a also includes Business Licensing for book publishing business activities. PB subsektor pendidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 166 huruf a meliputi pula PB atas kegiatan usaha penerbitan buku. 第166条a项所述的教育子领域的营业执照也包括图书出版业务活动的营业执照。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 169

(1) Business Licensing in the culture sub-sector includes film business activities. (1) PB subsektor kebudayaan meliputi kegiatan usaha perfilman. (1) 文化子领域的营业执照包括电影业务活动。
(2) Business Licensing for Supporting Business Activities in the culture sub-sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. notification of film production;
b. recommendation for film import; and
c. censorship pass certificate.
(2) PB UMKU subsektor kebudayaan meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. pemberitahuan pembuatan film;
b. rekomendasi impor film; dan
c. tanda lulus sensor.
(2) 文化子领域支持性业务活动的营业执照包括对以下业务活动的运营和/或商业支持:
a. 电影制作通知;
b. 电影进口推荐;以及
c. 审查通过证书。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 170

Business Licensing in the tourism sector includes business activities in:
a. tourist attractions;
b. tourism areas;
c. tourism services; and
d. organizing tourism activities.
PB sektor pariwisata meliputi kegiatan usaha:
a. daya tarik wisata;
b. kawasan pariwisata;
c. jasa pariwisata; dan
d. penyelenggaraan kegiatan pariwisata.
旅游领域的营业执照包括以下业务活动:
a. 旅游景点;
b. 旅游区;
c. 旅游服务;以及
d. 组织旅游活动。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 171

Business Licensing for Supporting Business Activities in the tourism sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. tourist attractions;
b. tourism areas;
c. tourism services; and
d. organizing tourism activities.
PB UMKU sektor pariwisata meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. daya tarik wisata;
b. kawasan pariwisata;
c. jasa pariwisata; dan
d. penyelenggaraan kegiatan pariwisata.
旅游领域支持性业务活动的营业执照包括对以下业务活动的运营和/或商业支持:
a. 旅游景点;
b. 旅游区;
c. 旅游服务;以及
d. 组织旅游活动。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 172

Business Licensing for tourist attraction business activities as referred to in Article 170 letter a is granted to Business Actors who manage natural, cultural, or man-made tourist attractions. PB untuk kegiatan usaha daya tarik wisata sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 huruf a diberikan kepada Pelaku Usaha yang mengelola daya tarik wisata alam, budaya, atau buatan. 第170条a项所述的旅游景点业务活动的营业执照授予管理自然、文化或人造旅游景点的商业行为人。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 173

Business Licensing for tourism area business activities as referred to in Article 170 letter b is granted to Business Actors who develop tourism areas. PB untuk kegiatan usaha kawasan pariwisata sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 huruf b diberikan kepada Pelaku Usaha yang mengembangkan kawasan pariwisata. 第170条b项所述的旅游区业务活动的营业执照授予开发旅游区的商业行为人。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 174

Business Licensing for tourism service business activities as referred to in Article 170 letter c is granted to Business Actors who provide tourism services, including tourism transportation, accommodation, and restaurant services. PB untuk kegiatan usaha jasa pariwisata sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 huruf c diberikan kepada Pelaku Usaha yang menyediakan jasa pariwisata, termasuk jasa transportasi wisata, akomodasi, dan restoran. 第170条c项所述的旅游服务业务活动的营业执照授予提供旅游服务的商业行为人,包括旅游交通、住宿和餐饮服务。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 175

Business Licensing for organizing tourism activities as referred to in Article 170 letter d is granted to Business Actors who organize tourism events or activities. PB untuk kegiatan usaha penyelenggaraan kegiatan pariwisata sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 huruf d diberikan kepada Pelaku Usaha yang menyelenggarakan event atau kegiatan pariwisata. 第170条d项所述的组织旅游活动的营业执照授予组织旅游活动或事件的商业行为人。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 176

Business Licensing for Supporting Business Activities for tourist attraction business activities as referred to in Article 171 letter a includes:
a. technical recommendations; and
b. feasibility certification.
PB UMKU untuk kegiatan usaha daya tarik wisata sebagaimana dimaksud dalam Pasal 171 huruf a meliputi:
a. rekomendasi teknis; dan
b. sertifikasi kelayakan.
第171条a项所述的旅游景点业务活动的支持性业务活动的营业执照包括:
a. 技术建议;以及
b. 可行性认证。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 177

Business Licensing for Supporting Business Activities for tourism area business activities as referred to in Article 171 letter b includes:
a. technical recommendations; and
b. development approval.
PB UMKU untuk kegiatan usaha kawasan pariwisata sebagaimana dimaksud dalam Pasal 171 huruf b meliputi:
a. rekomendasi teknis; dan
b. persetujuan pengembangan.
第171条b项所述的旅游区业务活动的支持性业务活动的营业执照包括:
a. 技术建议;以及
b. 开发批准。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 178

Business Licensing for Supporting Business Activities for tourism service business activities as referred to in Article 171 letter c includes:
a. feasibility certification; and
b. operational recommendations.
PB UMKU untuk kegiatan usaha jasa pariwisata sebagaimana dimaksud dalam Pasal 171 huruf c meliputi:
a. sertifikasi kelayakan; dan
b. rekomendasi operasional.
第171条c项所述的旅游服务业务活动的支持性业务活动的营业执照包括:
a. 可行性认证;以及
b. 运营建议。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 179

Business Licensing for Supporting Business Activities for organizing tourism activities as referred to in Article 171 letter d includes:
a. organizing approval; and
b. technical recommendations.
PB UMKU untuk kegiatan usaha penyelenggaraan kegiatan pariwisata sebagaimana dimaksud dalam Pasal 171 huruf d meliputi:
a. persetujuan penyelenggaraan; dan
b. rekomendasi teknis.
第171条d项所述的组织旅游活动的支持性业务活动的营业执照包括:
a. 组织批准;以及
b. 技术建议。
English Indonesia Chinese (中文)

Article 180

Business Licensing and Business Licensing for Supporting Business Activities in the religious sector include business activities related to the implementation of worship and religious activities. PB dan PB UMKU sektor keagamaan meliputi kegiatan usaha yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah dan kegiatan keagamaan. 宗教领域的营业执照和支持性业务活动的营业执照包括与举行礼拜和宗教活动相关的业务活动。
Trilingual Government Regulation
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 181
Business Licensing for the religious sector is granted to Business Actors who conduct worship or religious activities, including the construction of places of worship.
Pasal 181
PB sektor keagamaan diberikan kepada Pelaku Usaha yang menyelenggarakan kegiatan ibadah atau keagamaan, termasuk pembangunan tempat ibadah.
第181条
宗教领域的营业执照授予从事礼拜或宗教活动的经营者,包括礼拜场所的建设。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 182
Business Licensing for Supporting Business Activities (PB UMKU) for the religious sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. recommendation for the construction of places of worship; and
b. approval of religious activities.
Pasal 182
PB UMKU sektor keagamaan meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. rekomendasi pembangunan tempat ibadah; dan
b. persetujuan kegiatan keagamaan.
第182条
宗教领域支持性营业活动的营业执照(PB UMKU)包括对以下经营活动的运营和/或商业支持:
a. 礼拜场所建设的建议;以及
b. 宗教活动的批准。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 183
Business Licensing (PB) and Business Licensing for Supporting Business Activities (PB UMKU) for the postal, telecommunications, and broadcasting sectors cover business activities in:
a. post;
b. telecommunications; and
c. broadcasting.
Pasal 183
PB dan PB UMKU sektor pos, telekomunikasi, dan penyiaran meliputi kegiatan usaha:
a. pos;
b. telekomunikasi; dan
c. penyiaran.
第183条
邮政、电信和广播领域的营业执照(PB)和支持性营业活动的营业执照(PB UMKU)涵盖以下经营活动:
a. 邮政;
b. 电信;以及
c. 广播。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 184
Business Licensing for the postal sector includes business activities of mail, package, and logistics delivery.
Pasal 184
PB sektor pos meliputi kegiatan usaha pengiriman surat, paket, dan logistik.
第184条
邮政领域的营业执照包括邮件、包裹和物流递送的经营活动。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 185
Business Licensing for the telecommunications sector includes business activities of providing telecommunications networks and services.
Pasal 185
PB sektor telekomunikasi meliputi kegiatan usaha penyediaan jaringan dan jasa telekomunikasi.
第185条
电信领域的营业执照包括提供电信网络和服务的经营活动。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 186
Business Licensing for the broadcasting sector includes business activities of radio, television, and multimedia broadcasting.
Pasal 186
PB sektor penyiaran meliputi kegiatan usaha penyiaran radio, televisi, dan multimedia.
第186条
广播领域的营业执照包括广播、电视和多媒体广播的经营活动。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 187
Business Licensing for Supporting Business Activities (PB UMKU) for the postal sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. service certification; and
b. technical recommendation.
Pasal 187
PB UMKU sektor pos meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. sertifikasi layanan; dan
b. rekomendasi teknis.
第187条
邮政领域支持性营业活动的营业执照(PB UMKU)包括对以下经营活动的运营和/或商业支持:
a. 服务认证;以及
b. 技术建议。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 188
Business Licensing for Supporting Business Activities (PB UMKU) for the telecommunications sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. device certification; and
b. frequency approval.
Pasal 188
PB UMKU sektor telekomunikasi meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. sertifikasi perangkat; dan
b. persetujuan frekuensi.
第188条
电信领域支持性营业活动的营业执照(PB UMKU)包括对以下经营活动的运营和/或商业支持:
a. 设备认证;以及
b. 频率批准。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 189
Business Licensing for Supporting Business Activities (PB UMKU) for the broadcasting sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. content certification; and
b. broadcast recommendation.
Pasal 189
PB UMKU sektor penyiaran meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. sertifikasi konten; dan
b. rekomendasi siaran.
第189条
广播领域支持性营业活动的营业执照(PB UMKU)包括对以下经营活动的运营和/或商业支持:
a. 内容认证;以及
b. 广播建议。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 190
Business Licensing (PB) and Business Licensing for Supporting Business Activities (PB UMKU) for the defense and security sector include business activities related to state security and defense.
Pasal 190
PB dan PB UMKU sektor pertahanan dan keamanan meliputi kegiatan usaha yang berkaitan dengan keamanan dan pertahanan negara.
第190条
国防和安全领域的营业执照(PB)和支持性营业活动的营业执照(PB UMKU)包括与国家安全和国防相关的经营活动。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 191
Business Licensing for the defense and security sector is granted to Business Actors who provide goods or services for defense and security interests.
Pasal 191
PB sektor pertahanan dan keamanan diberikan kepada Pelaku Usaha yang menyediakan barang atau jasa untuk kepentingan pertahanan dan keamanan.
第191条
国防和安全领域的营业执照授予为国防和安全利益提供商品或服务的经营者。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 192
Business Licensing for Supporting Business Activities (PB UMKU) for the defense and security sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. security certification; and
b. approval for facility use.
Pasal 192
PB UMKU sektor pertahanan dan keamanan meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. sertifikasi keamanan; dan
b. persetujuan penggunaan fasilitas.
第192条
国防和安全领域支持性营业活动的营业执照(PB UMKU)包括对以下经营活动的运营和/或商业支持:
a. 安全认证;以及
b. 设施使用批准。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 193
Business Licensing (PB) and Business Licensing for Supporting Business Activities (PB UMKU) for the creative economy sector include business activities in:
a. arts and culture;
b. design;
c. film and animation; and
d. music.
Pasal 193
PB dan PB UMKU sektor ekonomi kreatif meliputi kegiatan usaha:
a. seni dan budaya;
b. desain;
c. film dan animasi; dan
d. musik.
第193条
创意经济领域的营业执照(PB)和支持性营业活动的营业执照(PB UMKU)包括以下经营活动:
a. 艺术和文化;
b. 设计;
c. 电影和动画;以及
d. 音乐。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 194
Business Licensing for the creative economy sector is granted to Business Actors engaged in the fields of art, design, film, animation, or music.
Pasal 194
PB sektor ekonomi kreatif diberikan kepada Pelaku Usaha yang bergerak di bidang seni, desain, film, animasi, atau musik.
第194条
创意经济领域的营业执照授予从事艺术、设计、电影、动画或音乐领域的经营者。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 195
Business Licensing for Supporting Business Activities (PB UMKU) for the creative economy sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. work certification; and
b. distribution recommendation.
Pasal 195
PB UMKU sektor ekonomi kreatif meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. sertifikasi karya; dan
b. rekomendasi distribusi.
第195条
创意经济领域支持性营业活动的营业执照(PB UMKU)包括对以下经营活动的运营和/或商业支持:
a. 作品认证;以及
b. 发行建议。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 196
Business Licensing (PB) and Business Licensing for Supporting Business Activities (PB UMKU) for the geospatial information sector include business activities of collecting, processing, and disseminating geospatial data.
Pasal 196
PB dan PB UMKU sektor informasi geospasial meliputi kegiatan usaha pengumpulan, pengolahan, dan penyebaran data geospasial.
第196条
地理空间信息领域的营业执照(PB)和支持性营业活动的营业执照(PB UMKU)包括地理空间数据的收集、处理和传播的经营活动。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 197
Business Licensing for the geospatial information sector is granted to Business Actors who provide geospatial data services.
Pasal 197
PB sektor informasi geospasial diberikan kepada Pelaku Usaha yang menyediakan layanan data geospasial.
第197条
地理空间信息领域的营业执照授予提供地理空间数据服务的经营者。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 198
Business Licensing for Supporting Business Activities (PB UMKU) for the geospatial information sector includes operational and/or commercial support for business activities consisting of:
a. data certification; and
b. approval for use.
Pasal 198
PB UMKU sektor informasi geospasial meliputi penunjang operasional dan/atau komersial kegiatan usaha yang terdiri atas:
a. sertifikasi data; dan
b. persetujuan penggunaan.
第198条
地理空间信息领域支持性营业活动的营业执照(PB UMKU)包括对以下经营活动的运营和/或商业支持:
a. 数据认证;以及
b. 使用批准。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 199
Business Licensing (PB) and Business Licensing for Supporting Business Activities (PB UMKU) for the manpower sector include business activities related to labor supply and training.
Pasal 199
PB dan PB UMKU sektor ketenagakerjaan meliputi kegiatan usaha yang berkaitan dengan penyediaan tenaga kerja dan pelatihan.
第199条
劳动力领域的营业执照(PB)和支持性营业活动的营业执照(PB UMKU)包括与劳动力供应和培训相关的经营活动。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 200
Business Licensing for the manpower sector is granted to Business Actors who provide labor or training services.
Pasal 200
PB sektor ketenagakerjaan diberikan kepada Pelaku Usaha yang menyediakan jasa tenaga kerja atau pelatihan.
第200条
劳动力领域的营业执照授予提供劳动力或培训服务的经营者。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 201
(1) Access rights for ministries/agencies, provincial DPMPTSP, district/city DPMPTSP, KEK Administrators, and KPBPB Concession Bodies as referred to in Article 188 paragraph (4) letters a to e are granted to the access rights manager appointed by the minister/head of agency, head of provincial DPMPTSP, head of district/city DPMPTSP, KEK Administrator, or head of the KPBPB Concession Body.
(2) The access rights manager as referred to in paragraph (1) may grant derivative access rights according to the required authority and needs.
Pasal 201
(1) Hak akses bagi kementerian/lembaga, DPMPTSP provinsi, DPMPTSP kabupaten/kota, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 188 ayat (4) huruf a sampai dengan huruf e diberikan kepada pengelola hak akses yang ditetapkan oleh menteri/kepala lembaga, kepala DPMPTSP provinsi, kepala DPMPTSP kabupaten/kota, Administrator KEK, atau kepala Badan Pengusahaan KPBPB.
(2) Pengelola hak akses sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat memberikan hak akses turunan sesuai kewenangan dan kebutuhan yang diperlukan.
第201条
(1) 第188条第(4)款a至e项所述的各部委/机构、省级一站式综合服务办公室(DPMPTSP)、区/市级一站式综合服务办公室、经济特区(KEK)管理员和自由贸易区和自由港(KPBPB)特许经营机构的访问权,授予由部长/机构负责人、省级一站式综合服务办公室负责人、区/市级一站式综合服务办公室负责人、经济特区管理员或自由贸易区和自由港特许经营机构负责人指定的访问权管理者。
(2) 第(1)款所述的访问权管理者可根据所需授权和需求授予派生访问权。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 202
The OSS Institution shall evaluate the granting of access rights and derivative access rights as referred to in Article 201.
Pasal 202
Lembaga OSS melakukan evaluasi terhadap pemberian hak akses dan hak akses turunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 201.
第202条
在线单一提交(OSS)机构应对第201条所述的访问权和派生访问权的授予进行评估。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 203
(1) Access rights to ministries/agencies, provincial DPMPTSP, district/city DPMPTSP, KEK Administrators, and KPBPB Concession Bodies as referred to in Article 188 paragraph (4) letters a to e shall be granted at a minimum for:
a. conducting technical verification and notification of fulfillment of basic requirements, PB, and/or PB UMKU;
b. conducting verification of changes or revocation of basic requirements, PB, and/or PB UMKU;
c. implementing Supervision;
d. following up on the results of PB Supervision;
e. assessing compliance with the implementation of PB;
f. following up on complaints from Business Actors;
g. imposing and following up on administrative sanctions; and
h. administrative actions upon the request of Business Actors.
(2) Access rights for Business Actors as referred to in Article 188 paragraph (4) letter f are used for:
a. applying for basic requirements, PB, and/or PB UMKU including changes and revocations;
b. submitting periodic reports from Business Actors;
c. submitting complaints;
d. applying for Investment facilities;
e. following up on the results of the implementation of Supervision.
Pasal 203
(1) Hak akses kepada kementerian/lembaga, DPMPTSP provinsi, DPMPTSP kabupaten/kota, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 188 ayat (4) huruf a sampai dengan huruf e paling sedikit diberikan untuk:
a. melakukan verifikasi teknis dan notifikasi pemenuhan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU;
b. melakukan verifikasi perubahan atau pencabutan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU;
c. pelaksanaan Pengawasan;
d. tindak lanjut hasil Pengawasan PB;
e. penilaian kepatuhan pelaksanaan PB;
f. tindak lanjut pengaduan Pelaku Usaha;
g. pengenaan dan tindak lanjut sanksi administratif; dan
h. tindakan administratif atas dasar permohonan Pelaku Usaha.
(2) Hak akses kepada Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 188 ayat (4) huruf f digunakan untuk:
a. mengajukan permohonan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU termasuk perubahan dan pencabutan;
b. menyampaikan laporan berkala dari Pelaku Usaha;
c. menyampaikan pengaduan;
d. mengajukan permohonan fasilitas Penanaman Modal;
e. tindak lanjut hasil pelaksanaan Pengawasan;
第203条
(1) 第188条第(4)款a至e项所述的各部委/机构、省级一站式综合服务办公室、区/市级一站式综合服务办公室、经济特区管理员和自由贸易区和自由港特许经营机构的访问权至少应授予用于:
a. 进行技术验证和通知基本要求、营业执照和/或支持性营业活动的营业执照的履行情况;
b. 对基本要求、营业执照和/或支持性营业活动的营业执照的变更或撤销进行验证;
c. 实施监督;
d. 跟进营业执照监督结果;
e. 评估营业执照执行的合规性;
f. 跟进经营者的投诉;
g. 实施和跟进行政处罚;以及
h. 应经营者请求采取的行政措施。
(2) 第188条第(4)款f项所述的经营者访问权用于:
a. 申请基本要求、营业执照和/或支持性营业活动的营业执照,包括变更和撤销;
b. 提交经营者的定期报告;
c. 提交投诉;
d. 申请投资便利;
e. 跟进监督实施结果。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 204
Application for access rights through the OSS System is made by Business Actors in the form of:
a. an individual, by entering the national identity number;
b. a business entity, by entering the business entity's legalization or registration number;
c. a public corporation, regional public corporation, broadcasting institution, and other legal entities owned by the state, by entering the legal basis for its establishment;
d. a partnership or association, by entering the legal basis for its establishment; and
e. a representative office and foreign business entity, by entering the national identity number of the head of the representative office/person in charge who is an Indonesian citizen or the passport number of the head of the representative office/person in charge who is a foreign citizen.
Pasal 204
Permohonan hak akses melalui Sistem OSS dilakukan oleh Pelaku Usaha yang berbentuk:
a. orang perseorangan, dengan mengisi data nomor induk kependudukan;
b. badan usaha, dengan mengisi data nomor pengesahan atau nomor pendaftaran badan usaha;
c. perusahaan umum, perusahaan umum daerah, lembaga penyiaran, dan badan hukum lainnya yang dimiliki oleh negara, dengan mengisi data dasar hukum pembentukan;
d. persyarikatan atau persekutuan, dengan mengisi data dasar hukum pendirian; dan
e. kantor perwakilan dan badan usaha luar negeri, dengan mengisi data nomor induk kependudukan kepala kantor perwakilan/penanggung jawab yang berkewarganegaraan Indonesia atau nomor paspor kepala kantor perwakilan/penanggung jawab yang berkewarganegaraan asing.
第204条
通过在线单一提交系统申请访问权的经营者形式如下:
a. 个人,通过输入国民身份证号码;
b. 商业实体,通过输入商业实体的合法化或注册号;
c. 国有公共公司、地区公共公司、广播机构以及其他国有法人实体,通过输入其成立的法律依据;
d. 合伙企业或协会,通过输入其成立的法律依据;以及
e. 代表处和外国商业实体,通过输入身为印尼公民的代表处负责人/负责人的国民身份证号码,或身为外国公民的代表处负责人/负责人的护照号码。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 205
(1) Business Actors may independently change the access rights data as referred to in Article 201 paragraph (3) in the OSS System.
(2) The change of access rights data as referred to in paragraph (1) may include:
a. name of the person in charge;
b. national identity number or passport number of the person in charge;
c. telephone number of the person in charge;
d. email of the person in charge; and/or
e. password.
(3) The change of access rights data as referred to in paragraph (1) can be made after verification by the OSS System, taking into account data security.
Pasal 205
(1) Pelaku Usaha dapat melakukan perubahan data hak akses sebagaimana dimaksud dalam Pasal 201 ayat (3) secara mandiri dalam Sistem OSS.
(2) Perubahan data hak akses sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa:
a. nama penanggung jawab;
b. nomor induk kependudukan atau nomor paspor penanggung jawab;
c. nomor telepon penanggung jawab;
d. surat elektronik penanggung jawab; dan/atau
e. kata sandi.
(3) Perubahan data hak akses sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan setelah diverifikasi Sistem OSS dengan mempertimbangkan keamanan data.
第205条
(1) 经营者可自行在在线单一提交系统中更改第201条第(3)款所述的访问权数据。
(2) 第(1)款所述的访问权数据变更可包括:
a. 负责人姓名;
b. 负责人的国民身份证号码或护照号码;
c. 负责人电话号码;
d. 负责人电子邮件;和/或
e. 密码。
(3) 第(1)款所述的访问权数据变更,可在考虑数据安全的情况下,经在线单一提交系统验证后进行。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 206
(1) Every Business Actor must have a Business Identification Number (NIB).
(2) Each Business Actor as referred to in paragraph (1) shall only have one (1) NIB.
(3) The NIB as referred to in paragraph (1) is issued by the OSS Institution.
(4) The NIB as referred to in paragraph (1) serves as an identity for the Business Actor as proof of registration/enrollment to conduct business activities.
(5) The NIB as referred to in paragraph (1) also serves as:
a. an importer identification number as referred to in the laws and regulations governing import policies and arrangements;
b. customs access rights as referred to in the laws and regulations in the field of customs;
c. registration of Business Actor's participation for health social security and employment social security; and
d. mandatory employment report for the first period of the Business Actor.
(6) Business Actors requiring an importer identification number as referred to in paragraph (5) letter a can only choose:
a. a general importer identification number for the import of traded goods; or
b. a producer importer identification number for the import of goods used for their own purposes as capital goods, raw materials, auxiliary materials, and/or materials to support the production process.
(7) Customs access rights as referred to in paragraph (5) letter b can be used by:
a. Business Actors who are business entities, to conduct import and/or export activities; or
b. Business Actors who are individuals, can only conduct export activities.
(8) The NIB is in the form of a random number secured with an electronic signature.
(9) The NIB is valid as long as the Business Actor conducts business activities in accordance with the provisions of laws and regulations.
Pasal 206
(1) NIB wajib dimiliki oleh setiap Pelaku Usaha.
(2) Setiap Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) hanya memiliki 1 (satu) NIB.
(3) NIB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan oleh Lembaga OSS.
(4) NIB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan identitas bagi Pelaku Usaha sebagai bukti registrasi/pendaftaran Pelaku Usaha untuk melakukan kegiatan usaha.
(5) NIB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku juga sebagai:
a. angka pengenal importir sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai kebijakan dan pengaturan impor;
b. hak akses kepabeanan sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di bidang kepabeanan;
c. pendaftaran kepesertaan Pelaku Usaha untuk jaminan sosial kesehatan dan jaminan sosial ketenagakerjaan; dan
d. wajib lapor ketenagakerjaan untuk periode pertama Pelaku Usaha.
(6) Pelaku Usaha yang memerlukan angka pengenal importir sebagaimana dimaksud pada ayat (5) huruf a hanya dapat memilih:
a. angka pengenal importir umum untuk kegiatan impor barang yang diperdagangkan; atau
b. angka pengenal importir produsen untuk kegiatan impor barang yang dipergunakan sendiri sebagai barang modal, bahan baku, bahan penolong, dan/atau bahan untuk mendukung proses produksi.
(7) Hak akses kepabeanan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) huruf b dapat digunakan oleh:
a. Pelaku Usaha yang merupakan badan usaha, untuk melakukan kegiatan impor dan/atau ekspor; atau
b. Pelaku Usaha yang merupakan orang perseorangan, hanya dapat melakukan kegiatan ekspor.
(8) NIB berbentuk angka acak yang diberi pengaman dan disertai dengan tanda tangan elektronik.
(9) NIB berlaku selama Pelaku Usaha menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
第206条
(1) 每个经营者都必须拥有一个企业识别号(NIB)。
(2) 第(1)款所述的每个经营者只能拥有一个企业识别号。
(3) 第(1)款所述的企业识别号由在线单一提交机构颁发。
(4) 第(1)款所述的企业识别号是经营者进行商业活动的注册/登记证明。
(5) 第(1)款所述的企业识别号还可作为:
a. 进口商识别号,如有关进口政策和安排的法律法规所述;
b. 海关访问权,如海关领域的法律法规所述;
c. 经营者参与健康社会保障和就业社会保障的登记;以及
d. 经营者第一期的强制性就业报告。
(6) 需要第(5)款a项所述的进口商识别号的经营者只能选择:
a. 用于进口贸易商品的一般进口商识别号;或
b. 用于进口自用作资本货物、原材料、辅助材料和/或支持生产过程材料的生产商进口商识别号。
(7) 第(5)款b项所述的海关访问权可由以下人员使用:
a. 作为商业实体的经营者,进行进出口活动;或
b. 作为个人的经营者,只能进行出口活动。
(8) 企业识别号为带有电子签名的安全随机数形式。
(9) 企业识别号在经营者根据法律法规规定开展经营活动期间有效。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 207
(1) The NIB as referred to in Article 206 shall include at least the following data:
a. profile;
b. business capital;
c. taxpayer identification number;
d. KBLI; and
e. business location.
(2) To obtain the NIB as referred to in paragraph (1), individual Business Actors shall fill in the data in the OSS System.
(3) The profile data as referred to in paragraph (1) letter a, for individual Business Actors, is the national identity number integrated with the system at the ministry that organizes government affairs in the field of home affairs.
(4) For Business Actors that are business entities, the data as referred to in paragraph (1) letters a, b, c, and d, shall be in accordance with the integration between the OSS System and the system at the ministry that organizes government affairs in the legal field.
(5) Regarding the taxpayer identification number data as referred to in paragraph (1) letter c, the OSS System shall validate it in accordance with the integration with the system at the ministry that organizes government affairs in the field of state finance.
(6) Individual Business Actors who do not yet have a taxpayer identification number may apply for one through the OSS System.
(7) The business location data as referred to in paragraph (1) letter e shall be in accordance with the integration or validation between the OSS System and the system at the ministry/agency that organizes government affairs in the fields of agrarian affairs and spatial planning, as well as government duties in the field of land.
(8) In the event that the data as referred to in paragraph (1) is not yet available online, the Business Actor shall fill it in the OSS System.
(9) For Business Actors of representative offices and foreign business entities, in addition to fulfilling the provisions as referred to in paragraph (1), they must fill in at least the following data:
a. name of the appointing foreign company;
b. address of the appointing foreign company; and
c. data of the representative office in Indonesia.
Pasal 207
(1) NIB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 206 mencakup data paling sedikit:
a. profil;
b. permodalan usaha;
c. nomor pokok wajib pajak;
d. KBLI; dan
e. lokasi usaha.
(2) Untuk mendapatkan NIB sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pelaku Usaha orang perseorangan mengisi data pada Sistem OSS.
(3) Data profil sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, bagi Pelaku Usaha orang perseorangan merupakan nomor induk kependudukan yang terintegrasi dengan sistem di kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang dalam negeri.
(4) Bagi Pelaku Usaha yang merupakan badan usaha, data sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d, sesuai dengan integrasi antara Sistem OSS dengan sistem di kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum.
(5) Terhadap data nomor pokok wajib pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c, Sistem OSS melakukan validasi sesuai dengan integrasi dengan sistem di kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan negara.
(6) Bagi Pelaku Usaha orang perseorangan yang belum memiliki nomor pokok wajib pajak, dapat mengajukan permohonan nomor pokok wajib pajak melalui Sistem OSS.
(7) Data lokasi usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e sesuai dengan integrasi atau validasi antara Sistem OSS dengan sistem di kementerian/badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agraria dan tata ruang serta tugas pemerintahan di bidang pertanahan.
(8) Dalam hal data sebagaimana dimaksud pada ayat (1) belum tersedia secara daring, Pelaku Usaha melakukan pengisian pada Sistem OSS.
(9) Bagi Pelaku Usaha kantor perwakilan dan badan usaha luar negeri selain harus memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), harus mengisi data paling sedikit:
a. nama perusahaan di luar negeri yang menunjuk;
b. alamat perusahaan di luar negeri yang menunjuk; dan
c. data kantor perwakilan di Indonesia.
第207条
(1) 第206条所述的企业识别号至少应包括以下数据:
a. 简介;
b. 商业资本;
c. 纳税人识别号;
d. 印尼标准行业分类(KBLI);以及
e. 营业地点。
(2) 为获得第(1)款所述的企业识别号,个人经营者应在在线单一提交系统中填写数据。
(3) 对于个人经营者,第(1)款a项所述的简介数据是与内政部系统中组织的政府事务相关的国民身份证号码。
(4) 对于作为商业实体的经营者,第(1)款a、b、c和d项所述的数据应与在线单一提交系统和法律领域政府事务部委系统之间的整合相符。
(5) 关于第(1)款c项所述的纳税人识别号数据,在线单一提交系统应根据与国家财政领域政府事务部委系统的整合进行验证。
(6) 尚未拥有纳税人识别号的个人经营者可通过在线单一提交系统申请。
(7) 第(1)款e项所述的营业地点数据应与在线单一提交系统和农业事务与空间规划领域政府事务部委/机构以及土地领域政府职责系统之间的整合或验证相符。
(8) 如果第(1)款所述的数据尚未在线提供,经营者应在在线单一提交系统中填写。
(9) 对于代表处和外国商业实体的经营者,除满足第(1)款的规定外,还必须至少填写以下数据:
a. 指定的外国公司名称;
b. 指定的外国公司地址;以及
c. 在印尼的代表处数据。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 208
(1) Regarding the data referred to in Article 207 paragraph (1), the OSS System shall screen for compliance with the provisions of the business sector and other Investment provisions, including:
a. business sectors classified as priority business sectors;
b. allocation of business sectors for UMK-M and cooperatives;
c. mandatory partnership with UMK and cooperatives;
d. provisions for business sectors with specific requirements; and
e. provisions for business sectors closed to Investment.
(2) The screening for compliance with the provisions of the business sector and other Investment provisions as referred to in paragraph (1) determines the incentives and/or Investment facilities that can be obtained by the Business Actor.
(3) For the data that has been screened, the OSS System shall flow the data to ministries/agencies, provincial DPMPTSP, district/city DPMPTSP, KEK Administrators, and KPBPB Concession Bodies in accordance with the authority as referred to in Article 138.
Pasal 208
(1) Terhadap data sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207 ayat (1), Sistem OSS melakukan penapisan kesesuaian dengan ketentuan bidang usaha dan ketentuan Penanaman Modal lainnya, termasuk:
a. bidang usaha yang diklasifikasikan sebagai bidang usaha prioritas;
b. alokasi bidang usaha untuk UMK-M dan koperasi;
c. kewajiban kemitraan dengan UMK dan koperasi;
d. ketentuan bidang usaha dengan persyaratan tertentu; dan
e. ketentuan bidang usaha yang tertutup untuk Penanaman Modal.
(2) Penapisan kesesuaian dengan ketentuan bidang usaha dan ketentuan Penanaman Modal lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1), menentukan insentif dan/atau fasilitas Penanaman Modal yang dapat diperoleh oleh Pelaku Usaha.
(3) Terhadap data yang telah dilakukan penapisan, Sistem OSS mengalirkan data kepada kementerian/lembaga, DPMPTSP provinsi, DPMPTSP kabupaten/kota, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 138.
第208条
(1) 关于第207条第(1)款所述的数据,在线单一提交系统应筛选其是否符合商业领域规定和其他投资规定,包括:
a. 被归类为优先商业领域的商业领域;
b. 为微小中型企业和合作社分配的商业领域;
c. 与微小中型企业和合作社的强制性伙伴关系;
d. 具有特定要求的商业领域的规定;以及
e. 对投资关闭的商业领域的规定。
(2) 第(1)款所述的对商业领域规定和其他投资规定的合规性筛选,决定了经营者可获得的激励和/或投资便利。
(3) 对于已筛选的数据,在线单一提交系统应根据第138条所述的授权,将数据流向各部委/机构、省级一站式综合服务办公室、区/市级一站式综合服务办公室、经济特区管理员和自由贸易区和自由港特许经营机构。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 209
(1) In the case of employing foreign workers, the Business Actor shall submit a plan for the number of foreign workers to be used through the electronic system organized by the ministry that organizes government affairs in the field of manpower.
(2) The ministry that organizes government affairs in the field of manpower shall forward the approval of the plan to use foreign workers to the OSS Institution and the ministry that organizes government sub-affairs of immigration.
Pasal 209
(1) Dalam hal menggunakan tenaga kerja asing, Pelaku Usaha menyampaikan rencana jumlah penggunaan tenaga kerja asing melalui sistem elektronik yang diselenggarakan kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan.
(2) Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan meneruskan pengesahan rencana penggunaan tenaga kerja asing kepada Lembaga OSS dan kementerian yang menyelenggarakan suburusan pemerintahan imigrasi.
第209条
(1) 在雇用外国工人的情况下,经营者应通过劳工领域政府事务部委组织的电子系统提交计划使用的外国工人数。
(2) 劳工领域政府事务部委应将使用外国工人的计划批准转发给在线单一提交机构和移民领域政府事务部委。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 210
(1) The Business Actor must clarify the business activities in the form of:
a. main business activity;
b. supporting business activity; and/or
c. administrative branch office.
(2) The main business activity as referred to in paragraph (1) letter a is the business activity as stated in the legality/deed of the Business Actor and is the source of income for the Business Actor.
(3) The supporting business activity as referred to in paragraph (1) letter b consists of one or more business activities that:
a. are classified as supporting the main business activity;
b. can be a source of income for the Business Actor; and
c. can be carried out and completed before the implementation of the main business activity.
(4) The administrative branch office as referred to in paragraph (1) letter c is a unit or part of its parent company that can be located in a different place and has an administrative support nature.
Pasal 210
(1) Pelaku Usaha harus melakukan klarifikasi kegiatan usaha berupa:
a. kegiatan usaha utama;
b. kegiatan usaha pendukung; dan/atau
c. kantor cabang administrasi.
(2) Kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a merupakan kegiatan usaha sebagaimana yang tercantum pada legalitas/akta Pelaku Usaha dan merupakan sumber pendapatan bagi Pelaku Usaha.
(3) Kegiatan usaha pendukung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri atas satu atau lebih kegiatan usaha yang:
a. tergolong sebagai pendukung dari kegiatan usaha utama;
b. dapat merupakan sumber pendapatan bagi Pelaku Usaha; dan
c. dapat dilakukan dan diselesaikan terlebih dahulu sebelum pelaksanaan kegiatan usaha utama.
(4) Kantor cabang administrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c merupakan unit atau bagian dari perusahaan induknya yang dapat berkedudukan di tempat berlainan dan bersifat kegiatan penunjang administratif.
第210条
(1) 经营者必须以以下形式澄清其经营活动:
a. 主要经营活动;
b. 支持性经营活动;和/或
c. 行政分支机构。
(2) 第(1)款a项所述的主要经营活动是经营者合法性/契约中规定的经营活动,并且是经营者的收入来源。
(3) 第(1)款b项所述的支持性经营活动包括一项或多项以下经营活动:
a. 被归类为支持主要经营活动;
b. 可成为经营者的收入来源;以及
c. 可在主要经营活动实施前进行和完成。
(4) 第(1)款c项所述的行政分支机构是其母公司的一个单位或部分,可位于不同地点,并具有行政支持性质。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 211
Business Actors who have filled in the data as referred to in Article 207 paragraph (1) must continue the process in the OSS System to obtain PBBR by entering the main business activity data for each 5-digit KBLI code and business location, which must at least include:
a. type of product produced;
b. product capacity;
c. number of workers; and
d. planned investment value.
Pasal 211
Pelaku Usaha yang telah mengisi data sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207 ayat (1) wajib melanjutkan proses di Sistem OSS untuk mendapatkan PBBR dengan memasukkan data kegiatan usaha utama untuk masing-masing kode KBLI 5 (lima) digit dan lokasi usaha paling sedikit memuat:
a. jenis produk yang dihasilkan;
b. kapasitas produk;
c. jumlah tenaga kerja; dan
d. rencana nilai investasi.
第211条
已填写第207条第(1)款所述数据的经营者,必须继续在在线单一提交系统中进行流程,以获取基于风险的营业执照(PBBR),方法是输入每个5位数印尼标准行业分类代码和营业地点的主要经营活动数据,其中至少应包括:
a. 生产的产品类型;
b. 产品产能;
c. 工人数量;以及
d. 计划投资价值。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 212
(1) For Foreign Investment, the OSS System shall examine the provisions on business data in the form of the planned investment value as referred to in Article 211 letter d submitted by the Business Actor, including:
a. minimum investment; and
b. capital provisions.
(2) The minimum investment provision for Foreign Investment as referred to in paragraph (1) letter a per 5-digit KBLI business sector per business location must be greater than IDR 10,000,000,000.00 (ten billion rupiah), excluding land and buildings.
(3) The provision as referred to in paragraph (2) is exempted for business activities:
a. wholesale trade per the first 4 (four) digits of KBLI, the total investment is greater than IDR 10,000,000,000.00 (ten billion rupiah) excluding land and buildings;
b. food and beverage services as long as they are open to Foreign Investment per the first 2 (two) digits of KBLI per 1 (one) business location point, the total investment is greater than IDR 10,000,000,000.00 (ten billion rupiah) excluding land and buildings;
c. construction as long as it is open to Foreign Investment per the first 4 (four) digits of KBLI, the total investment is greater than IDR 10,000,000,000.00 (ten billion rupiah) excluding land and buildings in one activity; or
d. industry that produces product types with different 5-digit KBLI in 1 (one) production line, the total investment is greater than IDR 10,000,000,000.00 (ten billion rupiah) excluding land and buildings.
Pasal 212
(1) Untuk Penanaman Modal Asing, Sistem OSS melaksanakan pemeriksaan ketentuan atas data usaha berupa rencana nilai investasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 211 huruf d yang diajukan oleh Pelaku Usaha meliputi:
a. minimum investasi; dan
b. ketentuan permodalan.
(2) Ketentuan minimum investasi bagi Penanaman Modal Asing sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a per bidang usaha KBLI 5 (lima) digit per lokasi usaha harus lebih besar dari Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah), di luar tanah dan bangunan.
(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikecualikan untuk kegiatan usaha:
a. perdagangan besar per 4 (empat) digit awal KBLI, total investasinya lebih besar dari Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah) di luar tanah dan bangunan;
b. jasa makanan dan minuman sepanjang terbuka untuk Penanaman Modal Asing per 2 (dua) digit awal KBLI per 1 (satu) titik lokasi usaha, total investasinya lebih besar dari Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah) di luar tanah dan bangunan;
c. konstruksi sepanjang terbuka untuk Penanaman Modal Asing per 4 (empat) digit awal KBLI, total investasinya lebih besar dari Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah) di luar tanah dan bangunan dalam satu kegiatan; atau
d. industri yang menghasilkan jenis produk dengan KBLI 5 (lima) digit yang berbeda dalam 1 (satu) lini produksi, total investasinya lebih besar dari Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah) di luar tanah dan bangunan.
第212条
(1) 对于外国投资,在线单一提交系统应审查经营者提交的第211条d项所述的计划投资价值形式的商业数据规定,包括:
a. 最低投资额;以及
b. 资本规定。
(2) 第(1)款a项所述的外国投资最低投资规定,每个5位数印尼标准行业分类商业领域每个营业地点的投资额必须大于10,000,000,000.00印尼盾(一百亿印尼盾),不包括土地和建筑物。
(3) 第(2)款所述的规定不适用于以下经营活动:
a. 批发贸易,按印尼标准行业分类前4位数字,总投资额大于10,000,000,000.00印尼盾(一百亿印尼盾),不包括土地和建筑物;
b. 餐饮服务,只要对外国投资开放,按印尼标准行业分类前2位数字,每个营业地点总投资额大于10,000,000,000.00印尼盾(一百亿印尼盾),不包括土地和建筑物;
c. 建筑业,只要对外国投资开放,按印尼标准行业分类前4位数字,一项活动的总投资额大于10,000,000,000.00印尼盾(一百亿印尼盾),不包括土地和建筑物;或
d. 在一条生产线上生产不同5位数印尼标准行业分类产品类型的工业,总投资额大于10,000,000,000.00印尼盾(一百亿印尼盾),不包括土地和建筑物。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 213
(1) Regarding the supporting business activity as referred to in Article 210 paragraph (3), Business Actors who have filled in the data as referred to in Article 207 paragraph (1) must continue the process in the OSS System to obtain PBBR by entering the supporting business activity data for each 5-digit KBLI code and business location, which must at least include:
a. type of product produced;
b. product capacity;
c. number of workers; and
d. planned investment value.
(2) Regarding the supporting business activity as referred to in Article 210 paragraph (3), the Business Actor must meet the requirements in accordance with the provisions of laws and regulations, including the identification of PBBR.
(3) For Foreign Investment, supporting business activities are exempted from the process of examining the provisions on capital value and minimum investment as referred to in Article 212 paragraph (2) as well as the obligation to state the KBLI in the intent and purpose of the Business Actor's legality.
Pasal 213
(1) Terhadap kegiatan usaha pendukung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 210 ayat (3), Pelaku Usaha yang telah mengisi data sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207 ayat (1) wajib melanjutkan proses di Sistem OSS untuk mendapatkan PBBR dengan memasukkan data kegiatan usaha pendukung untuk masing-masing kode KBLI 5 (lima) digit dan lokasi usaha paling sedikit memuat:
a. jenis produk yang dihasilkan;
b. kapasitas produk;
c. jumlah tenaga kerja; dan
d. rencana nilai investasi.
(2) Terhadap kegiatan usaha pendukung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 210 ayat (3), Pelaku Usaha wajib memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk pengidentifikasian PBBR.
(3) Untuk Penanaman Modal Asing, kegiatan usaha pendukung dikecualikan dari proses pemeriksaan ketentuan nilai permodalan dan minimum investasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 212 ayat (2) serta kewajiban pencantuman KBLI dalam maksud dan tujuan pada legalitas Pelaku Usaha.
第213条
(1) 关于第210条第(3)款所述的支持性经营活动,已填写第207条第(1)款所述数据的经营者,必须继续在在线单一提交系统中进行流程,以获取基于风险的营业执照,方法是输入每个5位数印尼标准行业分类代码和营业地点的支持性经营活动数据,其中至少应包括:
a. 生产的产品类型;
b. 产品产能;
c. 工人数量;以及
d. 计划投资价值。
(2) 关于第210条第(3)款所述的支持性经营活动,经营者必须满足法律法规的规定,包括基于风险的营业执照的识别。
(3) 对于外国投资,支持性经营活动免于审查第212条第(2)款所述的资本价值和最低投资规定,以及在经营者合法性的意图和目的中说明印尼标准行业分类的义务。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 214
(1) The Business Actor registers the administrative branch office as referred to in Article 210 paragraph (4) in the OSS System by completing at least the following data:
a. address of the administrative branch office;
b. taxpayer identification number of the administrative branch office or business activity location identity number; and
c. person in charge of the administrative branch office.
(2) In the case of more than 1 (one) administrative branch office location, the Business Actor must complete the data as referred to in paragraph (1) for each administrative branch office location.
(3) The registration of the administrative branch office as referred to in paragraph (1) is issued through the OSS System as an attachment to the NIB.
Pasal 214
(1) Pelaku Usaha mendaftarkan kantor cabang administrasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 210 ayat (4) pada Sistem OSS dengan melengkapi data paling sedikit:
a. alamat kantor cabang administrasi;
b. nomor pokok wajib pajak kantor cabang administrasi atau nomor identitas tempat kegiatan usaha; dan
c. penanggung jawab kantor cabang administrasi.
(2) Dalam hal kantor cabang administrasi lebih dari 1 (satu) lokasi, Pelaku Usaha harus melengkapi data sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk setiap lokasi kantor cabang administrasi.
(3) Pendaftaran kantor cabang administrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan melalui Sistem OSS sebagai lampiran NIB.
第214条
(1) 经营者在在线单一提交系统中注册第210条第(4)款所述的行政分支机构,至少需填写以下数据:
a. 行政分支机构地址;
b. 行政分支机构的纳税人识别号或营业活动地点识别号;以及
c. 行政分支机构负责人。
(2) 如果行政分支机构地点超过一个,经营者必须为每个行政分支机构地点填写第(1)款所述的数据。
(3) 第(1)款所述的行政分支机构注册通过在线单一提交系统作为企业识别号的附件颁发。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 215
(1) In the case that 1 (one) main business activity as referred to in Article 210 paragraph (2) is:
a. an activity in 1 (one) production line that produces more than 1 (one) product with different 5-digit KBLI codes at the same location; or
b. an activity that produces more than 1 (one) service with different 5-digit KBLI codes at the same location,
the data completeness can be combined into one.
(2) The data completeness that can be combined as referred to in paragraph (1) may include:
a. land area requirement;
b. building requirement;
c. machinery and equipment; and
d. investment value.
Pasal 215
(1) Dalam hal 1 (satu) kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 210 ayat (2) merupakan:
a. kegiatan dalam 1 (satu) lini produksi yang menghasilkan lebih dari 1 (satu) produk dengan kode KBLI 5 (lima) digit yang berbeda di lokasi yang sama; atau
b. kegiatan yang menghasilkan lebih dari 1 (satu) jasa dengan kode KBLI 5 (lima) digit yang berbeda di lokasi yang sama,
kelengkapan data dapat digabung menjadi satu.
(2) Kelengkapan data yang dapat digabung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa:
a. kebutuhan luasan lahan;
b. kebutuhan bangunan gedung;
c. mesin dan peralatan; dan
d. nilai investasi.
第215条
(1) 如果第210条第(2)款所述的一项主要经营活动是:
a. 在同一地点的一条生产线上生产超过一种具有不同5位数印尼标准行业分类代码的产品;或
b. 在同一地点提供超过一种具有不同5位数印尼标准行业分类代码的服务,
则数据完整性可合并为一项。
(2) 第(1)款所述的可合并的数据完整性可包括:
a. 土地面积要求;
b. 建筑物要求;
c. 机械设备;以及
d. 投资价值。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 216
(1) The information service subsystem as referred to in Article 188 paragraph (3) letter a provides information and help center services in obtaining PBBR and other information.
(2) The provision of information and help center services as referred to in paragraph (1) shall at least include:
a. KBLI based on risk level;
b. RTR;
c. provisions on Investment requirements;
d. requirements and/or obligations of PB, issuance period, standards for implementing business and supporting business activities, and other provisions in the norms, standards, procedures, and criteria of all business sectors, guidelines and procedures for applying for NIB, Standard Certificates, and Licenses;
e. basic requirements;
f. provisions on incentives and Investment facilities;
g. Supervision of basic requirements, PB, and/or PB UMKU as well as reporting obligations;
h. user guide for the OSS System, contact channels, and frequently asked questions;
i. statistical data on investment realization; and
j. other information determined by a decision of the OSS Institution.
(3) The information as referred to in paragraph (2) can be accessed by the general public without using access rights.
Pasal 216
(1) Subsistem pelayanan informasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 188 ayat (3) huruf a menyediakan informasi dan layanan pusat bantuan dalam memperoleh PBBR serta informasi lain.
(2) Penyediaan informasi dan layanan pusat bantuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit memuat:
a. KBLI berdasarkan tingkat Risiko;
b. RTR;
c. ketentuan persyaratan Penanaman Modal;
d. persyaratan dan/atau kewajiban PB, jangka waktu penerbitan, standar pelaksanaan kegiatan usaha dan penunjang kegiatan usaha, dan ketentuan lain di dalam norma, standar, prosedur, dan kriteria seluruh sektor bidang usaha, pedoman dan tata cara pengajuan NIB, Sertifikat Standar, dan Izin;
e. persyaratan dasar;
f. ketentuan insentif dan fasilitas Penanaman Modal;
g. Pengawasan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU serta kewajiban pelaporan;
h. panduan pengguna Sistem OSS, kanal kontak, dan hal-hal yang sering ditanya (frequently asked questions);
i. data statistik realisasi investasi; dan
j. informasi lain yang ditetapkan dengan keputusan Lembaga OSS.
(3) Informasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat diakses oleh masyarakat umum tanpa menggunakan hak akses.
第216条
(1) 第188条第(3)款a项所述的信息服务子系统提供获取基于风险的营业执照的信息和帮助中心服务以及其他信息。
(2) 第(1)款所述的信息和帮助中心服务至少应包括:
a. 基于风险等级的印尼标准行业分类;
b. 空间规划(RTR);
c. 投资要求规定;
d. 营业执照的要求和/或义务、颁发期限、商业和支持性商业活动实施标准,以及所有商业领域的规范、标准、程序和标准中的其他规定,申请企业识别号、标准证书和许可证的指南和程序;
e. 基本要求;
f. 激励和投资便利规定;
g. 对基本要求、营业执照和/或支持性营业活动的营业执照的监督以及报告义务;
h. 在线单一提交系统用户指南、联系渠道和常见问题;
i. 投资实现统计数据;以及
j. 由在线单一提交机构决定确定的其他信息。
(3) 第(2)款所述的信息可由公众在不使用访问权的情况下访问。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 217
(1) The basic requirements subsystem as referred to in Article 188 paragraph (3) letter b can be accessed using access rights.
(2) The basic requirements subsystem as referred to in paragraph (1) shall at least include:
a. KKPR;
b. PL; and/or
c. PBG and SLF.
Pasal 217
(1) Subsistem persyaratan dasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 188 ayat (3) huruf b dapat diakses dengan menggunakan hak akses.
(2) Subsistem persyaratan dasar sebagaimana dimaksud pada ayat (1), paling sedikit memuat:
a. KKPR;
b. PL; dan/atau
c. PBG serta SLF.
第217条
(1) 第188条第(3)款b项所述的基本要求子系统可使用访问权进行访问。
(2) 第(1)款所述的基本要求子系统至少应包括:
a. 空间利用活动符合性(KKPR);
b. 环境批准(PL);和/或
c. 建筑批准(PBG)和功能适用性证书(SLF)。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 218
(1) The business licensing subsystem as referred to in Article 188 paragraph (3) letter c can be accessed using access rights.
(2) The business licensing subsystem as referred to in paragraph (1) includes:
a. PB:
1. Low risk in the form of NIB;
2. Medium risk consisting of:
a) NIB; and
b) Standard Certificate.
3. High risk consisting of:
a) NIB; and
b) License.
b. PB UMKU.
(3) The business licensing subsystem is accessed using access rights by:
a. Business Actors;
b. OSS Institution;
c. ministries/agencies;
d. provincial DPMPTSP;
e. district/city DPMPTSP;
f. KEK Administrator; and
g. KPBPB Concession Body.
(4) The Head of the OSS Institution may grant limited access rights to parties other than those referred to in paragraph (3).
Pasal 218
(1) Subsistem perizinan berusaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 188 ayat (3) huruf c dapat diakses dengan menggunakan hak akses.
(2) Subsistem perizinan berusaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup:
a. PB:
1. Risiko rendah berupa NIB;
2. Risiko menengah terdiri atas:
a) NIB; dan
b) Sertifikat Standar.
3. Risiko tinggi terdiri atas:
a) NIB; dan
b) Izin.
b. PB UMKU.
(3) Subsistem perizinan berusaha diakses menggunakan hak akses oleh:
a. Pelaku Usaha;
b. Lembaga OSS;
c. kementerian/lembaga;
d. DPMPTSP provinsi;
e. DPMPTSP kabupaten/kota;
f. Administrator KEK; dan
g. Badan Pengusahaan KPBPB.
(4) Kepala Lembaga OSS dapat memberikan hak akses terbatas selain kepada pihak sebagaimana dimaksud pada ayat (3).
第218条
(1) 第188条第(3)款c项所述的营业执照子系统可使用访问权进行访问。
(2) 第(1)款所述的营业执照子系统包括:
a. 营业执照:
1. 低风险,形式为企业识别号;
2. 中等风险,包括:
a) 企业识别号;以及
b) 标准证书。
3. 高风险,包括:
a) 企业识别号;以及
b) 许可证。
b. 支持性营业活动的营业执照。
(3) 营业执照子系统由以下人员使用访问权访问:
a. 经营者;
b. 在线单一提交机构;
c. 各部委/机构;
d. 省级一站式综合服务办公室;
e. 区/市级一站式综合服务办公室;
f. 经济特区管理员;以及
g. 自由贸易区和自由港特许经营机构。
(4) 在线单一提交机构负责人可向第(3)款所述人员以外的各方授予有限访问权。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 219
(1) The PB and/or PB UMKU as referred to in Article 218 paragraph (2) can be expanded and/or changed for business development.
(2) The expansion and/or change for business development as referred to in paragraph (1) includes the addition of:
a. production/service capacity;
b. business location; and/or
c. business activities.
(3) The PB as referred to in Article 5 paragraph (11) and/or PB UMKU as referred to in Article 218 paragraph (2) can be extended in validity in accordance with the provisions of laws and regulations.
(4) For Business Actors who already have a PB and/or PB UMKU and have carried out business activities, the process of extending the PB and/or PB UMKU as referred to in paragraph (3) does not need to be preceded by a new application for basic requirements.
(5) Further provisions regarding the procedure for applying for, issuing, expanding, changing, and/or extending PB and/or PB UMKU are regulated in a regulation of the minister/head of the agency that organizes government affairs in the field of investment and government duties in the field of investment coordination.
Pasal 219
(1) PB dan/atau PB UMKU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 218 ayat (2) dapat dilakukan perluasan dan/atau perubahan dalam rangka pengembangan usaha.
(2) Perluasan dan/atau perubahan dalam rangka pengembangan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi penambahan:
a. kapasitas produksi/jasa;
b. lokasi usaha; dan/atau
c. kegiatan usaha.
(3) PB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (11) dan/atau PB UMKU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 218 ayat (2) dapat dilakukan perpanjangan masa berlakunya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(4) Pelaku Usaha yang telah memiliki PB dan/atau PB UMKU dan telah melaksanakan kegiatan usaha, proses perpanjangan PB dan/atau PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tidak perlu didahului dengan pengajuan persyaratan dasar baru.
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pengajuan, penerbitan, perluasan, perubahan, dan/atau perpanjangan PB dan/atau PB UMKU diatur dalam peraturan menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang investasi dan tugas pemerintahan di bidang koordinasi penanaman modal.
第219条
(1) 第218条第(2)款所述的营业执照和/或支持性营业活动的营业执照可为业务发展而扩大和/或变更。
(2) 第(1)款所述的为业务发展而进行的扩大和/或变更包括增加:
a. 生产/服务能力;
b. 营业地点;和/或
c. 经营活动。
(3) 第5条第(11)款所述的营业执照和/或第218条第(2)款所述的支持性营业活动的营业执照的有效期可根据法律法规的规定延长。
(4) 对于已拥有营业执照和/或支持性营业活动的营业执照并已开展经营活动的经营者,延长第(3)款所述的营业执照和/或支持性营业活动的营业执照的流程无需先申请新的基本要求。
(5) 关于申请、颁发、扩大、变更和/或延长营业执照和/或支持性营业活动的营业执照的程序的进一步规定,由负责投资领域政府事务和投资协调领域政府职责的部长/机构负责人规定。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 220
(1) In the case that the business activity is classified as low risk, the NIB is automatically issued through the OSS System after the Business Actor has fulfilled the provisions as referred to in Article 207.
(2) The NIB as referred to in paragraph (1) is valid as legality to carry out business activities and also serves as SPPL.
Pasal 220
(1) Dalam hal kegiatan usaha termasuk ke dalam tingkat Risiko rendah, NIB secara otomatis terbit melalui Sistem OSS setelah Pelaku Usaha memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207.
(2) NIB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku sebagai legalitas untuk melaksanakan kegiatan berusaha sekaligus menjadi SPPL.
第220条
(1) 如果经营活动被归类为低风险,经营者在满足第207条所述的规定后,企业识别号将通过在线单一提交系统自动颁发。
(2) 第(1)款所述的企业识别号作为开展经营活动的合法性证明,并同时作为环境管理和监测承诺书(SPPL)。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 221
(1) In the case that the business activity is classified as medium-low risk, after fulfilling the provisions as referred to in Article 207, the Business Actor shall fill in a statement of commitment to meet the standards for implementing business activities through the OSS System.
(2) In the case that the business activity is categorized as requiring UKL-UPL standards, in addition to filling in the statement of commitment to meet the standards for implementing business activities as referred to in paragraph (1), the Business Actor shall fill in the UKL-UPL form available in the OSS System to obtain an NIB and Standard Certificate.
(3) In the case that the business activity does not require UKL-UPL, in addition to filling in the statement of commitment to meet the standards for implementing business activities as referred to in paragraph (1), the Business Actor shall fill in the SPPL form available in the OSS System to obtain an NIB and Standard Certificate.
(4) In the case that the business activity with medium-low risk as referred to in Article 221 paragraph (1) requires fulfillment of business activity standards and/or product/service standards, the Business Actor shall apply for a PB UMKU in accordance with the provisions regulated in this Government Regulation.
Pasal 221
(1) Dalam hal kegiatan usaha termasuk ke dalam tingkat Risiko menengah rendah, setelah memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207, Pelaku Usaha mengisi pernyataan kesanggupan memenuhi standar pelaksanaan kegiatan usaha melalui Sistem OSS.
(2) Dalam hal kegiatan usaha dikategorikan wajib memenuhi standar UKL-UPL, selain mengisi pernyataan kesanggupan memenuhi standar pelaksanaan kegiatan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pelaku Usaha mengisi formulir UKL-UPL yang tersedia di Sistem OSS untuk memperoleh NIB dan Sertifikat Standar.
(3) Dalam hal kegiatan usaha tidak wajib UKL-UPL, selain mengisi pernyataan kesanggupan memenuhi standar pelaksanaan kegiatan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pelaku Usaha mengisi formulir SPPL yang tersedia di Sistem OSS untuk memperoleh NIB dan Sertifikat Standar.
(4) Dalam hal kegiatan usaha dengan tingkat Risiko menengah rendah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 221 ayat (1) memerlukan pemenuhan standar kegiatan usaha dan/atau standar produk/jasa, Pelaku Usaha mengajukan permohonan PB UMKU sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah ini.
第221条
(1) 如果经营活动被归类为中低风险,在满足第207条所述的规定后,经营者应通过在线单一提交系统填写一份承诺声明,以满足实施经营活动标准。
(2) 如果经营活动被归类为需要环境管理和监测工作(UKL-UPL)标准,除了填写第(1)款所述的满足实施经营活动标准的承诺声明外,经营者还应填写在线单一提交系统中提供的UKL-UPL表格,以获得企业识别号和标准证书。
(3) 如果经营活动不需要UKL-UPL,除了填写第(1)款所述的满足实施经营活动标准的承诺声明外,经营者还应填写在线单一提交系统中提供的环境管理和监测承诺书表格,以获得企业识别号和标准证书。
(4) 如果第221条第(1)款所述的中低风险经营活动需要满足经营活动标准和/或产品/服务标准,经营者应根据本政府条例的规定申请支持性营业活动的营业执照。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 222
(1) In the case that the business activity is classified as medium-high risk, after completing the data as referred to in Article 207, the Business Actor shall fill in a statement of commitment to meet the standards for implementing business activities through the OSS System.
(2) In the case that the business activity is categorized as requiring UKL-UPL standards, in addition to filling in the statement of commitment to meet the standards for implementing business activities as referred to in paragraph (1), the Business Actor shall fill in the UKL-UPL form available in the OSS System to obtain an NIB and a Standard Certificate marked as unverified.
(3) In the case that the business activity does not require UKL-UPL, in addition to filling in the statement of commitment to meet the standards for implementing business activities as referred to in paragraph (1), the Business Actor shall fill in the SPPL form available in the OSS System to obtain an NIB and a Standard Certificate marked as unverified.
(4) After obtaining the NIB and the unverified Standard Certificate as referred to in paragraph (2) or paragraph (3), the Business Actor shall fulfill the standards for implementing business activities within the period based on norms, standards, procedures, and criteria through the OSS System.
(5) The fulfillment of the standards for implementing business activities as referred to in paragraph (4) is forwarded by the OSS System to ministries/agencies, provincial DPMPTSP, district/city DPMPTSP, KEK Administrators, and KPBPB Concession Bodies in accordance with their respective authorities for verification.
(6) The verification as referred to in paragraph (5) is carried out by ministries/agencies, provincial regional apparatus organizations, district/city regional apparatus organizations, KEK Administrators, or KPBPB Concession Bodies in accordance with their respective authorities within the period according to norms, standards, procedures, and criteria.
(7) Based on the verification results, ministries/agencies, provincial regional apparatus organizations, district/city regional apparatus organizations, KEK Administrators, or KPBPB Concession Bodies shall notify the OSS System whether the requirements are met or not met.
(8) In carrying out the verification as referred to in paragraphs (5) and (6), the KEK Administrator or KPBPB Concession Body may cooperate with ministries/agencies, provincial regional apparatus organizations, district/city regional apparatus organizations, or certified or accredited expert institutions or professions in accordance with the provisions of laws and regulations.
Pasal 222
(1) Dalam hal kegiatan usaha termasuk ke dalam tingkat Risiko menengah tinggi, setelah memenuhi kelengkapan data sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207, Pelaku Usaha mengisi pernyataan kesanggupan memenuhi standar pelaksanaan kegiatan usaha melalui Sistem OSS.
(2) Dalam hal kegiatan usaha dikategorikan wajib memenuhi standar UKL-UPL, selain mengisi pernyataan kesanggupan memenuhi standar pelaksanaan kegiatan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pelaku Usaha mengisi formulir UKL-UPL yang tersedia di Sistem OSS untuk memperoleh NIB dan Sertifikat Standar yang mencantumkan tanda belum terverifikasi.
(3) Dalam hal kegiatan usaha tidak wajib UKL-UPL, selain mengisi pernyataan kesanggupan memenuhi standar pelaksanaan kegiatan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pelaku Usaha mengisi formulir SPPL yang tersedia di Sistem OSS untuk memperoleh NIB dan Sertifikat Standar yang mencantumkan tanda belum terverifikasi.
(4) Setelah memperoleh NIB dan Sertifikat Standar yang mencantumkan tanda belum terverifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) atau ayat (3), Pelaku Usaha melakukan pemenuhan standar pelaksanaan kegiatan usaha sesuai jangka waktu berdasarkan norma, standar, prosedur, dan kriteria melalui Sistem OSS.
(5) Pemenuhan standar pelaksanaan kegiatan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diteruskan Sistem OSS kepada kementerian/lembaga, DPMPTSP provinsi, DPMPTSP kabupaten/kota, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing untuk dilakukan verifikasi.
(6) Verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dilakukan kementerian/lembaga, organisasi perangkat daerah provinsi, organisasi perangkat daerah kabupaten/kota, Administrator KEK, atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing dalam jangka waktu sesuai norma, standar, prosedur, dan kriteria.
(7) Berdasarkan hasil verifikasi, kementerian/lembaga, organisasi perangkat daerah provinsi, organisasi perangkat daerah kabupaten/kota, Administrator KEK, atau Badan Pengusahaan KPBPB menyampaikan notifikasi ke Sistem OSS berupa memenuhi persyaratan atau tidak memenuhi persyaratan.
(8) Dalam melakukan verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dan ayat (6), Administrator KEK atau Badan Pengusahaan KPBPB dapat bekerja sama dengan kementerian/lembaga, organisasi perangkat daerah provinsi, organisasi perangkat daerah kabupaten/kota, atau lembaga atau profesi ahli yang bersertifikat atau terakreditasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
第222条
(1) 如果经营活动被归类为中高风险,在完成第207条所述的数据后,经营者应通过在线单一提交系统填写一份承诺声明,以满足实施经营活动标准。
(2) 如果经营活动被归类为需要环境管理和监测工作标准,除了填写第(1)款所述的满足实施经营活动标准的承诺声明外,经营者还应填写在线单一提交系统中提供的环境管理和监测工作表格,以获得企业识别号和标记为未验证的标准证书。
(3) 如果经营活动不需要环境管理和监测工作,除了填写第(1)款所述的满足实施经营活动标准的承诺声明外,经营者还应填写在线单一提交系统中提供的环境管理和监测承诺书表格,以获得企业识别号和标记为未验证的标准证书。
(4) 在获得第(2)款或第(3)款所述的企业识别号和未验证的标准证书后,经营者应在规范、标准、程序和标准的基础上,在规定期限内通过在线单一提交系统满足实施经营活动标准。
(5) 第(4)款所述的满足实施经营活动标准的情况,由在线单一提交系统转发给各部委/机构、省级一站式综合服务办公室、区/市级一站式综合服务办公室、经济特区管理员和自由贸易区和自由港特许经营机构,根据各自的权限进行验证。
(6) 第(5)款所述的验证由各部委/机构、省级地区设备组织、区/市级地区设备组织、经济特区管理员或自由贸易区和自由港特许经营机构根据各自的权限,在规范、标准、程序和标准的规定期限内进行。
(7) 根据验证结果,各部委/机构、省级地区设备组织、区/市级地区设备组织、经济特区管理员或自由贸易区和自由港特许经营机构应通知在线单一提交系统是否满足要求。
(8) 在进行第(5)款和第(6)款所述的验证时,经济特区管理员或自由贸易区和自由港特许经营机构可与各部委/机构、省级地区设备组织、区/市级地区设备组织,或根据法律法规的规定,与经认证或认可的专家机构或专业人士合作。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 223
(1) In the case that based on the notification as referred to in Article 222 paragraph (7) it is stated that the requirements are met, the OSS System shall indicate that the Standard Certificate has been verified.
(2) The Business Actor may print the Standard Certificate that indicates it has been verified as referred to in paragraph (1).
Pasal 223
(1) Dalam hal berdasarkan notifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 222 ayat (7) dinyatakan memenuhi persyaratan, Sistem OSS mencantumkan keterangan bahwa Sertifikat Standar telah diverifikasi.
(2) Pelaku Usaha dapat mencetak Sertifikat Standar yang telah mencantumkan keterangan telah diverifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
第223条
(1) 如果根据第222条第(7)款所述的通知,声明满足要求,在线单一提交系统应注明标准证书已经过验证。
(2) 经营者可打印第(1)款所述的已注明经过验证的标准证书。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 224
(1) In the case that based on the notification as referred to in Article 222 paragraph (7) it is stated that the Business Actor does not meet the requirements, the OSS System shall inform the Business Actor to fulfill the requirements for the Standard Certificate within the period specified in the norms, standards, procedures, and criteria.
(2) The Business Actor shall submit an application through the OSS System for re-verification after fulfilling the requirements for the Standard Certificate.
(3) The verification provisions as referred to in Article 222 paragraphs (5), (6), (7), and (8), and Article 223 shall apply mutatis mutandis to the implementation of re-verification.
(4) In the case that based on the re-verification as referred to in paragraphs (2) and (3), the Business Actor still does not meet the requirements for the Standard Certificate within the period specified in the norms, standards, procedures, and criteria, the OSS System shall cancel the unverified Standard Certificate.
Pasal 224
(1) Dalam hal berdasarkan notifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 222 ayat (7) dinyatakan Pelaku Usaha tidak memenuhi persyaratan, Sistem OSS menyampaikan kepada Pelaku Usaha untuk melakukan pemenuhan persyaratan Sertifikat Standar dalam jangka waktu yang telah ditetapkan dalam norma, standar, prosedur, dan kriteria.
(2) Pelaku Usaha menyampaikan permohonan melalui Sistem OSS untuk dilakukan verifikasi kembali setelah melakukan pemenuhan persyaratan Sertifikat Standar.
(3) Ketentuan verifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 222 ayat (5), ayat (6), ayat (7), dan ayat (8), dan Pasal 223 berlaku secara mutatis mutandis dalam pelaksanaan verifikasi kembali.
(4) Dalam hal berdasarkan verifikasi kembali sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3), Pelaku Usaha tetap tidak memenuhi persyaratan Sertifikat Standar dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam norma, standar, prosedur, dan kriteria, Sistem OSS membatalkan Sertifikat Standar yang belum diverifikasi.
第224条
(1) 如果根据第222条第(7)款所述的通知,声明经营者不满足要求,在线单一提交系统应通知经营者在规范、标准、程序和标准中规定的期限内满足标准证书的要求。
(2) 经营者在满足标准证书的要求后,应通过在线单一提交系统提交重新验证申请。
(3) 第222条第(5)、(6)、(7)和(8)款以及第223条所述的验证规定,比照适用于重新验证的实施。
(4) 如果根据第(2)款和第(3)款所述的重新验证,经营者在规范、标准、程序和标准中规定的期限内仍不满足标准证书的要求,在线单一提交系统应取消未验证的标准证书。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 225
(1) In the case that ministries/agencies, provincial regional apparatus organizations, district/city regional apparatus organizations, KEK Administrators, or KPBPB Concession Bodies in accordance with their respective authorities do not provide notification of verification results to the OSS System, the OSS System shall automatically indicate that the Standard Certificate has been verified.
(2) The Business Actor may print the Standard Certificate that indicates it has been verified as referred to in paragraph (1).
Pasal 225
(1) Dalam hal kementerian/lembaga, organisasi perangkat daerah provinsi, organisasi perangkat daerah kabupaten/kota, Administrator KEK, atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing tidak memberikan notifikasi hasil verifikasi kepada Sistem OSS, Sistem OSS secara otomatis mencantumkan keterangan bahwa Sertifikat Standar telah terverifikasi.
(2) Pelaku Usaha dapat mencetak Sertifikat Standar yang telah mencantumkan keterangan telah terverifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
第225条
(1) 如果各部委/机构、省级地区设备组织、区/市级地区设备组织、经济特区管理员或自由贸易区和自由港特许经营机构根据各自的权限未向在线单一提交系统提供验证结果通知,在线单一提交系统将自动注明标准证书已经过验证。
(2) 经营者可打印第(1)款所述的已注明经过验证的标准证书。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 226
In the case that the business activity with medium-high risk as referred to in Article 222 paragraph (1) requires fulfillment of business activity standards and/or product/service standards, the Business Actor shall apply for a PB UMKU in accordance with the provisions regulated in this Government Regulation.
Pasal 226
Dalam hal kegiatan usaha dengan tingkat Risiko menengah tinggi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 222 ayat (1) memerlukan pemenuhan standar kegiatan usaha dan/atau standar produk/jasa, Pelaku Usaha mengajukan permohonan PB UMKU sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah ini.
第226条
如果第222条第(1)款所述的中高风险经营活动需要满足经营活动标准和/或产品/服务标准,经营者应根据本政府条例的规定申请支持性营业活动的营业执照。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 227
(1) Before conducting business activities classified as high risk, the Business Actor must have an NIB issued through the OSS System.
(2) After having an NIB, the Business Actor as referred to in paragraph (1) must meet the License requirements in accordance with norms, standards, procedures, and criteria before carrying out operational and/or commercial activities.
(3) The License requirements as referred to in paragraph (2) also include an Amdal for business activities that require an Amdal.
(4) The fulfillment of the License requirements as referred to in paragraph (2) is submitted by the Business Actor through the OSS System.
(5) The fulfillment of the License requirements as referred to in paragraph (4) is forwarded by the OSS System to ministries/agencies, provincial DPMPTSP, district/city DPMPTSP, KEK Administrators, and/or KPBPB Concession Bodies in accordance with their respective authorities for verification.
(6) The verification as referred to in paragraph (5) is carried out by ministries/agencies, provincial regional apparatus organizations, district/city regional apparatus organizations, KEK Administrators, and/or KPBPB Concession Bodies in accordance with their respective authorities within the period according to norms, standards, procedures, and criteria.
(7) Based on the verification results, ministries/agencies, provincial regional apparatus organizations, district/city regional apparatus organizations, KEK Administrators, and/or KPBPB Concession Bodies shall notify the OSS System whether the requirements are met or not met.
(8) In carrying out the verification as referred to in paragraphs (5) and (6), the KEK Administrator or KPBPB Concession Body may cooperate with ministries/agencies, provincial regional apparatus organizations, district/city regional apparatus organizations, and/or certified or accredited expert institutions or professions in accordance with the provisions of laws and regulations.
Pasal 227
(1) Sebelum melakukan kegiatan usaha yang termasuk ke dalam tingkat Risiko tinggi, Pelaku Usaha wajib memiliki NIB yang diterbitkan melalui Sistem OSS.
(2) Setelah memiliki NIB, Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib memenuhi persyaratan Izin sesuai dengan norma, standar, prosedur, dan kriteria sebelum melaksanakan kegiatan operasional dan/atau komersial.
(3) Persyaratan Izin sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi pula Amdal bagi kegiatan usaha yang wajib Amdal.
(4) Pemenuhan persyaratan Izin sebagaimana dimaksud pada ayat (2) disampaikan oleh Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.
(5) Pemenuhan persyaratan Izin sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diteruskan Sistem OSS kepada kementerian/lembaga, DPMPTSP provinsi, DPMPTSP kabupaten/kota, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing untuk dilakukan verifikasi.
(6) Verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (5), dilakukan oleh kementerian/lembaga, organisasi perangkat daerah provinsi, organisasi perangkat daerah kabupaten/kota, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing dalam jangka waktu sesuai norma, standar, prosedur, dan kriteria.
(7) Berdasarkan hasil verifikasi, kementerian/lembaga, organisasi perangkat daerah provinsi, organisasi perangkat daerah kabupaten/kota, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB menyampaikan notifikasi kepada Sistem OSS berupa memenuhi persyaratan atau tidak memenuhi persyaratan.
(8) Dalam melakukan verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dan ayat (6), Administrator KEK atau Badan Pengusahaan KPBPB dapat bekerja sama dengan kementerian/lembaga, organisasi perangkat daerah provinsi, organisasi perangkat daerah kabupaten/kota, dan/atau lembaga atau profesi ahli yang bersertifikat atau terakreditasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
第227条
(1) 在进行被归类为高风险的经营活动之前,经营者必须拥有通过在线单一提交系统颁发的企业识别号。
(2) 拥有企业识别号后,第(1)款所述的经营者在开展运营和/或商业活动之前,必须满足符合规范、标准、程序和标准的许可证要求。
(3) 第(2)款所述的许可证要求还包括需要环境影响评估(Amdal)的经营活动的环境影响评估。
(4) 经营者通过在线单一提交系统提交第(2)款所述的许可证要求的履行情况。
(5) 第(4)款所述的许可证要求的履行情况,由在线单一提交系统转发给各部委/机构、省级一站式综合服务办公室、区/市级一站式综合服务办公室、经济特区管理员和/或自由贸易区和自由港特许经营机构,根据各自的权限进行验证。
(6) 第(5)款所述的验证由各部委/机构、省级地区设备组织、区/市级地区设备组织、经济特区管理员和/或自由贸易区和自由港特许经营机构根据各自的权限,在规范、标准、程序和标准的规定期限内进行。
(7) 根据验证结果,各部委/机构、省级地区设备组织、区/市级地区设备组织、经济特区管理员和/或自由贸易区和自由港特许经营机构应通知在线单一提交系统是否满足要求。
(8) 在进行第(5)款和第(6)款所述的验证时,经济特区管理员或自由贸易区和自由港特许经营机构可与各部委/机构、省级地区设备组织、区/市级地区设备组织,和/或根据法律法规的规定,与经认证或认可的专家机构或专业人士合作。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 228
In the case that based on the notification as referred to in Article 227 paragraph (7) the Business Actor is stated to have met the requirements, the OSS System shall issue a License to the Business Actor.
Pasal 228
Dalam hal berdasarkan notifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 227 ayat (7) Pelaku Usaha dinyatakan memenuhi persyaratan, Sistem OSS menerbitkan Izin kepada Pelaku Usaha.
第228条
如果根据第227条第(7)款所述的通知,声明经营者已满足要求,在线单一提交系统应向经营者颁发许可证。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 229
In the case that based on the notification as referred to in Article 227 paragraph (7) the Business Actor is stated not to have met the requirements, the OSS System shall inform the Business Actor to complete the fulfillment of the License requirements through the OSS System.
Pasal 229
Dalam hal berdasarkan notifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 227 ayat (7) Pelaku Usaha dinyatakan tidak memenuhi persyaratan, Sistem OSS menyampaikan kepada Pelaku Usaha untuk memenuhi kelengkapan pemenuhan persyaratan Izin melalui Sistem OSS.
第229条
如果根据第227条第(7)款所述的通知,声明经营者未满足要求,在线单一提交系统应通知经营者通过在线单一提交系统完成许可证要求的履行。
English Indonesia 中文 (Chinese)
Article 230
In the case that ministries/agencies, provincial regional apparatus organizations, district/city regional apparatus organizations, KEK Administrators, or KPBPB Concession Bodies in accordance with their respective authorities do not provide notification of verification results to the OSS System, the OSS System shall issue a License.
Pasal 230
Dalam hal kementerian/lembaga, organisasi perangkat daerah provinsi, organisasi perangkat daerah kabupaten/kota, Administrator KEK, atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing tidak memberikan notifikasi hasil verifikasi kepada Sistem OSS, Sistem OSS menerbitkan Izin.
第230条
如果各部委/机构、省级地区设备组织、区/市级地区设备组织、经济特区管理员或自由贸易区和自由港特许经营机构根据各自的权限未向在线单一提交系统提供验证结果通知,在线单一提交系统应颁发许可证。
Trilingual Government Regulation

Government Regulation on Risk-Based Business Licensing

Articles 231 - 300

Pasal 231 / Article 231 / 第231条

English Indonesia Chinese (中文)
In the event that a high-risk business activity requires the fulfillment of business activity standards and/or product/service standards, the Business Actor shall submit an application for PB UMKU in accordance with the provisions stipulated in this Government Regulation. Dalam hal kegiatan usaha tingkat Risiko tinggi memerlukan pemenuhan standar kegiatan usaha dan/atau standar produk/jasa, Pelaku Usaha mengajukan permohonan PB UMKU sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah ini. 如果高风险经营活动需要满足经营活动标准和/或产品/服务标准,经营者应根据本政府条例的规定申请微小中型企业营业执照(PB UMKU)。

Pasal 232 / Article 232 / 第232条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) For high-risk business activities that are:
  1. located in a KEK, KPBPB, or industrial estate; and/or
  2. included as a national strategic project,
the ministry/institution, provincial DPMPTSP, regency/city DPMPTSP, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency, in accordance with their respective authorities, shall directly issue certain PB and PB UMKU without prior fulfillment of requirements by the Business Actor.

(2) The provisions regarding the fulfillment of Permit requirements as referred to in Article 227 shall apply mutatis mutandis to the business activities as referred to in paragraph (1), except for those included as national strategic projects.

(3) In the event that the Business Actor fails to submit the fulfillment of requirements as referred to in paragraph (2), the ministry/institution, provincial DPMPTSP, regency/city DPMPTSP, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency, in accordance with their respective authorities, shall cancel the Permit that has been issued as referred to in paragraph (1) through the OSS System.
(1) Bagi kegiatan usaha yang termasuk ke dalam tingkat Risiko tinggi yang:
  1. berlokasi di KEK, KPBPB, atau kawasan industri; dan/atau
  2. termasuk dalam proyek strategis nasional,
kementerian/lembaga, DPMPTSP provinsi, DPMPTSP kabupaten/kota, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing langsung menerbitkan PB dan PB UMKU tertentu tanpa terlebih dahulu dilakukan pemenuhan persyaratan oleh Pelaku Usaha.

(2) Ketentuan pemenuhan persyaratan Izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 227 berlaku secara mutatis mutandis bagi kegiatan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1), kecuali yang termasuk dalam proyek strategis nasional.

(3) Dalam hal Pelaku Usaha tidak menyampaikan pemenuhan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), kementerian/lembaga, DPMPTSP provinsi, DPMPTSP kabupaten/kota, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing, membatalkan Izin yang telah diterbitkan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melalui Sistem OSS.
(1) 对于属于以下情况的高风险经营活动:
  1. 位于经济特区(KEK)、自由贸易和自由港区(KPBPB)或工业区内;和/或
  2. 被列为国家战略项目,
相关部委/机构、省级一站式综合服务办公室(DPMPTSP)、县/市级DPMPTSP、经济特区管理员和/或自由贸易和自由港区管理机构,根据各自的权限,可直接颁发特定的营业执照(PB)和微小中型企业营业执照(PB UMKU),无需经营者事先满足相关要求。

(2) 第227条所述的许可证要求履行规定,比照适用于第(1)款所述的经营活动,但属于国家战略项目的除外。

(3) 如果经营者未能提交第(2)款所述的要求履行文件,相关部委/机构、省级DPMPTSP、县/市级DPMPTSP、经济特区管理员和/或自由贸易和自由港区管理机构,根据各自的权限,应通过在线单一提交系统(OSS)撤销已根据第(1)款颁发的许可证。

Pasal 233 / Article 233 / 第233条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) UMKs are granted ease of business licensing through a single license.

(2) The criteria for UMKs follow the provisions of laws and regulations concerning the ease, protection, and empowerment of cooperatives and UMK-Ms.
(1) UMK diberikan kemudahan perizinan berusaha melalui perizinan tunggal.

(2) Kriteria UMK mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan koperasi dan UMK-M.
(1) 微小中型企业(UMK)通过单一许可证获得营业许可的便利。

(2) 微小中型企业的标准遵循有关合作社和微小中型企业便利、保护和赋权的法律法规规定。

Pasal 234 / Article 234 / 第234条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) In the event that the business activity conducted by a UMK as referred to in Article 233 has a low risk, the UMK actor obtains an NIB through the OSS System, as an identity and business legality.

(2) The NIB as referred to in paragraph (1) for low-risk business activities conducted by UMKs also serves as:
  1. the Indonesian National Standard as referred to in laws and regulations in the field of standardization and conformity assessment; and/or
  2. a statement of halal assurance as referred to in laws and regulations in the field of halal product assurance.
(3) In the event that the business activity has a medium or high risk, in addition to the NIB, the UMK actor must have a Standard Certificate and/or Permit.

(4) UMK actors as referred to in paragraph (3) shall submit an application to obtain a Standard Certificate and/or Permit through the OSS System.

(5) The OSS System shall forward the application of the UMK actor as referred to in paragraph (4) to the ministry/institution, provincial government, regency/city government, KEK Administrator, and KPBPB Management Agency.

(6) The provisions as referred to in Article 221, Article 222, and Article 227 shall apply mutatis mutandis to the issuance of Standard Certificates and/or Permits for UMK actors.
(1) Dalam hal kegiatan usaha yang dilakukan oleh UMK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 233 memiliki Risiko rendah, pelaku UMK mendapatkan NIB melalui Sistem OSS, sebagai identitas dan legalitas usaha.

(2) NIB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk kegiatan usaha dengan tingkat Risiko rendah yang dilakukan oleh UMK, berlaku juga sebagai:
  1. standar nasional Indonesia sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian; dan/atau
  2. pernyataan jaminan halal sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di bidang jaminan produk halal.
(3) Dalam hal kegiatan usaha memiliki Risiko menengah atau tinggi, selain NIB pelaku UMK wajib memiliki Sertifikat Standar dan/atau Izin.

(4) Pelaku UMK sebagaimana dimaksud pada ayat (3) menyampaikan permohonan untuk memperoleh Sertifikat Standar dan/atau Izin melalui Sistem OSS.

(5) Sistem OSS meneruskan permohonan pelaku UMK sebagaimana dimaksud pada ayat (4) kepada kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Administrator KEK, dan Badan Pengusahaan KPBPB.

(6) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 221, Pasal 222, dan Pasal 227 berlaku secara mutatis mutandis untuk pemberian Sertifikat Standar dan/atau Izin bagi pelaku UMK.
(1) 如果第233条所述的微小中型企业(UMK)所从事的经营活动风险较低,该UMK经营者可通过在线单一提交系统(OSS)获取企业注册号(NIB),作为其身份和经营合法性的证明。

(2) 第(1)款所述的UMK从事的低风险经营活动的NIB,也同时作为:
  1. 标准化和合格评定领域的法律法规所指的印度尼西亚国家标准;和/或
  2. 清真产品保证领域的法律法规所指的清真保证声明。
(3) 如果经营活动具有中等或高风险,除了NIB外,UMK经营者还必须拥有标准证书和/或许可证。

(4) 第(3)款所述的UMK经营者应通过OSS系统提交申请以获取标准证书和/或许可证。

(5) OSS系统应将第(4)款所述的UMK经营者的申请转发给相关部委/机构、省政府、县/市政府、经济特区管理员和自由贸易和自由港区管理机构。

(6) 第221条、第222条和第227条的规定比照适用于向UMK经营者颁发标准证书和/或许可证。

Pasal 235 / Article 235 / 第235条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) The Investment Facility Subsystem as referred to in Article 188 paragraph (3) letter d can be accessed using access rights.

(2) The Investment Facility Subsystem as referred to in paragraph (1) shall at least contain:
  1. application for import duty exemption on the import of machinery and goods and materials for industrial construction or development in the context of Investment;
  2. application for import duty exemption on the import of capital goods for the construction or development of electricity generation industries for public interest;
  3. application for exemption or reduction of import duty on the import of goods in the context of a work contract or coal mining business agreement;
  4. application for corporate income tax reduction facility;
  5. application for income tax facility for Investment in certain business fields and/or in certain regions;
  6. application for gross income reduction for organizing work practice, apprenticeship, and/or learning activities in the context of fostering and developing human resources based on specific competencies;
  7. application for gross income reduction for certain research and development activities in Indonesia; and/or
  8. facility for net income reduction for new Investment or business expansion in certain business fields that are labor-intensive industries.
(1) Subsistem fasilitas Penanaman Modal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 188 ayat (3) huruf d dapat diakses dengan menggunakan hak akses.

(2) Subsistem fasilitas Penanaman Modal sebagaimana dimaksud pada ayat (1), paling sedikit memuat:
  1. pengajuan pembebasan bea masuk atas impor mesin serta barang dan bahan untuk pembangunan atau pengembangan industri dalam rangka Penanaman Modal;
  2. pengajuan pembebasan bea masuk atas impor barang modal dalam rangka pembangunan atau pengembangan industri pembangkitan listrik untuk kepentingan umum;
  3. pengajuan pembebasan atau keringanan bea masuk atas impor barang dalam rangka kontrak karya atau perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara;
  4. pengajuan fasilitas pengurangan pajak penghasilan badan;
  5. pengajuan fasilitas pajak penghasilan untuk Penanaman Modal di bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah-daerah tertentu;
  6. pengajuan pengurangan penghasilan bruto atas penyelenggaraan kegiatan praktik kerja, pemagangan, dan/atau pembelajaran dalam rangka pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi tertentu;
  7. pengajuan pengurangan penghasilan bruto atas kegiatan penelitian dan pengembangan tertentu di Indonesia; dan/atau
  8. fasilitas pengurangan penghasilan neto atas Penanaman Modal baru atau perluasan usaha pada bidang usaha tertentu yang merupakan industri padat karya.
(1) 第188条第(3)款d项所述的投资便利子系统可凭访问权限进入。

(2) 第(1)款所述的投资便利子系统至少应包含:
  1. 申请在投资框架内为工业建设或发展进口机械及货物和材料的进口关税豁免;
  2. 申请为公共利益建设或发展发电工业进口资本货物的进口关税豁免;
  3. 申请在工作合同或煤矿开采企业协议框架内进口货物的进口关税豁免或减免;
  4. 申请企业所得税减免便利;
  5. 申请在特定业务领域和/或特定地区投资的所得税便利;
  6. 申请为组织基于特定能力的人力资源培养和发展而进行的实习、学徒和/或学习活动的总收入扣除;
  7. 申请在印度尼西亚进行特定研究和开发活动的总收入扣除;和/或
  8. 对于属于劳动密集型产业的特定业务领域的新投资或业务扩张的净收入扣除便利。

Pasal 236 / Article 236 / 第236条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) The partnership subsystem as referred to in Article 188 paragraph (3) letter e can be accessed using access rights.

(2) The partnership subsystem as referred to in paragraph (1) shall at least contain:
  1. partnerships as regulated in laws and regulations in the field of Investment business;
  2. other partnerships required in the provisions of laws and regulations;
  3. voluntary partnerships conducted by Business Actors; and
  4. monitoring and evaluation of the implementation of partnership commitments.
(1) Subsistem kemitraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 188 ayat (3) huruf e dapat diakses dengan menggunakan hak akses.

(2) Subsistem kemitraan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), paling sedikit memuat:
  1. kemitraan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang usaha Penanaman Modal;
  2. kemitraan lain yang dipersyaratkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan;
  3. kemitraan yang bersifat sukarela yang dilakukan oleh Pelaku Usaha; dan
  4. monitoring dan evaluasi atas implementasi komitmen kemitraan.
(1) 第188条第(3)款e项所述的合作伙伴关系子系统可凭访问权限进入。

(2) 第(1)款所述的合作伙伴关系子系统至少应包含:
  1. 投资业务领域的法律法规所规定的合作伙伴关系;
  2. 法律法规规定所要求的其他合作伙伴关系;
  3. 经营者自愿进行的合作伙伴关系;以及
  4. 对合作伙伴关系承诺执行情况的监督和评估。

Pasal 237 / Article 237 / 第237条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) The Supervision subsystem as referred to in Article 188 paragraph (3) letter f can be accessed using access rights.

(2) The Supervision subsystem as referred to in paragraph (1) shall at least contain:
  1. periodic reports from Business Actors;
  2. annual field inspection planning;
  3. Supervision work tools;
  4. assessment of compliance with the implementation of basic requirements, PB, and/or PB UMKU;
  5. complaints against Business Actors and Supervision implementers and their follow-up;
  6. administrative actions in the form of revocation of part or all of the basic requirements, PB, and/or PB UMKU; and
  7. guidance and administrative sanctions.
(3) The Supervision work tools as referred to in paragraph (2) letter c consist of:
  1. data, profiles, and information of Business Actors available in the OSS System;
  2. assignment letters for field inspection implementers;
  3. visit notification letters;
  4. inspection reports; and
  5. other work tools necessary to support the implementation of Supervision.
(1) Subsistem Pengawasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 188 ayat (3) huruf f dapat diakses dengan menggunakan hak akses.

(2) Subsistem Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), paling sedikit memuat:
  1. laporan berkala dari Pelaku Usaha;
  2. perencanaan inspeksi lapangan tahunan;
  3. perangkat kerja Pengawasan;
  4. penilaian kepatuhan pelaksanaan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU;
  5. pengaduan terhadap Pelaku Usaha dan pelaksana Pengawasan serta tindak lanjutnya;
  6. tindakan administratif berupa pencabutan atas sebagian atau seluruh persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU; dan
  7. pembinaan dan sanksi administratif.
(3) Perangkat kerja Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c terdiri atas:
  1. data, profil, dan informasi Pelaku Usaha yang terdapat pada Sistem OSS;
  2. surat tugas pelaksana inspeksi lapangan;
  3. surat pemberitahuan kunjungan;
  4. berita acara pemeriksaan; dan
  5. perangkat kerja lainnya yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan Pengawasan.
(1) 第188条第(3)款f项所述的监督子系统可凭访问权限进入。

(2) 第(1)款所述的监督子系统至少应包含:
  1. 经营者的定期报告;
  2. 年度现场检查计划;
  3. 监督工作工具;
  4. 对基本要求、营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)执行情况的合规性评估;
  5. 对经营者和监督执行者的投诉及其后续处理;
  6. 以部分或全部撤销基本要求、PB和/或PB UMKU形式的行政措施;以及
  7. 指导和行政处罚。
(3) 第(2)款c项所述的监督工作工具包括:
  1. 在线单一提交系统(OSS)中包含的经营者数据、简介和信息;
  2. 现场检查执行人员的任务书;
  3. 访问通知书;
  4. 检查报告;以及
  5. 支持监督实施所需的其他工作工具。

Pasal 238 / Article 238 / 第238条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Supervision of PBBR is carried out by:
  1. the Central Government;
  2. Regional Governments;
  3. the KEK Administrator; and/or
  4. the KPBPB Management Agency,
in accordance with their respective authorities.

(2) The supervision as referred to in paragraph (1) aims to:
  1. ensure compliance with the provisions of basic requirements, PB, and PB UMKU;
  2. collect data, evidence, and/or reports of hazards to safety, health, the environment, and/or other hazards that may arise from the implementation of business activities; and
  3. ensure the progress of realization and fulfillment of Investment obligations.
(3) The supervision as referred to in paragraph (1) consists of:
  1. routine Supervision; and
  2. incidental Supervision.
(4) The supervision as referred to in paragraph (1) is carried out on the implementation of PBBR.
(1) Pengawasan PBBR dilaksanakan oleh:
  1. Pemerintah Pusat;
  2. Pemerintah Daerah;
  3. Administrator KEK; dan/atau
  4. Badan Pengusahaan KPBPB,
sesuai dengan kewenangan masing-masing.

(2) Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertujuan untuk:
  1. memastikan kepatuhan pemenuhan ketentuan persyaratan dasar, PB, dan PB UMKU;
  2. mengumpulkan data, bukti, dan/atau laporan terjadinya bahaya terhadap keselamatan, kesehatan, lingkungan hidup, dan/atau bahaya lainnya yang dapat ditimbulkan dari pelaksanaan kegiatan usaha; dan
  3. memastikan perkembangan realisasi dan pemenuhan kewajiban Penanaman Modal.
(3) Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), terdiri atas:
  1. Pengawasan rutin; dan
  2. Pengawasan insidental.
(4) Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilakukan atas pelaksanaan PBBR.
(1) 基于风险的营业许可(PBBR)的监督由以下机构根据各自的权限执行:
  1. 中央政府;
  2. 地方政府;
  3. 经济特区(KEK)管理员;和/或
  4. 自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构。
(2) 第(1)款所述的监督旨在:
  1. 确保遵守基本要求、营业执照(PB)和微小中型企业营业执照(PB UMKU)的规定;
  2. 收集有关经营活动实施可能产生的安全、健康、环境和/或其他危害的数据、证据和/或报告;以及
  3. 确保投资义务的实现和履行的进展。
(3) 第(1)款所述的监督包括:
  1. 例行监督;和
  2. 临时监督。
(4) 第(1)款所述的监督是对PBBR的实施进行的。

Pasal 239 / Article 239 / 第239条

English Indonesia Chinese (中文)
Routine supervision as referred to in Article 238 paragraph (3) letter a is carried out through:
  1. examination of Business Actor reports; and/or
  2. routine field inspections.
Pengawasan rutin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 238 ayat (3) huruf a dilakukan melalui:
  1. pemeriksaan laporan Pelaku Usaha; dan/atau
  2. inspeksi lapangan rutin.
第238条第(3)款a项所述的例行监督通过以下方式进行:
  1. 审查经营者的报告;和/或
  2. 例行现场检查。

Pasal 240 / Article 240 / 第240条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) The examination of Business Actor reports as referred to in Article 239 letter a is conducted based on reports submitted by the Business Actor to the Central Government, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency in accordance with their respective authorities.

(2) The Business Actor's report as referred to in paragraph (1) contains:
  1. compliance with the fulfillment of basic requirements, PB, and/or PB UMKU; and
  2. progress of realization and fulfillment of Investment obligations.
(3) Compliance with the fulfillment of PB and/or PB UMKU as referred to in paragraph (2) letter a is as stated in Appendix I and Appendix II which are an integral part of this Government Regulation.

(4) The report on compliance with the fulfillment of basic requirements, PB, and/or PB UMKU as referred to in paragraph (2) letter a is submitted in accordance with the norms, standards, procedures, and criteria established by the ministry/institution in accordance with their respective authorities.

(5) The progress of realization and fulfillment of Investment obligations as referred to in paragraph (2) letter b is submitted in the investment activity report through the OSS System.

(6) The investment activity report as referred to in paragraph (5) contains:
  1. realization of Investment;
  2. realization of labor;
  3. realization of production;
  4. Investment obligations; and
  5. obstacles faced by investors.
(1) Pemeriksaan laporan Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 239 huruf a dilakukan berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Pelaku Usaha kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing.

(2) Laporan Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat:
  1. kepatuhan pemenuhan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU; dan
  2. perkembangan realisasi dan pemenuhan kewajiban Penanaman Modal.
(3) Kepatuhan pemenuhan PB dan/atau PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a sebagaimana tercantum dalam Lampiran I dan Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini.

(4) Laporan kepatuhan pemenuhan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a disampaikan sesuai dengan norma, standar, prosedur, dan kriteria yang ditetapkan oleh kementerian/lembaga sesuai dengan kewenangan masing-masing.

(5) Perkembangan realisasi dan pemenuhan kewajiban Penanaman Modal sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b disampaikan dalam laporan kegiatan Penanaman Modal melalui Sistem OSS.

(6) Laporan kegiatan Penanaman Modal sebagaimana dimaksud pada ayat (5) memuat:
  1. realisasi Penanaman Modal;
  2. realisasi tenaga kerja;
  3. realisasi produksi;
  4. kewajiban Penanaman Modal; dan
  5. kendala yang dihadapi penanam modal.
(1) 第239条a项所述的对经营者报告的审查,是根据经营者向中央政府、地方政府、经济特区(KEK)管理员和/或自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构根据各自权限提交的报告进行的。

(2) 第(1)款所述的经营者报告包含:
  1. 遵守基本要求、营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的履行情况;以及
  2. 投资义务的实现和履行进展。
(3) 第(2)款a项所述的遵守PB和/或PB UMKU的履行情况,如本政府条例不可分割的一部分附件一和附件二所载。

(4) 第(2)款a项所述的关于遵守基本要求、PB和/或PB UMKU履行情况的报告,应根据相关部委/机构根据各自权限制定的规范、标准、程序和标准提交。

(5) 第(2)款b项所述的投资义务的实现和履行进展,应通过在线单一提交系统(OSS)在投资活动报告中提交。

(6) 第(5)款所述的投资活动报告包含:
  1. 投资实现情况;
  2. 劳动力实现情况;
  3. 生产实现情况;
  4. 投资义务;以及
  5. 投资者面临的障碍。

Pasal 241 / Article 241 / 第241条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Upon the submission of the Business Actor's report as referred to in Article 240 paragraph (2), the Central Government, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency, in accordance with their respective authorities, have the duty to:
  1. conduct a review; and
  2. prepare a review result report.
(2) The review results as referred to in paragraph (1) are inputted by the Central Government, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency into the OSS System for the purpose of updating the Business Actor's profile.

(3) The Business Actor's profile as referred to in paragraph (2) includes the categories:
  1. very good;
  2. good;
  3. fair; or
  4. poor.
(1) Atas penyampaian laporan Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 240 ayat (2), Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing mempunyai tugas:
  1. melakukan reviu; dan
  2. menyusun laporan hasil reviu.
(2) Hasil reviu sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilakukan penginputan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB ke Sistem OSS dalam rangka pemutakhiran profil Pelaku Usaha.

(3) Profil Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi kategori:
  1. sangat baik;
  2. baik;
  3. kurang baik; atau
  4. tidak baik.
(1) 在收到第240条第(2)款所述的经营者报告后,中央政府、地方政府、经济特区(KEK)管理员和/或自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构,根据各自的权限,有责任:
  1. 进行审查;和
  2. 编写审查结果报告。
(2) 第(1)款所述的审查结果,由中央政府、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB管理机构输入在线单一提交系统(OSS),以更新经营者的档案。

(3) 第(2)款所述的经营者档案包括以下类别:
  1. 非常好;
  2. 好;
  3. 一般;或
  4. 差。

Pasal 242 / Article 242 / 第242条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Follow-up on the review results as referred to in Article 241 includes:
  1. guidance/assistance;
  2. imposition of administrative sanctions; and/or
  3. field inspections.
(2) Guidance/assistance as referred to in paragraph (1) letter a is provided to Business Actors to improve the quality of compliance with the fulfillment of basic requirements, PB, and/or PB UMKU.

(3) The imposition of administrative sanctions as referred to in paragraph (1) letter b is imposed on Business Actors with fair and poor compliance levels as referred to in Article 241 paragraph (1) letters c and d.
(1) Tindak lanjut hasil reviu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 241, meliputi:
  1. pembinaan/pendampingan;
  2. pengenaan sanksi administratif; dan/atau
  3. inspeksi lapangan.
(2) Pembinaan/pendampingan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dilakukan terhadap Pelaku Usaha dalam rangka meningkatkan kualitas kepatuhan pemenuhan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU.

(3) Pengenaan sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dikenakan kepada Pelaku Usaha dengan tingkat kepatuhan kurang baik dan tidak baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 241 ayat (1) huruf c dan huruf d.
(1) 对第241条所述审查结果的后续行动包括:
  1. 指导/协助;
  2. 实施行政处罚;和/或
  3. 现场检查。
(2) 第(1)款a项所述的指导/协助是向经营者提供的,旨在提高其遵守基本要求、营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的履行质量。

(3) 第(1)款b项所述的行政处罚,适用于第241条第(1)款c项和d项所述的合规水平为“一般”和“差”的经营者。

Pasal 243 / Article 243 / 第243条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Routine field inspections as referred to in Article 239 letter b are carried out in an integrated and coordinated manner.

(2) The integration and coordination of routine field inspections as referred to in paragraph (1) are carried out through the OSS System.

(3) Coordinated routine field inspections as referred to in paragraph (1) are carried out between the Central Government, Regional Governments, KEK Administrators, and/or KPBPB Management Agencies.

(4) Routine field inspections as referred to in paragraph (1) are carried out through the stages of:
  1. planning of routine field inspections;
  2. implementation of routine field inspections;
  3. compliance assessment; and
  4. determination of follow-up actions on the results of routine field inspections.
(5) Routine field inspections as referred to in paragraph (1) are carried out in the form of physical and/or virtual visits.
(1) Inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 239 huruf b dilakukan secara terintegrasi dan terkoordinasi.

(2) Integrasi dan koordinasi inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui Sistem OSS.

(3) Inspeksi lapangan rutin secara terkoordinasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan antar Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB.

(4) Inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui tahap:
  1. perencanaan inspeksi lapangan rutin;
  2. pelaksanaan inspeksi lapangan rutin;
  3. penilaian kepatuhan; dan
  4. penetapan tindak lanjut hasil inspeksi lapangan rutin.
(5) Inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan dalam bentuk kunjungan fisik dan/atau virtual.
(1) 第239条b项所述的例行现场检查应以综合和协调的方式进行。

(2) 第(1)款所述的例行现场检查的综合和协调通过在线单一提交系统(OSS)进行。

(3) 第(1)款所述的协调进行的例行现场检查,由中央政府、地方政府、经济特区(KEK)管理员和/或自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构之间进行。

(4) 第(1)款所述的例行现场检查通过以下阶段进行:
  1. 例行现场检查的规划;
  2. 例行现场检查的实施;
  3. 合规性评估;以及
  4. 确定例行现场检查结果的后续行动。
(5) 第(1)款所述的例行现场检查以实地和/或虚拟访问的形式进行。

Pasal 244 / Article 244 / 第244条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Routine field inspections are carried out by a coordinator and an implementer.

(2) The coordinators for the implementation of routine field inspections as referred to in paragraph (1) are:
  1. the ministry/agency that organizes government affairs in the field of investment and government duties in the field of investment coordination, for the implementation of PB issuance that is the authority of the Central Government;
  2. the provincial DPMPTSP, for the implementation of PB issuance that is the authority of the provincial government;
  3. the regency/city DPMPTSP, for the implementation of PB issuance that is the authority of the regency/city government;
  4. the KEK Administrator, for the implementation of PB issuance that is the authority of the KEK Administrator; and
  5. the KPBPB Management Agency, for the implementation of PB issuance that is the authority of the KPBPB Management Agency.
(3) The implementers of routine field inspections as referred to in paragraph (1) are:
  1. the responsible ministry/institution for basic requirements, PB, and PB UMKU that are the authority of the Central Government and cross-provincial;
  2. the responsible technical regional apparatus organization for basic requirements, PB, and PB UMKU that are the authority of the provincial government and cross-regency/city;
  3. the responsible technical regional apparatus organization for basic requirements, PB, and PB UMKU that are the authority of the regency/city government;
  4. the responsible KEK Administrator for basic requirements, PB, and PB UMKU that are the authority of the KEK Administrator; and
  5. the responsible KPBPB Management Agency for basic requirements, PB, and PB UMKU that are the authority of the KPBPB Management Agency.
(4) The duties of the routine field inspection coordinator as referred to in paragraph (1) include:
  1. establishing a list of business activities to be subjected to routine field inspections within a 1 (one) year period;
  2. establishing the schedule for the implementation of routine field inspections;
  3. coordinating the implementation of routine field inspections;
  4. conducting compliance assessments of routine field inspections; and
  5. following up on the results of routine field inspections.
(5) The implementer of routine field inspections as referred to in paragraph (1) who is responsible for PB has the duty to:
  1. propose business activities to be subjected to routine field inspections for 1 (one) year;
  2. propose the implementation schedule for routine field inspections into the OSS System;
  3. propose personnel as implementers of routine field inspections into the OSS System;
  4. conduct compliance assessments; and
  5. follow up on the results of routine field inspections.
(6) The implementer of routine field inspections as referred to in paragraph (1) who is responsible for basic requirements and PB UMKU has the duty to:
  1. propose business activities to be subjected to routine field inspections to the ministry/institution responsible for PB;
  2. propose personnel as implementers of routine field inspections;
  3. conduct compliance assessments; and
  4. follow up on the results of routine field inspections.
(7) The Central Government may delegate the implementation of routine field inspections to the Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency.

(8) In the event that the Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency are unable to conduct routine field inspections, the Central Government may take over the routine field inspections in accordance with the provisions of laws and regulations.
(1) Inspeksi lapangan rutin dilakukan oleh koordinator dan pelaksana.

(2) Koordinator pelaksanaan inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yaitu:
  1. kementerian/badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang investasi dan tugas pemerintahan di bidang koordinasi penanaman modal, atas pelaksanaan penerbitan PB yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat;
  2. DPMPTSP provinsi, atas pelaksanaan penerbitan PB yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi;
  3. DPMPTSP kabupaten/kota, atas pelaksanaan penerbitan PB yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota;
  4. Administrator KEK, atas pelaksanaan penerbitan PB yang menjadi kewenangan Administrator KEK; dan
  5. Badan Pengusahaan KPBPB, atas pelaksanaan penerbitan PB yang menjadi kewenangan Badan Pengusahaan KPBPB.
(3) Pelaksana inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yaitu:
  1. kementerian/lembaga pengampu untuk persyaratan dasar, PB, dan PB UMKU yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat dan lintas provinsi;
  2. organisasi perangkat daerah teknis pengampu untuk persyaratan dasar, PB, dan PB UMKU yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi dan lintas kabupaten/kota;
  3. organisasi perangkat daerah teknis pengampu untuk persyaratan dasar, PB, dan PB UMKU yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota;
  4. Administrator KEK pengampu untuk persyaratan dasar, PB, dan PB UMKU yang menjadi kewenangan Administrator KEK; dan
  5. Badan Pengusahaan KPBPB pengampu untuk persyaratan dasar, PB, dan PB UMKU yang menjadi kewenangan Badan Pengusahaan KPBPB.
(4) Tugas koordinator inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
  1. menetapkan daftar kegiatan usaha yang akan dilakukan inspeksi lapangan rutin dalam periode 1 (satu) tahun;
  2. menetapkan jadwal pelaksanaan inspeksi lapangan rutin;
  3. mengoordinasikan pelaksanaan inspeksi lapangan rutin;
  4. melakukan penilaian kepatuhan inspeksi lapangan rutin; dan
  5. menindaklanjuti hasil inspeksi lapangan rutin.
(5) Pelaksana inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang mengampu PB memiliki tugas untuk:
  1. mengusulkan kegiatan usaha yang akan dilakukan inspeksi lapangan rutin untuk 1 (satu) tahun;
  2. mengusulkan jadwal pelaksanaan yang akan dilakukan inspeksi lapangan rutin ke dalam Sistem OSS;
  3. mengusulkan personel sebagai pelaksana inspeksi lapangan rutin ke dalam Sistem OSS;
  4. melakukan penilaian kepatuhan; dan
  5. menindaklanjuti hasil inspeksi lapangan rutin.
(6) Pelaksana inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang mengampu persyaratan dasar dan PB UMKU memiliki tugas untuk:
  1. mengusulkan kegiatan usaha yang akan dilakukan inspeksi lapangan rutin kepada kementerian/lembaga pengampu PB;
  2. mengusulkan personel sebagai pelaksana inspeksi lapangan rutin;
  3. melakukan penilaian kepatuhan; dan
  4. menindaklanjuti hasil inspeksi lapangan rutin.
(7) Pemerintah Pusat dapat mendelegasikan pelaksanaan inspeksi lapangan rutin kepada Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB.

(8) Dalam hal Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB tidak dapat melakukan inspeksi lapangan rutin, Pemerintah Pusat dapat mengambil alih inspeksi lapangan rutin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(1) 例行现场检查由协调员和执行员进行。

(2) 第(1)款所述的例行现场检查实施协调员为:
  1. 负责投资领域政府事务和投资协调领域政府职责的部委/机构,负责属于中央政府权限的营业执照(PB)的颁发实施;
  2. 省级一站式综合服务办公室(DPMPTSP),负责属于省级政府权限的PB的颁发实施;
  3. 县/市级DPMPTSP,负责属于县/市级政府权限的PB的颁发实施;
  4. 经济特区(KEK)管理员,负责属于KEK管理员权限的PB的颁发实施;以及
  5. 自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构,负责属于KPBPB管理机构权限的PB的颁发实施。
(3) 第(1)款所述的例行现场检查执行员为:
  1. 负责属于中央政府权限和跨省级的基础要求、PB和微小中型企业营业执照(PB UMKU)的主管部委/机构;
  2. 负责属于省级政府权限和跨县/市级的基础要求、PB和PB UMKU的主管技术性地方政府机构;
  3. 负责属于县/市级政府权限的基础要求、PB和PB UMKU的主管技术性地方政府机构;
  4. 负责属于KEK管理员权限的基础要求、PB和PB UMKU的主管KEK管理员;以及
  5. 负责属于KPBPB管理机构权限的基础要求、PB和PB UMKU的主管KPBPB管理机构。
(4) 第(1)款所述的例行现场检查协调员的职责包括:
  1. 确定在1年内将进行例行现场检查的经营活动清单;
  2. 确定例行现场检查的实施时间表;
  3. 协调例行现场检查的实施;
  4. 对例行现场检查进行合规性评估;以及
  5. 对例行现场检查的结果采取后续行动。
(5) 第(1)款所述负责PB的例行现场检查执行员的职责为:
  1. 提议在1年内将进行例行现场检查的经营活动;
  2. 向在线单一提交系统(OSS)提议例行现场检查的实施时间表;
  3. 向OSS系统提议作为例行现场检查执行员的人员;
  4. 进行合规性评估;以及
  5. 对例行现场检查的结果采取后续行动。
(6) 第(1)款所述负责基础要求和PB UMKU的例行现场检查执行员的职责为:
  1. 向负责PB的部委/机构提议将进行例行现场检查的经营活动;
  2. 提议作为例行现场检查执行员的人员;
  3. 进行合规性评估;以及
  4. 对例行现场检查的结果采取后续行动。
(7) 中央政府可将例行现场检查的实施委托给地方政府、KEK管理员和/或KPBPB管理机构。

(8) 如果地方政府、KEK管理员和/或KPBPB管理机构无法进行例行现场检查,中央政府可根据法律法规的规定接管例行现场检查。

Pasal 245 / Article 245 / 第245条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) The planning of routine field inspections includes the preparation of:
  1. the schedule for the implementation of routine field inspections;
  2. the human resources for the implementation of routine field inspections; and
  3. the budget for the implementation of routine field inspections.
(2) Routine field inspections as referred to in paragraph (1) are conducted based on:
  1. the results of the review of the Business Actor's report as referred to in Article 241; and/or
  2. data and information on business activities.
(3) The budget for the implementation of routine field inspections as referred to in paragraph (1) letter c is borne by each ministry/institution, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency in accordance with their respective authorities.
(1) Perencanaan inspeksi lapangan rutin mencakup penyusunan:
  1. jadwal pelaksanaan inspeksi lapangan rutin;
  2. sumber daya manusia pelaksana inspeksi lapangan rutin; dan
  3. anggaran pelaksanaan inspeksi lapangan rutin.
(2) Inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan berdasarkan:
  1. hasil reviu atas laporan Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 241; dan/atau
  2. data dan informasi kegiatan usaha.
(3) Anggaran pelaksanaan inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c, dibebankan pada masing-masing kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing.
(1) 例行现场检查的规划包括制定:
  1. 例行现场检查的实施时间表;
  2. 例行现场检查的实施人力资源;以及
  3. 例行现场检查的实施预算。
(2) 第(1)款所述的例行现场检查根据以下内容进行:
  1. 第241条所述的对经营者报告的审查结果;和/或
  2. 经营活动的数据和信息。
(3) 第(1)款c项所述的例行现场检查实施预算,由各部委/机构、地方政府、经济特区(KEK)管理员和/或自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构根据各自的权限承担。

Pasal 246 / Article 246 / 第246条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) The ministry/institution shall prepare and establish norms, standards, procedures, and criteria as guidelines for the implementation of routine field inspections, which include qualitative weighting and compliance assessment of Business Actors.

(2) The implementation of routine field inspections as referred to in paragraph (1) includes the examination of:
  1. compliance with the fulfillment of basic requirements, PB, and/or PB UMKU; and
  2. progress of realization and fulfillment of Investment obligations.
(3) The implementation of routine field inspections as referred to in paragraph (2) is documented in an inspection report which contains:
  1. the results of the Business Actor's compliance assessment; and
  2. follow-up actions on the results of routine field inspections.
(4) The inspection report as referred to in paragraph (3) is jointly signed with the Business Actor electronically in the OSS System.

(5) In the event that the Business Actor refuses to sign the inspection report, the report shall state the reason for the Business Actor's refusal.

(6) In the event that based on the results of routine field inspections, a violation is found to be committed by the Business Actor, the ministry/institution, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency shall stop the violation to prevent greater impact no later than 1 (one) day after the signing of the inspection report as referred to in paragraph (4).
(1) Kementerian/lembaga menyusun dan menetapkan norma, standar, prosedur, dan kriteria sebagai pedoman pelaksanaan inspeksi lapangan rutin yang memuat bobot kualitatif dan penilaian kepatuhan Pelaku Usaha.

(2) Pelaksanaan inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud pada ayat (1), meliputi pemeriksaan:
  1. pemenuhan kepatuhan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU; dan
  2. perkembangan realisasi dan pemenuhan kewajiban Penanaman Modal.
(3) Pelaksanaan inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dituangkan dalam berita acara pemeriksaan yang memuat:
  1. hasil penilaian kepatuhan Pelaku Usaha; dan
  2. tindak lanjut hasil inspeksi lapangan rutin.
(4) Berita acara pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) ditandatangani bersama dengan Pelaku Usaha secara elektronik dalam Sistem OSS.

(5) Dalam hal Pelaku Usaha menolak menandatangani berita acara pemeriksaan, berita acara mencantumkan alasan penolakan Pelaku Usaha.

(6) Dalam hal berdasarkan hasil inspeksi lapangan rutin ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh Pelaku Usaha, kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB melakukan penghentian pelanggaran untuk mencegah dampak yang lebih besar dalam jangka waktu paling lambat 1 (satu) Hari setelah penandatanganan berita acara pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (4).
(1) 相关部委/机构应制定并确立规范、标准、程序和标准,作为实施例行现场检查的指南,其中应包含定性权重和对经营者的合规性评估。

(2) 第(1)款所述的例行现场检查的实施,包括对以下内容的审查:
  1. 遵守基本要求、营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的履行情况;以及
  2. 投资义务的实现和履行进展。
(3) 第(2)款所述的例行现场检查的实施情况,应记录在检查报告中,其中包含:
  1. 经营者合规性评估的结果;以及
  2. 对例行现场检查结果的后续行动。
(4) 第(3)款所述的检查报告应与经营者在在线单一提交系统(OSS)中以电子方式共同签署。

(5) 如果经营者拒绝签署检查报告,报告中应注明经营者拒绝的理由。

(6) 如果根据例行现场检查的结果发现经营者有违法行为,相关部委/机构、地方政府、经济特区(KEK)管理员和/或自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构应在签署第(4)款所述检查报告后最迟1天内制止该违法行为,以防止产生更大的影响。

Pasal 247 / Article 247 / 第247条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) In the event that a routine field inspection requires specific special competencies, the ministry/institution, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency may cooperate with or assign an accredited institution or a certified professional expert as the implementer of the routine field inspection and include them in the list of proposed personnel for the implementation of routine field inspections.

(2) The implementation of routine field inspections by an accredited institution or a certified professional expert as referred to in paragraph (1) is documented in an inspection report which contains:
  1. the results of the Business Actor's compliance assessment; and
  2. follow-up actions on the results of routine field inspections.
(3) The inspection report as referred to in paragraph (2) is jointly signed with the Business Actor.

(4) In the event that the Business Actor refuses to sign the inspection report, the report shall state the reason for the Business Actor's refusal.

(5) The results of the routine field inspection by the accredited institution or certified professional expert as referred to in paragraph (1) are reported to the ministry/institution, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency that assigned them no later than 1 (one) day from the signing of the report as referred to in paragraph (3).

(6) The ministry/institution, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency shall input the report of the results of the routine field inspection into the OSS System no later than 3 (three) days from the receipt of the report from the accredited institution or certified professional expert as referred to in paragraph (5).

(7) The ministry/institution, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency shall stop the violation to prevent greater impact no later than 1 (one) day after receiving the report from the accredited institution or certified professional expert as referred to in paragraph (2).
(1) Dalam hal inspeksi lapangan rutin memerlukan kompetensi khusus tertentu, kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB dapat bekerja sama atau menugaskan lembaga yang terakreditasi atau profesi ahli yang bersertifikat sebagai pelaksana inspeksi lapangan rutin dan dicantumkan ke dalam daftar usulan personel pelaksana inspeksi lapangan rutin.

(2) Pelaksanaan inspeksi lapangan rutin oleh lembaga yang terakreditasi atau profesi ahli yang bersertifikat sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dituangkan dalam berita acara pemeriksaan yang memuat:
  1. hasil penilaian kepatuhan Pelaku Usaha; dan
  2. tindak lanjut hasil inspeksi lapangan rutin.
(3) Berita acara pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditandatangani bersama dengan Pelaku Usaha.

(4) Dalam hal Pelaku Usaha menolak menandatangani berita acara pemeriksaan, berita acara mencantumkan alasan penolakan Pelaku Usaha.

(5) Hasil inspeksi lapangan rutin oleh lembaga yang terakreditasi atau profesi ahli yang bersertifikat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaporkan kepada kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB yang menugaskan dalam jangka waktu paling lambat 1 (satu) Hari sejak penandatanganan berita acara sebagaimana dimaksud pada ayat (3).

(6) Kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB melakukan penginputan laporan hasil inspeksi lapangan rutin ke Sistem OSS paling lama 3 (tiga) Hari, sejak diterimanya laporan dari lembaga yang terakreditasi atau profesi ahli yang bersertifikat sebagaimana dimaksud pada ayat (5).

(7) Kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB melakukan penghentian pelanggaran untuk mencegah dampak yang lebih besar dalam jangka waktu paling lambat 1 (satu) Hari setelah menerima laporan lembaga yang terakreditasi atau profesi ahli yang bersertifikat sebagaimana dimaksud pada ayat (2).
(1) 如果例行现场检查需要特定的特殊能力,相关部委/机构、地方政府、经济特区(KEK)管理员和/或自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构可以与经认可的机构或有证书的专业专家合作,或指派其作为例行现场检查的执行者,并将其列入例行现场检查执行人员的建议名单中。

(2) 由经认可的机构或有证书的专业专家进行的例行现场检查的实施情况,应记录在检查报告中,其中包含:
  1. 经营者合规性评估的结果;以及
  2. 对例行现场检查结果的后续行动。
(3) 第(2)款所述的检查报告应与经营者共同签署。

(4) 如果经营者拒绝签署检查报告,报告中应注明经营者拒绝的理由。

(5) 第(1)款所述的经认可的机构或有证书的专业专家的例行现场检查结果,应在签署第(3)款所述报告后最迟1天内报告给指派其任务的部委/机构、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB管理机构。

(6) 相关部委/机构、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB管理机构应在收到第(5)款所述的经认可的机构或有证书的专业专家的报告后最迟3天内,将例行现场检查结果报告输入在线单一提交系统(OSS)。

(7) 相关部委/机构、地方政府、KEK管理员和/或KPBPB管理机构应在收到第(2)款所述的经认可的机构或有证书的专业专家的报告后最迟1天内制止违法行为,以防止产生更大的影响。

Pasal 248 / Article 248 / 第248条

English Indonesia Chinese (中文)
Ministries/institutions, Regional Governments, KEK Administrators, and/or KPBPB Management Agencies are prohibited from conducting routine field inspections for routine supervision outside the routine field inspection plan as referred to in Article 245 paragraph (1). Kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB dilarang melakukan inspeksi lapangan rutin dalam rangka pengawasan rutin di luar perencanaan inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 245 ayat (1). 禁止各部委/机构、地方政府、经济特区(KEK)管理员和/或自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构在第245条第(1)款所述的例行现场检查计划之外,为例行监督而进行例行现场检查。

Pasal 249 / Article 249 / 第249条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Based on the results of the routine field inspection as referred to in Article 243, the OSS System processes the compliance assessment data of the Business Actor to determine the Business Actor's profile with the categories:
  1. very good;
  2. good;
  3. fair; or
  4. poor.
(2) The Business Actor's profile as referred to in paragraph (1) can be accessed through the OSS System by the concerned Business Actor.
(1) Berdasarkan hasil inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 243, Sistem OSS melakukan pengolahan data penilaian kepatuhan Pelaku Usaha guna menentukan profil Pelaku Usaha dengan kategori:
  1. sangat baik;
  2. baik;
  3. kurang baik; atau
  4. tidak baik.
(2) Profil Pelaku Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diakses melalui Sistem OSS oleh Pelaku Usaha yang bersangkutan.
(1) 根据第243条所述的例行现场检查结果,在线单一提交系统(OSS)处理经营者的合规性评估数据,以确定经营者的档案,分为以下类别:
  1. 非常好;
  2. 好;
  3. 一般;或
  4. 差。
(2) 第(1)款所述的经营者档案,相关经营者可通过OSS系统访问。

Pasal 250 / Article 250 / 第250条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Follow-up on the results of routine field inspections as referred to in Article 246 paragraph (3) letter b includes:
  1. guidance/assistance; and/or
  2. imposition of administrative sanctions.
(2) Guidance/assistance as referred to in paragraph (1) letter a is provided to Business Actors to improve the quality of compliance with the fulfillment of basic requirements, PB, and/or PB UMKU.

(3) The imposition of administrative sanctions as referred to in paragraph (1) letter b is imposed on Business Actors with fair and poor compliance levels as referred to in Article 249 paragraph (1) letters c and d.
(1) Tindak lanjut hasil inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 246 ayat (3) huruf b, meliputi:
  1. pembinaan/pendampingan; dan/atau
  2. pengenaan sanksi administratif.
(2) Pembinaan/pendampingan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dilakukan terhadap Pelaku Usaha dalam rangka meningkatkan kualitas kepatuhan pemenuhan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU.

(3) Pengenaan sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dikenakan kepada Pelaku Usaha dengan tingkat kepatuhan kurang baik dan tidak baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 249 ayat (1) huruf c dan huruf d.
(1) 对第246条第(3)款b项所述的例行现场检查结果的后续行动包括:
  1. 指导/协助;和/或
  2. 实施行政处罚。
(2) 第(1)款a项所述的指导/协助是向经营者提供的,旨在提高其遵守基本要求、营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的履行质量。

(3) 第(1)款b项所述的行政处罚,适用于第249条第(1)款c项和d项所述的合规水平为“一般”和“差”的经营者。

Pasal 251 / Article 251 / 第251条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Incidental supervision as referred to in Article 238 paragraph (3) letter b is supervision conducted at a specific time.

(2) Incidental supervision as referred to in paragraph (1) is carried out based on:
  1. public complaints;
  2. complaints and/or needs from Business Actors; and/or
  3. indications that a Business Actor is conducting activities not in accordance with basic requirements, PB, and/or PB UMKU.
(3) Incidental supervision is carried out through incidental field inspections.

(4) Incidental field inspections as referred to in paragraph (3) are documented in an inspection report through the OSS System.
(1) Pengawasan insidental sebagaimana dimaksud dalam Pasal 238 ayat (3) huruf b merupakan Pengawasan yang dilakukan pada waktu tertentu.

(2) Pengawasan insidental sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan berdasarkan:
  1. adanya pengaduan masyarakat;
  2. adanya pengaduan dan/atau kebutuhan dari Pelaku Usaha; dan/atau
  3. adanya indikasi Pelaku Usaha melakukan kegiatan tidak sesuai dengan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU.
(3) Pengawasan insidental dilakukan melalui inspeksi lapangan insidental.

(4) Inspeksi lapangan insidental sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dituangkan dalam berita acara pemeriksaan melalui Sistem OSS.
(1) 第238条第(3)款b项所述的临时监督是在特定时间进行的监督。

(2) 第(1)款所述的临时监督根据以下情况进行:
  1. 公众投诉;
  2. 经营者的投诉和/或需求;和/或
  3. 有迹象表明经营者进行的活动不符合基本要求、营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)。
(3) 临时监督通过临时现场检查进行。

(4) 第(3)款所述的临时现场检查应通过在线单一提交系统(OSS)记录在检查报告中。

Pasal 252 / Article 252 / 第252条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Incidental field inspections as referred to in Article 251 paragraph (3) may be carried out in a coordinated or independent manner by the ministry/institution, Regional Government, KEK Administrator, and/or KPBPB Management Agency in accordance with their respective authorities.

(2) The provisions concerning:
  1. the implementation of routine field inspections as referred to in Article 246 paragraphs (2), (3), (4), and (5); and
  2. accredited institutions or certified professional experts as referred to in Article 247,
shall apply mutatis mutandis to the implementation of incidental field inspections.
(1) Inspeksi lapangan insidental sebagaimana dimaksud dalam Pasal 251 ayat (3) dapat dilaksanakan secara terkoordinasi atau mandiri oleh kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan kewenangan masing-masing.

(2) Ketentuan mengenai:
  1. pelaksanaan inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 246 ayat (2), ayat (3), ayat (4), dan ayat (5); dan
  2. lembaga yang terakreditasi atau profesi ahli yang bersertifikat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 247,
berlaku secara mutatis mutandis terhadap pelaksanaan inspeksi lapangan insidental.
(1) 第251条第(3)款所述的临时现场检查可由相关部委/机构、地方政府、经济特区(KEK)管理员和/或自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构根据各自的权限协调或独立进行。

(2) 以下规定:
  1. 第246条第(2)、(3)、(4)和(5)款所述的例行现场检查的实施;以及
  2. 第247条所述的经认可的机构或有证书的专业专家,
比照适用于临时现场检查的实施。

Pasal 253 / Article 253 / 第253条

English Indonesia Chinese (中文)
The provisions concerning the compliance assessment of routine field inspections as referred to in Article 249 shall apply mutatis mutandis to the compliance assessment of incidental field inspections. Ketentuan mengenai penilaian kepatuhan inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 249 berlaku secara mutatis mutandis terhadap penilaian kepatuhan inspeksi lapangan insidental. 第249条关于例行现场检查合规性评估的规定,比照适用于临时现场检查的合规性评估。

Pasal 254 / Article 254 / 第254条

English Indonesia Chinese (中文)
The provisions concerning the follow-up of routine field inspections as referred to in Article 250 shall apply mutatis mutandis to the follow-up of incidental field inspections. Ketentuan mengenai tindak lanjut inspeksi lapangan rutin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 250 berlaku secara mutatis mutandis terhadap tindak lanjut inspeksi lapangan insidental. 第250条关于例行现场检查后续行动的规定,比照适用于临时现场检查的后续行动。

Pasal 255 / Article 255 / 第255条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Ministries/institutions and Regional Governments provide ease of supervision of business activities for UMK actors.

(2) The ease of supervision as referred to in paragraph (1) includes:
  1. Investment activity reports are submitted with the following provisions:
    1. not required for micro Business Actors; and
    2. submitted every 6 (six) months in a 1 (one) year report for small Business Actors.
  2. Routine supervision of PBBR for UMK actors is carried out through guidance, assistance, or counseling related to business activities; and
  3. In the event that based on the results of the assessment of previous routine supervision of standards and obligations, the UMK actor is deemed compliant, a field inspection is not necessary.
(1) Kementerian/lembaga dan Pemerintah Daerah memberikan kemudahan Pengawasan kegiatan usaha kepada pelaku UMK.

(2) Kemudahan Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa:
  1. laporan kegiatan Penanaman Modal disampaikan dengan ketentuan:
    1. tidak diwajibkan bagi Pelaku Usaha mikro; dan
    2. dilakukan setiap 6 (enam) bulan dalam 1 (satu) tahun laporan bagi Pelaku Usaha kecil.
  2. Pengawasan rutin PBBR untuk pelaku UMK dilakukan melalui pembinaan, pendampingan, atau penyuluhan terkait kegiatan usaha; dan
  3. dalam hal berdasarkan hasil penilaian atas Pengawasan rutin yang dilakukan sebelumnya terhadap standar dan kewajiban, pelaku UMK dinilai patuh, tidak perlu dilakukan inspeksi lapangan.
(1) 各部委/机构和地方政府为微小中型企业(UMK)经营者的经营活动监督提供便利。

(2) 第(1)款所述的监督便利包括:
  1. 投资活动报告按以下规定提交:
    1. 微型经营者无需提交;以及
    2. 小型经营者每6个月提交一次,一年报告一次。
  2. 对UMK经营者的基于风险的营业许可(PBBR)的例行监督通过与经营活动相关的指导、协助或咨询进行;以及
  3. 如果根据先前对标准和义务进行的例行监督评估结果,UMK经营者被评为合规,则无需进行现场检查。

Pasal 256 / Article 256 / 第256条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) The revocation of basic requirements, PB, and/or PB UMKU is carried out in the event of:
  1. a request from the Business Actor;
  2. a request for the dissolution of the business entity;
  3. the Business Actor violating the provisions of laws and regulations related to PBBR;
  4. a court decision that has obtained final and binding legal force; and/or
  5. the expiration of the right to land or land allocation on top of the Right of Management.
(2) The application for revocation of basic requirements, PB, and/or PB UMKU as referred to in paragraph (1) letters a and b is submitted by the Business Actor through the OSS System.

(3) Revocation based on the provisions as referred to in paragraph (1) letter c is carried out by the ministry/institution, Regional Government, KEK Administrator, or KPBPB Management Agency through the OSS System as a follow-up to the results of supervision.

(4) Revocation based on the provisions as referred to in paragraph (1) letter d is carried out by the OSS Institution based on a letter, statement, or written information that has obtained final and binding legal force from a judicial institution.

(5) Revocation based on the provisions as referred to in paragraph (1) letter e is carried out by the OSS Institution based on a decision letter issued by the head of the KPBPB Management Agency in accordance with the provisions of laws and regulations in the field of free trade zones and free ports.

(6) The decision to revoke basic requirements, PB, and/or PB UMKU is issued by the OSS Institution.

(7) The revocation as referred to in paragraph (1) is carried out in accordance with the authority to issue basic requirements, PB, and/or PB UMKU.

(8) Further provisions regarding the procedure for revoking basic requirements, PB, and/or PB UMKU are regulated in a regulation of the minister/head of the agency that organizes government affairs in the field of investment and government duties in the field of investment coordination.
(1) Pencabutan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU dilakukan dalam hal terdapat:
  1. permohonan Pelaku Usaha;
  2. permohonan pembubaran badan usaha;
  3. Pelaku Usaha melakukan pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan terkait PBBR;
  4. putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap; dan/atau
  5. berakhirnya hak atas tanah atau alokasi tanah di atas Hak Pengelolaan.
(2) Permohonan pencabutan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b diajukan oleh Pelaku Usaha melalui Sistem OSS.

(3) Pencabutan berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dilakukan oleh kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, atau Badan Pengusahaan KPBPB melalui Sistem OSS sebagai tindak lanjut hasil pengawasan.

(4) Pencabutan berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d dilakukan oleh Lembaga OSS berdasarkan surat, keterangan, atau informasi tertulis yang telah berkekuatan hukum tetap dari lembaga peradilan.

(5) Pencabutan berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e dilakukan oleh Lembaga OSS berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan oleh kepala Badan Pengusahaan KPBPB sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.

(6) Keputusan pencabutan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU diterbitkan oleh Lembaga OSS.

(7) Pencabutan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan sesuai dengan kewenangan penerbitan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU.

(8) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pencabutan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU diatur dalam peraturan menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang investasi dan tugas pemerintahan di bidang koordinasi penanaman modal.
(1) 在以下情况下,将撤销基本要求、营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU):
  1. 经营者提出申请;
  2. 申请解散商业实体;
  3. 经营者违反与基于风险的营业许可(PBBR)相关的法律法规规定;
  4. 具有最终和有约束力法律效力的法院判决;和/或
  5. 管理权之上的土地权或土地分配权到期。
(2) 第(1)款a项和b项所述的撤销基本要求、PB和/或PB UMKU的申请由经营者通过在线单一提交系统(OSS)提交。

(3) 根据第(1)款c项的规定进行的撤销,由相关部委/机构、地方政府、经济特区(KEK)管理员或自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构通过OSS系统作为监督结果的后续行动进行。

(4) 根据第(1)款d项的规定进行的撤销,由OSS机构根据司法机构出具的具有最终和有约束力法律效力的信函、声明或书面信息进行。

(5) 根据第(1)款e项的规定进行的撤销,由OSS机构根据KPBPB管理机构负责人根据自由贸易区和自由港领域的法律法规规定出具的决定书进行。

(6) 撤销基本要求、PB和/或PB UMKU的决定由OSS机构发布。

(7) 第(1)款所述的撤销应根据颁发基本要求、PB和/或PB UMKU的权限进行。

(8) 关于撤销基本要求、PB和/或PB UMKU程序的进一步规定,由负责投资领域政府事务和投资协调领域政府职责的部长/机构负责人条例规定。

Pasal 257 / Article 257 / 第257条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Supervision of PBBR can be carried out in a coordinated and integrated manner with the implementation of halal product assurance.

(2) The integration as referred to in paragraph (1) includes the integration between the integrated electronic system for halal product assurance services and the OSS System.

(3) Further provisions regarding the coordinated and integrated supervision of PBBR with the implementation of halal product assurance are regulated in a regulation of the minister/head of the agency that organizes government affairs in the field of investment and government duties in the field of investment coordination after coordinating with the head of the agency that carries out government duties in the field of halal product assurance implementation.
(1) Pengawasan terhadap PBBR dapat dilakukan secara terkoordinasi dan terintegrasi dengan penyelenggaraan jaminan produk halal.

(2) Integrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) termasuk integrasi antara sistem elektronik terintegrasi layanan penyelenggaraan jaminan produk halal dengan Sistem OSS.

(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai Pengawasan terhadap PBBR secara terkoordinasi dan terintegrasi dengan penyelenggaraan jaminan produk halal diatur dalam peraturan menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang investasi dan tugas pemerintahan di bidang koordinasi penanaman modal setelah berkoordinasi dengan kepala badan yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang penyelenggaraan jaminan produk halal.
(1) 对基于风险的营业许可(PBBR)的监督可以与清真产品保证的实施进行协调和整合。

(2) 第(1)款所述的整合包括清真产品保证服务综合电子系统与在线单一提交系统(OSS)之间的整合。

(3) 关于PBBR与清真产品保证实施的协调和整合监督的进一步规定,由负责投资领域政府事务和投资协调领域政府职责的部长/机构负责人,在与负责清真产品保证实施领域政府职责的机构负责人协调后,以条例形式规定。

Pasal 258 / Article 258 / 第258条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) The public can participate in the implementation of Supervision.

(2) Public participation as referred to in paragraph (1) includes:
  1. monitoring the implementation of business activities; and
  2. submitting public complaints regarding the implementation of business activities.
(3) The submission of public complaints as referred to in paragraph (2) letter b is done:
  1. directly to the Central Government or Regional Government; and/or
  2. indirectly, submitted:
    1. in writing to the Central Government or Regional Government; or
    2. electronically through the OSS System or other provided complaint channels.
(4) The OSS Institution shall establish a procedure for managing public complaints electronically through the OSS System as referred to in paragraph (3) letter b point 2.

(5) Ministries/institutions, Regional Governments, KEK Administrators, and/or KPBPB Management Agencies shall follow up on public complaints individually or jointly with other ministries/institutions and/or Regional Governments.

(6) Complaints from the public as referred to in paragraph (2) letter b must be submitted correctly and be accountable.
(1) Masyarakat dapat berperan serta dalam penyelenggaraan Pengawasan.

(2) Peran serta masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
  1. melakukan pemantauan terkait penyelenggaraan kegiatan usaha; dan
  2. menyampaikan pengaduan masyarakat atas penyelenggaraan kegiatan usaha.
(3) Penyampaian pengaduan masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b dilakukan secara:
  1. langsung kepada Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah; dan/atau
  2. tidak langsung yang disampaikan secara:
    1. tertulis kepada Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah; atau
    2. elektronik melalui Sistem OSS atau saluran pengaduan yang disediakan.
(4) Lembaga OSS menyusun prosedur pengelolaan pengaduan masyarakat secara elektronik melalui Sistem OSS sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b angka 2.

(5) Kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB menindaklanjuti pengaduan masyarakat secara sendiri-sendiri atau bersama-sama dengan kementerian/lembaga lainnya dan/atau Pemerintah Daerah.

(6) Pengaduan dari masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b harus disampaikan secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
(1) 公众可以参与监督的实施。

(2) 第(1)款所述的公众参与包括:
  1. 监督经营活动的实施;以及
  2. 就经营活动的实施提出公众投诉。
(3) 第(2)款b项所述的公众投诉提交方式为:
  1. 直接向中央政府或地方政府提交;和/或
  2. 间接提交,即:
    1. 书面形式向中央政府或地方政府提交;或
    2. 通过在线单一提交系统(OSS)或其他提供的投诉渠道以电子方式提交。
(4) OSS机构应制定通过第(3)款b项第2点所述的OSS系统以电子方式管理公众投诉的程序。

(5) 各部委/机构、地方政府、经济特区(KEK)管理员和/或自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构应单独或与其他部委/机构和/或地方政府联合处理公众投诉。

(6) 第(2)款b项所述的公众投诉必须真实并可追溯。

Pasal 259 / Article 259 / 第259条

English Indonesia Chinese (中文)
Business Actors may file a complaint against a Supervision implementer who does not conduct Supervision in accordance with the provisions of this Government Regulation. Pelaku Usaha dapat melakukan pengaduan terhadap pelaksana Pengawasan yang tidak menjalankan Pengawasan sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah ini. 经营者可对未按照本政府条例规定进行监督的监督执行者提出投诉。

Pasal 260 / Article 260 / 第260条

English Indonesia Chinese (中文)
Supervision implementers who do not conduct Supervision in accordance with the provisions of this Government Regulation shall be subject to sanctions in accordance with the provisions of laws and regulations. Pelaksana Pengawasan yang tidak menjalankan Pengawasan sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah ini dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 未按照本政府条例规定进行监督的监督执行者,应根据法律法规的规定受到处罚。

Pasal 261 / Article 261 / 第261条

English Indonesia Chinese (中文)
Any person who obstructs Supervision activities shall be subject to administrative and/or criminal sanctions in accordance with the provisions of laws and regulations. Setiap orang yang menghalangi kegiatan Pengawasan dikenai sanksi administratif dan/atau pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 任何阻碍监督活动的人,应根据法律法规的规定受到行政和/或刑事处罚。

Pasal 262 / Article 262 / 第262条

English Indonesia Chinese (中文)
Further provisions regarding the norms, standards, procedures, and criteria related to the implementation of Supervision are regulated in a regulation of the minister/head of the agency that organizes government affairs in the field of investment and government duties in the field of investment coordination. Ketentuan lebih lanjut mengenai norma, standar, prosedur, dan kriteria terkait pelaksanaan Pengawasan diatur dalam peraturan menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang investasi dan tugas pemerintahan di bidang koordinasi penanaman modal. 关于监督实施相关的规范、标准、程序和标准的进一步规定,由负责投资领域政府事务和投资协调领域政府职责的部长/机构负责人条例规定。

Pasal 263 / Article 263 / 第263条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Supervision of KKPRL, recommendations for the utilization of small islands with an area of less than 100 km2, PB, and/or PB UMKU in the marine and fisheries sector is carried out by:
  1. the minister who organizes government affairs in the field of marine affairs and fisheries;
  2. the governor;
  3. the regent/mayor;
  4. the KEK Administrator; and/or
  5. the head of the KPBPB Management Agency,
in accordance with their respective authorities based on the provisions of laws and regulations.

(2) The authority for Supervision as referred to in paragraph (1) is carried out with the following provisions:
  1. Technical supervision by officials in the marine and fisheries sector;
  2. Law enforcement supervision by:
    1. special police for the management of coastal areas and small islands; and
    2. fisheries supervisors,
    in accordance with the provisions of laws and regulations.
(1) Pengawasan terhadap KKPRL, rekomendasi pemanfaatan pulau-pulau kecil dengan luas di bawah 100 km2 (seratus kilometer persegi), PB, dan/atau PB UMKU pada sektor kelautan dan perikanan dilakukan oleh:
  1. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan;
  2. gubernur;
  3. bupati/wali kota;
  4. kepala Administrator KEK; dan/atau
  5. kepala Badan Pengusahaan KPBPB,
sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(2) Kewenangan Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan ketentuan:
  1. Pengawasan bersifat teknis oleh pejabat bidang kelautan dan perikanan;
  2. Pengawasan penegakan hukum oleh:
    1. polisi khusus pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil; dan
    2. pengawas perikanan,
    sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(1) 对海洋和渔业部门的海洋空间利用活动适宜性批准(KKPRL)、面积小于100平方公里的小岛屿利用建议、营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督,由以下机构根据法律法规的规定,按照各自的权限进行:
  1. 负责海洋事务和渔业领域政府事务的部长;
  2. 省长;
  3. 县长/市长;
  4. 经济特区(KEK)管理员负责人;和/或
  5. 自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构负责人。
(2) 第(1)款所述的监督权限按以下规定执行:
  1. 由海洋和渔业领域的官员进行技术性监督;
  2. 由以下人员进行执法监督:
    1. 沿海地区和小岛屿管理特警;以及
    2. 渔业监督员,
    根据法律法规的规定。

Pasal 264 / Article 264 / 第264条

English Indonesia Chinese (中文)
Provisions regarding the procedure for implementing supervision of KKPRL, recommendations for the utilization of small islands with an area of less than 100 km2, PB, and/or PB UMKU in the marine and fisheries sector as referred to in Article 263, competence, and capacity building of supervisors in the marine and fisheries sector are regulated in a regulation of the minister who organizes government affairs in the field of marine affairs and fisheries. Ketentuan mengenai tata cara pelaksanaan Pengawasan terhadap KKPRL, rekomendasi pemanfaatan pulau-pulau kecil dengan luas di bawah 100 km2 (seratus kilometer persegi), PB, dan/atau PB UMKU di sektor kelautan dan perikanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263, kompetensi, dan peningkatan kapasitas pengawas pada sektor kelautan dan perikanan diatur dalam peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan. 关于第263条所述的海洋和渔业部门的海洋空间利用活动适宜性批准(KKPRL)、面积小于100平方公里的小岛屿利用建议、营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督实施程序、能力以及监督员能力建设的规定,由负责海洋事务和渔业领域政府事务的部长条例规定。

Pasal 265 / Article 265 / 第265条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Supervision of PB and/or PB UMKU in the agricultural sector is carried out by:
  1. the minister who organizes government affairs in the field of agriculture;
  2. the governor;
  3. the regent/mayor;
  4. the KEK Administrator; and/or
  5. the head of the KPBPB Management Agency,
in accordance with their respective authorities based on the provisions of laws and regulations.

(2) The authority for Supervision by the minister who organizes government affairs in the field of agriculture as referred to in paragraph (1) letter a is carried out by supervisors or other officials in accordance with their respective duties, functions, and authorities.
(1) Pengawasan terhadap PB dan/atau PB UMKU di sektor pertanian dilakukan oleh:
  1. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian;
  2. gubernur;
  3. bupati/wali kota;
  4. kepala Administrator KEK; dan/atau
  5. kepala Badan Pengusahaan KPBPB,
sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(2) Kewenangan Pengawasan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dilakukan oleh tenaga pengawas atau pejabat lainnya sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing.
(1) 对农业部门的营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督,由以下机构根据法律法规的规定,按照各自的权限进行:
  1. 负责农业领域政府事务的部长;
  2. 省长;
  3. 县长/市长;
  4. 经济特区(KEK)管理员负责人;和/或
  5. 自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构负责人。
(2) 第(1)款a项所述的由负责农业领域政府事务的部长进行的监督权限,由监督员或其他官员根据各自的职责、职能和权限执行。

Pasal 266 / Article 266 / 第266条

English Indonesia Chinese (中文)
Routine supervision in the agricultural sector, in addition to being based on the Investment activity report as referred to in Article 240 paragraph (5), is also based on the reports of Business Actors in the agricultural sector. Pengawasan rutin pada sektor pertanian selain berdasarkan laporan kegiatan Penanaman Modal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 240 ayat (5), juga berdasarkan laporan Pelaku Usaha sektor pertanian. 农业部门的例行监督,除了依据第240条第(5)款所述的投资活动报告外,还依据农业部门经营者的报告。

Pasal 267 / Article 267 / 第267条

English Indonesia Chinese (中文)
Provisions regarding the procedure for implementing supervision of PB and/or PB UMKU as referred to in Article 265, competence, and capacity building of supervisors in the agricultural sector are regulated in a regulation of the minister who organizes government affairs in the field of agriculture. Ketentuan mengenai tata cara pelaksanaan Pengawasan terhadap PB dan/atau PB UMKU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 265, kompetensi, dan peningkatan kapasitas pengawas pada sektor pertanian diatur dalam peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian. 关于第265条所述的农业部门营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督实施程序、能力以及监督员能力建设的规定,由负责农业领域政府事务的部长条例规定。

Pasal 268 / Article 268 / 第268条

English Indonesia Chinese (中文)
Supervision of forest area approvals, recommendations for the utilization of nature reserve areas or nature conservation areas, and PB in the forestry sector is carried out by:
  1. the minister who organizes government affairs in the field of forestry;
  2. the governor;
  3. the regent/mayor;
  4. the head of the KEK Administrator; or
  5. the head of the KPBPB Management Agency,
in accordance with their respective authorities based on the provisions of laws and regulations.
Pengawasan terhadap persetujuan kawasan hutan, rekomendasi pemanfaatan kawasan suaka alam atau kawasan pelestarian alam, dan PB di sektor kehutanan dilakukan oleh:
  1. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan;
  2. gubernur;
  3. bupati/wali kota;
  4. kepala Administrator KEK; atau
  5. kepala Badan Pengusahaan KPBPB,
sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
对林区批准、自然保护区或自然保育区利用建议以及林业部门营业执照(PB)的监督,由以下机构根据法律法规的规定,按照各自的权限进行:
  1. 负责林业领域政府事务的部长;
  2. 省长;
  3. 县长/市长;
  4. 经济特区(KEK)管理员负责人;或
  5. 自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构负责人。

Pasal 269 / Article 269 / 第269条

English Indonesia Chinese (中文)
Provisions regarding the procedure for implementing supervision of forest area approvals, recommendations for the utilization of nature reserve areas or nature conservation areas, and PB as referred to in Article 268, competence, and capacity building of supervisors in the forestry sector are regulated in a regulation of the minister who organizes government affairs in the field of forestry. Ketentuan mengenai tata cara pelaksanaan pengawasan terhadap persetujuan kawasan hutan, rekomendasi pemanfaatan kawasan suaka alam atau kawasan pelestarian alam, dan PB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 268, kompetensi, dan peningkatan kapasitas pengawas pada sektor kehutanan diatur dalam peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kehutanan. 关于第268条所述的林区批准、自然保护区或自然保育区利用建议以及营业执照(PB)的监督实施程序、能力以及林业部门监督员能力建设的规定,由负责林业领域政府事务的部长条例规定。

Pasal 270 / Article 270 / 第270条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Supervision of PB and/or PB UMKU in the energy and mineral resources sector is carried out by:
  1. the minister who organizes government affairs in the field of energy and mineral resources;
  2. the governor;
  3. the regent/mayor;
  4. the head of the KEK Administrator;
  5. the head of the KPBPB Management Agency; and/or
  6. the head of other bodies/institutions,
in accordance with their respective authorities based on the provisions of laws and regulations and/or cooperation contracts.

(2) The authority for Supervision as referred to in paragraph (1) is carried out by civil servants in the energy and mineral resources sector in accordance with the provisions of laws and regulations.
(1) Pengawasan terhadap PB dan/atau PB UMKU pada sektor energi dan sumber daya mineral dilakukan oleh:
  1. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang energi dan sumber daya mineral;
  2. gubernur;
  3. bupati/wali kota;
  4. kepala Administrator KEK;
  5. kepala Badan Pengusahaan KPBPB; dan/atau
  6. kepala badan/lembaga lain,
sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan/atau kontrak kerja sama.

(2) Kewenangan Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh aparatur sipil negara bidang energi dan sumber daya mineral sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(1) 对能源和矿产资源部门的营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督,由以下机构根据法律法规和/或合作合同的规定,按照各自的权限进行:
  1. 负责能源和矿产资源领域政府事务的部长;
  2. 省长;
  3. 县长/市长;
  4. 经济特区(KEK)管理员负责人;
  5. 自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构负责人;和/或
  6. 其他机构/机关负责人。
(2) 第(1)款所述的监督权限由能源和矿产资源领域的公务员根据法律法规的规定执行。

Pasal 271 / Article 271 / 第271条

English Indonesia Chinese (中文)
In carrying out the Supervision as referred to in Article 270, the minister who organizes government affairs in the field of energy and mineral resources may delegate and/or transfer to the Regional Government to carry out Supervision in accordance with the provisions of laws and regulations. Dalam melaksanakan Pengawasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 270, menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang energi dan sumber daya mineral dapat mendelegasikan dan/atau melimpahkan kepada Pemerintah Daerah untuk melaksanakan Pengawasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 在执行第270条所述的监督时,负责能源和矿产资源领域政府事务的部长可根据法律法规的规定,将监督的执行委托和/或移交给地方政府。

Pasal 272 / Article 272 / 第272条

English Indonesia Chinese (中文)
Provisions regarding the procedure for implementing supervision of PB and/or PB UMKU as referred to in Article 270, competence, and capacity building of supervisors in the energy and mineral resources sector are regulated in a regulation of the minister who organizes government affairs in the field of energy and mineral resources. Ketentuan mengenai tata cara pelaksanaan Pengawasan terhadap PB dan/atau PB UMKU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 270, kompetensi, dan peningkatan kapasitas pengawas pada sektor energi dan sumber daya mineral diatur dalam peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang energi dan sumber daya mineral. 关于第270条所述的能源和矿产资源部门营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督实施程序、能力以及监督员能力建设的规定,由负责能源和矿产资源领域政府事务的部长条例规定。

Pasal 273 / Article 273 / 第273条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Supervision of PB and/or PB UMKU in the nuclear energy sector is carried out by the head of the agency that carries out government duties in the field of nuclear supervision based on this Government Regulation and the provisions of laws and regulations.

(2) Supervision of PB and/or PB UMKU as referred to in paragraph (1) is carried out routinely or incidentally.
(1) Pengawasan terhadap PB dan/atau PB UMKU di sektor ketenaganukliran dilakukan oleh kepala badan yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengawasan ketenaganukliran berdasarkan Peraturan Pemerintah ini dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(2) Pengawasan terhadap PB dan/atau PB UMKU sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan secara rutin atau insidental.
(1) 对核能部门的营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督,由负责核监督领域政府职责的机构负责人根据本政府条例和法律法规的规定进行。

(2) 第(1)款所述的对PB和/或PB UMKU的监督,应定期或不定期进行。

Pasal 274 / Article 274 / 第274条

English Indonesia Chinese (中文)
The authority for Supervision as referred to in Article 273 paragraph (2) is carried out by:
  1. nuclear safety inspectors;
  2. assessors;
  3. other officials; and/or
  4. experts,
assigned by the head of the agency that carries out government duties in the field of nuclear supervision, in accordance with the provisions of laws and regulations.
Kewenangan Pengawasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 273 ayat (2) dilakukan oleh:
  1. inspektur keselamatan nuklir;
  2. asesor;
  3. pejabat lain; dan/atau
  4. ahli,
yang ditugaskan oleh kepala badan yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengawasan ketenaganukliran, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
第273条第(2)款所述的监督权限由以下人员根据法律法规的规定,由负责核监督领域政府职责的机构负责人指派执行:
  1. 核安全检查员;
  2. 评估员;
  3. 其他官员;和/或
  4. 专家。

Pasal 275 / Article 275 / 第275条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Routine supervision as referred to in Article 273 paragraph (2) is carried out in accordance with the provisions as referred to in Article 239.

(2) The supervision as referred to in paragraph (1) is carried out at least 1 (one) time during the validity period of the PB and/or PB UMKU.
(1) Pengawasan rutin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 273 ayat (2) dilakukan sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 239.

(2) Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan minimal 1 (satu) kali selama masa berlaku PB dan/atau PB UMKU.
(1) 第273条第(2)款所述的例行监督应根据第239条的规定进行。

(2) 第(1)款所述的监督应在营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的有效期内至少进行1次。

Pasal 276 / Article 276 / 第276条

English Indonesia Chinese (中文)
Incidental supervision as referred to in Article 273 paragraph (2), in addition to being based on the provisions as referred to in Article 251 paragraph (2), is also carried out during:
  1. emergencies that endanger workers, the public, and the environment;
  2. the implementation of supervision for nuclear safeguards; and
  3. the transportation of radioactive substances.
Pengawasan insidental sebagaimana dimaksud dalam Pasal 273 ayat (2), selain berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 251 ayat (2) juga dilaksanakan pada:
  1. keadaan darurat yang membahayakan pekerja, masyarakat, dan lingkungan;
  2. pelaksanaan Pengawasan untuk garda-aman nuklir; dan
  3. pengangkutan zat radioaktif.
第273条第(2)款所述的临时监督,除了依据第251条第(2)款的规定外,还在以下情况下进行:
  1. 危及工人、公众和环境的紧急情况;
  2. 为核保障进行监督;以及
  3. 放射性物质的运输。

Pasal 277 / Article 277 / 第277条

English Indonesia Chinese (中文)
Provisions regarding the procedure for implementing supervision of PB and/or PB UMKU in the nuclear energy sector as referred to in Article 273, competence, and capacity building of supervisors in the nuclear energy sector are regulated in a regulation of the head of the agency that carries out government duties in the field of nuclear supervision. Ketentuan mengenai tata cara pelaksanaan Pengawasan terhadap PB dan/atau PB UMKU pada sektor ketenaganukliran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 273, kompetensi, dan peningkatan kapasitas pengawas pada sektor ketenaganukliran diatur dalam peraturan kepala badan yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengawasan ketenaganukliran. 关于第273条所述的核能部门营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督实施程序、能力以及监督员能力建设的规定,由负责核监督领域政府职责的机构负责人条例规定。

Pasal 278 / Article 278 / 第278条

English Indonesia Chinese (中文)
Supervision of PB and/or PB UMKU in the industrial sector is carried out by:
  1. the minister who organizes government affairs in the field of industry;
  2. the governor;
  3. the regent/mayor;
  4. the head of the KEK Administrator; or
  5. the head of the KPBPB Management Agency,
in accordance with their respective authorities based on the provisions of laws and regulations.
Pengawasan terhadap PB dan/atau PB UMKU pada sektor perindustrian dilakukan oleh:
  1. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perindustrian;
  2. gubernur;
  3. bupati/wali kota;
  4. kepala Administrator KEK; atau
  5. kepala Badan Pengusahaan KPBPB,
sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
对工业部门的营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督,由以下机构根据法律法规的规定,按照各自的权限进行:
  1. 负责工业领域政府事务的部长;
  2. 省长;
  3. 县长/市长;
  4. 经济特区(KEK)管理员负责人;或
  5. 自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构负责人。

Pasal 279 / Article 279 / 第279条

English Indonesia Chinese (中文)
Provisions regarding the procedure for implementing supervision of PB and/or PB UMKU in the industrial sector as referred to in Article 278, competence, and capacity building of supervisors in the industrial sector are regulated in a regulation of the minister who organizes government affairs in the field of industry. Ketentuan mengenai tata cara pelaksanaan pengawasan terhadap PB dan/atau PB UMKU pada sektor perindustrian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278, kompetensi, dan peningkatan kapasitas pengawas pada sektor perindustrian diatur dalam peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perindustrian. 关于第278条所述的工业部门营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督实施程序、能力以及监督员能力建设的规定,由负责工业领域政府事务的部长条例规定。

Pasal 280 / Article 280 / 第280条

English Indonesia Chinese (中文)
Supervision of PB and/or PB UMKU in the trade and legal metrology sector is carried out by:
  1. the minister who organizes government affairs in the field of trade;
  2. the governor;
  3. the regent/mayor;
  4. the head of the KEK Administrator; or
  5. the head of the KPBPB Management Agency,
in accordance with their respective authorities based on the provisions of laws and regulations.
Pengawasan terhadap PB dan/atau PB UMKU pada sektor perdagangan dan metrologi legal dilakukan oleh:
  1. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perdagangan;
  2. gubernur;
  3. bupati/wali kota;
  4. kepala Administrator KEK; atau
  5. kepala Badan Pengusahaan KPBPB,
sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
对贸易和法定计量部门的营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督,由以下机构根据法律法规的规定,按照各自的权限进行:
  1. 负责贸易领域政府事务的部长;
  2. 省长;
  3. 县长/市长;
  4. 经济特区(KEK)管理员负责人;或
  5. 自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构负责人。

Pasal 281 / Article 281 / 第281条

English Indonesia Chinese (中文)
Provisions regarding the procedure for implementing supervision of PB and/or PB UMKU in the trade and legal metrology sector as referred to in Article 280, competence, and capacity building of supervisors in the trade and legal metrology sector are regulated in a regulation of the minister who organizes government affairs in the field of trade. Ketentuan mengenai tata cara pelaksanaan pengawasan terhadap PB dan/atau PB UMKU pada sektor perdagangan dan metrologi legal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280, kompetensi, dan peningkatan kapasitas pengawas pada sektor perdagangan dan metrologi legal diatur dalam peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perdagangan. 关于第280条所述的贸易和法定计量部门营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督实施程序、能力以及监督员能力建设的规定,由负责贸易领域政府事务的部长条例规定。

Pasal 282 / Article 282 / 第282条

English Indonesia Chinese (中文)
Supervision of Building Permits, PB, and/or PB UMKU in the public works and public housing sector is carried out by:
  1. the minister who organizes government affairs in the field of public works;
  2. the minister who organizes government affairs in the field of public housing and settlement areas;
  3. the governor;
  4. the regent/mayor;
  5. the head of the KEK Administrator; or
  6. the head of the KPBPB Management Agency,
in accordance with their respective authorities based on the provisions of laws and regulations.
Pengawasan terhadap Bangunan Gedung, PB, dan/atau PB UMKU di sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat dilakukan oleh:
  1. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum;
  2. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perumahan dan kawasan permukiman;
  3. gubernur;
  4. bupati/wali kota;
  5. kepala Administrator KEK; atau
  6. kepala Badan Pengusahaan KPBPB,
sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
对公共工程和公共住房部门的建筑许可证、营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督,由以下机构根据法律法规的规定,按照各自的权限进行:
  1. 负责公共工程领域政府事务的部长;
  2. 负责公共住房和居住区领域政府事务的部长;
  3. 省长;
  4. 县长/市长;
  5. 经济特区(KEK)管理员负责人;或
  6. 自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构负责人。

Pasal 283 / Article 283 / 第283条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Routine supervision in the construction services sub-sector, in addition to being based on the Investment activity report as referred to in Article 240 paragraph (5), is also based on:
  1. annual business activity reports; and
  2. supervision of the implementation of construction service projects.
(2) The annual business activity report as referred to in paragraph (1) letter a for individual businesses and small-qualified construction service business entities shall at least include:
  1. financial reports; and
  2. data on compliance with PB implementation.
(3) The annual business activity report as referred to in paragraph (1) letter a for medium or large-qualified construction service business entities, and specialist construction service business entities shall at least include:
  1. data on compliance with PB implementation;
  2. data on company management performance;
  3. data on project performance;
  4. financial reports; and
  5. data on participation in sustainable business development activities.
(4) The annual business activity report as referred to in paragraph (1) letter a for certification bodies shall at least include:
  1. certification body profile data;
  2. data on compliance with PB implementation;
  3. performance data;
  4. financial reports; and
  5. operational data.
(5) The annual business activity report as referred to in paragraph (1) letter a follows the provisions in the laws and regulations in the field of construction services.
(1) Pengawasan rutin pada subsektor jasa konstruksi selain berdasarkan laporan kegiatan Penanaman Modal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 240 ayat (5), juga berdasarkan:
  1. laporan kegiatan usaha tahunan; dan
  2. pengawasan pelaksanaan proyek jasa konstruksi.
(2) Laporan kegiatan usaha tahunan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a untuk usaha orang perseorangan dan badan usaha jasa konstruksi kualifikasi kecil paling sedikit meliputi:
  1. laporan keuangan; dan
  2. data kepatuhan pelaksanaan PB.
(3) Laporan kegiatan usaha tahunan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a untuk badan usaha jasa konstruksi kualifikasi menengah atau besar, dan badan usaha jasa konstruksi spesialis paling sedikit meliputi:
  1. data kepatuhan pelaksanaan PB;
  2. data kinerja manajemen perusahaan;
  3. data kinerja proyek;
  4. laporan keuangan; dan
  5. data keikutsertaan dalam kegiatan pengembangan usaha berkelanjutan.
(4) Laporan kegiatan usaha tahunan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a untuk lembaga sertifikasi paling sedikit meliputi:
  1. data profil lembaga sertifikasi;
  2. data kepatuhan pelaksanaan PB;
  3. data kinerja;
  4. laporan keuangan; dan
  5. data operasional.
(5) Laporan kegiatan usaha tahunan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a mengikuti ketentuan dalam peraturan perundang-undangan bidang jasa konstruksi.
(1) 建筑服务分部门的例行监督,除了依据第240条第(5)款所述的投资活动报告外,还依据:
  1. 年度经营活动报告;以及
  2. 对建筑服务项目实施的监督。
(2) 第(1)款a项所述的个人企业和小型建筑服务企业实体的年度经营活动报告至少应包括:
  1. 财务报告;以及
  2. 营业执照(PB)执行合规性数据。
(3) 第(1)款a项所述的中型或大型建筑服务企业实体以及专业建筑服务企业实体的年度经营活动报告至少应包括:
  1. PB执行合规性数据;
  2. 公司管理绩效数据;
  3. 项目绩效数据;
  4. 财务报告;以及
  5. 参与可持续业务发展活动的数据。
(4) 第(1)款a项所述的认证机构的年度经营活动报告至少应包括:
  1. 认证机构简介数据;
  2. PB执行合规性数据;
  3. 绩效数据;
  4. 财务报告;以及
  5. 运营数据。
(5) 第(1)款a项所述的年度经营活动报告应遵循建筑服务领域的法律法规规定。

Pasal 284 / Article 284 / 第284条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Supervision of the implementation of PB and/or PB UMKU in the water resources sub-sector aims to ensure compliance with the provisions in the PB and/or PB UMKU.

(2) The supervision as referred to in paragraph (1) is carried out on:
  1. the conformity of the identity between the holder of the PB and/or PB UMKU in the water resources sub-sector;
  2. the conformity between the implementation and the norms, standards, procedures, and criteria in the PB and/or PB UMKU in the water resources sub-sector;
  3. the conformity between the infrastructure and facilities listed in the PB and/or PB UMKU in the water resources sub-sector with the infrastructure and facilities built;
  4. the negative impacts caused; and/or
  5. the use of other water resources that have not obtained PB and/or PB UMKU in the water resources sub-sector.
(3) The supervision as referred to in paragraph (2) is carried out by:
  1. the major river basin authority/river basin authority;
  2. the agency in charge of water resources in accordance with its authority;
  3. state-owned/regional-owned enterprises in the field of water resources management,
and may involve public participation.

(4) The results of the supervision as referred to in paragraph (3) serve as material or input for the improvement, regulation, and/or enhancement of the implementation of PB and/or PB UMKU in the water resources sub-sector.
(1) Pengawasan atas pelaksanaan PB dan/atau PB UMKU pada subsektor sumber daya air bertujuan untuk menjamin ditaatinya ketentuan dalam PB dan/atau PB UMKU.

(2) Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan terhadap:
  1. kesesuaian identitas antara pemegang PB dan/atau PB UMKU pada subsektor sumber daya air;
  2. kesesuaian antara pelaksanaan dengan norma, standar, prosedur, dan kriteria dalam PB dan/atau PB UMKU pada subsektor sumber daya air;
  3. kesesuaian antara prasarana dan sarana yang tercantum dalam PB dan/atau PB UMKU pada subsektor sumber daya air dengan prasarana dan sarana yang dibangun;
  4. dampak negatif yang ditimbulkan; dan/atau
  5. penggunaan sumber daya air lain yang belum memperoleh PB dan/atau PB UMKU pada subsektor sumber daya air.
(3) Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan oleh:
  1. balai besar wilayah sungai/balai wilayah sungai;
  2. instansi yang membidangi sumber daya air sesuai dengan kewenangannya;
  3. badan usaha milik negara/daerah di bidang pengelolaan sumber daya air,
dan dapat melibatkan peran masyarakat.

(4) Hasil Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) merupakan bahan atau masukan bagi perbaikan, penertiban, dan/atau peningkatan penyelenggaraan PB dan/atau PB UMKU pada subsektor sumber daya air.
(1) 对水资源分部门营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)实施的监督,旨在确保遵守PB和/或PB UMKU中的规定。

(2) 第(1)款所述的监督针对以下方面进行:
  1. 水资源分部门PB和/或PB UMKU持有者身份的一致性;
  2. 实施与水资源分部门PB和/或PB UMKU中的规范、标准、程序和标准的一致性;
  3. 水资源分部门PB和/或PB UMKU中列出的基础设施和设施与已建成的基础设施和设施的一致性;
  4. 造成的负面影响;和/或
  5. 尚未获得水资源分部门PB和/或PB UMKU的其他水资源的使用情况。
(3) 第(2)款所述的监督由以下机构进行:
  1. 大河流域管理局/河流域管理局;
  2. 根据其权限负责水资源的机构;
  3. 水资源管理领域的国有/地方国有企业,
并可有公众参与。

(4) 第(3)款所述的监督结果,是改进、规范和/或加强水资源分部门PB和/或PB UMKU实施的材料或投入。

Pasal 285 / Article 285 / 第285条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) The implementation of construction work, excavation, installation, restoration of road construction and the implementation of work to improve vertical and horizontal alignment, widening of traffic lanes, increasing free space, increasing the structural capacity of roads, increasing the structural capacity of bridges, traffic regulation, and the implementation of the use of road-owned space must be supervised by officers appointed by the road organizer.

(2) The results of the implementation of the work as referred to in paragraph (1) must be examined by a technical inspection team formed by the road organizer.
(1) Pelaksanaan pekerjaan konstruksi, penggalian, pemasangan, pengembalian konstruksi jalan dan pelaksanaan pekerjaan perbaikan alinyemen vertikal dan horizontal, pelebaran jalur lalu lintas, peninggian ruang bebas, peningkatan kemampuan struktur jalan, peningkatan kemampuan struktur jembatan, pengaturan lalu lintas, dan pelaksanaan penggunaan ruang milik jalan wajib diawasi oleh petugas yang ditunjuk oleh penyelenggara jalan.

(2) Hasil pelaksanaan pekerjaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib diperiksa oleh tim pemeriksa teknis yang dibentuk oleh penyelenggara jalan.
(1) 建筑工程的实施、开挖、安装、道路建设的恢复以及垂直和水平线形改善、车道拓宽、净空增高、道路结构能力提升、桥梁结构能力提升、交通管制和道路所属空间使用的实施工作,必须由道路组织者指定的官员监督。

(2) 第(1)款所述工作实施的结果必须由道路组织者成立的技术检查组进行检查。

Pasal 286 / Article 286 / 第286条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Supervision of the implementation of PB for housing development aims to ensure compliance with the provisions of laws and regulations in the implementation of housing development after the issuance of the PB.

(2) Business Actors in the housing development sub-sector, in addition to submitting the Investment activity report as referred to in Article 240 paragraph (5), also submit a report containing:
  1. the implementation of the sale and purchase agreement system for landed houses and apartment units; and
  2. the establishment of an association of owners and occupants of apartment units for apartment buildings in accordance with the provisions of laws and regulations.
(1) Pengawasan atas pelaksanaan PB untuk pengembangan perumahan bertujuan untuk menjamin ditaatinya ketentuan peraturan perundang-undangan dalam pelaksanaan pengembangan perumahan setelah diterbitkannya PB.

(2) Pelaku Usaha pada subsektor pengembangan perumahan selain menyampaikan laporan kegiatan Penanaman Modal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 240 ayat (5) juga menyampaikan laporan yang memuat:
  1. pelaksanaan sistem perjanjian pengikatan jual beli untuk rumah tapak dan rumah susun; dan
  2. pembentukan perhimpunan pemilik dan penghuni satuan rumah susun untuk rumah susun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(1) 对住房开发营业执照(PB)实施的监督,旨在确保在PB颁发后,住房开发实施中遵守法律法规的规定。

(2) 住房开发分部门的经营者,除了提交第240条第(5)款所述的投资活动报告外,还应提交一份包含以下内容的报告:
  1. 有地住宅和公寓单元买卖协议制度的实施情况;以及
  2. 根据法律法规的规定,为公寓楼成立业主和住户协会。

Pasal 287 / Article 287 / 第287条

English Indonesia Chinese (中文)
Supervision of the implementation of PB to organize a drinking water supply system aims to ensure compliance with the provisions in the PB. Pengawasan atas pelaksanaan PB untuk menyelenggarakan sistem penyediaan air minum bertujuan untuk menjamin ditaatinya ketentuan dalam PB. 对组织饮用水供应系统的营业执照(PB)实施的监督,旨在确保遵守PB中的规定。

Pasal 288 / Article 288 / 第288条

English Indonesia Chinese (中文)
Provisions regarding the procedure for implementing supervision of Building Permits, PB, and/or PB UMKU in the public works and public housing sector as referred to in Article 282, competence, and capacity building of supervisors in the public works and public housing sector are regulated in:
  1. a regulation of the minister who organizes government affairs in the field of public works; and
  2. a regulation of the minister who organizes government affairs in the field of public housing and settlement areas,
in accordance with their respective authorities.
Ketentuan mengenai tata cara pelaksanaan Pengawasan terhadap Bangunan Gedung, PB, dan/atau PB UMKU pada sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 282, kompetensi, dan peningkatan kapasitas pengawas pada sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat diatur dalam:
  1. peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum; dan
  2. peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perumahan dan kawasan permukiman,
sesuai dengan kewenangan masing-masing.
关于第282条所述的公共工程和公共住房部门建筑许可证、营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督实施程序、能力以及监督员能力建设的规定,由以下机构根据各自的权限规定:
  1. 负责公共工程领域政府事务的部长的条例;以及
  2. 负责公共住房和居住区领域政府事务的部长的条例。

Pasal 289 / Article 289 / 第289条

English Indonesia Chinese (中文)
Supervision of technical approvals for traffic impact analysis, PB, and/or PB UMKU in the transportation sector is carried out by:
  1. the minister who organizes government affairs in the field of transportation;
  2. the governor;
  3. the regent/mayor;
  4. the head of the KEK Administrator; or
  5. the head of the KPBPB Management Agency,
in accordance with their respective authorities based on the provisions of laws and regulations.
Pengawasan terhadap persetujuan teknis analisis mengenai dampak lalu lintas, PB, dan/atau PB UMKU pada sektor transportasi dilakukan oleh:
  1. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang transportasi;
  2. gubernur;
  3. bupati/wali kota;
  4. kepala Administrator KEK; atau
  5. kepala Badan Pengusahaan KPBPB,
sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
对交通部门交通影响分析技术批准、营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督,由以下机构根据法律法规的规定,按照各自的权限进行:
  1. 负责交通领域政府事务的部长;
  2. 省长;
  3. 县长/市长;
  4. 经济特区(KEK)管理员负责人;或
  5. 自由贸易和自由港区(KPBPB)管理机构负责人。

Pasal 290 / Article 290 / 第290条

English Indonesia Chinese (中文)
(1) Routine supervision of business activities in the transportation sector, in addition to being based on the provisions as referred to in Article 239, is also carried out in the form of:
  1. audit;
  2. inspection;
  3. observation;
  4. monitoring;
  5. spot check; and/or
  6. testing.
(2) Audit as referred to in paragraph (1) letter a is a scheduled, systematic, and in-depth examination of the procedures, facilities, personnel, and documentation of a transportation service provider organization to see the level of compliance with the provisions of laws and regulations.

(3) Inspection as referred to in paragraph (1) letter b is a simple examination of the fulfillment of the standard of a final product of a certain object by the service provider.

(4) Observation as referred to in paragraph (1) letter c is an in-depth investigation of certain parts of the procedures, facilities, personnel, and documentation of a transportation service provider organization and other stakeholders to see the level of compliance with the provisions of laws and regulations.

(5) Monitoring as referred to in paragraph (1) letter d is an evaluation activity of data, reports, and information to determine the performance trend of the operation/service of the transportation service provider.

(6) Spot check as referred to in paragraph (1) letter e is a closed or open test of compliance efforts with simulation experiments.

(7) Testing as referred to in paragraph (1) letter f is a closed or open test of transportation security efforts or transportation security measures with simulation experiments for acts against the law.
(1) Pengawasan rutin terhadap kegiatan usaha di sektor transportasi selain berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 239 juga dilakukan dalam bentuk:
  1. audit;
  2. inspeksi;
  3. pengamatan;
  4. pemantauan;
  5. uji petik; dan/atau
  6. pengujian (test).
(2) Audit sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a merupakan pemeriksaan yang terjadwal, sistematis, dan mendalam terhadap prosedur, fasilitas, personel, dan dokumentasi organisasi penyedia jasa transportasi untuk melihat tingkat kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

(3) Inspeksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan pemeriksaan sederhana terhadap pemenuhan standar suatu produk akhir objek tertentu oleh penyedia jasa.

(4) Pengamatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c merupakan kegiatan penelusuran yang mendalam atas bagian tertentu dari prosedur, fasilitas, personel, dan dokumentasi organisasi penyedia jasa transportasi dan pemangku kepentingan lainnya untuk melihat tingkat kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

(5) Pemantauan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d merupakan kegiatan evaluasi terhadap data, laporan, dan informasi untuk mengetahui kecenderungan kinerja operasi/pelayanan penyedia jasa transportasi.

(6) Uji petik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e merupakan uji coba secara tertutup atau terbuka terhadap upaya kesesuaian dengan simulasi percobaan.

(7) Pengujian (test) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf f merupakan uji coba secara tertutup atau terbuka terhadap upaya keamanan transportasi atau tindakan keamanan transportasi dengan simulasi percobaan untuk tindakan melawan hukum.
(1) 对交通部门经营活动的例行监督,除了依据第239条的规定外,还以以下形式进行:
  1. 审计;
  2. 检查;
  3. 观察;
  4. 监测;
  5. 抽查;和/或
  6. 测试。
(2) 第(1)款a项所述的审计,是对运输服务提供商组织的程序、设施、人员和文件进行的有计划、系统和深入的检查,以了解其对法律法规规定的遵守程度。

(3) 第(1)款b项所述的检查,是服务提供商对某一特定对象的最终产品标准履行情况的简单检查。

(4) 第(1)款c项所述的观察,是对运输服务提供商组织和其他利益相关者的程序、设施、人员和文件的某些部分进行的深入调查,以了解其对法律法规规定的遵守程度。

(5) 第(1)款d项所述的监测,是对数据、报告和信息进行的评估活动,以了解运输服务提供商运营/服务绩效的趋势。

(6) 第(1)款e项所述的抽查,是对合规努力进行的封闭式或开放式模拟实验测试。

(7) 第(1)款f项所述的测试,是对运输安全努力或运输安全措施进行的封闭式或开放式模拟实验测试,以应对违法行为。

Pasal 291 / Article 291 / 第291条

English Indonesia Chinese (中文)
Incidental supervision, in addition to being based on the provisions as referred to in Article 251 paragraph (2), is also carried out:
  1. at the time of an incident or accident;
  2. based on an officer's report;
  3. during peak transport periods; and
  4. in the event of other important events.
Pengawasan insidental selain berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 251 ayat (2) juga dilakukan:
  1. pada saat terjadinya kejadian atau kecelakaan;
  2. adanya laporan petugas;
  3. pada masa puncak angkutan; dan
  4. adanya kejadian penting lainnya.
临时监督,除了依据第251条第(2)款的规定外,还在以下情况下进行:
  1. 发生事件或事故时;
  2. 有官员报告;
  3. 运输高峰期;以及
  4. 发生其他重要事件。

Pasal 292 / Article 292 / 第292条

English Indonesia Chinese (中文)
Provisions regarding the procedure for implementing supervision of technical approvals for traffic impact analysis, PB, and/or PB UMKU in the transportation sector as referred to in Article 289, competence, and capacity building of supervisors in the transportation sector are regulated in a regulation of the minister who organizes government affairs in the field of transportation. Ketentuan mengenai tata cara pelaksanaan Pengawasan terhadap persetujuan teknis analisis mengenai dampak lalu lintas, PB, dan/atau PB UMKU pada sektor transportasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 289, kompetensi, dan peningkatan kapasitas pengawas pada sektor transportasi diatur dalam peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang transportasi. 关于第289条所述的交通部门交通影响分析技术批准、营业执照(PB)和/或微小中型企业营业执照(PB UMKU)的监督实施程序、能力以及监督员能力建设的规定,由负责交通领域政府事务的部长条例规定。
Link to ESDM Regulation below in blue

Link to ESDM Regulation below in blue (click)

Contact us should you have any further queries

via Whatsapp (call or chat), or email contact@andzaribrahim.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart